Berawal dari sebuah desa, Seorang ibu telah membuat perjanjian dengan wanita iblis.
Dia meminta kekayaan untuk dirinya yang sudah lelah dihina oleh semua orang yang memandangnya dengan sebelah mata.
Anaknya yang ternyata memiliki rahasiapun sedang diambang kematian.
Dia adalah Sumitri yang membuat perjanjian dengan wanita iblis harus membayarnya dengan tumbal darah perawan di setiap malam bulan purnama.
Sumitri menyanggupinya dan tumbal demi tumbal telah ia berikan pada wanita iblis itu, Sampai di suatu hari wanita iblis itu meminta pada sumitri untuk menumbalkan anaknya.
Lalu bagaimanakah kelanjutan nasib anaknya?? Dan rahasia apa yang dimiliki oleh anaknya??
Cerita ini hanyalah fiktif belaka.
semoga dapat menghibur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mala Cyphierily BHae, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KECURIGAAN ROBY.
Abi dan pihak caffe memeriksa cctv dan terlihat ada seorang pria menggunakan pakaian serba hitam lengkap dengan topi yang masuk ke dapur.
Abi sudah memastikan kalau orang itu adalah Reza.
Pihak caffe menemukan pakaian serba hitam itu didalam toilet, diyakini itu adalah milik pelaku yang sengaja membuangnya.
Abi menghubungi polisi namun sayangnya saat polisi sampai dikediaman Reza, Reza sudah melarikan diri.
______
Semua orang mengira kalau Roby tidak mengetahui apapun.
Roby mengetahui bahwa Reza akan pergi menemui orang yang meneleponnya.
Roby pernah curiga dengan Reza kalau Reza memiliki hubungan khusus dengan Mirna.
Saat Reza sedang tidak ada di mejanya, Roby memasang alat penyadap agar Roby bisa mengetahui apa saja yang Reza lakukan di ruangannya selain bekerja.
Dan benar Roby mendengar percakapan Reza yang sedang menelepon dengan seseorang yang Roby yakini dia adalah seorang wanita.
Setelah itu diam-diam Roby menyelediki Reza.
Roby juga mengetahui kalau ada seseorang yang menelepon dan membuat janji untuk Roby tetapi Reza tidak menyampaikannya pada Roby. Roby mengikuti permainan Reza.
Bahkan sebenarnya Roby berada di caffe dan melihat semua. (Roby menyamar)
Setelah kejadian di caffe akhirnya Roby jadi mengetahui siapa yang menelepon dan apa tujuannya.
Roby mengikuti Seno yang kembali kekantornya, Roby mengatakan kalau dirinya adalah orang yang sedang dia cari.
Mendengar itu Seno langsung menelepon Abi.
Abi segera kembali kekantor.
Abi masuk kedalam ruangannya dan didalam sudah ada Roby.
Abi dan Roby berjabat tangan.
Roby dengan langsung mengatakan apa tujuannya datang ke kantor Abi.
"Apakah anda mencari CEO RI DIAMOND CORPORATION? Saya adalah orangnya,"
"Benarkah? Berarti anda adalah orang yang saya cari," ucap Abi yang langsung mengambil liontin miliknya dan menunjukkan pada Roby.
Abi menanyakan pada Roby, apakah Roby mengenali siapa orang yang telah memesan kalung itu.
Seketika ekspresi wajah Roby berubah menjadi tegang.
"Dari mana anda mendapatkan ini?"
"Saya tidak akan menjawab sebelum anda menceritakannya terlebih dulu apa hubungan anda dengan orang yang telah memesan liontin ini,"
"Baiklah, saya akan menceritakannya. Dia yang memesan ini adalah istri saya untuk anak kami dan anak sahabatnya," ujar Roby.
Roby melanjutkan ceritanya pada Abi.
waktu itu sore hari.
Isabella dan Roby sedang duduk santai di balkon. Isabella terus menceritakan kebersamaannya dengan sahabat barunya dan meminta untuk membuat sebuah cinderamata.
Roby membuatkan sesuai keinginan Isabella, Roby tidak pernah menyangka kalau itu adalah permintaan terkahir darinya.
Setelah itu Roby yang bertanya dari mana dia mendapatkan liontin itu.
Lalu Abi menunjukkan sebuah foto, Foto itu adalah foto Sumitri, Abi bertanya "Apakah anda mengenalinya?"
Roby merasa tidak sabar lalu menggebrak meja Abi. "Jangan berbelit, apakah kamu mengenali Dinda atau tidak?" tanya Roby.
"Iya saya mengenalinya. Dan saya adalah anak sahabat dari istri anda," ucap Abi sesantai mungkin.
"Dimana anakku, apakah dia baik-baik saja?"
"Tenanglah, untuk saat ini aku ingin anda tetap merahasiakan keberadaannya karena ada yang menginginkan kematiannya,"
"Ck, sudah belasan tahun saya terpisah dengan anakku dan anda dengan mudahnya mengatakan itu. Apakah anda tahu betapa aku rindu padanya?"
"Kalau begitu kita harus menangkap pembunuh yang sebenarnya lebih dulu, ini semua demi keselamatan Dinda,"
Roby memikirkan apa yang dikatakan Abi, semua memang benar.
Roby memiliki firasat kalau yang telah membunuh Isabella adalah Mirna, tetapi Roby tidak pernah memiliki bukti apapun.
"Apakah anda memiliki musuh?" tanya Abi.
"Tidak, tetapi ada satu orang yang ku curigai,"
"Siapa dia?"
"Dia adalah istriku, istri sah ku,"
Roby menceritakan masalalunya pada Abi.
Flashback on.
Roby menerima pernikahannya dengan Mirna, wanita pilihan orang tuanya.
Tetapi pernikahan mereka tidak bahagia, Roby hanya mencintai Isabella kekasihnya.
Isabella adalah putri dari konglomerat.
Sedangkan Mirna adalah anak dari teman ayah Roby.
Dengan alasan membalas budi akhirnya Roby menerima perjodohannya.
suatu ketika, Roby tidak pernah pulang kerumah Mirna setelah menikah siri dengan Isabella.
Roby hanya memberikan uang pada Mirna, karena Roby menganggap Mirna hanya menyukai uangnya saja.
Tanpa Roby memikirkan perasaan Mirna, yang Roby tahu Mirna bahagia hidup bergelimang harta.
Tidak lama pernikahan Roby dan Isabella karena Isabella harus pergi untuk selamanya, Isabella mengalami kecelakaan bayi dan pengasuhnya hilang.
Setelah kejadian itu hidup Roby hancur, Roby tetap tidak bisa mencintai Mirna walaupun setelah kepergian Isabella.
Flashback off.
Roby mencurigai Mirna karena Mirna terlihat baik-baik saja saat hidup Roby hancur.
Mirna menjalani kehidupannya seperti biasa tanpa memperdulikan Roby, tanpa bertanya kenapa dan apa penyebabnya.
berulang kali Roby menepiskan kecurigaannya tetapi hanya Mirna yang pantas Roby curigai, karena Mirna harusnya merasakan sakit hati saat suaminya menikah lagi dan mengabaikannya.
________
Hari ini Dinda dan Dita sama-sama tidak kuliah, Dita baru saja pulang dari mengikuti Mirna dan Reza.
Dita melepaskan rambut palsunya, kacamatanya dan tahi lalat palsunya.
Dita tidak menyangka kalau ternyata Mirna adalah orang yang sangat jahat.
Saat Dita sedang melamun Dita mendapat notif pesan dari Mirna untuk Reza.
Mirna akan pergi menemui Reza di tempat persembunyiannya.
Dita merasa lelah lalu mengabaikan pesan itu tidak ingin tahu apa yang akan mereka lakukan.
Dita menjatuhkan dirinya di ranjang empuk miliknya, Dita memejamkan matanya sesaat sebelum bel rumahnya berbunyi.
"Siapa sih, aarrgghhh," gerutu Dita sambil bangun dari tidurnya dan melangkahkan kakinya menuju pintu dan membukanya.
Dita melihat Ayu yang datang dengan membawa buket bunga mawar merah muda
pandangannya sinis dengan tatapan mata yang tajam.
"Ayu, ayo masuk," ajak Dita.
"Nggak perlu, ini ada bunga dari Leo buat lo!" ucap Ayu seraya memberikan bunga itu secara kasar.
"Ayu, ini maksudnya apa?" tanya Dita.
"Gue tau sekarang, gadis yang Leo sukai itu ternyata lo kan. Lo kenapa nggak jujur sama gue Dit?" Ayu pergi setelah menjatuhkan buket itu karena Dita tak juga menerima bunga itu.
Dita berusaha mengejar Ayu.
Ayu langsung masuk kedalam taksi yang diminta untuk menunggu dirinya.
Selama perjalanan pulang Ayu selalu mengingat Leo yang hanya menjadikan dirinya sebagai perantara.
Leo mendekati Ayu karena Leo ingin dekat dengan Dita.
Ayu menangis, "kenapa harus gue yang lo jadiin perantara, lo jahat Leo padahal lo tau gimana perasaan gue buat lo,"
_______
Sore ini Dita pergi menemui Leo di caffe langganan Leo dan teman-temannya.
Dita melihat Leo sedang duduk memainkan laptopnya, ''Brrukk," Dita melempar buket bunga itu tepat diatas laptop Leo.
Leo mendongakkan kepalanya melihat siapa yang datang, "Dit," ucap Leo.
"Tolong jangan kaya gini, Ayu salah paham sama gue, lo ngerti nggak sih!" ucap Dita dengan kesal lalu pergi meninggalkan Leo.
Bersambung.
Terimakasih kaka sudah membaca jangan lupa like, love dan ratenya ya kak^^
Terimakasih juga buat yang sudah memberi dukungan^^
tumbal lagi dan lagi... iblis2