NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketika Takdir sudah berkehendak

"Siang-siang gini aku mau kemana ya?, masa pulang kan gak seru" Ucap seorang gadis yang baru saja keluar kuliah, sambil berjalan menyusuri koridor kampus, dia memencet layar HP-nya untuk menghubungi ketiga sahabatnya namun beberapa saat kemudian dia mengerucutkan bibirnya sebal."Yah masih ada kelas lagi mereka, padahal aku mau ngajak mereka jalan-jalan" Ucapnya merasa kecewa karena tidak bisa pergi.

Nungky yang tidak tahu harus kemana akhirnya memilih untuk pulang saja ke rumahnya, jika menunggu ketiga sahabatnya akan lama dan dia sudah cukup bosan berada di sana."Kalau aja ada pangeran tampan yang datang menjemput aku pasti deh aku ajak ke KUA langsung" Ucapnya sambil cengengesan disaat dia sedang berdiri di pinggir jalan menunggu kendaraan umum yang lewat.

Tidak lama kemudian sebuah mobil mewah yang sudah sangat dia kenali Nungky berhenti tepat di depannya."Ayo masuk!" Perintah sang pemilik mobil yang tak lain dan tak bukan adalah Ricko.

Tanpa menunggu diperintah untuk kedua kalinya Nungky langsung masuk dan duduk di sebelah mobil Ricko."Kita mau kemana Bang, jalan-jalan atau makan?" Tanyanya yang langsung mengajukan pertanyaan.

"Tidak tahu, kita ikuti saja kemana mobil ini membawa kita!" Jawab Ricko santai, dia memang tidak memiliki tempat tujuan mau pergi kemana mereka.

"Oke Bang, kemanapun Abang bawa aku pergi, akumah ikut saja!"Sahut Nungky dengan semangat.

"Abang tumben gak pakai jas hari ini, kepanasan ya Bang? Tenang kalau ada Nungky hati sama badan Abang pasti jadi sejuk" Nungky memuji sekaligus menggoda Ricko saat keduanya sedang berkeliling tanpa arah tujuan.

Pria tampan yang mengenakan kemeja berwarna biru langit dipadukan dengan celana jeans hitam itu menoleh menatap Nungky.

"Memangnya kamu kulkas bisa bikin sejuk? Dasar kamu memang ada saja anehnya" Sahut Ricko sambil terkekeh geli."Aku sengaja tidak memakainya khusus hari ini aku ingin berpenampilan biasa saja" Tambahnya kembali fokus menatap ke depan sambil menginjak pedal gas mobilnya untuk mempercepat laju mobil yang dinaikinya bersama Nungky.

"Biasa katanya? Dilihat dari sudut manapun kamu tidak terlihat biasa Bang, yang ada aku malah tambah deg-degan jika melihat penampilanmu yang sekarang" Batin Nungky sambil mengalihkan pandangannya melihat sekitarnya. Dia takut detak jantungnya yang berdebar kencang itu  akan makin menjadi-jadi jika terlalu lama melihat ketampanan Ricko.

Sambil menyetir mobil, Ricko memperhatikan Nungky yang sedang asyik berceloteh menyanyikan lagu yang tidak dimengertinya dalam diam, dia tersenyum melihat kepolosan gadis disampingnya itu, dia rindu akan suara Nungky yang cempreng tapi memabukkan.

Saat mengingat jika ini adalah pertemuan terakhir mereka, Ricko  jadi terlihat murung dan kembali fokus menyetir tanpa menoleh sedikitpun, dia bingung harus bagaimana. Di satu sisi dia tidak ingin pergi jauh apalagi jika harus berpisah dengan Nungky, tapi disisi lain pekerjaan mengharuskannya pergi ke luar negeri, dan yang menyedihkan dia sendiri tidak tahu berapa lama dia akan disana.

Takdir seolah sedang mempermainkannya, saat dia mulai merasakan sesuatu yang disebut dengan cinta, takdir malah menyuruhnya pergi tanpa tahu kapan akan kembali

"Aku tidak ingin jauh darimu, tapi tanggung jawabku memaksaku untuk pergi darimu Nungky!" Batinnya sendu.

Nungky yang menyadari perubahan ekspresi Ricko hanya bisa diam tanpa berkomentar apapun, sejak bertemu dengan pria tampannya dia sudah merasa ada yang berbeda, apapun itu dia berharap itu bukanlah sesuatu hal yang buruk.

"Kita bukan siapa-siapa tapi aku selalu merasa kamu lebih dari siapapun,dekat denganmu kini merupakan kebahagiaan untukku" 

Tidak lama kemudian mereka pun berhenti di sebuah pantai yang cukup sering dikunjungi oleh anak muda apalagi jika hari libur, pantai tersebut suka ada pertunjukan menyanyi beberapa artis ibu kota untuk menemani malam mingguan.

Ricko dan Nungky duduk dibawah pohon sambil menikmati es kelapa yang terasa menyegarkan itu. Nungky yang mengenakan jaket jeans hitam membuka jaket miliknya itu saat hari semakin terik membuatnya kegerahan."Panas banget ya Bang, sepanas lihat gebetan pacaran sama yang lain" Ucapnya dengan pandangan menatap langit biru yang begitu cerah sambil mengipasi wajahnya.

Ricko tidak langsung menjawab perkataan Nungky, dia sibuk mengagumi gadis disampingnya itu, Nungky terlihat sangat cantik dengan rambut terurai yang berterbangan di terpa angin pantai, meskipun hanya mengenakan kaos Putih gadis itu seolah memiliki pesonanya sendiri yang membuat siapa saja tidak bisa memandangi wajahnya.

"Abang kok ngelamun sih, lagi mikirin soal pernikahan kita ya Bang?, tenang saja Bamg aku gak butuh cincin bertahtakan berlian dan juga resepsi mewah, yang aku butuhkan hanya cinta tulus dari Abang untuk Nungky seorang" Nungky  menatap Ricko sambil tersenyum dengan sangat menawan membuat Ricko mengerjap polos dan ikut tersenyum tanpa sadar.

"Boleh saja jika itu yang kamu mau, tapi aku tidak yakin orang tuamu akan setuju jika aku hanya menikahimu di KUA" Sahut Ricko membalas candaan Nungky padanya.

Mendengar itu Nungky langsung menoleh menatap pria disampingnya. Dia tidak menyangka jika Ricko akan membalas perkataannya padahal biasanya pria didampingi itu akan langsung mengeluarkan kata-kata kejam seperti menyuruhnya diam.

"Abang benar, orang tuaku mungkin tidak akan setuju jika aku menikah dengan biasa, maklum Bang aku ini Nungky si Cantik Paripurna anak mereka satu-satunya" Balas Nungky sambil tersenyum, kemudian dia menaruh kelapa yang dipegangnya dan beranjak sambil menarik tangan Ricko."Ayo Bang kita main di pantai mumpung udah gak terlalu panas" Ajaknya yang tanpa menunggu persetujuan Ricko.

Ricko mengikuti langkah kecil Nungky yang memegangi tangannya menyisir pantai, dengan jaket yang sudah dia lilitkan di pinggang kecilnya, Nungky tersenyum senang memainkan riak air laut yang membasahi kaki dengan tangan memegangi sepatu miliknya.

"Hati-hati" Ricko memperingatkan Nungky saat gadis itu duduk di atas pagar jalan yang dibawahnya adalah laut."Apa yang kamu lakukan ayo turun Nungky!" Ucapnya sambil menarik tangan Nungky.

Nungky menggeleng sambil melepaskan tangan Ricko."foto dulu Bang buat kenang-kenangan!" Ucapnya sambil cengengesan.

Ricko mengembuskan napasnya pelan sambil mengangguk pelan, dia tahu melarang gadis itu tidak gunanya, "Baiklah ayo, aku akan mengambil beberapa potret wajahmu yang menyebalkan itu" Ucapnya seraya mengeluarkan Hp miliknya bersiap untuk memotret Nungky dengan kamera Hp miliknya.

"Tidak, aku tidak mau di foto sendiri,Abang sini kita foto bareng!" Rengek Nungky sambil mengulurkan kedua tangannya.

"Tidak aku tidak mau, lagipula jika kita berfoto berdua itu tidak akan bagus Nungky" Ricko mencoba menolak permintaan Nungky.

"Tenang Abang pasti bagus kok kan modelnya kita berdua!" Nungky tersenyum menenangkan Ricko setelah dia loncat dari pagar dan merangkul tangan pria dinginnya."Mas-nya bisa fotoin kita berdua gak Mas?" Nungky menghentikan seorang pria yang berjalan sendirian melewati mereka.

Pria yang dipanggil Nungky menoleh menatap keduanya yang terlihat serasi berdiri berdampingan, dia tersenyum miris mengingat nasibnya yang baru saja diputuskan sang pacar dan memilih menikah dengan om-om tua yang sudah memiliki cucu, nasib memang pria kuda miskin sepertinya harus rela ditinggalkan sang pujaan hati yang lebih memilih harta daripada cinta.

"Baiklah boleh" Jawab si pria itu seraya mengambil HP milik Ricko, meski sedang terluka dia tidak kuasa menolak permintaan pasangan yang terlihat bahagia itu.

Nungky bergaya dengan heboh saat si pria memotret dirinya bersama Ricko, sedangkan Ricko hanya berdiri tanpa ekspresi datarnya, namun di foto terakhir Ricko menarik pinggang Nungky yang membuat keduanya saling bertatapan, melihat itu si pria ingin sekali berteriak marah karena melihat keduanya yang begitu mesra.

"Makasih ya Mas, semoga segera dapat jodoh!" Nungky berterima kasih sambil mengambil Hp Ricko.

"Sama-sama!" Jawab Si pria dengan ketus, kemudian dia menoleh menatap Ricko."Jagain pacarnya ya Mas, jangan sampai dia ditikung sama om-om berduit pas lagi sayang-sayangnya!" Nasihatnya pada Ricko dan langsung berlari pergi meninggalkan mereka dengan air mata yang sudah mengalir mengingat nasibnya.

"Dia kenapa Bang?" Tanya Nungky sambil menatap kepergian sang Pria dengan kening berkerut bingung.

Ricko mengedikkan bahunya tidak peduli."Entahlah mana kutahu, mungkin dia hanya lelah dengan tampangnya yang biasa saja tidak sepertiku yang tampan dan kaya tentunya" Ucap Ricko membanggakan dirinya sendiri.

"Ihh Abang nakal tapi aku suka" Nungky mencubit hidung mancung Ricko gemas sambil tersenyum.

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!