NovelToon NovelToon
Devia Pura Pura Amnesia

Devia Pura Pura Amnesia

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Ahli Bela Diri Kuno / Obsesi / Tamat
Popularitas:37.8k
Nilai: 5
Nama Author: si ciprut

Lanjutan Liontin
Kisah Dari putri Daniella Anderson. Devia Ganendra Abraham.

Devia selalu mendapatkan perlindungan dari kakak kakaknya yg protektif.
Hingga Devia merasa tidak bebas. Karena pengawasan dari kakak kakaknya, Davin dan Devan.

Suatu ketika ia mengikuti kegiatan arung jeram. Dan Devia hanyut, kemudian ditolong seseorang. Dan Devia pura pura amnesia, agar bisa bebas dari kakak kakaknya yg protektif tersebut.

Hingga Devia terjebak permainan hati dengan Satria, seorang dari keturunan Ningrat.

Sukma Satria terpenjara di kerajaan gaib, dan hanya Devia yang bisa menyelamatkannya

Bagaimana kelanjutannya ?

ikuti kisah Devia Pura Pura Amnesia

si©iprut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon si ciprut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Romiyati

Satria akhirnya sampai di kediaman Nenek Welas. Walau tadi di perjalanan sempat berdebat dengan Fadil. Walau akhirnya Fadil mengantarkan Satria sampai di kediaman nenek Welas. Sementara Fadil pergi kembali, dan akan datang ketika Satria memanggilnya.

Satria disambut oleh nenek Welas. Yang sudah menunggunya sejak tadi. Devia sudah bercerita jika Satria turut serta. Namun karena status Satria itu, membuat tertunda untuk datang ke rumah nenek Welas.

" Den, kenapa baru sampai.?" tanya nenek welas kepada Satria. Nenek Welas pun mempersilahkan masuk Satria. Kemudian duduk dibangku ruang tamu.

" Ini sebenarnya seringkali terjadi mbok. Jika Satria berada di tempat umum. Dan Devia sepertinya tidak menyukai hal itu. Saya minta maaf mbok. Belum bisa seperti masyarakat umumnya." Ucap Satria perlahan agar Devia tidak mendengar ucapan Satria. Devia sedang berada di dapur untuk membuat beberapa lauk yg ia beli dari pasar.

Nenek Welas tersenyum tipis melihat Satria seperti menyesal. Namun semua sudah terjadi, jika Satria merupakan salah satu keluarga ningrat yg dihormati.

" Itu sudah takdir den, jika ingin mengubahnya pun tidak akan bisa. Kecuali dengan menutup diri atau pergi jauh dari tempat ini. Sahut nenek Welas yg nyatanya memberikan saran kepada Satria saat ini.

Memang keseharian keluarga Satria mudah terekspos media, membuat kebanyakan keluarga tidak bisa bergerak bebas. Dan sepertinya hal itu disengaja oleh beberapa anggota keluarga Raden mas Arya, ayahanda Satria. Yang memungkinkan bahwa keluarga tersebut baik baik saja. Adem ayem toto titi tentrem lan raharjo.

Sehingga pencarian terhadap Romiyati putri nenek Welas menjadi terkendala. Oleh karena itu Satria dan keluarga yg mencari hanya bisa sekedarnya tanpa ketahuan oleh masyarakat lainnya.

" Apakah bisa saya meninggalkan simbok begitu saja ?. Tidak mbok, Satria tidak akan pergi jauh dari simbok berada. Saya masih punya tanggung jawab besar disini. Dan saya tidak akan pergi jauh dari keberadaan simbok." Satria menjawab keinginan simbok Welas, jika dirinya tetap berada di wilayah Yogyakarta. Karena jika pergi, maka akan semakin sulit menjaga nenek Welas.

Hal itu pun dimaklumi oleh nenek Welas. Sebab keberadaan putrinya yg sampai saat ini belum ia temukan. Sebenarnya simbok sudah ikhlas dengan semua yg telah terjadi. Namun kerinduan serta kepastian tentang keberadaan sang putri, membuatnya selalu merindu.

Gubrak...

Suara kedubrak berasal dari belakang rumah. Satria segera lari menuju ke tempat Devia berada. Begitu juga dengan nenek Welas yg perlahan melangkah ke arah dapur.

Tampak ruangan dapur sedikit berantakan. Dan pintu belakang pun terbuka, Satria pun menuju kesana. Karena tidak menemukan keberadaan Devia di dapur.

" Devia..!!"

Teriak Satria mencari keberadaan Devia. Namun tidak ada jawaban dari Devia. Dan Satria pun keluar rumah melalui pintu belakang. Dan tampaklah di sana Devia memegang sebuah sodet penggorengan dan diarahkan ke seseorang di depannya.

Sorang lelaki yg siap untuk melawan Devia. Satria yg melihatnya pun segera menyerang lelaki itu. Namun sayangnya, lelaki itu kabur di gelapnya malam. Dan Satria mengejarnya, sementara Devia yg mengetahui itu, kembali masuk kedalam rumah untuk menemui nenek Welas.

" Wong nginjen mbok, wes mboten punapa. Sampun di uyak kalih den Satria." Ucap Devia dengan bahasa Jawa yg campur aduk. Kemudian mengajak nenek Welas masuk kembali ke dalam rumah. (Orang ngintip mbok, sudah tidak mengapa. Sudah dikejar oleh den Satria)

Beruntung Devia sudah selesai membuat lauk untuk malam ini. Sehingga meminta nenek Welas untuk makan bersamanya. Karena Satria tidak kunjung kembali dari mengejar lelaki yg mengintip tadi.

Selesai makan, Devia meminta nenek Welas istirahat. Devia akan mencari keberadaan Satria yang belum kembali. Nenek Welas pun menurut dan akan ditemani oleh Resti. Devia pun mengirimkan pesan kepada Resti untuk datang ke rumah nenek Welas.

Setelah dijawab Resti dengan kesanggupannya, Devia pun mengejar Satria. Mencari keberadaan Satria saat ini. Devia pun keluar dari rumah nenek Welas. Melacaknya menggunakan pendeteksi yg pernah ia pasang di ponsel milik Satria. Sehingga Devia dengan mudah mencari keberadaannya.

Devia pun akhirnya sampai di sebuah pinggir kali Progo. Disana terlihat dua orang sedang bertarung. Terlihat sama sama kuat dan Devia hanya menontonnya. Satria memang memiliki ilmu beladiri yg berbeda. Membuat Devia kagum melihatnya. Namun lawannya juga tak kalah hebat. Sebab selalu berhasil menangkis serangan Satria.

Devia terus menerus memperhatikan pertarungan itu, sesekali mencoba mengikuti gerakan dari keduanya. Serangan demi serangan serta pukulan pun dipelajari Devia. Dengan mudah Devia mempraktekannya dengan tangan kosong.

Hiaaattt.....

Buuughh...

Buuughh...

Kembali Satria dan penguntit itu saling menyerang. Bahkan Satria kini lebih unggul dan tak lama kemudian munculah seseorang membantu penguntit itu. Satria melawan dua orang kini. Satria sudah siap siaga dengan serangan lawan lawannya. Kemudian kembali bertarung untuk menentukan siapa pemenangnya.

***

Resti yg sudah diberitahu oleh Devia pun segera menuju rumah nenek Welas. Namun tanpa diduga, ternyata nenek Welas belum tidur seperti yg diinformasikan oleh Devia. Tampak nenek Welas menangis, memanggil nama Devia dan Satria.

Den....!!

Devia...!!

Kemana kalian...

Resti pun akhirnya menghubungi Devia, namun sayang ponsel Devia berada di kamarnya. Lalu Resti pun memanggil sahabatnya, yaitu Mila. Dan tak lama kemudian Mila pun datang untuk menemani nenek Welas dan Resti.

Namun tangisan nenek Welas semakin menjadi. Sebab waktu hampir tengah malam. Sementara Satria dan Devia juga belum kembali. Dan mengakibatkan Resti memanggil budhe Watik yg sempat ia hubungi beberapa waktu lalu. Resti mengirimkan pesan kepada budhe Watik, jika Devia mengejar seseorang dan meninggalkan nenek Welas yg sedang menangis.

Setengah jam pun berlalu, budhe Watik datang bersama suaminya, Suryanto. Namun mbak Watik yang baru akan masuk kedalam rumah nenek Welas, ia memegangi kepalanya. Rasa pusing dan kepala berdenyut membuatnya linglung. Lalu memegang daun pintu.

" Aduh, kepalaku...!!"

Mbak Watik pun memegangi kepala serta memijitnya. Dan mas Yanto datang lalu mencoba memapah mbak Watik.

Sementara nenek Welas tersentak kaget. Karena kedatangan mbak Watik malam malam. Dan nenek Welas seakan mengenali perempuan yg sedang memegang kepalanya itu.

" Romiyati....!!"

Teriak nenek Welas, kemudian menangis. Resti yg berada disampingnya pun segera memapah nenek Welas menuju ke tempat mbak Watik.

" Si...si..simbok.."

Bruuughhh....!!

Mbak Watik terjatuh pingsan. Dan kepalanya membentur pintu. Walau mas Yanto sudah siaga disampingnya. Tampak darah mengalir dari kepala samping mbak Watik. Membuat nenek welas menangis meronta.

" Iyungalah ...Tii...tiii...!!! "

Semua tampak panik karena kejadian itu. Mas Yanto segera mengangkat tubuh istrinya ke balai. Dan berusaha mencegah darah yg keluar. Mila membantu mas Yanto memegangi kepala mbak Watik.

" Piye Iki...!!"

Ucap mas Yanto yg ikut panik karena istrinya pingsan. Sementara nenek Welas turut serta menangis, dan tak lama kemudian ikut pingsan.

...****************...

Wah hayooo...

Mbak Watik kok Romiyati.

Bagaimana ceritanya.

Mohon dukungan 🌹🌹

Like 👍

Subscribe dan Vote ya

Salam

Si©iprut

1
Mai Esya Noor
aduh thor..kenapa harus devia dengan satria?..tak setuju sangat thor.
yosh—
yang kubayangkan ikan lele yang keluar dari kolam🤣
🍃⃝⃟𝟰ˢ✍️⃞⃟𝑹𝑨💫⃝ˢᶦ𝐂ɪᴘяᴜт: wkwkwkwkkk
total 1 replies
SE_PATU
habis Thor? Devia akan dipertemukan dengan satria, mereka tdk salingencintai tapi akan bertemu karena takdir.
lanjutannya ditunggu Thor, penasaran dengan satria, harus kembali doooongggggggg!
SE_PATU
kasihan den satria ya,
SE_PATU
Devia hebat banget, bisa melawan elang tanpa terkena pukulan sekali pun. tapi kemana satria?
SE_PATU
kok aku nggk seneng mbi Devia Yo, tapi Yo ana benere sih, lawan si preman elang, sok berkuasa, mugo2 wae Devia kalah, njur satria teko nulungi.
iihhh romantisme 😍😍😍
SE_PATU
sombonge mbak, kalau warisan habis nggk kerja ya ngalamat jadi kere🙄🙄
SE_PATU
jadi Devia anak orang kaya, pura-pura amnesia, we alah, tapi kan harusnya pamit sama dengan satria, kasihan bingung, begitu tahu Devia pura2 tok, marah dan kecewa loh ya kayaknya,
SE_PATU
kasihan kamu Satrio🙄🙄
terimakasih Fadil, Satrio harusnya cepetan kejar devia doooong
SE_PATU
kasihan satria ditinggal Devia, kenapa sih? rumit bgt hubungan mereka,
satria nunggu semalam suntuk, padahal tadinya mau membantu, eh, tak taunya malah ditinggal pergi.
SE_PATU
😱😱siapa ya ?
SE_PATU
😂😂😂
SE_PATU
ikut bingung 😕 Satrio ini sebenarnya baik atau enggak sih🤔🤔🤔
SE_PATU
/Applaud//Applaud/
SE_PATU
🙄othor masih nanya?? pasti khawatir SM sedih, mana udah sesayang itu sama devia
SE_PATU
lumayan ya, makanan gratis😂
SE_PATU
ikuttt
SE_PATU
nah, semakin penasaran🤔🤔🤔
SE_PATU
black card Thor??/Hunger/
jadi semakin penasaran siapa Devia sebenarnya🤔🤔🤔
SE_PATU
Devia untuk satria aja Thor😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!