NovelToon NovelToon
Terlempar Ke Dunia Kecil

Terlempar Ke Dunia Kecil

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:915
Nilai: 5
Nama Author: Zhu Ge Liang

Xue Yao, murid pertama Sekte Yiyuan, kehilangan segalanya ketika Raja Iblis menghancurkan sektenya. Sebagai satu-satunya yang selamat, ia melarikan diri membawa pusaka sekte, Cincin Zhutian, demi membalas dendam.

Namun saat dikepung musuh, ia menghancurkan kultivasi dan memecah kesadarannya sendiri. Takdir justru membuat seluruh serpihan kesadarannya terserap ke dalam Cincin Zhutian dan tersebar ke berbagai dunia. Setelah hampir seratus tahun tertidur, Xue Yao terbangun dan mendapati setiap serpihan hidup dalam penderitaan akibat keterikatan batin yang dapat melahirkan iblis hati.

Kini, dengan kekuatan Cincin Zhutian, ia harus kembali ke setiap dunia untuk menyelamatkan, mengumpulkan, dan menyatukan kembali seluruh serpihan jiwanya. Namun, mampukah Xue Yao mengembalikan dirinya yang utuh... atau justru kehilangan segalanya untuk kedua kalinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhu Ge Liang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takdir yang Tertukar⁵

    Ketika Xue Yao kembali terbangun, yang ia lihat adalah wajah Xue Ba dan istrinya yang tampak penuh kepedulian.

    Meskipun setelah dirinya jatuh kedanau, inilah kali pertama ia melihat kedua orang tuanya sebagai putri kandung mereka.

    "A Yao, kau sudah sadar?"

    Nyonya Xue mengulurkan tangan dengan wajah penuh kekhawatiran, hendak menyentuh pipi Xue Yao. Namun Xue Yao refleks menyusut kebelakang.

    "Ibu, apakah ibu datang untuk membawaku menemui dokter?"

    Senyum diwajah Xue Ba dan istrinya seketika membeku.

    "Dokter? Dokter apa?"

    Dari belakang, terdengar suara kakek Xue yang dipenuhi kebingungan.

    Begitu melihat sang kakek, Xue Yao seakan menemukan tempat berlindung. Ia segera mengulurkan tangan kearahnya.

    Kakek Xue didorong hingga ke sisi ranjang, lalu menggenggam tangan Xue Yao yang pucat.

    "Dokter apa? Apa lagi yang kalian sembunyikan dariku?"

    Karena kondisi kesehatannya, kakek Xue sudah lama tidak mengurusi urusan kediaman lama.

    Mengenai apa yang dialami Xue Yao selama ini, ia paling-paling hanya membaca laporan hasil penyelidikan.

    Namun soal Xue Yao yang diam-diam dibawa untuk menemui dokter kejiwaan, karena Xue Ba dan istrinya takut aib itu tersebar dan mempengaruhi nilai perjodohan Xue Yao dimasa depan, mereka menutupinya rapat-rapat. Hampir tidak ada yang mengetahuinya.

    "Tidak, tidak ada apa-apa. Xue Yao kan tubuhnya memang kurang baik, jadi kami mencarikan dokter untuknya."

    Nyonya Xue mencoba menjelaskan dengan tergagap, tetapi suaranya makin mengecil dibawah tatapan tajam kakek Xue.

    "Xue Ling mengatakan bahwa aku punya masalah kejiwaan, bahwa aku selalu ingin mencelakainya. Katanya, jika aku terus seperti ini, suatu hari nanti aku pasti akan mencelakai ayah, ibu, dan kakak. Karena itu... Karen itu ayah mencarikan dokter untuk mengobatiku."

    Xue Yao menggenggam erat tangan sang kakek. Air matanya jatuh seperti untaian mutiara yang terputus.

    "Kakek, aku tidak punya masalah kejiwaan. Aku juga tidak akan mencelakai siapapun. Aku benar-benar tidak."

    Ia terus mengulang kalimat itu, seolah takut kehilangan satu-satunya orang yang masih mempercayainya.

    Seorang gadis yang baru berusia delapan belas atau sembilan belas tahun, namun sudah ditetapkan oleh keluarganya sendiri sebagai bermasalah secara mental. Bahkan didatangkan dokter yang disebut-sebut untuk mengobatinya, dan diberikan berbagai obat psikiatri.

    Dokter yang tega mendiagnosis Xue Yao dengan gangguan mental jelas bukan orang yang berintegritas.

    Belakangan, ia bahkan menerima uang dari Xue Ling dan menggunakan metode kejut listrik yang sudah jelas dilarang dalam proses 'terapi'.

    Saat Xue Yao baru mengambil alih tubuh ini, ia sudah menyadari bahwa kondisi tubuh ini berada diujung batas.

    Tubuhnya sangat lemah, dan kondisi mentalnya sudah hampir runtuh. Sekalipun tidak terjadi insiden jatuh kedanau, mungkin tidak lama lagi ia akan menghancurkan dirinya sendiri.

    Dan semua itu adalah akibat perbuatan keluarganya sendiri.

    Kakek Xue menarik napas dalam-dalam.

    Dengan susah payah ia menahan emosinya , dan dengan suara lembut menenangkan cucu perempuan yang wajahnya sangat mirip mendiang istrinya.

    "Kakek percaya padamu. Jangan takut."

    Seumur hidupnya, kakek Xue tidak pandai menghibur orang. Ia hanya bisa mengulang kalimat itu berkali-kali, hingga akhirnya Xue Yao yang menangis tersedu-sedu tertidur kembali.

    Setelah memastikan Xue Yao tertidur dengan tenang, kakek Xue mengangkat pandangannya kearah Xue Ba dan istrinya yang berdiri disamping.

    "Kalian ikut aku keluar."

    Rombongan itupun keluar dengan senyap, dan pintu ruang rawat ditutup perlahan.

    Sementara itu, Xue Yao perlahan membuka matanya.

    Berpura-pura lemah, ia memang jarang melakukannya dikehidupan sebelumnya.

Tetapi tampaknya, cara ini benar-benar efektif.

    Pantas saja Xue Ling sangat gemar menggunakannya.

    Memang ada alasannya.

    Setelah kejadian ini, tampaknya Xue Ling harus kembali menjadi Lin Ling sepenuhnya, dan tidak akan bisa lagi bertahan di keluarga Xue.

    Namun, mengingat kasih sayang Xue Ba dan istrinya kepadanya, serta obsesi Xue Mo, sekalipun ia pindah keluar dan tidak lagi boleh berhubungan secara terang-terangan, hidupnya agaknya tidak akan terlalu menderita.

    Jika demikian, sudah saatnya ia diberi sedikit 'hiburan'.

    Kamar rawat Xue Yao adalah sebuah suite mewah, dengan ruang tamu besar diluar kamar.

    Saat ini, suasana diseluruh ruang tamu terasa sangat tegang.

     "Ayah, kami juga khawatir jika Xue Yao benar-benar memiliki gangguan mental. Jika sampai tersebar, tentu akan merusak nama baik keluarga Xue. Karena itu, kami... Kami juga tahu kami salah. Kedepannya kami pasti akan memperlakukannya dengan baik."

    Nyonya Xue segera menjelaskan dengan gugup.

    Sejak dulu, ia memang agak takut pada mertuanya.

    "Alasan itu, apakah kalian sendiri mempercayainya?"

    Kakek Xue tidak banyak bicara. Ia hanya mengangkat kepala dan menatap pasangan itu dengan dingin.

    Ada hal-hal yang tidak ingin ia ucapkan terlalu kejam.

    "Aku membawa Xue Yao pulang, tidak menyangka justru mencelakainya." kakek Xue menghela napas panjang, lalu melambaikan tangan. "Pergilah. Jangan datang lagi, agar tidak mengganggu pemulihan Xue Yao."

    Pasangan itu masih ingin menjelaskan, tetapi melihat raut wajah kakek Xue yang jelas tidak sabar, mereka akhirnya pergi dengan langkah berat dan berkali-kali menoleh kebelakang.

    "Zhang Xu."

    Kakek Xue terdiam lama diruang tamu sebelum akhirnya memanggil kepala pelayannya.

    "Tuan."

    Zhang Xu membungkuk hormat, mendengarkan perintah.

    "Kau kembali ke Kediaman Shanse. Awasi Lin Ling saat ia pindah. Ingat, marganya Lin bukan Xue. Apa yang boleh dan tidak boleh dibawa, kau tentu mengerti."

    Zhang Xu segera memahami maksud itu.

    "Baik."

    Di Kediaman Shanse.

    "Kak A Mo, aku tidak mau pergi, aku tidak mau pergi!"

    Karena takut Xue Mo kembali mengucapkan sesuatu yang dapat memancing amarah kakek dirumah sakit, Xue Ba dan istrinya menyuruhnya pulang lebih dulu.

    Bersamanya, Lin Ling pun ikut kembali.

    Saat ini, Lin Ling menatap koper-koper yang satu persatu dikeluarkan dari kamarnya. Ia memeluk lengan Xue Mo sambil menangis hingga hampir pingsan.

    Melihat wajah yang dicintainya menangis sedemikian rupa, Xue Mo diliputi kebencian terhadap ketidakberdayaannya sendiri.

    Seandainya ia adalah penguasa sah keluarga Xue, hari ini ia bisa mempertahankan A Ling.

    Bukan membiarkannya diusir hanya dengan satu kalimat dari sang kakek.

    "Tidak apa-apa, A Ling. Kau pindah dulu ke apartemen di Guomao. Tidak akan lama, aku pasti akan membawamu kembali."

    Sambil berbicara, ia menoleh kesekeliling. Setelah memastikan tidak ada orang lain didekat mereka, ia menunduk dan berbisik lembut ditelinga Lin Ling.

    "Sekalipun bukan sebagai putri, aku akan membawamu kembali sebagai menantu tertua keluarga Xue. Percayalah, semua penderitaan yang kau alami, aku mengingatnya."

    Janji itu diucapkannya dengan tulus, tetapi hati Lin Ling justru terasa hampa.

    Bagaimana mungkin ayah dan ibu menyetujuinya?!

    Hubungan mereka sebelumnya sudah hampir diketahui seluruh lingkaran sosial. Dari putri yang tertukar menjadi menantu, bagaimana mungkin keluarga Xue tidak kehilangan muka?

    Hanya dari latar belakang keluarganya saja, dirinya dan Xue Mo sudah mustahil bersama.

    Calon istri Xue Mo dimasa depan haruslah nona dari keluarga yang setara.

    Sedangkan dirinya?

    Ayah kandungnya kabur bersama perempuan lain, entah hidup atau mati.

    Ibu kandungnya pecandu alkohol, mudah mengamuk.

    Bahkan keluarga biasa pun akan berpikir berkali-kali sebelum menerima menantu seperti itu, apalagi keluarga Xue.

    Sejak awal, ia menggoda Xue Mo hanya untuk memanfaatkan pengaruhnya agar bisa tetap tinggal dikeluarga Xue.

    Selama ia masih berada dikeluarga Xue, ia bisa menggunakan nama keluarga itu untuk menikah dengan pria dari keluarga setara, melanjutkan hidup mewahnya.

    Ia juga bisa memanfaatkan hubungan emosionalnya dengan Xue Mo agar keluarga Xue terus menjadi sandaran baginya.

    Namun kini, semuanya telah hancur.

    "Barang-barang Nona Lin Ling sudah dirapikan? Tuan menyuruhku memeriksanya."

    Tiba-tiba terdengar suara dari belakang.

    Itu Zhang Xu.

    Ia berdiri diaula, menatap tumpukan koper dengan senyum tipis.

    "Jumlahnya sepertinya tidak tepat. Kalau tidak salah, ketika nona Lin Ling kembali ke keluarga Xue dulu. Bukankah ia hanya membawa satu koper?"

    Apa maksudnya?

    Tubuh Lin Ling mendadak terasa dingin.

1
xuer jinghao
kak lanjut semangat terus 😍💪💪
xuer jinghao
lanjut
xuer jinghao
lanjut 🤭
xuer jinghao
lanjut💪
xuer jinghao
lanjut wuy💪😍
xuer jinghao
lanjut 💪
anyelin stephania
mantap😍😍😍😍😍😍 seru ceritanya
xuer jinghao
lanjut 💪🥰🥰
xuer jinghao
lanjut 😍
xuer jinghao
lanjut 💪
xuer jinghao
lanjut terus 💪
xuer jinghao
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!