NovelToon NovelToon
My Cruel Husband

My Cruel Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:13.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Arzeerawrites

Di beli untuk dinikahi dan disakiti adalah jalan hidup seorang gadis cantik bernama Lovita. Di usianya yang masih remaja, Rumah bordil adalah tempatnya mengadu nasib. Uang sebanyak tiga milyar yang dibayarkan lelaki tampan itu untuk menikahinya semakin membuat Lovi merasa bahwa dunia ini kejam. Semua kesengsaraannya dimulai saat perusahaan Ayahnya bangkrut. ia bisa tinggal di rumah bordil dan menjadi budak Berry untuk mencari uang karena keegoisan ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arzeerawrites, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam bersama

"Berapa lama lagi kita di sini, Tuan?"

Devan Menghela bahunya santai dan kembali melahap Dessert nya.

"Aku tidak tahu. Aku masih nyaman berada di sini,"

"Aku khawatir pada Nona Lovi," Ujar Ferro sangat pelan takut mengundang reaksi berlebihan dari Devan.

"Apa katamu?"

"Dia sendiri di hotel, Tuan. Lalu tidak diperbolehkan kemanapun,"

"Aku hanya takut dia mati kebosanan," Lanjutnya lagi yang mengundang tawa Devan.

Devan menunjuk sekelilingnya yang ramai. Semuanya menikmati makan malam mereka di atas kota Santorini.

"Kita harus berbahagia seperti mereka. Tidak perlu memikirkan Perempuan itu,"

"Tapi tuan.."

Devan mengisyaratkan Ferro untuk diam menggunakan tangannya.

"Tidak berniat untuk menghancurkan Mood ku dengan membahas Jalang itu, bukan?"

Ferro terhenyak dan langsung menggeleng. Sekarang Ia akan berusaha untuk tidak peduli pada Lovi.

"Aku akan membuat Elea merasakan hal yang sama denganku. Ia pasti akan bahagia bila melihat ini,"

Devan mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi kekasih hatinya. Walaupun Elea tidak ikut bersamanya namun Devan tidak akan membiarkannya larut dalam kesedihan.

"Malam, Baby " Sapa Devan dengan riang. Ia tersenyum saat wajah Elea sepenuhnya berada di depannya.

"Malam, Sedang apa di sana?"

"Dinner tentu saja. Kamu sendiri sudah makan?" Tanya Devan tak bisa menutupi raut khawatir di wajahnya.

"Sudah,"

hening beberapa saat hingga Devan teringat akan tujuannya menghubungi Elea.

"Lihatlah langit itu. Indah bukan?"

Devan mengarahkan kamera ponselnya pada bintang dan bulan yang menghiasi langit Yunani malam ini.

Elea berdecak kagum namun ketika wajah Devan kembali, Ia justru menampilkan raut cemberutnya.

"Aku ingin ke sana, Devan,"

Devan tertawa saat mendengar kekasih hatinya merengek. Terlihat menggemaskan di matanya.

"Kita akan ke sini nanti,"

************

Tengah malam, mobil Devan yang dikendarai oleh Ferro telah sampai di Basement hotel. Saat ini keadaan Devan sedikit mabuk. Melihat para rekannya yang menikmati malam ditemani banyaknya botol Alkohol membuat Devan tergoda ingin melakukan hal yang sama. Hanya dua botol tapi berhasil membuat langkah Devan tak menentu.

"Tuan, itu bukan kamar Anda," Ferro menarik lengan Devan yang berjalan ke kamar orang lain. Hampir saja Devan berbuat ulah.

Ferro berdecak saat kesadaran Devan kian menurun. Ferro yakin kadar alkohol itu cukup tinggi hanya dengan dua botol saja sudah membuat Tuannya semabuk ini.

"Ke kamar Lovi!"

Ferro menoleh saat Devan meracau. Ferro mendengar kalimat itu namun ia yakin kalau itu hanya perasaannya saja.

Devan yang merasa tubuhnya bukan di arahkan ke tempat yang tadi di ucapkannya pun membentak.

"Ke kamar Lovi, Ferro!!"

Mendengar itu, Ferro langsung membawa Devan tepat di depan pintu kamar Lovi.

"Nona," Ferro memanggil Lovi sembari menggunakan satu tangannya untuk mengetuk pintu. Devan yang ada disampingnya berusaha berdiri tegap penuh kesadaran.

"Tidak perlu membantuku berdiri!" Ujar Devan angkuh dan menjauhkan tangan Ferro yang tadi merangkul bahunya.

Devan mengusap kasar wajahnya saat pintu tak kunjung terbuka.

"Nona Lovi?"

"Ya, Sebentar,"

Ferro menghela napas lega saat mendengar langkah Lovi yang semakin dekat dan tak lama pintu pun terbuka menampilkan wajah suntuk Lovi yang terlihat sangat mengantuk.

Lovi menatap kedua lelaki itu bingung. Ia menatap Ferro lama seolah bertanya maksud kehadiran mereka di sini.

"Tuan yang..."

"Aku akan tidur di sini,"

Lovi menyingkirkan tubuhnya saat Devan langsung memasuki kamarnya tanpa berkata lebih lanjut.

" Tuan sedang mabuk, Nona,"

**********

"Itu kenapa tidak kamu makan?" tunjuk Devan dengan dagunya ke arah meja nakas dimana sepiring makanan yang belum tersentuh sedikitpun berada.

"Mulai bertingkah?"

Lovi masih berdiri di dekat pintu. Ferro sudah pergi sebelum ia menutup pintunya.

"Aku bertanya padamu, Bodoh!" Tanya Devan geram karena melihat istrinya yang hanya diam menunduk tak menjawab pertanyaannya.

"Aku akan makan setelah ini, Tuan,"

"Kapan makanan ini di antar?"

Lovi kembali membisu hingga Devan dibuat semakin geram. Sebelum akhirnya memilih untuk menyelesaikan pembicaraan ini.

"Segera habiskan makananmu. Setelah itu layani aku sampai puas,"

*********

Up kedua pagi iniiii. baik kan akyuuu wkwkwk. Jgn pelit like, coment, vote nya dongggg. Kan aku ga pelit up nih skrg😂😂

1
Ressa Shinta Silviani
udah bertahun2 lalu dr awal novel ini ada, udh berulang kali masih ga moveon sama ceritanya walaupun kadang ga kelar akhir tiap episodenya, revisi dan kembangin lagi dong novel ini thor
Tuzzy Tussy
top
Rita Dwi Utami
maaf semakin kesini semakin bingung dengan jalan ceritanya....jadi terpaksa berhenti....maaf ya kakak author.....tetep semangat menulis yaaa....💪💪💪
Rita Dwi Utami
sampai bab ini....aku masih bingung blm bisa menangkap jalan ceritanya......🤔🤔🤔
Ester Limbong
pasti istri devan hamil
Ester Limbong
tapi novel ini seakan-akan ceritanya tergesa-gesa...dan tidak nyambung.
Sorta Sibarani
vertigo aku baca Alur ceritanya
Sorta Sibarani
jadi malas bacanya
ceritanya kagak nyambung
lari sana lari sini
Sorta Sibarani
ceritanya amburadul
gak nyambung juga
biking pusing sy bacanya
🟢♨ˢᶜ༄⃞⃟⚡ˢ⍣⃟ₛ as⏤͟͟͞R¢ᖱ'D⃤
ceritanya bagus,banyak pelajarannya
ElHi
so far so good
🟢🐬 🦚 anfa asthee 🦚 🐬
🤣🤣🤣 matanya miring
Sha Annisa
top
Rhenii RA
Vanilla udah bisa liat lagi atau gimana? Jadi bingung, kok gam ada penjelasannya😑
Rhenii RA
Ceritanya loncat2 ya, belum selesai cerita yang ini udah diloncat ke itu🙄
Rhenii RA
Makin bingung sama latar waktunya, perasaan baru kemarin katanya Auristella umur 1 bulan😭
Rhenii RA
Usia 1 bulan kotor udah bisa lempar-lemparan boneka ya😆
Rhenii RA
Tuh kan, nggak ada penjelasan waktunya. Jadi bingung itu anaknya udah umur brapa perasaan baru kemarin dilahirin skrg udah disiapin makanan😵‍💫
Rhenii RA
Tolong aku yang tak mengeti ini 😭
Rhenii RA
Suami keparat kau Devan🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!