NovelToon NovelToon
Selalu Ada Ruang

Selalu Ada Ruang

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Tentara / Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Persahabatan / Cinta Seiring Waktu / Romansa
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Bojone_Batman

Persahabatan yang solid dari masa sekolah akhirnya harus berkumpul pada satu Batalyon di sebuah daerah perbatasan karena suatu hal. Situasi semakin kompleks karena mereka harus membawa calon istri masing-masing karena permasalahan yang mereka buat sebelumnya.

Parah semakin parah karena mereka membawa gadis mereka yang sebenarnya jauh dari harapan dan tak pernah ada dalam kriteria pasangan impian. Nona manja, bidadari terdepak dari surga + putri sok tau semakin mengisi warna hidup para Letnan muda.

KONFLIK TINGKAT TINGGI. Harap SKIP bila tidak mampu masuk ke dalam cerita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bojone_Batman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Tekanan berat.

"Jangan menyentuhnya." Suara Bang Rico memecah keheningan, matanya mememah mengisyaratkan amarah. Ia melangkahkan kakinya, tak peduli meskipun pisau masih menodongnya.

Pria ketiga terkejut melihat perlawanan Bang Rico. Pikiran dan tangannya sampai tidak singkron. Secepatnya Bang Rico mencekal tangan pria tersebut hingga pisau terlepas dan terlempar ke sudut ruangan.

Sementara itu, pria pertama yang menodong pistol mulai goyah, ia kaget, jari telunjuknya hampir menekan pelatuk.

klik..

Suara pelatuk yang hampir terdengar membuat semua orang berhenti sejenak. Bang Rico masih terus waspada. Kinan menggigit bibirnya, air mata membanjiri pipinya.

"Jangan berani menyentuhnya, b*****t..!!" Pekik Bang Rico tidak terima.

"Penerus keluarga ketua ku meninggalkan karenamu. Wanita ini harus merasakannya juga." Teriak pria kedua.

Bang Rico terasa seperti ditusuk pisau tepat di ulu hati.

Saat itu, suara sirine polisi terdengar semakin dekat. Ketiga pria itu saling melihat, tergesa-gesa. Pria kedua yang menodong pisau pada Kinan mencoba menariknya dan menjadikannya sebagai sandera, tapi Bang Rico cepat menyambar tangannya hingga Kinan terlepas dan jatuh ke lantai.

"Ayo jalan..!!! Segeraaa..!!!" Pekik pria ketiga.

Sebelum mereka bisa melarikan diri, Bang Rama dan Bang Arben sudah memasuki toilet dan dengan kecepatan menghajar mereka. Bang Arben langsung menangkap tangan pria pertama, sementara Bang Rama menendang kaki pria kedua. Pria ketiga yang mencoba melarikan diri berhasil mengambil kesempatan dan menendang perut Kinan, melewati pintu samping ia mengendap tapi tertangkap oleh Bang Rico.

Baku hantam semakin sengit, mereka yang juga ahli dalam hal beladiri akhirnya mampu melarikan diri dari pertikaian tersebut.

"Kinan..!!! Kamu baik-baik saja, dek????" Bang Rico langsung membantu Kinan untuk berdiri, tangannya sampai gemetar menyentuh pipi dan perutnya.

Kinan hanya bisa mengangguk lemah, mata masih penuh ketakutan. "Abang, perut Kinan sakiiit..." Tiba-tiba Kinan mengerang semakin kesakitan.

Lagi- lagi jantung Bang Rico berdebar kencang, dua kali lipat dari sebelumnya. "Kita ke rumah sakit, sekarang juga..!!!" Dengan hati-hati sekali Bang Rico mengangkat Kinan menuju mobil.

~

Di mobil, Dinda dan Dira menenangkan Kinan. Bang Arben mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi. Bang Rama sedang menelepon pihak militer dan polisi untuk melacak pria yang lolos tersebut. Kini Bang Sanca yang meng-handlenya.

Setelah menangani kekisruhan yang ada, Bang Rama mematikan panggilan teleponnya dan menoleh pada Bang Rico.

"Siapa sebenarnya ketua yang mereka maksud, Ric????? Mereka mengincarmu." Tanya Bang Rama.

"Ada hubungannya dengan Hans atau tidak??" Bang Arben pun ikut berpikir keras.

"Pending pertanyaan itu..!!"

Tau ada para bumil, Bang Rama dan Bang Arben memilih diam.

...

Mudi menemani Dinda dan Dira ke kantin rumah sakit. Jelas saat ini situasi sudah aman, tidak mungkin mereka akan muncul dalam penyelidikan usai penyerangan.

Di saat inilah Bang Rama dan Bang Arben menginterogasi Bang Rico. Sudah jelas sahabatnya itu menutupi sesuatu.

"Kalau ada apa-apa, cerita..!!!! Kami ini saudaramu, Ric. Apa semua ini ada hubungannya dengan kegagalan tugasmu kemarin????" Omel Bang Arben.

"Kamu anggap kami ini apa??? Lihat masalahmu jadi serumit ini. Tidak biasanya juga kamu seperti ini, ada apa????"

"Hans.. Hanna, dia memang orang yang sama. Kalian tau, dua tahun yang lalu kita menyerangnya, aku sempat tidak sadar karena ulah anak buahnya. Entah apa yang terjadi padanya, akhirnya kami berdua berkelahi di kamar tersebut, tapi... Menjelang pagi kalian menemukan aku, itulah awal petakanya." Cerita Bang Rico yang perlahan mulai menguraikan perasaan yang sudah ia pendam lama. "Hanna hamil, anak ku. Dia keguguran dalam usia kandungan enam bulan."

"Bagaimana kalau itu bukan anakmu??? Bagaimana kalau Hanna hanya mengarang cerita????" Kata Bang Arben.

"Matanya terlihat jelas sangat membenciku. Kemarahan yang berbeda dan hanya kata itu saja yang selalu keluar dari mulutnya." Jawab Bang Rico.

"Tunggu Ric..!! Sabar..!! Kamu jangan langsung mengambil kesimpulan, bisa jadi dia juga main watak." Imbuh Bang Rama. "Biar Sanca cek dulu, mudah-mudahan semua aman dan prasangkamu semua salah."

"Lalu, kamu bawa Kinan kesini untuk.. Liburan atau kuliah?? Masalahnya.. Situasi disini..........." Pertanyaan Bang Arben mengambang.

"Tinggal bersamaku disini."

Bang Rama mengedipkan mata pada Bang Arben agar tak ada pertanyaan apapun lagi. Saat ini kondisi Bang Rico pun juga seakan bukan Rico yang dulu.

Beberapa menit kemudian, dokter keluar dari ruang tindakan tanpa memasang wajah yang mengemas. "Alhamdulillah kondisi pasien sudah bisa teratasi, sudah tenang juga. Kandungannya baik-baik saja, usianya enam minggu."

Bang Rico syok berat meskipun sudah sempat menduganya. Air mata tiba-tiba mengalir membasahi pipi.

'Hamil???? Kinan sedang mengandung anak ku. Semua perlakuan kasarku malam itu. Aku hampir kehilangan keduanya, Hanna.. Hanna mengincarnya, Kinan dan anak ku dalam bahaya besar.'

"Ricooo.. Kinan hamil, Ric?????" Bang Arben menepuk pipi Bang Rico untuk memastikan kebenarannya.

"Ini masalah macam apalagi, Ricoooo????" Bang Rama pun ikut kaget mendengarnya.

Suara para sahabat hanya bagai gema di telinga Bang Rico. Tekanan batin terasa semakin menghimpit. Kepala Bang Rico rasanya berkunang-kunang dan akhirnya ambruk menimpa Bang Rama.

"Ini gimana, Ben???" Bisik Bang Rama. "Tolong bantu sadarkan, mbak..!!!" Pinta Bang Rama pada perawat di belakang dokter.

Semua sibuk mengurus Bang Rico dan membantu membawanya ke ruang rawat.

"Siapa b******n yang lancang menghamili Kinan, pantas Rico sampai stress begini." Gumam Bang Arben.

"Ayo cari, nanti kita hajar sampai babak belur. Beraninya dia ganggu Kinan, dia juga seperti adik kita juga, kan." Ujar Bang Rama.

"Betul. Cari sampai dapat..!!!!!"

.

.

.

.

1
Tanti
haduuuhhh.....gek piye iki....aq ae sing moco ae melu ketar ketir...tp penasaran😄😄 lanjut mba Nara
Maysuri
kok aq yg dag dig dug y,gimana kalau nanti ketemu am bang rico ini si kinan membayangkannya aj aq dah serem.....🤭🤭
dyah EkaPratiwi
ketemu nanti gmn ya
dyah EkaPratiwi
sehat2 debay, lancar lahirannya
Maysuri
engk terasa dah mau lahiran aj si nira...semangat mbak nara💪💪
Dwi Juteck0204
msh penasaran Mbk Nara
tetap💪💪🙏
Tanti
pagi pagi udah deg degan lho ini mba Nara🤭🤭
Tanti
syukurlah Kinan, kamu dikelilingi orang baik dan aman dr ancaman bahaya...
Aduuh...piye to bang Ric....🥹
lanjut mba Nara
Ella
Semoga kalian cepat bertemu yah Dinda sm bang riko
Tanti
apakah ini tanda-tanda???
Tanti
disana akan lebih aman.tp....kasian bang rico
kalea rizuky
Rico ttep aja glblok hanna ini kayak lacur mungkin bukan anak mu rik
kalea rizuky
dinda kayak bocah pdhl bukan anak SMP heran
Bojone_Batman: Pengennya yang dewasa kah kak?
total 1 replies
kalea rizuky
dinda ini kebanyakan drama lebay g kayak fia ma dira yg bisa menyesuaikan
kalea rizuky
dinda ini kok menye2 ya.
Bojone_Batman: Please..!!
total 1 replies
Maysuri
untungnya ketemu orang baik,kalau ketemu ama orng jahat abiss tu wasalam.....semangat mbak nara 💪💪
Tanti
🥹🥹bingung mau komen apa huaa😭😭
Tanti
Tambah seru aja ni cerita mba Nara👏👏
Ella
Jalur Prestasi🤣
Ella
Sa cAri mba nara d karya yg satunya tp tdk ada yg terbaru🤣...Sa mampir d sni..Semangat Mba Nay..Slam dr Sorong papua🙏
Bojone_Batman: Hai kak. Salam kenal ya🥰😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!