NovelToon NovelToon
Takut Gak Sih

Takut Gak Sih

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Rumahhantu / Mata Batin
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

terinspirasi dari film: Takut Gak Sih.

menceritakan seorang You Tuber dengan nama Chanel Takut Gak Sih yang membuat konten untuk membongkar kasus kematian para arwah gentayangan dari berbagai daerah dan pulau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

misteri rumah gantung part 7 (flashback)

"Tapi aku ngga mau menikah denganmu, apalagi harus menjadi istri ketigamu!" Ucap Melody.

"Lepaskan Melody!" Teriak Benny yang langsung bengkit dan menerjang. Namun sayang sekali Rendi sudah mengantisipasi hal itu.

Rendi menendang perut Benny hingga Bennya kembali tersungkur.

"Hentikaan..!!" Melody berteriak dan hendak melindungi Benny tetapi naas Melody terkena tendangan Rendi tepat di dadanya hingga membuat Melody jatuh dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya.

"Melody!" Teriak Benny, ia langsung bangkit dan hendak memukul Rendi, tetapi Rendi terlebih dahulu mendorongnya dengan sangat keras dan kepala Benny langsung terbentur ujung meja, di luar dugaan Benny pun juga menghembuskan nafas terakhirnya di tempat.

Rendi langsung panik karena melihat Melody dan Benny susah tidak lagi bernafas. Rendi tidak mau di tuduh sebagai pembunuh, terbesit sebuah ide gila di benak Rendi.

Rendi keluar dari kamar itu tidak lupa mengunci pintu kamar itu, kemudian mengambil tali tambang di halaman belakang yang biasa untuk mengikat kambing. Setelah mendapatkan tali tambang Rendi kembali ke kamar dan menggantung tubuh mereka berdua secara berdampingan seolah olah mereka berdua mengakhiri hidup mereka berdua secara bersama, agar lebih meyakinkan Rendi memggandengkan tangan mereka berdua.

Tidak hanya itu Rendi juga membuat surat agar lebih meyakinkan bahwa Melody dan Rendi bunuh diri.

Setelah semuanya selesai Rendi langsung kembali ke ruang tamu dan seolah olah dia tidak tahu menahu dengan kejadian barusan.

Karena Melody tidak kunjung keluar walaupun pengantin pria sudah tiba maka ibu Melody datang ke kamar Melody, betapa terkejutnya ia melihat Melody dan Benny gantung diri dengan tangan saling bergandengan.

"MELODDYYYY...!!!" Teriak ibu Melody histeris.

Teriakan ibu Melody yang sangat kencang itu membuat orang orang berdatangan, dan betapa terkejutnya mereka dengan apa yang mereka lihat.

Rendi kemudian berpura pura pingsan..

***

Setelah semua kilas balik masa lalu itu menghilang kini Galang kembali di rumah Gantung yang sepi tanpa penghuni satupun, ia teringat tentang tujuannya mencari Gita.

Galang mendengar suara teriakan minta ampun dari dalam kamar Gita. Galang langsung melayang kesana dan menembus tembok kamar itu.

Galang melihat Arwah Melody dan Arwah Benny sedang mencambuki Gita dengan tali tambang.

"Hentikan!!" Teriak Galang.

"Kenapa kau di sini?! Pergi dari sini jangan ganggu aku manusia pocong!" Teriak Melody.

Galang mengerutkan keningnya.

"Kak Melody, aku tahu kamu sakit hati tetapi kenapa kamu menyiksa Gita? Tolong Kak Melody lepaskan dia, dia tidak bersalah atas apa yang menimpa dirimu.." ujar Galang.

"Dia bersalah karena telah mengganggu ketenanganku dan sudah mencuri di rumahku!"

"Tolong maafkan temanku Kak Melody, dia punya keluarga, keluarganya khawatir karena dia kehilangan jiwanya aku tahu kamu pasti mengerti karena kamu dahulu juga memiliki keluarga setidaknya lepaskan ia karena keluarganya yang khawatir, bukan karena dirinya dan kesalahannya. Aku berjanji jika kamu melepaskan dia aku akan berusaha mendapatkan keadilan atas kematianmu dan Almarhum Benny.."

"Benarkah kamu akan membantu kita?" Tanya Benny.

"Iya mas Benny, aku akan membantu kalian sebisaku.. tetapi tolong lepaskan dia, semua keluarganya sedang menunggu kepulangannya.."

"Baiklah aku pegang janjimu manusia pocong..."

Galang mendekat dan memegang tangan Gita.

***

Galang membuka matanya secara perlahan, bersamaan dengan itu Gita tersentak kaget tatapan yang awalnya kosong kini penuh ketakutan.

"Lang kamu ngga apa apa kan?" Tanya Cahaya.

"Alhamdulilah, aku ngga apa apa ko, ay. Terimakasih atas bantuan kalian semua.."

Santi langsung menangis memeluk Gita.

"Kamu tidak apa apa kan Git?" Tanya Nino.

"Tidak apa apa bagaimana? Aku nyaris saja mati, ini semua gara gara kalian berdua.." jawab Gita ketus ia terus mengomel kepada mereka berdua dan menyalahkan mereka berdua atas apa yang menimpanya.

Gita sama sekali tidak berterimakasih kepada Galang walaupun ia menyadari Galang di kamar itu. Gita terus saja mengomel dan menyalahkan Bima dan Nino tanpa memperdulikan kehadiran orang lainnya.

Nino dan Bima hanya bisa menunduk.

"Iya aku tahu, aku minta maaf ya Git. Kalau saja kita tidak kerumah Gantung itu kejadian ini pasti tidak akan terjadi dan semua kejadian ini murni bukan karena kesalahan kami berdua, tetapi kesalahanmu juga... kamu yang merencanakan untuk bermain jalangkung di sana dan mevideonya untuk bukti bahwa rumah itu tidak angker kemudian menguploadnya saat tim TGS mengupdate konten barunya di rumah gantung itu, dengan begitu orang orang akan mengira bahwa konten tim TGS setingan dan kita bertiga bisa viral!" Ujar Bima yang sudah muak di salahkan.

Ia langsung pergi begitu saja di susul Nino, mereka berdua sudah tidak perduli dengan rencana mereka.

Semua member tim Takut Gak Sih dan Santi hanya diam mematung di kamar itu menatap Gita.

"Sudah kuduga.." batin Cahaya.

Tatapan tidak suka langsung mereka tunjukan kepada Gita.

Gita hanya bisa menunduk, ia sama sekali tidak menyangka Bima dan Nino akan berani membongkar rencana busuk mereka tepat di hadapan Tim Takut Gak Sih.

"Udah ayo keluar, biarkan Gita istirahat dulu.." ujar Galang yang langsung keluar di ikuti member lainnya.

Hanya Santi saja di kamar itu.

Ia masih berdiri di sana dengan ekspresi kecewa, "kakak kecewa sama kamu Git.. besok kakak pulang kakak udah ngga perduli sama kamu." Ucapnya lirih kemudian keluar begitu saja.

Gita hanya duduk menangis meratapi penyesalan.

Di luar Santi langsung menghampiri Galang, "makasih ya mas Galang. berkat Mas, Gita bisa selamat..." ujar Santi.

"Loh? Kok Mbak Santi yang bilang makasih?"

"Hehe.. iya nanti aku suruh Gita bilang makasih.."

"Gak usah mbak.."

"Loh? Memangnya kenapa mas?"

"Harusnya aku yang tanya kenapa, bilang makasih kok harus di suruh..."

Jleeepp!!!

Hati Santi terasa sakit bagaikan di tusuk ulti Martis, ketika mendengar sindiran dari Galang, ia merasa gagal menjadi seorang kakak yang mendidik adiknya.

Atmo, Cahaya, dan Vina di sana juga hanya duduk diam mematung.

1
Tini Nurhenti
next💪💪💪
Tini Nurhenti
lanjutttty 💪💪💪💪💪
Tini Nurhenti
abu2 thor
Tini Nurhenti
next 💪💪💪💪💪
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
dendam sama ibunya kok anaknya yang dibunuh 😑
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
ohhh ga semua kru tinggal di rumah vina ya
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
harusnya yang ga bersalah ga usah diteror 😑
𝚂𝙴𝙽𝙹𝙰
laaah parah nge jual anak sendiri 😑
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!