NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Guru Killer

Menikah Dengan Guru Killer

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Dijodohkan Orang Tua / Terpaksa Menikahi Murid / Tamat
Popularitas:276.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Mutzaquarius

Alana Liora Argantara, Gadis nakal yang mendapat julukan murid abadi hanya karena dia pernah tertinggal kelas.

Kedua orang tuanya sudah pasrah menghadapi kenakalan putrinya. Untuk itu mereka berniat menjodohkannya dengan seorang guru.

Tentu saja Alana menolak keras dengan dengan berbagai alasan. Tapi dengan ancaman ayahnya, Alana mengalah.

Bara Erfian Rahardian, guru killer yang dihindari oleh semua siswa. Suatu hari dia tidak sengaja bertemu dengan gadis nakal. Dan ternyata gadis itu adalah Alana, orang yang akan dijodohkan dengannya.

Terjadi perdebatan saat mereka tahu satu sama lain. Tapi mereka tidak punya pilihan selain menerima perjodohan tersebut. Mereka membuat perjanjian dan sepakat menyembunyikan pernikahan mereka.

Kehidupan rumah tangga tanpa cinta dan pertemuan yang meninggalkan kesan yang mengesalkan membuat mereka terus berdebat setiap hari. Bagaimana kelanjutan rumah tangga mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 Pamer

Seharian, Alana menghabiskan waktunya dengan tiduran di kamar Bara. Sedangkan si empunya, sibuk mengoreksi lembar jawaban milik murid-muridnya.

Alana baru tahu jika Bara terlihat sangat tampan saat serius. Biasanya pria itu terlihat menyebalkan karena suka menghukum murid yang melakukan kesalahan. Ya, dia baru tahu karena Bara memang tidak mengajar di kelasnya. Pria itu adalah guru kelas XI sedangkan dia kelas XII. Jadi Alana tidak pernah tahu bagaimana Bara saat mengajar.

Alana tidak pernah bosan memandang Bara. Hingga muncul ide untuk mengambil foto Bara. Dia mengambil ponselnya dan mencoba memotret Bara menggunakan kamera di ponselnya.

Satu jepretan berhasil, dua jepretan berhasil. Tapi sepertinya Bara menyadarinya. Dia menatap Alana tepat saat gadis itu memotret dirinya. "Apa yang kau lakukan? Memotret ku diam-diam, hm?" tanya Bara

"A-apa? Siapa yang memotret mu? GeEr." Alana buru-buru merubah setting kamera belakang menjadi kamera depan. Dia tersenyum dan mulai memotret dirinya sendiri.

Bara curiga jika Alana diam-diam memotretnya. Dia mendekati Alana dan merebut ponsel gadis itu.

"Apa yang kau lakukan? Kembalikan ponsel ku!!" pekik Alana

Bara melihat layar ponsel Alana yang menunjukkan jika gadis itu sedang selfie. Dia berdecak dan mengembalikan ponsel tersebut. Tapi setelahnya, bukannya kembali mengoreksi lembar jawaban, Bara justru ikut berbaring di samping Alana dan mulai memejamkan matanya.

"Kau kenapa?" tanya Alana

"Aku tidak apa-apa." jawab Bara singkat.

Alana tahu jika sebenarnya Bara lelah dan kurang tidur. Pasti karena semalaman menjaganya. Alana menarik selimut menutupi tubuh Bara, "tidurlah!!" ucapnya pada Bara.

Pria itu tersenyum dan mulai memejamkan matanya. Tapi beberapa detik kemudian, ponsel Bara berdering. Mau tidak mau, Bara bangun dan mengambil ponselnya yang dia letakkan di nakas. Dia terdiam melihat siapa yang menghubunginya. Dia terlihat ragu untuk menjawab telepon tersebut.

"Dari siapa?" tanya Alana. Dia melongok sekilas dan melihat nama Amanda tertera di layar ponsel Bara. "Angkat Mr!! Siapa tahu penting." seru Alana

"Aku malas berbicara dengannya." Bara meletakkan ponselnya kembali dan membiarkan ponselnya terus berdering.

Tapi Alana justru mengambil ponsel tersebut dan mengusap tombol hijau keatas. Dia meletakkan ponsel tersebut di telinganya dan berkata, "Maaf, Mr. Bara sedang mandi." Tanpa mendengar jawaban dari Amanda, Alana langsung meletakkan ponsel tersebut begitu saja. Tapi tanpa sepengetahuan Bara, Alana membiarkan teleponnya tetap tersambung.

Alana tersenyum dalam hati. Dia ingin mengerjai Amanda dengan memanas-manasi nya. Dia mendekati Bara dan tidur memeluk pria itu. Perlahan tangan Alana mulai nakal dengan mengusap dada Bara.

Tentu saja hal itu membuat Bara bingung. Tapi dia tidak sempat memikirkannya karena apa yang Alana lakukan justru membuyarkan pikirannya. Dia sekuat tenaga menahan sesuatu di bawah sana.

Ya, hanya dengan sentuhan lembut dari Alana sudah membangkitkan hasratnya. Dan sialnya Alana terus melakukan hal itu tanpa tahu jika dia sekuat tenaga menahan agar tidak menerkam gadis itu.

"Apa yang kau lakukan Alana?" tanya Bara dengan suara beratnya

"Tidak. Aku hanya ingin memelukmu saja." sahut Alana

Bara menahan nafas sejenak. Dia mencekal tangan nakal Alana dan menindih gadis itu. "Apa kau sedang menggodaku, hm?" tanya Bara

"A-aku..." Alana bingung harus menjawab apa. Niatnya hanya ingin memanas-manasi Amanda agar wanita itu mendengar kemesraan mereka, tapi Alana justru membangkitkan hasrat Bara.

"Jika kau ingin, katakan saja. Tidak perlu menggodaku, Alana." bisik Bara yang membuat Alana meremang. Tapi tanpa sengaja, mata Bara melirik ponselnya yang masih menyala. Dia mengerutkan keningnya dan mengintip ponselnya. Dan ternyata teleponnya masih tersambung dengan Amanda.

Bara tersenyum. Semua pasti perbuatan Alana. Dia ingin Amanda mendengar kemesraan mereka. Baiklah, akan dia kabulkan.

Bara mencium pipi Alana dan berakhir di bibir gadis itu. Tidak ada penolakan dari Alana. Dan hal itu membuat Bara semakin berani. Dia memberikan sentuhan lembut di tubuh Alana yang membuat gadis itu melenguh di sela-sela ciuman mereka. Bahkan decapan suara dari ciuman mereka terdengar begitu nyaring di kamar tersebut.

Alana yang terkejut dengan apa yang Bara lakukan padanya, hanya bisa pasrah. Jika dia menolaknya seperti waktu itu, maka aktingnya akan ketahuan oleh Amanda. Dan rencananya akan gagal. Jadi dia membiarkan Bara melakukan apa yang pria itu inginkan. Lagi pula, dia yakin Bara tidak akan melakukan lebih dari ini.

"Kau jahat sekali. Ingin memamerkan kemesraan kita pada orang luar." bisik Bara

Alana terdiam, ternyata Bara menyadarinya. "Sial!! Jadi Mr. Bara sengaja melakukan hal itu?" Pikir Alana

"Mendesah lah, biar dia percaya jika kita sedang melakukan itu." bisik Bara lagi

Glek

Alana menelan ludahnya kasar. Mendesah? Bagaimana dia melakukannya?

"Ayo cepat lakukan!!" bisik Bara.

Alana mencoba melakukan apa yang Bara minta. Tapi yang terjadi justru membuat Bara menahan tawa karena suara Alana terdengar aneh. Bara mencoba membantu Alana dengan mengecup leher Alana dan...

"Ah.." satu lenguhan terdengar begitu nyaring, keluar dari mulut Alana. Bara kembali melakukan hal yang sama hingga suara itu terus keluar dari mulut Alana. Dan pastinya Amanda mendengar jelas suara tersebut. Dan dia bisa menebak jika saat ini Amanda pasti sangat kesal.

Ya, memang benar. Tidak hanya kesal, saat ini Amanda merasa sangat geram. Dia menelepon Bara untuk mengajak bertemu dengan alasan ingin meminta maaf. Tapi yang menjawab telepon darinya justru Alana. Dan anehnya, telepon darinya masih tersambung. Padahal dia terus memanggil Bara tapi tidak ada jawaban sama sekali. Hingga dia mendengar jelas suara berat Bara dan decapan ciuman keduanya.

Amanda mengepalkan kedua tangannya. Dia berteriak memanggil Bara, tapi justru mendengar suara lenguhan panjang dari Alana

"Sial!!! Apa yang mereka lakukan? Arrghh..." Amanda melempar ponselnya hingga hancur. Nafasnya terengah-engah, dia berteriak keras dan melemparkan apapun yang ada di sampingnya.

"Dasar Alana sialan!!! Bara hanya milikku. Dia milikku." teriak Amanda

"Awas kau!! Aku akan membalas mu!!"

1
Siti patma
Cerita yang indah 👍p👍👍
Leha
Bara egoissss bangett
Leha
Balas alana jgn mau di gituin
Leha
Bara jahat banget
Susanti Susanti
Luar biasa
🌹🪴eiv🪴🌹
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
🌹🪴eiv🪴🌹
Amanda cari mati 👊
Gintania nia
Luar biasa
human😎
jangan sampe sama baralah gk rela aku, laki kok plin plan
Indiarty
baca novel ini jd senyum sendiri,jd ingat 26 thn yg lalu kisahnya sama kaya aku, yg kini jadi suamiku🤭
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Hiatus: Asyeekkk /Chuckle//Chuckle/
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Rey Cinta itu untuk di ungkepin bukan di diemin..Mana tau doi kalo kamu mencintai dan menyukainya,Salah kamu sendiri yg suka mendam dan cinta dalam diam..
Qaisaa Nazarudin
Wah ngaku aja nih ISTERI..
Qaisaa Nazarudin
Hanya di novel2 yg ada kek gini,Kalo dunia nyata mah bodo amat,Cari aja yg lain,masih banyak cowok di luar sana .😂
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
sungguh mantap sekali ✌️🌹🌹🌹
terus lah berkarya dan sehat selalu
Yunerty Blessa: Welcome kak thor 💕
total 2 replies
Yunerty Blessa
syabas......
Yunerty Blessa
tiada yang menyangka mereka sepasang suami isteri kecuali Raihan....
Yunerty Blessa
manja nya melebihi seorang anak
Yunerty Blessa
akhirnya,Bara dan Alana buka puasa juga....
Yunerty Blessa
Bara, tidak sabaran sekali 🤭
Yunerty Blessa
sudah ada lampu hijau dari ayah dan ibunya Bara....gimana dengan Alana, apakah dia siap juga?????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!