NovelToon NovelToon
Immortal Phoenix Emperor

Immortal Phoenix Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Fantasi Timur / Perperangan / Romansa Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: AnginBiru

Seorang Kaisar Abadi yang sedang melewati rangkaian Ujian Langit, mengalami kegagalan karena diserang oleh Pasukan Berjubah. Dirinya yang mengalami luka cukup parah sebab gagal melewati Ujian Langit, serta merasa geram terhadap Pasukan Berjubah. Menggunakan sebuah Teknik Terlarang untuk melawan Pasukan Berjubah hingga menyebabkan tubuh dan jiwanya hancur.

Lima Ribu Tahun kemudian, Ia terlahir kembali sebagai seorang Tuan Muda dari Klan Xiao. Namun sayangnya, Ia terlahir dengan kondisi lautan energi yang tersegel sehingga membuat dirinya tidak bisa berkultivasi.

Tetapi, kondisi yang kurang baik tersebut tidak membuat dirinya menyerah. Ia akan berusaha keras untuk mendapatkan kembali seluruh kekuatannya seperti di masa lalu, demi membalaskan dendamnya serta melindungi orang yang ia cintai!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AnginBiru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 21 - Rekan Baru

Xiao Yun seketika tersentak dari pikirannya. Pandangannya langsung tertuju pada wajah serius Yan. Sudah lama sekali, Xiao Yun tidak melihat tatapan mata yang penuh kesungguhan dari Yan. Ekspresi tersebut hanya akan keluar ketika kondisi di sekitar Xiao Yun mulai memburuk. "Apa kita masih bisa menggunakan cara itu?" tanya Xiao Yun

"Tentu saja! Tetapi, karena kondisi jiwa kita berdua yang masih belum sempurna. Batas waktu untuk menggunakan Metode Penukar Jiwa kali ini hanya sekitar tiga puluh detik." seru Yan

Metode Penukar Jiwa, merupakan sebuah Teknik Jiwa yang sangat unik dan khusus. Teknik ini memiliki kemampuan untuk menukar dua jiwa yang berada pada satu tubuh selama beberapa saat. Ketika Teknik ini digunakan, jiwa utama pemilik tubuh akan tergantikan sesaat. Dan jiwa lainnya, akan mengambil alih kesadaran serta kendali tubuh secara menyeluruh. Karena keunikan serta cara kerja yang khusus dari Teknik Jiwa ini, hanya Xiao Yun satu-satunya kultivator di Benua Petarung yang bisa menggunakan Metode Penukar Jiwa. Semua hal tersebut juga tak lepas dari usaha Xiao Yun sebagai pembuat Metode Penukar Jiwa.

"Hanya tiga puluh detik?! Lalu, apa yang harus kita lakukan selanjutnya?!" mata Xiao Yun melebar penuh, Ia terlihat masih cemas meskipun sudah mendapatkan sebuah solusi dari Yan

Melihat sikap Xiao Yun yang tidak mampu lepas dari rasa cemas, mengubah tatapan mata Yan menjadi berat dan intens. Pikirannya terasa penuh oleh beberapa informasi penting yang ingin ia sampaikan kepada Xiao Yun. "Aku akan menggunakan aura Burung Phoenix yang terpendam untuk menekan dominasi Serigala Langit Ungu, membuatnya sedikit tertekan selama beberapa saat."

"Lalu saat auraku sudah berhasil menekan Serigala Langit Ungu, kau harus dengan cepat memanfaatkan momentum yang singkat itu untuk melakukan Kontrak Darah." jelas Yan

Xiao Yun sontak tertegun. Ide-ide yang keluar dari pikiran Yan, terus membuat matanya terbuka lebar karena terkejut. Namun kali ini, Xiao Yun sudah memahami maksud sebenarnya dari tujuan Yan. Daripada harus membuang seluruh tenaga untuk mengalahkan Serigala Langit Ungu, Yan justru ingin menjadikan Serigala tersebut sebagai hewan peliharaan Xiao Yun melalui Kontrak Darah. Walaupun keinginan dari Yan terlihat sangat berbahaya, sebab akan ada resiko besar jika gagal melakukan Kontrak Darah dengan seekor Spirit Beast. Tetapi, hanya ini satu-satunya cara yang bisa menghindari Xiao Yun serta dirinya dari kematian.

Xiao Yun pun segera mengangguk pelan. Ekspresi wajahnya tidak terlihat khawatir lagi seperti sebelumnya. Kini, ia meletakkan segala harapannya pada satu rencana yang sudah dijelaskan oleh Yan. Langkah tegas kakinya, langsung menarik tubuhnya yang bersembunyi di balik pepohonan. Ia menatap lurus dan tajam Serigala Langit Ungu yang sudah keluar dari Gua dengan jarak sekitar dua puluh meter dari tempatnya berpijak. Serigala tersebut tampak sangat marah. Cakar kakinya yang tajam terus-menerus menghancurkan pohon-pohon besar di dekatnya, berusaha mencari keberadaan Xiao Yun.

Di sisi lain, kobaran api yang sudah terbentuk sempurna terlihat menyelimuti lengan kanan Xiao Yun. Ia berencana menggunakan Teknik Telapak Api untuk menciptakan kebisingan agar perhatian Serigala Langit Ungu tertuju padanya. Lalu, tangan kanannya dengan cepat langsung menghantam keras permukaan tanah dengan Teknik Telapak Api.

BOOM!

Permukaan tanah serta pohon-pohon besar di sekitarnya seketika hancur dan terhempas, menciptakan area luas berukuran sepuluh meter. Suara ledakan besar dari Teknik Telapak Apinya tersebut, berhasil menarik perhatian Serigala Langit Ungu. Raungan yang kencang kembali terdengar dari Serigala tersebut saat tatapan matanya melihat keberadaan Xiao Yun. Gigi-giginya yang runcing saling beradu, mengeluarkan suara deram menakutkan. Sementara itu, Xiao Yun langsung memejamkan matanya setelah berhasil menarik perhatian Serigala Langit Ungu. Dirinya mulai melakukan Metode Penukar Jiwa dengan Yan.

WUSH! WUSH!

Rambut serta jubah biru Xiao Yun tampak berkibar oleh embusan angin yang kencang. Tubuhnya berdiri tegap, tanpa sedikitpun lengkungan pada bibirnya. Atmosfer di sekitarnya mendadak terasa sangat kuat dan penuh aura dominasi. Momen tersebut menunjukkan tanda dimulainya Metode Penukar Jiwa. Di sisi lain, Serigala Langit Ungu yang sudah tak sabar ingin melenyapkan Xiao Yun. Segera berlari kencang menuju tempatnya berada. Keinginan membunuh yang kuat terpancar jelas dari setiap langkah kaki Serigala tersebut. Tatapan bola matanya sangat buas. Ketika jarak antara mereka hanya tinggal beberapa meter saja, mata Xiao Yun seketika terbuka penuh.

"TUNDUKLAH!!"

Suara yang terdengar sangat berat dan mengandung aura Burung Phoenix, sontak menghentikan langkah Serigala Langit Ungu. Suara yang baru saja keluar tersebut bukanlah milik Xiao Yun, tetapi milik Yan yang telah mengambil alih kesadaran serta kendali tubuh Xiao Yun melalui Metode Penukar Jiwa. Di hadapan aura dominasi Burung Phoenix miliknya dan cahaya berwarna emas pada kedua matanya, pola perilaku buas dari Serigala Langit Ungu berhasil diredam. Setelah itu, Yan segera menghentikan Metode Penukar Jiwa agar Xiao Yun sebagai pemilik asli tubuh fisik tersebut bisa melakukan Kontrak Darah. Kesadaran jiwa Xiao Yun pun langsung kembali pada kendali penuh tubuhnya.

Kemudian, ia segera menghampiri Serigala Langit Ungu dengan sebilah pisau di tangan kanannya. Pupil mata Serigala tersebut tampak bergetar ketakutan saat melihat sebuah pisau kecil pada tangan Xiao Yun. Kilatan mata pisau itu seolah-olah membangkitkan sebuah trauma yang terukir jelas di dalam ingatannya. Tangan kiri Xiao Yun pun perlahan menyentuh kepala Serigala Langit Ungu, sentuhan lembut tersebut seketika menyingkirkan ekspresi takut pada wajah Serigala tersebut. "Jangan takut. Aku tidak akan menyakitimu." ucapnya

Setelah berhasil menenangkan Serigala Langit Ungu, Xiao Yun langsung melukai jari telunjuk tangan kirinya dengan pisau. Setetes darah segar seketika keluar dan jatuh tepat di antara kedua mata Serigala tersebut.

BUZZ!

Getaran energi dari darah Xiao Yun, segera membentuk sebuah pola kuno Kontak Darah pada dahi Serigala Langit Ungu selama beberapa detik. Lalu menghilang di antara bulu-bulu tebal Serigala tersebut. Akhirnya, Kontrak Darah yang dilakukan oleh Xiao Yun dengan Serigala Langit Ungu berhasil tercapai. Bahu Xiao Yun pun langsung melonggar. Embusan napas yang panjang dan tenang darinya, menjadi bentuk jelas dari kelegaan hati Tuan Muda Klan Xiao tersebut. Kini, ia mendapatkan satu rekan berharga yang akan selalu menemaninya di Hutan Spirit Beast. "Mulai sekarang, namamu adalah Xiao Zi!" ujar Xiao Yun seraya mengelus-elus leher Xiao Zi

"Haah.. Kukira, kehidupan baru kita akan berakhir sebagai hidangan makan malam seekor Serigala." seru Yan

Xiao Yun pun langsung tersenyum lembut. "Itu merupakan momen paling menegangkan yang pernah kualami sejak terlahir kembali."

_______

Selepas berhasil menjadikan Serigala Langit Ungu atau Xiao Zi, sebagai hewan peliharaannya melalui Kontrak Darah. Xiao Yun segera kembali ke Gua dengan langkah yang berat. Tangannya tampak mengusap tengkuknya berulang kali, saat melihat kondisi bagian dalam Gua yang kacau akibat pertarungan mereka tadi. Bahunya merosot jatuh, penyesalan karena sudah bersikap egois terhadap Kristal Ungu Abadi mengacaukan hatinya. "Maafkan aku, Xiao Zi. Aku tidak sadar kalau Gua ini adalah tempat tinggalmu."

Suara deram manja langsung keluar dari Xiao Zi. Perilakunya yang sudah jinak sebab Kontrak Darah, membuat dirinya bersikap sangat lembut dan tenang terhadap Xiao Yun. Lalu, Xiao Zi segera berlari kecil ke arah sebongkah Kristal Ungu Abadi yang tertanam di permukaan tanah dengan ukuran sekitar dua puluh centimeter. Cakar kakinya yang tajam melepas sebongkah Kristal tersebut dari permukaan tanah, kemudian menggunakan mulutnya untuk membawa bongkahan Kristal Ungu Abadi itu kepada Xiao Yun. Bola mata Xiao Yun seketika terbuka lebar, kesadarannya tersentak ketika melihat tindakan yang dilakukan oleh Xiao Zi.

"Kau mengizinkan aku untuk menggunakan Kristal Ungu Abadi ini?" tanyanya sembari mengambil bongkahan Kristal yang Xiao Zi letakkan di permukaan tanah

GROWL!

Suara deram manja kembali terdengar dari Xiao Zi. Suara deram tersebut menjadi tanda bahwa ia menyetujui pertanyaan pemiliknya. Sebuah senyum kecil pun langsung merekah di sudut bibir Xiao Yun, ia merasa senang karena bisa menggunakan Kristal Ungu Abadi tanpa perlu mengkhawatirkan apapun. Tangan kirinya segera mengusap-usap tubuh Xiao Zi sebagai bentuk rasa terimakasihnya. Setelah itu, Xiao Yun mulai berkultivasi menggunakan beberapa bongkahan Kristal Ungu Abadi di hadapannya. Dengan posisi duduk bersila serta mata yang terpejam, ia menajamkan indranya untuk menyerap energi murni pada Kristal-kristal tersebut.

Fluktuasi energi murni yang padat langsung keluar, mengelilingi tubuh Xiao Yun bagaikan embusan angin lembut. Lalu masuk ke dalam lautan energinya tanpa ada sedikitpun gangguan. Xiao Yun tampak berkonsentrasi penuh selama proses penyerapan hingga menciptakan kerutan di antara kedua matanya. Ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas untuk meningkatkan kultivasinya. Proses penyerapan Kristal Ungu Abadi pun terus berlangsung, sampai kegelapan malam mulai menemani dirinya.

Sinar matahari yang menyinari separuh bagian dalam Gua, langsung tergantikan oleh keindahan cahaya berwarna ungu yang terpancar dari seluruh Kristal Ungu Abadi di Gua tersebut. Gemerlap cahaya ungu itu memberikan suasana tenang nan nyaman pada setiap sudut bagian Gua dan menghentikan Xiao Yun dari proses penyerapan. Embusan napas panjang kembali terdengar darinya setelah selesai menyerap energi murni pada beberapa Kristal di dekatnya. Mata birunya seketika berkilat saat merasakan pencapaian atas hasil kerja kerasnya. "Walaupun kultivasiku belum meningkat setelah menyerap energi murni pada Kristal Ungu Abadi. Tetapi aku tetap merasa ada sedikit kemajuan." serunya sambil mengepal kuat kedua tangannya

"Apa kau berniat melakukan terobosan dua tingkat sekaligus seperti sebelumnya?" tanya Yan

"Kau ingin aku melakukannya lagi?" Xiao Yun kembali bertanya dengan nada yang mengejek

Raut muka Yan sontak menjadi masam. "Lupakan! Hari sudah malam, aku ingin tidur dan melupakan sikap menyebalkanmu itu."

"Kau juga sebaiknya segera beristirahat, Yun." lanjut Yan seraya masuk ke dalam tubuh Xiao Yun

"Sesuai perintahmu, kawan."

Xiao Yun pun segera menghentikan segala aktifitasnya hari ini. Seluruh bagian tubuhnya yang diselimuti oleh rasa lelah, perlahan terbaring di antara bulu-bulu tebal nan halus milik Xiao Zi. Keberadaan Xiao Zi yang terus berada di sampingnya selama proses penyerapan, membuat dirinya terhindar dari segala kemungkinan gangguan luar. Suasana yang sangat damai di Gua tersebut serta gemerlap cahaya ungu dari Kristal Ungu Abadi, menuntun kesadarannya menuju mimpi yang indah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!