NovelToon NovelToon
Cinta Si Bule

Cinta Si Bule

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Elis Kurniasih

Sequel Menaklukkan Bos Killer

Jhon Louis , pria berdarah Australia yang lahir di Singapura dan memegang perusahaan di Jakarta, terlibat skandal dengan sekretarisnya. Tiga tahun mereka tinggal bersama layaknya suami istri.

Namun karena keadaan, mereka pun berpisah. Hingga satu waktu Jhon kembali mencari sang kekasih. Tapi sayang, sang kekasih sudah sangat berubah. Dia menjadi wanita yang tak pernah Jhon bayangkan sama sekali.

Hingga akhirnya, Jhon pun mulai mengikuti perubahan itu, demi memantaskan diri.

Mampu kah Jhon merebut kembali kepercayaan Tina dan mengambil hati kedua orang tuanya yang ternyata pemilik pesantren terbesar di kampung itu?

Mampukah ia memantaskan diri dan bersaing dengan santri kesayangan yang sang ayah jodohkan untuk putrinya?

Cekidot

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elis Kurniasih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ular kobra

Untuk pertama kali, setelah cukup lama tidak bertemu dengan Jhon, akhirnya mereka pun bertemu. Terakhir interaksi mereka saat Jhon menyuapi Tina paska satu hari kepergian sang ayah. Saat itu, Tina mengajukan permintaan yang sebenarnya sulit untuk Jhon penuhi, tapi untuk Tina, Jhon pun memenuhi janji itu.

Tina menarik nafasnya kasar saat kakinya hendak melangkah menuju projek yang sedang Jhon garap. Tina sadar ketika menginjak tempat itu, maka ia akan bertemu dengan Jhon, pria yang namanya masih bertahta dihatinya hingga kini. Namun, Tina berusaha menepis perasaan itu. ia ingin saat memilih pria yang akan menjadi imamnya nanti bukan karena cintanya yang begitu besar pada pria itu melainkan karena cinta pria itu yang besar pada penciptanya.

“Eh, ada Ning Bira.”

“Ya, ampun. Ning Bira makin cantik aja.”

“Iya, makin ayu.”

“Aku kalau punya istri seperti Ning Bira, ya nda akan keluar kamar.”

“Dikekepin terus ya, Ji.”

“Iyo.”

“Apalagi, sekarang musim dingin. Kalau malam hujan terus.”

Keempat pria itu tertawa. Tina menjadi bahan pembicaraan keempat pria yang ia lewati.

Kedatangan Tina ke tempat itu pun menjadi sorotan. Ia tak luput dari godaan para mantan santri yang sudah lulus jauh dan membantu menyelesaikan projek itu.

Tina menoleh sinis pada keempat pria tadi. Sungguh, ia tidak suka menjadi objek pembicaraan mereka, apalagi apa yang mereka bicarakan tadi cukup terdengar ke telinganya walau samar.

Dari kejauhan Jhon pun menoleh ke arah wanita pujaannya itu. Ia melihat Tina berjalan menuju meja besar sambil membawa dua rantang makanan. Biasanya, Munah yang membawa makanan itu dan menyajikannya di meja untuk makan siang para pekerja. Dan berhubung Munah sedang tidak ada, Hasna menyuruh putrinya untuk pertama kali, setelah satu bulan projek itu dikerjakan.

Jhon yang semula fokus melihat sketsa kertas hasil rancangannya bersama orang yang berkepentingan di sana, tiba – tiba fokusnya pun hilang.

“Pokoknya, rancangan sesuai gambar ini. ketinggian dan jangkauan frekuensi yang akan di dapat, sudah saya perhitungkan. Oke!”

Orang yang berdiri di samping Jhon pun mengangguk. “Oke, Sir.”

Lalu, Jhon menghampiri Tina yang sedang menata makanan di atas meja. Tina mengeluarkan makanan dari dalam rantang dan menyajikannya di sana.

“Hai, apa kabar?”

Deg

Jantung Tina berdegup kencang. Setelah satu bulan lebih, akhirnya ia mendengar lagi suara itu. Tina memang benar – benar tidak pernah melihat Jhon selama satu bulan terakhir ini. Berbeda dengan Jhon, pria itu tetap mencuri – curi keadaan untuk melihat aktifitas wanita pujaannya itu. Apalagi saat ini, Tina sudah mulai mengajar di pesantren miliknya. Tina mengajar bahasa inggris, karena kebetulan guru bahasa Inggris yang sebenarnya sedang cuti melahirkan selama tiga bulan, terhitung sejak tiga minggu yang lalu.

Hati Tina mengajak untuk menoleh ke sumber suara itu, kepalanya pun ingin bergerak seiring dorongan hati. Namun, Tina berusaha untuk tetap menjaga pandangannya. Selama satu bulan ini, ia cukup menerima banyak ilmu yang membuatnya lebih bisa menjaga hati.

“Baik,” sahut Tina dengan tetap menata makanan itu. Tina memilih untuk tidak menoleh, tapi tetap menjawab pertanyaan Jhon.

Jhon pun tersenyum. Benar kata keempat pemuda yang menggunjing Tina saat wanita itu melintas. Tina memang semakin cantik, semakin anggun, dan bersahaja. Ia tidak seperti Tina yang Jhon kenal saat menjadi sekretarisnya. Tina si sekretaris yang bekerja di salah satu perusahaan terkemuka di Jakarta itu sering bicara blak – blakan, banyak bicara, dan bergaya semaunya.

Selain Tina yang mendalami ilmu agama, Jhon pun demikian. Jhon juga sering menghadiri kajian yang dijadwalkan rutin oleh pondok pesantren. Apalagi, sejak menajalankan projek ini Jhon semakin dekat dengan Abid. Tidak jarang Abid mengajak Jhon ke kajian. Ditambah beberapa hari terakhir ini, Abdullah datang. Abid sengaja menggandeng Kiyai yang inginnya di panggil utadz itu untuk program talaqqi. Program metode belajar Al-Quran dengan tatap muka untuk menirukan gaya suara pengajarnya. Sebenarnya, Utsman yang menginginkan program ini sejak lama. Namun, ia belum menemukan pengajar yang tepat. Dan untuk sementara, Abid pun menggandeng Abdullah sembari mencari pengajar yang tepat untuk mengisi program itu.

Jhon pun mengikuti program itu. Suaranya yang terlahir bagus, mendapat pujian dari Abdullah karena saat melantunkan ayat dengan irama, semakin terdengar merdu.

“Sini, aku bantu!” Jhon menawarkan diri untuk membantu Tina.

“Tidak perlu! Kamu selesaikan saja pekerjaanmu.” Tina menjawab dengan tetap menahan pandangannya.

Namun, Jhon tidak bisa. Pria itu tetap melirik sekilas ke samping, ke tempat Tina berdiri yang kebetulan berada persis di sampingnya.

Jhon tetap pada keinginannya. Ia ingin membantu Tina. Ia pun berinisiatif untuk mengambil makanan yang masih berada di dalam rantang dan hendak menuangkannya ke dalam piring. Saat tangan Jhon hendak mengambil rantang itu, ternyata tangan Tina pun terulur mengambi rantang yang sama. Padahal, masih ada rantang lain yang belum dituangkan, tapi entah mengapa mereka malah tertuju pada rantang yang sama.

Grep

Tanpa di sengaja, Jhon menyentuh tangan Tina dan Tina menyentuh tangan Jhon. Seketika, darah Jhon berdesir, Tina pun demikian, padahal yang bersentuhan hanya tangan saja dan itu pun tidak di sengaja.

Tiba – tiba tubuh jhon ser – ser – an, hingga sesuatu yang sudah lama tidur itu pun bangkit.

Jhon pun mengumpat pada dirinya sendiri. Ia sengaja membalikkan tubuhnya dan memukul miliknya yang tidak bisa dikondisikan. “Tidurlah, kamu belum dibolehkan bangun sekarang!”

“Kenapa, Jhon?” tiba – tiba Tina bertanya.

Jhon pun langsung menoleh dan kembali membenarkan posisinya. “Tidak apa.”

Jhon nyengir. “Seperti biasa, ular kobraku meronta saat berdekatan denganmu.”

Sontak, Tina membulatkan mata. Walau sudah berubah dan mulai mengikuti kajian, sifat dasar Jhon tetap saja tidak bisa hilang.

1
LikCi Vinivici
nah lhoh
LikCi Vinivici
sialan ni klo begini si bira bira tina...
LikCi Vinivici
sayangnya si al & Randy tidak jujur juga ni. ikut andil meninggal nya kyai Ustman
Tira Aneri
suukaa
Daisy Wulansari
Luar biasa
Uthie
keep 👍
Adira: /Smile/
total 1 replies
jas
itu bukan cinta tapi lebih ke kagum aja
Zarniati Ani
Kecewa
endah setyowati
Luar biasa
Reni Otta
sumpah ngakak/Facepalm//Facepalm/
Savitri Eka Qodri
Luar biasa
Farda monukliafari
wahhh emang, kalau niat GK baik tuhan bakal mencegah lebih depan dr manusia itu.
dasar cwo suka janji2 tapi gk bisa setia.
Alhamdulillah Jhon dan Tina jadinya nikah.
aku mendoakan Rendy dan Al bakal dapet balesan setimpal dg niat GK baiknya aamiin
Wani Ihwani
kiyai madud
Wani Ihwani
cerita nya pas lah tidak berlebihan susah nya tidak juga berlebihan senang nya, aku dah dia x baca ini novel
Wani Ihwani
Luar biasa
Wani Ihwani
jodoh mu bukan Ning Bira Al, sabar ya Jhon kalau jodoh tak kan ke mana
Wani Ihwani
Jhon aku pada mu sarang burung Jhon💓💓
Wani Ihwani
memang saat ini kamu yng di sukai pak yai Al tapi nnti setelah Jhon lama di sana Jhon lah yng di pilih pak yai
candriani imerelda
i like
Yatiek Widhodho: kpn upnya lg yaa
total 1 replies
Lina Ningdyar
bagus bgt, lebih suka ini sih drpd cerita Bilqis...
mgkn krn John lebih badboy 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!