NovelToon NovelToon
Pelayan Gadis Buta

Pelayan Gadis Buta

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Pembantu / Tamat
Popularitas:8.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lunoxs

Sebuah kecelakaan pesawat Jet terjadi dan Alika adalah seorang pramugari satu-satunya yang selamat dalam penerbangan tersebut, namun kecelakaan itu membuat Alika buta.

Ryan Aditama sang CEO, rasa bersalah atas meninggalnya seluruh tim 1 membuatnya tak bisa mengabaikan Alika, dia putuskan untuk jadi pelayan gadis buta tersebut dengan identitas yang lain, Erlan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30 - Bertubi-tubi

"Dari kemarin kamu mual terus, apa sudah isi ya? padahal belum aku apa-apakan," balas Ryan diantara tawanya yang masih terdengar dengan jelas.

Dan ucapan itu membuat Alika menggerakkan tangan kanannya untuk memukul Erlan.

Bugh! jatuh di dadda Erlan yang bidang.

"Jangan hamil dulu, harus menikah lebih dulu," ucap Ryan lagi.

"Erlan!!" geram Alika.

Tiap kali Erlan bicara tentang menikah hati Alika selalu berdebar, namun wanita cantik itu terus menutupinya dengan sikap yang acuh.

Coba berkilah atau mengalihkan pada hal yang lain. Namun tak ada satupun yang tau jika hatinya kini telah benar-benar berpaut pada pria itu, seseorang yang hadir di dalam hidupnya sebagai pelayan.

Namun nyatanya kehadiran Erlan lebih dari sekedar itu, bukan pelayan, tapi seseorang yang jauh lebih penting.

Sangat berarti bagi Alika.

Seseorang yang mampu membuatnya bertahan, bahkan berjuang untuk kembali sembuh.

Alika sudah tidak peduli lagi bagaimana rupa Erlan, apa pria itu tampan atau tidak? apa pria itu kaya atau miskin, karena kini yang merasa hanyalah hatinya.

Dan dia begitu yakin jika cinta itu memang telah ada.

Alika hanya tinggal menunggu waktu untuk mengungkapkan ini semua, disaat dia sudah bisa melihat nanti, di saat itu lah Alika akan langsung menjawab IYA ajakan Erlan untuk menikah.

Jadi tak akan ada lagi yang bisa memisahkan mereka berdua.

Di hari ketiga, akhirnya Ryan mendapatkan kabar dari dokter Aresha, bahwa Alika bisa menjalani operasi mata esok hari. Karena donor mata itu telah di dapatkan.

Semuanya jadi lebih cepat seperti ini juga karena bantuan Reza.

Dan mendapatkan kabar bahagia itu Ryan bahagia sekali.

Dia yang sedang berada di dalam kamarnya bahkan langsung berlari keluar untuk menemui Alika.

Bi Santi yang melihat majikannya berlari seperti itu langsung mendelik, lalu buru-buru menutup matanya sendiri.

Astaghfirullahal Azim, batin bi Santi. pasalnya Pak Ryan baru saja selesai mandi dan hanya menggunakan handuk yang melilit pinggangnya dan berlari seperti itu menuju kamar Alika.

Bagaimana jika handuk itu sampai jatuh?

Astagfirullah.

Bi Santi bahkan sampai tidak mampu membayangkannya.

Dia yang baru saja membeli sayuran di penjual keliling langsung bergegas menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan.

"Alika!" panggil Ryan dengan suaranya yang terdengar sangat antusias, bahkan langkah kakinya yang berlari pun mampu Alika dengar juga.

Erlan jelas saja habis berlari.

Alika yang sedang berdiri menghadap jendelanya pun langsung berbalik dan melihat ke arah sumber suara tersebut.

Tidak tahu Bagaimana caranya namun kini Erlan sudah berada tepat di hadapannya.

Nafas Erlan yang memburu semakin terdengar jelas olehnya.

"Ada apa? kenapa kamu berlari seperti ini?" tanya Alika, kedua matanya bergerak seperti ikut bicara.

Dan Ryan terus saja tersenyum lebar seraya menatap wajah cantik kekasihnya.

"Dokter Aresha baru saja menelpon ku, katanya besok kamu bisa operasi," jelas Ryan langsung, tanpa basa basi.

Rasanya Dia pun sudah tidak sabar untuk menyampaikan kabar bahagia ini.

Dan mendengar ucapan Erlan tersebut, seketika Alika tersentak. kedua matanya jadi lebih lebar seolah tak percaya dengan apa yang dia dengar.

Sebuah kabar yang seolah mengatakan bahwa sebentar lagi kamu bisa melihat.

Ryan langsung menangkup wajah Alika dengan kedua tangannya.

"Kenapa diam? kamu tidak bahagia?" tanya Ryan.

Tapi Alika tidak menjawab, dia malah menangis.

Langsung memeluk Erlan dengan erat.

"Kamu tidak pakai baju?!" tanya Alika, dia ingin marah dan melerai pelukan itu.

Namun Ryan menahan tubuhnya, tetap menempatkan Alika dipelukannya.

"Aku sangat mencintai kamu," ucap Ryan.

Kalimat yang membuat Alika tak bisa berontak lagi. Gadis itu tersenyum, dan kembali memeluk Erlan.

Menempelkan wajahnya di dadda bidang itu, hingga hatinya makin berdegup tak karuan.

Rasa bahagia yang bertubi-tubi.

1
Alfia Amira
dag deg dag deg, yg baca iku dag deg , hehehehe
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
mety
wkwkwkwk hati hati ntar jatuh tuh mata yang baru aja di operasi 🤣🤣
mardiana sari
yg perkosa lili atasanya bukan sich yg atasanya dksh obat perasang trus dia pekorsa lili kynya aq pernah baca tp agak2 lupa
mardiana sari
aq ud baca semua thor
Susanti Susanti
Luar biasa
EKA Herlina
Aq ketawa trs baca nya
EKA Herlina
Lucu banget
EKA Herlina
Aq baca nyengir sendiri deh.... Bnr2 hidup cerita nya. Salut sm author nya
EKA Herlina
Senang banget baca nya
Sitywasitah Sity123
terlalu lebay qm klu memang celaka sudah takdirnya siapa yg mau celaka dan buta mbk tapi memang ini kehendak allah
Nur Aqilah
Luar biasa
Audah Fitriani
Padahal Rilly malah lebih parah. 🤣🤣
rara ayu
Luar biasa
Payung Rejo
very good
galaxi
ini juga udah
galaxi
udh kubaca,sean udah
galaxi
astaga thor....maapken daku ya yg pelupa ini...ampe aq berusaha mengingat siapa ryan ini,pas ajeng dikeluarin aq berusaha mengingat2 ealah...iya se....ryan kakak rilly yg dpt mantan gangster 😂😂😂cm aq g inget klu ryan pernah suka sama ajeng....soalnya aq baca koah ajengnya udh lama bgt.....
Nur Syamsi
orang sederhana ma selalu polos dan jujur
Nur Syamsi
akhirnya ngaku jga om Ryannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!