" Hiks... hiks...hiks.... Kenapa?.... Kenapa kalian jahat sama aku?....... huaa...... kalian jahat tidak punya hati, lebih baik aku pergi dari dunia yang penuh dengan orang orang yang munafik di sini. Hiks.... Hiks... " karla menagis dan berkata sambil sesegukan di dalam kamarnya, setelah mengatakan itu karla langsung mengambil pisau yang ada di meja sampul tempat tidurnya. Setelah mendapatkan pisau tersebut karlapun langsung menyayat tangannya hingga tangganya mengeluarkan darah yang begitu banyak hingga karlapun tak sadarkan diri di dalam kamarnya.
Apakah karla akan di temukan dan di selamatkan ?
Ataukah dia akan mati di dalam kamarnya tampa ada yang mengetahuinya?
Yuk kita cari tahu
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SORE KIM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 30
" Oh iya, jangan lupa dengan makan malamnya yah clara. Setelah ini kamu langsung saja mandi dan berdandan cantik, ok " kata ibu tika yang mengingatkan clara sebelum mereka masuk ke kamar mereka masing - masing.
Clara yang mendengar ocehan dari ibu tika pun hanya menganggukkan kepalanya dan langsung masuk ke dalam kamar.
...****************...
Malam pun tiba dan makan malam yang di jadwalkan di jam tuju malam itu akan segera tiba.
tok tok tok
" clara, apakah kamu sudah selesai bersiap? " tanya ibu tika yang tadi mengetuk pintu kamar clara.
tok tok tok
" clara, buka pintunya
tok tok tok
" clara.. " kata ibu tika yang terpotong karna mendengar suara pintu di buka.
cklek
" astaga bu, ini masi jam enam, kenapa ibu sudah seheboh ini? " tanya clara yang merasa terganggu dengan kehebohan yang dilakukan ibu tika.
" Astaga clara, kamu belum juga bersiap - siap? ini sudah jam berapa! ayo cepat kamu harus mandi dan dandan yang cantik, astaga apakah nanti akan keburu. Bagaimana kalau kita nanti telat dan menyinggung investor itu? " kata ibu tika yang kembali beb sambil mendorong clara masuk ke kamar masi yang ada di kamar clara.
" kalau ibu takut telat, bagaimana kalau ibu ke tempat pertemuan itu saja dulu. Nanti saya nyusul ibu dalam tuju menit kemudian. " kata clara yang memberikan saran kepada ibu tika.
" memangnya tidak apa - apa Yah? " tanya ibu tika yang ragu akan saran yang di berikan clara.
" iya bu, tidak apa - apa. Kan perjamuannya masi dua puluh menit lagi. " kata clara sambil melihat jam yang ada di dinding kamar hotelnya.
" baiklah ibu duluan, nanti kalau kamu sudah selesai langsung menuju ke restoran yang ada di lantai atas hotel ini dan sebutkan saja reservasi atas nama CEO RA KUSUMA GRUP. " kata ibu tika yang menjelaskan kepada clara dimana tempat perjamuan itu berlangsung.
" iya bu, lantai atas! di lantai berapa bu? " tanya clara yang tidak tau di lantai berapa restoran hotel itu berada.
" di lantai dua puluh sembilan " kata ibu tika yang memberitahukan clara letak pasti restoran yang ada di hotel itu
" siap bu, silahkan ibu duluan nati saya langsung menyusul ibu kalau saya sudah selesai " kata clara yang mengantar ibu tika keluar dari kamarnya dan ibu tika pun hanya menurut saja di antar ke depan kamar clara.
...****************...
sembilan menit berlalu dan clara sedang melangkah ke arah ruangan yang di tunjukkan kepadanya setelah bertanya dimana reservasi atas nama CEO RA KUSUMA GRUP.
cklek
tak tak tak
Baru beberapa langkah clara masuk ke ruangan itu clara sudah bisa melihat ibu tika yang berbicara dengan seorang laki - laki yang duduk agak jauh dari ibu tika yang menurut clara agak familiar menurutnya. Ibu tika dan laki - laki itupun menoleh ke arah pintu masuk saya mendengar siaran langkah kaki yang mendekat sehingga clara dan laki - laki itu saling tatap beberapa saat.
" kak raka? " kata clara saat melihat siapa laki - laki itu.
" hai clara, kita bertemu lagi " kata raka sambil menampilkan senyum penuh artinya.
" wah kalian saling kenal! Kebetulan sekali, ayo sini clara, ini pak raka yang menjadi investor di olimpiade yang sedang kamu ikuti. " kata ibu tika yang memberitahukan kepada clara.
" dan pak raka, ini anak didik saya yang mengikuti olimpiade yang kita cerita tadi " kata ibu tika yang memberitahukan ke pada raka.
" kami sudah saling kenal ko bu, dan ini pertemuan kedua kami. Iya kan clara " kata raka yang kembali tersenyum ke arah clara.
" iya bu kami saling kenal " kata clara yang merasa ada yang aneh dengan senyum yang raka berikan kepadanya.
" saya tidak menyangka kalau clara yang kami cerita tadi adalah kamu, oh iyah selamat yah karna kamu sudah lolos sampai ke tahap tiga ini. " kata raka yang mengulurkan tangannya kepada clara dan clara pun menerima uluran tangan itu hingga raka menarik tangan clara sampai clara terduduk di bangku dekat raka.
Akh
" Eh! " kaget ibu tika saat melihat apa yang di lakukan raka kepada clara sampai clara dan raka duduk berdampingan. Clara pun langsung menatap tajam ke arah raka yang tidak terima dengan perlakuan raka.
" duduk di samping saya, saya tidak terlalu suka duduk dengan orang asin " kata raka yang berbisik di dekat telinga clara.
" ha! orang asing katanya? terus gue apa? orang kita baru ketemu dua kali aja malah sudah merasa seperti sudah kenal lama " kata clara di dalam hatinya saat mendengar apa yang di katakan raka.