NovelToon NovelToon
Celia

Celia

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:861k
Nilai: 5
Nama Author: MeeGorjes

Sejak kecil Celia selalu dilimpahi cinta dalam keluarganya. Sehingga ia rasakan proteksi yang berlebihan dari ayah serta yang lainnya hingga ia sulit untuk menemukan pasangannya.

Pada akhirnya Celia jatuh cinta pada lelaki yang merupakan teman kecilnya. Karena jarak yang terpisah jauh dan hubungan masa lalu yang kompleks antara orangtuanya dan juga orang tua Collin menjadikan ia harus rela melakukan hubungan cinta itu secara diam-diam.

Apa yang terjadi jika ayahnya menentang hubungan itu dan menyediakan calon lain sebagai suaminya ?

Ini hanya cerita 2 manusia yang memperjuangkan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MeeGorjes, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Solusi

Selamat Membaca ♥️

“Kamu bereskan saja pria ini,” ucap Aksa kepada pemuda yang beberapa saat sebelumnya baru bersuara setelah melihat pertunjukan baku hantam antara Aksa dan Collin.

“Baik, Tuan Muda,” ujar pria itu mengangguk.

Aksa pun berlalu dari ruangan itu. Tak peduli dengan sisa kekacauan yang terjadi dalam ruangan yang cukup lebar untuk sebuah apartemen sewa. Tak ingin terlalu lama meluapkan amarah kepada pria yang tak melawan pukulannya, membuat Aksa sedikit merasa bersalah.

Rasa sayangnya kepada sang kakak, tak jauh berbeda dengan apa yang dirasakan oleh sang Daddy. Ralat, sifat posesif dua pria itu yang sama karena sudah lama aksa secara tak langsung ditugaskan untuk menjaga sang kakak yang membuat sang Daddy sangat khawatir.

Sementara itu, dua orang pria masih ada dalam satu ruangan yang mana wajahnya dipenuhi oleh bekas merah akibat hantaman seorang pemuda yang jauh lebih muda darinya.

Collin tak ingin membalas perbuatan adik kekasihnya karena sangat memahami pemuda itu yang sangat menyayangi sang kakak. Collin pun sangat menyayangi Celia. Meski sebuah kesalahpahaman fatal membuatnya babak belur karena dihajar dengan brutal.

“Aku masih berbaik hati dengan memberikanmu dua pilihan. Meninggalkan negara ini sesegera mungkin atau kau tak akan pernah bisa lagi memandang gadis itu meski hanya dalam sebuah gambar.”

Collin menatap pria yang usianya lebih tua beberapa tahun dibanding dirinya itu, berusaha mencerna maksud lelaki yang entah memiliki hubungan apa dengan keluarga kekasihnya.

“Apa maksudmu?” Tanya Collin.

“Pulanglah ke negara asalmu. Dan jangan pernah kembali. Karena Celia akan menikah denganku,” jawab pria itu penuh percaya diri.

“Kamu tahu? Tuan Fabian akan lebih setuju Nona Celia denganku daripada bersamamu. Dan mereka telah mempersiapkan Celia untukku,” imbuh pria itu jumawa.

Jantung Collin terasa seperti dihantam batu besar usai mendengar pernyataan pria itu. Apakah mungkin Celia memang telah dijodohkan dengan pria yang ada di hadapannya sehingga mereka begitu ketat menjaga Celia?

Tak mungkin!

Ini sudah zaman modern. Tidak mungkin seorang pengusaha seperti Fabian masih memiliki pola pikir kuno menjodohkan putrinya dengan orang lain. Tapi apa latar belakang pria itu? Apa dia memiliki latar belakang tak biasa?

“Aku masih berbaik hati padamu. Jangan sampai nyawamu hilang hanya karena keras kepalamu. Kalau kamu memang mencintai Celia, kamu pasti akan membiarkan dia bahagia dengan pilihan orangtuanya,” ujar tangan kanan Fabian itu memperingatkan.

Rian membalikkan badannya dan pergi hendak meninggalkan Collin yang sudah babak belur. Saat pria itu sampai di ambang pintu, dia menolehkan kepalanya.

“Jangan berpikir untuk mencari Celia lagi. Akan ada yang mengawalmu pergi ke bandara,” ucap pria itu seolah tahu pikiran Collin yang diam-diam ingin menemui Celia lagi.

Collin terkejut mendengar perkataan pria itu. Dia kini sadar kalau selama ini ternyata pria itu memantau dirinya. Tak heran kalau mereka bisa tahu kalau Collin tinggal di apartemen itu selama di Indonesia. Padahal keluarganya sendiri tak tahu pemuda itu tinggal selama di Indonesia.

Rian pun meninggalkan kamar Collin yang berantakan dengan beberapa noda merah di lantai ruangan. Dengan langkah gontai, pemuda itu mengikuti arah perginya Ryan yang bisa ia lihat tengah berbicara dengan dua orang pria di depan unit apartemennya.

***

“Apa yang telah terjadi, Bi?” tanya Renata kepada Fabian yang saat ini tengah duduk di ruang kerjanya.

Pria yang tak lagi muda itu memutuskan untuk tak berangkat ke kantor karena pikirannya tak bisa fokus memikirkan Celia. Pria itu juga sudah meminta asistennya untuk memundurkan semua jadwal pertemuan dengan klien selama dua hari.

“Aku menemukan putri kita di dalam kamar dengan Collin.” jawab Fabian seraya menarik nafasnya yang terasa berat.

Renata masih menyimak penuturan suaminya yang baru saja berbicara.

“Dan mereka, dalam kondisi ... Memalukan,” lanjut pria itu lirih.

“Tidak mungkin, Bi. Kamu pasti salah paham. Celia tak mungkin seperti itu. Kamu belum menanyakan apa yang terjadi pada Celia, bukan? Aku yakin itu hanya dugaanmu saja.” sahut Renata.

Renata masih membela putrinya. Putrinya bukan gadis yang seperti itu. Meskipun dia nekat, putrinya tak bodoh. Dan dia yakin kalau Collin bukan pria yang akan bertindak di luar norma. Mereka adalah orang yang memiliki pendidikan.

“Kita harus mendengar penuturan Celia dulu, Bi,” ujar Renata.

Tanpa menunggu lama, Renata bergegas menuju kamar anak gadisnya. Wanita itu mendekat ke arah putrinya yang saat ini sedang menangis dengan menenggelamkan wajahnya ke atas bantal empuk milik gadis itu.

“Celia ... Tak ada yang ingin kamu ceritakan kepada Mommy?” tanya wanita itu seraya mengusap surai putrinya.

Celia masih tak menjawab. Gadis itu takut Mommy-nya kecewa karena tindakannya semalam. Dia sendiri tak yakin dengan apa yang sebenarnya terjadi. Hanya saja dia merasa kalau Collin tak melakukan apa pun padanya meski pagi itu mereka dalam kondisi tak biasa.

“Apa Mommy percaya dengan Celia?” tanya gadis itu.

Renata menganggukkan kepalanya. Meski dadanya saat ini berdetak hebat menunggu pernyataan anak gadisnya, wanita itu dengan sabar menunggu putrinya kembali berbicara.

“Celia yakin Collin tak melakukan apa-apa padaku, Mom. Meski-“

“Meski apa?” tanya Renata mulai tak sabar.

“Meski Celia tak tahu apa selanjutnya yang terjadi malam itu sehingga saat bangun ... Pakaian Celia tertanggal,” ucap gadis itu menunduk.

Untuk pertama kalinya tangan mulus wanita paruh baya itu menyentuh pipi putrinya suara yang begitu nyaring, hingga meninggalkan bekas merah di pipinya.

Celia pun tak melawan. Terlebih sang Mommy saat ini tampak nyaris ambruk karena mendengar penuturan anak gadisnya.

“Ini akibatnya kamu selalu kabur dari rumah, Celia!”

Wanita itu kini mulai menangis. Dia merasa telah gagal mendidik putrinya. Dia pun menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi.

“Tidak bisakah Mommy menikahkan Celia saja?” lirih gadis itu.

Entah mengapa tiba-tiba terpikir sebuah ide agar orangtuanya menyetujui hubungan dengan kekasihnya. Gadis itu berpikir, mungkin dengan cara ini dia akan dipersatukan dengan pria yang dia sukai.

Bukankah itu hal bagus kalau mereka menikah? Bukankah akan lebih mudah dan masalah akan terselesaikan dengan sendirinya?

Sebuah suara terdengar menyela pembicaraan ibu dan anak itu. Dia menyuarakan rasa keberatannya atas ide gila putrinya yang lagi-lagi membuatnya kembali marah.

“Oh! Jadi kalian memang merencanakan semua ini?! Jangan harap kalian akan bisa bersama dengan cara seperti ini.”

“Lalu bagaimana nasib putri kita?” tanya Renata yang tak tahu lagi dengan jalan pikiran suaminya.

“Kita akan menutup rapat apa yang terjadi hari ini. Aku akan menjodohkan Celia dengan anak rekan bisnisku.

Celia membulatkan kedua matanya. Tak percaya dengan jalan pikiran seseorang yang merupakan cinta pertamanya sejak ia lahir.

“Apa Daddy pikir ada lelaki yang mau menerimaku?” isak gadis itu.

“Pasti ada!”

To be continued ♥️

Thanks for reading ♥️

mumpung Senin vote yuuu

kalau sogokkannya banyak up dobel lagi 🤣🤣🤣

1
This Is Me
Kaya nya yg harus ke psikiater tuh daddy Fabian deh
Mandha Bawell
seharusnya dari awal gini datang kerumah celia bicara sama ortunya bukan malah ajak celia ketemu diam" pada malam hari
Mandha Bawell
bukan nya deketin ortunya, ini malah ajak anaknya kluar malam" sebelum ketemu ortunya, udah salah langka duluan.
Puspitasari Tiara
yg judulnya terikat dusta
Melarusi Rusi
aaaaaa
This Is Me
Cerita dokter Jamie di novel yg judulnya apa ya?
aira aira
bagus
Katherina Ajawaila
bagus thour ceritanya. sukses dan semangat y
Katherina Ajawaila
Collin mau ngalahin mertua y
Katherina Ajawaila
Collin pasti langsung tanya dokter kandungan
Katherina Ajawaila
ngk diam juga Celia baru sekali keluar dr Indonesia loh
Katherina Ajawaila
itu mm sambung nya Colin y
Katherina Ajawaila
sakit Jiwa Rian
Katherina Ajawaila
mertua edan, masa begituan harus di cerita in. otak nya gesrek
Katherina Ajawaila
ribet Febian, kaya ngk pernah ngerasain, udh tua aja msh tetap minta jatah 🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
kuat juga y Collin tahan nya udh ada tempat buat salurin tapi tetap bertahan. hebat keren😜😜😜
Katherina Ajawaila
dady posesif amat. ribet
Katherina Ajawaila
bagus tapi banyak tegang nya thour, maaf y
Katherina Ajawaila
Renata jadi ibu juga plinplan. dulu aja udh punya kel msh aja nyosor sm dr Jimmi🤭🤭🤭
Katherina Ajawaila
Fabian dady apa, dulu aja mau ceraiin istri. udh tua tapi ngk tau tempat kasmaran di meja makan. apa pantes
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!