NovelToon NovelToon
Pewaris Dewa Pedang 2

Pewaris Dewa Pedang 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Perperangan / Action / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan pewaris dewa pedang

Jian Wuyou yang sedang melawan langit dan utusannya harus mengalami kegagalan total dalam melindungi peti mati istrinya.

Merasa marah dia mulai naik ke alam yang lebih tinggi yaitu langit, tempat di mana musuh-musuh yang mempermainkannya berada.

Tapi sayang dia kalah dan kembali ke masa lalu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Gema Memori di Balik Kesunyian

​Puncak Pegunungan Kristal yang tadinya menjadi medan perang kini berubah menjadi tempat penyembuhan yang sunyi. Di dalam paviliun utama, aroma obat-obatan herbal yang pahit bercampur dengan wangi dupa penenang jiwa. Jian Wuyou terbaring tak berdaya di atas ranjang giok, tubuhnya terbungkus perban putih yang sesekali masih merembeskan darah emas akibat luka dari Hukum Langit.

​Mei Lian bergerak dengan cekatan, mengganti kompres di dahi tuannya. Tangannya gemetar sedikit; ia tahu bahwa meskipun Jian Wuyou telah mencapai Tahap Menengah Domain Kehendak, harga yang dibayar adalah kerusakan meridian yang parah.

​Di sudut ruangan, Jian An dan Jian Han bermain dengan tenang. Jian Han, yang tampak lebih dewasa setelah kejadian serangan itu, dengan sabar menyusun balok kayu untuk adiknya. Sesekali Jian An merangkak menuju tempat tidur ayahnya, menatap wajah pucat Jian Wuyou dengan mata bulatnya yang polos, seolah sedang menyalurkan kekuatan kecilnya agar sang ayah segera bangun.

​Li Hua duduk di sisi tempat tidur, memegang tangan Jian Wuyou yang dingin. Sejak pertempuran itu, ia tidak pernah meninggalkan ruangan ini. Setiap kali ia menyentuh kulit Jian Wuyou, kilasan-kilasan gambar mulai menghantam kepalanya seperti ombak yang tak terbendung.

​Kilas balik: Seorang pemuda dengan satu tangan tersenyum padanya di bawah pohon bambu...

Kilas balik: Tangisan bayi di tengah hujan deras...

Kilas balik: Suara berat yang membisikkan janji untuk melawan langit demi dirinya...

​"Ugh..." Li Hua memegangi kepalanya, rintihan kecil keluar dari bibirnya.

​"Nona Li Hua, Anda harus istirahat," ucap Mei Lian lembut sambil meletakkan nampan berisi teh herbal. "Tuan Wuyou sudah melewati masa kritisnya. Sekarang tinggal menunggu jiwanya kembali dari alam meditasi."

​Li Hua menatap Mei Lian dengan mata yang mulai berkaca-kaca. "Mei Lian... katakan padaku. Pria ini... kenapa setiap kali aku melihat lukanya, dadaku terasa seperti dicabik-cabik? Kenapa aku merasa sangat bersalah setiap kali dia menatapku dengan mata sedih itu?"

​Mei Lian terdiam sejenak, lalu menarik napas panjang. "Karena dia adalah duniamu, Nona. Dan kau adalah alasan dia masih bernapas hingga saat ini."

​Di dalam alam bawah sadarnya, Jian Wuyou berada di sebuah ruang hampa yang gelap. Namun, perlahan-lahan, ruang itu terisi oleh cahaya hangat. Ia melihat sosok Li Hua di masa lalu, Li Hua di Desa Bambu, dan Li Hua yang saat ini. Semuanya menyatu menjadi satu entitas.

​"Wuyou..." suara itu memanggilnya.

​Bukan suara Li Hua yang dingin sebagai orang asing, melainkan suara Li Hua istrinya—penuh dengan cinta dan kehangatan.

​Di dunia nyata, air mata mengalir dari mata Jian Wuyou yang terpejam. Melihat itu, pertahanan mental Li Hua runtuh sepenuhnya. Ia mendekap tangan Jian Wuyou ke pipinya, menangis tersedu-sedu.

​"Wuyou... maafkan aku... maafkan aku karena melupakanmu." isak Li Hua.

​Seketika, sebuah segel tak kasat mata di dalam jiwa Li Hua retak. Paradoks waktu yang mengunci ingatannya mulai kalah oleh kekuatan cinta yang murni. Ingatan tentang pernikahan mereka, kelahiran Jian An, hingga momen mengerikan saat ia menjadi jasad di dalam peti mati, semuanya kembali membanjiri benaknya.

​"Suamiku..." bisik Li Hua di telinga Jian Wuyou.

​Tangan Jian Wuyou yang tadinya kaku perlahan bergerak. Jari-jarinya membalas genggaman tangan Li Hua dengan sisa tenaga yang ada. Kelopak matanya bergetar, dan perlahan, mata hitam pekat itu terbuka, menatap langsung ke dalam mata Li Hua yang sembab.

​Jian Wuyou tidak berbicara, namun tatapannya bertanya: 'Apakah kau sudah kembali?'

​Li Hua mengangguk cepat sambil tersenyum di tengah tangisnya. Ia mencium kening Jian Wuyou dengan penuh kerinduan. "Aku sudah ingat semuanya, Wuyou. Jangan tinggalkan aku lagi... jangan pernah bertarung sendirian lagi."

​Jian An, yang menyadari ayahnya bangun, merangkak naik ke atas ranjang dan menepuk-nepuk dada Jian Wuyou dengan riang. Jian Han ikut mendekat, memegang tangan ibunya dan ayahnya secara bersamaan.

​Di paviliun kecil di atas gunung yang dingin itu, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, sebuah keluarga yang sempat dihancurkan oleh waktu kini kembali utuh. Namun, Jian Wuyou tahu, dengan kembalinya ingatannya dan kenaikan ranahnya, tantangan dari langit yang lebih tinggi akan jauh lebih mengerikan.

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Benar memperbaiki Pintu yang didobrak Ibunya
Nanik S
Kaisar Keabadian untuk Negri para orang Buangan
Nanik S
Siapapun akan memilih Anak Istri itu salah satu kelemahanya
Nanik S
Joooooost Woyou
Nanik S
Undangan berdarah
Nanik S
Woyou... melatih Anak anaknya dengan keras agar bisa melindungi diri sendriri
Nanik S
kenapa Jian An mesti jadi Target mereka...
Nanik S
Lanjut
Nanik S
Jian An.. Jian Han jadilah kuat seperti Ayahmu
Nanik S
Jian Woyou benar benar keras terhadap anaknya agar manjadi pendekar hebat
Nanik S
Cerita keluarga yang Bagus
Nanik S
Cuuuuuuss
Nanik S
Lanjutkan 👍👍👍
Nanik S
Dewa banyak yang jahat juha
Nanik S
Anak anak yang marah krn melihat Ayahnya teraniaya
Nanik S
Kedua Anak Jian Woyou benar2 Hebat
Agen One: /Hug/
total 1 replies
Nanik S
kenapa mereka menginginkan Jian An.... ada apa dg Anak kecil
love
semangat thor👍👍👍👍👍
Nanik S
Li Hua... bawa Kedua Jian pergi dari dimensi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!