Update setiap hari pukul 13.00 WIB.
Kisah seorang pemuda yang berasal dari daerah terpencil di kota Xin An yang di besarkan oleh pria tua yang dahulunya di kenal sebagai Raja Dewa Mabuk di seluruh dunia persilatan.
Pemuda ini bernama Zhang Xiao Long.
Di suatu hari Xiao Long di tugaskan oleh Gurunya untuk temukan 3 buah pusaka dunia persilatan yang pernah ada di dunia persilatan dan hilang.
Bagaimana kisahnya ? Yuk kita ikuti kisah Zhang Xiao Long di novel silat terbaruku.
Jika suka tolong like, fav, komen, rate 5 dan share..
Terimakasih 🙂😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hutan Bunga Shen Kuning 2.
" Gadis liar yang tak tahu diri ! Ku habisi kauu..! " Hardik seorang yang melayang turun ke tengah pertarungan yang di mana seorang gadis remaja berpakaian merah menghadapi enam anggota Sekte Tengkorak Perak Hitam yang menyerbu dengan serentak untuk balas dendam atas tewasnya salah satu teman mereka di tangan gadis remaja yang du juluki Dewi Baju Merah di seluruh dunia persilatan.
Syuttt...!
Plakk..!
Des...!
Pria yang baru datang itu bernama Lu Hao yang ingin menyerang gadis baju merah yang di nilai nya sangat keji itu merasa kaget sekali karena serangannya itu telah di sambut oleh telapak tangan seorang pemuda remaja berpakaian serba putih dengan garis kebiruan dan ikat pinggang warna biru muda.
" Bocah ! Siapakah kau berani ikut mencampuri urusan kami ?! " Hardik Lu Hao menatap tajam pada pemuda tampan yang berdiri tegap di sisi kanan gadis baju merah yang segera tersenyum manis kepada pemuda tampan itu.
" Kakak Shiang..! Rupanya kamu yang telah tiba di hutan bunga Shen kuning untuk membantuku dalam misi ku di dunia persilatan ?" Seru gadis baju merah yang berbinar-binar mengenali si pemuda tampan yang turun tangan untuk tolong dia dari seorang musuh yang cukup lihai.
" Adik Dewi..! Ya, Aku tidak bisa untuk berpangku tangan dan diam di rumah tanpa membantu mu yang sangat aku resahkan setiap saat tentang keselamatan mu di dunia persilatan..! " Jawab Li Yun Shiang pemuda tampan berpakaian putih dengan senyum menawan kepada Dewi Baju Merah.
"Wah, terimakasih banyak atas kemurahan hati mu , Kakak Shiang..! " Kata Dewi Baju Merah yang terlihat biasa -biasa saja dengan sikap dan ucapan manis dari Li Yun Shiang yang terlihat jelas sekali oleh Zhang Xiao Long yang duduk anteng di dahan pohon yang daunnya rimbun.
Lu Hao dan enam anggota Sekte Tengkorak Perak Hitam terkejut sekali mendengar gadis baju merah memanggil pemuda tampan baju putih dengan panggilan Kakak Shiang yang amat di ketahui oleh mereka kalau pemuda yang ada di hadapan mereka adalah seorang Pangeran Makhota dari Kekaisaran Li di Ibukota.
Maka, mereka tanpa perlu banyak cakap lagi kini telah berkelebat cepat untuk kabur dari Sang Pangeran Makhota Kekaisaran Li yang di juluki sebagai Pendekar Naga Putih atau Pangeran Bunga Cinta di kalangan para kaum hawa di dunia persilatan karena ketampanan yang luar biasa dan juga kekuasaannya yang besar.
" Kakak Shiang..! Lihatlah mereka telah kabur dari kita..! " Kata Dewi Baju Merah yang amat gemas sekali melihat Kakak Shiang nya itu tetap berdiri tegap di tempat tanpa mempedulikan lagi para musuh itu mereka yang telah kabur dari mereka.
" Adik Dewi biarkanlah mereka kabur karena itu tandanya mereka sudah menyatakan takut pada mu yang lihai sekali..! " Kata Li Yun Shiang yang tiada pernah berkedip menatap kecantikan Sang Dewi Baju Merah yang begitu luar biasa sekali memikat hatinya.
" Emm..Payah sekali kau..! " Gerutu Dewi Baju Merah yang merasa tak suka dengan sifat yang suka memberi ampunan kepada musuh dari Li Yun Shiang.
Li Yun Shiang tersenyum lebar untuk memikat Dewi Baju Putih yang berbelok ke arah Kakek Ji yang tergeletak dalam keadan terluka parah di bahu dan perutnya itu. Dewi Baju Merah telah berjongkok dengan sikap ramah sekali kepada Kakek Ji yang sudah terlihat lemah sekali di tanah.
" Kakek Ji..Aku akan berusaha keras untuk Aku bisa mengobati luka -luka mu ini..! Kau diamlah dan biarkanlah ilmu tenaga dalam ku masuk ke dalam tubuhmu..! " Kata Dewi Baju Merah yang sudah menaruh kedua telapak tangannya di bahu dan perut Kakek Ji lalu berkonsentrasi agar ilmu sinkang nya dapat di salurkan untuk gadis ini dapat mengobati luka -luka pada diri Kakek Ji.
" Ummm, sungguh seorang gadis yang berbudi luhur tinggi , Dewi Baju Merah itu..! " Pikir Zhang Xiao Long yang diam -diam memperhatikan sifat dan sikap Dewi Baju Merah terhadap Kakek tua renta yang terluka parah pada bahu dan perut akibat pertarungan tak seimbang melawan para anggota Sekte Tengkorak Perak Hitam.
Li Yun Shiang ikut berjongkok di samping Dewi Baju Merah dengan tatapan matanya terfokus pada wajah jelita Dewi Baju Merah yang fokus pada pengobatan untuk bahu dan perut Kakek Ji yang malang itu.
Selagi, suasana telah hening dan sunyi di hutan bunga Shen kuning tiba -tiba terdengar suara pekikan halus dari dua orang gadis remaja yang bertarung sengit sambil bergerak maju ke arah Li Yun Shiang dan Dewi Baju Merah yang sedang mengobati bahu dan perut Kakek Ji.
" Hyaaat..! Bocah gila ku habisi kauu..! " Seru Rong Rong yang memukul Li Hong Xiu dengan ilmu telapak bumi gunung Xian ke arah dada Li Hong Xiu.
" Huh..Jangan bermimpi kamu bisa menghabisi ku..Gadis sinting..! " Maki Li Hong Xiu yang tak mau kalah menyerang dengan ilmu pukulan yang mengandung racun hitam ke pinggang Rong Rong.
Plakk..!
Plakk..!
Dess..!
Kedua nya terpelanting ke samping dan jatuh bergulingan di tanah ketika serangan mereka ke lawan mereka masing -masing membentur atau menabrak sesuatu yang keras dan padat sekali yang tahu -tahu muncul di tengah mereka.
" Ahh..! Darimana ada batu sebesar ini di sisi ku dan gadis sombong itu ?! " Seru Li Hong Xiu yang segera berdiri kembali untuk menghadapi batu besar yang di berdiri tegak di antara dirinya dan Rong Rong.
" Uggh..! Monter beruang kutub ada di sini..!" Jerit Rong Rong yang berlari ketakutan itu cepat pergi ke arah desa gunung Shen dengan sangat cepat sekali.
Brrr...!
" Mmm..Berisik sekali kalian berdua selalu saja mengganggu ketenanganku dimana -mana...! " Suara marah dari atas pohon bunga Shen kuning yang paling rimbun dan mengejutkan Li Hong Xiu, Li Yun Shiang dan Dewi Baju Merah yang kini telah selesai mengobati bahu dan perut Kakek Ji yang terluka.
" Eh..Ada hantu kah di hutan bunga Shen kuning ini..? " Tanya Li Hong Xiu dengan wajah pucat kepada Li Yun Shiang, Dewi Baju Merah dan Si Kakek Ji yang kini sudah sembuh luka pada bahu dan perutnya itu.
" Entahlah..! " Jawab ketiga nya serempak sekali kepada Li Hong Xiu yang segera lari dari hutan bunga Shen kuning tanpa banyak bicara lagi ke arah lain.
Brrr..!
" Aneh -aneh saja gadis -gadis kecil zaman masa sekarang ini..! Ckckck..!" Kata Kakek Ji yang jari tangan mengelus -elus janggut putihnya yang rimbun di dagu halusnya.
" Ya, di mana -mana gadis muda semakin cantik semakin aneh tingkah dan sifatnya termasuk si gadis di sebelahku ini..!" Timpal Li Yun Shiang yang jarinya mengarah ke Dewi Baju Merah yang tadi berdiri di sebelahnya tetapi ternyata gadis baju merah telah lenyap dari sampingnya tanpa sepengetahuannya.
" Itu karena kau tak pernah bisa memahami tujuh sifat aneh dari kaum wanita di mulai dari usia bayi sekalipun..!" Kata Kakek Ji yang menepuk bahu Li Yun Shiang untuk menyadarkan pemuda itu tak perlu mencari Dewi Baju Merah lagi yang tak ada perasaan tertarik sedikit pun kepada Li Yun Shiang.
Bersambung..!