sinopsis :
Mendadak Nisa harus Menikah menggantikan posisi kakak'Nya yang membatalkan pernikahannya seminggu sebelum hari pernikahan,
Akankah pernikahan Nisa berjalan lancar"..?
akankah kakak'Nya menyesali keputusannya"..?
ikuti Terus Novel "Menikahi Calon Suami kakak'ku" untuk mengetahui cerita selengkapnya 🤗❤️
🖋️ Noor Hidayati 💫
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noor Hidayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan Suraya
Malam hari.
Rudi dan Nisa yang menginap di rumah ibu sedang menidurkan Hafizah,
Rudi mengusap kepala Hafizah sambil membacakan shalawat dan Do'a untuk Hafizah.
Diantara Do'a yang di bacakan oleh Rudi adalah :
عِنْدَ ذِي الْعَرْشِ مَكِينٍ
(Dzii quwwatin 'inda dzil 'arsyi makiin)
Artinya: "Yang mempunyai kekuatan lagi (pula) mempunyai kedudukan di sisi Pemilik 'Arsy." (QS. At- Takwir: ayat 20)
Do'a ini rutin Rudi bacakan agar Hafizah tidur dengan nyenyak dan tidak rewel di malam hari.
Dan setelah cukup lama Hafizah pun tertidur dengan sangat nyenyak
Rudi pun mendekati Nisa yang baru saja mau berdiri, Rudi langsung melingkarkan tangannya di pinggang Nisa.
"Mas," Nisa menepuk bahu Rudi karena Rudi langsung menarik pinggangnya ke dekapannya.
"Mas pingin" Rudi mencium bawah telinga Nisa hingga membuat Nisa menggeliat geli.
Tanpa mengatakan apapun Rudi langsung menggendong tubuh Nisa ke sisi tempat tidur Hafizah.
"Nanti Hafizah bangun," lirih Nisa.
"Kita pelan-pelan saja, lagian di rumahmu tidak ada kamar lain," ucap Rudi.
"Ya aku tau rumahku kecil," ucap Nisa mengerucutkan bibirnya.
"Dan itu bukan masalah besar untuk Mas," Rudi langsung mengecup bibir Nisa.
Nisa pun tersenyum dan membalas ciuman Rudi.
Karena tidak ingin menggangu tidur Hafizah mereka dengan sangat berhati-hati saat melakukan pemanasan,
Cukup lama mereka saling membalas cium di area sensitif mereka, akhirnya merekapun menyelesaikan hasratnnya.
***
Pagi Hari.
Suraya dan Bagas telah sampai dirumah.
Semua berkumpul menyambut kedatangannya.
Suraya langsung berlari mengambil Hafizah dari tangan Nisa, Suraya menciumnya bertubi-tubi, meluapkan kerinduannya yang terpendam selama ini, Hafizah yang tidak terbiasa dengan Suraya terus merengek mengulurkan kedua tangannya ke Nisa.
"Eh ini ibu sayang, ini ibu," ucap Suraya menjauhkan Hafizah dari Nisa.
"Mama.. mama..." rengek Hafizah.
"Hallo Hafizah sana Abi yuk," ucap Bagas mengulurkan tangannya.
"Hafizah langsung menangis tidak mau di gendongan oleh Bagas.
"Hafizah hanya belum terbiasa dengan kalian, tapi percayalah lama-lama Hafizah juga akan mau sama kalian," ucap Nisa sambil mengambil Hafizah dari tangan Suraya.
Suraya tersenyum masam.
Mereka semua duduk berkumpul di ruang tamu.
Cukup lama mereka masih terdiam dengan fikirannya masing-masing.
"Ee.. begini," Bagas membuka pembicaraan.
"Pertama saya ingin meminta maaf pada ibu, pada Suraya dan seluruh anggota keluarga, maafkan atas semua kesalahan yang pernah saya lakukan, saya benar-benar minta maaf dari lubuk hati yang paling dalam, saya harap ibu dan keluarga berkenan memaafkan saya," Bagas menjeda ucapannya.
"Dan yang kedua maksud saya kemari adalah saya ingin bertanggung jawab atas Suraya dan Hafizah, izinkan saya menikahi Suraya, izinkan saya merawat Hafizah, berikan saya kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan yang pernah saya lakukan," ucap Bagas menundukkan kepalanya.
"Ibu serahkan semua pada Suraya, Suraya yang akan menjalani hidupnya, terserah dia ingin hidup bersamamu atau tidak," ucap ibu datar.
"Suraya?" Bagas menunggu jawaban Suraya.
"Jika Mbak Suraya belum merasa yakin, lakukanlah shalat istikharah, minta Petunjuk-Nya," celah Rudi.
"Aku akan menunggu jika memang benar begitu adanya," ucap Bagas.
"Tidak perlu, aku sudah memikirkannya, dan aku setuju menikah denganmu," ucap Suraya mantap.
"Apa kamu yakin?" tanya ibu.
"Ya," ucap Suraya singkat.
"Ingatlah Suraya, seenak-enaknya kamu menjadi istri kedua, pasti lebih enak jadi istri satu-satunya," ucap ibu melirik Bagas.
Bagas pun menundukan kepalanya mendengar ucapan ibu.
"Itu tidak masalah ibu, karena hingga saat ini cintaku masih tidak berkurang untuknya, aku ingin hidup bersamanya meskipun hanya setahun, sebulan, seminggu bahkan sehari pun aku rela,"
Bagas menatap haru Suraya, Bagas tidak menyangka Suraya begitu mencintainya meskipun ia telah meninggalkannya dan membuatnya menderita.
"Terimakasih Suraya, sekali lagi maafkan aku,"
Suraya menganggukkan kepalanya.
"Baiklah segerakan saja pernikahannya, karena Rani juga lima bulan lagi akan menikah." ucap ibu.
"Benarkah? selamat untukmu Vina," ucap Suraya berlari memeluk Rani yang sedari tadi berdiri di tak jauh dari mereka.
"Selamat juga untukmu kak," ucap Rani tersenyum.
"Baiklah, ibu lakukan saja persiapannya, saya akan mempersiapkan syarat-syarat yang diperlukan," ucap Bagas.
Perbincangan pun berakhir,
Bagas meminta izin untuk pulang.
*****
Seminggu kemudian pernikahan Suraya pun berlangsung.
Pernikahan ini pun dihadiri oleh Irfan dan Rani yang menunda keberangkatan karena ingin menyaksikan Suraya menikah.
Sedangkan Bagas hanya membawa tiga anggota keluarganya untuk menjadikannya saksi pernikahannya, di antara orang yang Bagas bawa adalah kedua kakak laki-lakinya, dan satu pamannya.
Meskipun pernikahannya di lakukan secara sederhana namun akad nikah Suraya dan Bagas berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun.
Kini Suraya telah Sah menjadi istri Bagas, meskipun Suraya dijadikan istri kedua dan tanpa sepengetahuan istri pertama Bagas, itu tidak mengurangi rasa bahagia Suraya karena telah menikah dengan laki-laki pujaannya.
Tiba saatnya untuk Suraya berpamitan kepada keluarganya.
Sesuai adat pengantin wanita akan diboyong kerumah pengantin Pria di hari pernikahannya.
"Kak Suraya nikmatilah malam pengantinmu, besok kakak baru bawa Hafizah bersama kalian," ucap Nisa tertawa.
"Baiklah, sampai jumpa sayang," Suraya mencium gemas pipi Hafizah.
Bagas dan Suraya pun Pergi meninggalkan rumah ibu.
Bersambung....
_________________________________________________
Buat yang bilang cerita ini gak nyambung sama judul, coba pikir "apa sinetron samudra cinta hanya menceritakan samudra dan cinta? Apa sinetron ikatan cinta hanya menceritakan peran utamanya?" Menurut saya semua novel semua sinetron tidak hanya bercerita tentang dua tokoh utama, tokoh utama kan mempunyai keluarga musuh dan figuran lainnya,
Sekarang gini, masalah Suraya belum selesai, masa saya suruh gantungin? Suruh ilangin begitu saja?" Please deh kalau komen yang bijak jangan bikin Author males untuk lanjutin ceritanya.
itu adus apa namah?