NovelToon NovelToon
Pelabuhan Cinta Zalina

Pelabuhan Cinta Zalina

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Contest / Patahhati / Romansa Modern / Romansa-Tata susila / Tamat
Popularitas:70.7k
Nilai: 5
Nama Author: Fitria Susanti Harahap

Zalina dan Riki sama-sama saling mencintai, mereka menyembunyikan dalam diam hingga waktu yang tepat. Ketika akan meminta izin untuk menikah, tiba-tiba Zalina mengetahui sebuah rahasia bahwa ia dan Riki adalah saudara sepersusuan sehingga haram untuk menikah. Dengan berat hati ia melepas cinta pertamanya.

Sementara Riki tak mudah menerima kenyataan itu, ia terus menteror Zalina. Menuduh hanya mempermainkan perasaannya hingga diminta membuktikan dengan kawin lari.

Zalina tetap teguh. Tak ingin menentang Sang Pemilik kehidupan ini. Berbagai cara ia lakukan agar bisa lepas dari Riki, termasuk membuka hati untuk lelaki lain.

Memang tak mudah menemukan pelabuhan hati meski Zalina punya banyak pengagum. Berbagai hambatan ia temui. Lalu pada siapakah hatinya akhirnya berlabuh?

(Dear pembaca, semoga ada hikmah dari cerita ini yang bisa diambil. Jangan lupa like dan komen yaa :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria Susanti Harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Dibantu Sharim

Aku tak tahu harus berkata apa lagi untuk menghalangi kedatangan Sharim sebab ia sudah memaksakan untuk menemaniku ke kosan. Ia ingin membantuku menyelesaikan masalah dengan anak-anak kosan agar aku tak jadi bahan gunjingan lagi. Padahal aku sudah menolak mati-matian agar tak menimbulkan pertengkaran meski aku belum tahu betul seperti apa watak Sharim.

"Ayo turun. Kenapa diam saja?" tanyanya, saat kami sudah berada di depan kosan.

Aku masih tak bergeming. Duduk diam di bangku mobil BMW Sharim. Bagaimana aku berani menampakkan diri kalau di teras kosan ada beberapa orang Anak-anak yang biasa membicarakanku. Bisa-bisa mereka tambah menjadi-jadi jika melihat Sharim. Entah gosip apalagi yang akan mereka bicarakan.

"Bisa putar balik, nggak? Nanti aku turun agak ke sana sedikit." pintaku, dengan raut wajah memelas.

"Lho, kenapa?"

"Itu ... yang sedang duduk di teras itu adalah anak-anak yang suka membicarakan aku. Kalau aku turun sekarang, bisa-bisa mereka membuat cerita baru, apalagi tahu kalau aku di antar orang lain." Kataku.

"O, itu mereka yang kamu ceritakan itu. Baguslah kalau mereka semua ngumpul di sana. Semoga saja lengkap semua. Tujuan saya ke sini kan memang untuk bicara pada mereka." ungkap Sharim.

"Tapi ...."

Sharim tak mendengarkan aku lagi. Ia turun duluan, berjalan memutar, lalu membukakan pintu mobil untukku.

Sejak awal mobil memasuki halaman kosan, sudah menjadi perhatian anak-anak sebab belum pernah ada mobil mewah masuk ke sini. Ditambah, apa yang dilakukan Sharim mengundang perhatian anak-anak yang sedang duduk-duduk di sana.

"Zalina!" panggil seseorang. Sambil menyongsong kedatanganku.

Ughhh, aku hanya bisa merujuk. Kenapa di sana ada Alisya dan pak Arya juga? Kini semua orang yang sedang berkumpul sambil menikmati martabak beralih menatapku. Tatapan-tatapan yang penuh tanda tanya. Mereka pasti ingin tahu lebih banyak lagi tentang sosok Sharim. Bahkan sempat ku dengar mereka memuji Sharim yang rupawan.

"Wah, Zalina pulang sama siapa tu? Pacarnya ya?" tanya Alisya, ia bersikap sok akrab.

"Bukan." jawab Sharim.

Jawaban itu membuatku menunduk sedih. Sementara Alisya terlihat jelas menampakkan senyum penuh kemenangan. Ya, pastilah, ia senang.

"Tapi saya calon suaminya Zalina!" tegas Sharim, sehingga membuatku refleks mengangkat wajah. Menatap Sharim penuh tanda tanya. Aku tahu ia ingin membantuku, tapi tak perlu juga membuat pengakuan berlebihan seperti itu. Bagaimana kalau orang-orang tahu kenyataannya. Lagipula aku ini siapa, bagaimana bisa berharap di persunting oleh lelaki sebaik Sharim. Ahhh, dalam segala hal kami sangat berbeda.

"Oh," jawab Alisya.

"Wah ada Sharim dan Zalina!" tiba-tiba Ayu muncul dari dalam kosan. Sebenarnya aku sudah menghubunginya sejak satu jam lalu. Saat kami akan meluncur dari rumah sakit. Aku mempertanyakan kondisi di kosan, apakah ramai atau tidak untuk menghindari niat Sharim memberi pelajaran kepada anak-anak kosan. Tapi Ayu hanya mengatakan semuanya aman. Makanya aku kaget saat melihat kenyataannya berbanding terbalik. "Duh Sharim, tumben bisa anter Zalina. Memang nggak sibuk?"

"Kebetulan lagi kosong, Yu." Jawab Sharim.

"Hem, mahasiswa jurusan apa?" Tanya pak Arya.

"Sharim ini sudah lulus, pak. Dia ini pengusaha sukses yang sekarang juga lagi koas. Mungkin bapak tahu Caniago grup? Itu lho, yang membawahi rumah sakit, universitas kesehatan dan juga mall bintang. Itu semua punya keluarga Sharim. Nggak mungkin bapak nggak tahu. Tapi usaha Sharim sendiri baru hotel bintang dan rumah sakit bintang karena ia masih fokus koas. iya kan Rim?" tanya Ayu dengan penuh semangat.

Sharim hanya tersenyum. Sementara yang lain langsung melongo. Tak menyangka kalau akhirnya mereka berhadapan dengan orang paling kaya di Sumatera Barat. Tapi sayangnya mereka berada di pihak musuh, jadi tidak bisa ingin berkenalan lebih jauh lagi.

"Kamu sudah lama kenal Zalina?" tanya pak Arya. Ia tampak mengalihkan pembicaraan. Mungkin karena menyadari bahwa rivalnya adalah orang yang levelnya jauh di atas.

"Ada urusan apa dengan anda?" Sharim balik bertanya.

"Hehehe, jangan berpikiran macam-macam dulu. Saya hanya ingin memastikan bahwa Anda tak salah pilih calon istri. Apalagi dengan latar belakang sosial anda yang pastinya membuat perempuan tergila-gila. Iya, kan? Jangan sampai anda hanya dijadikan sebagai pelarian. Saya yakin kalian baru berproses. Belum sampai satu bulanan, kan? Jadi saran saya, jangan terlalu cepat yakin supaya tidak kecewa nantinya!" ungkap pak Arya.

"Maksudnya?" tanya Sharim lagi.

"Rim, ini pak Arya, mantan dosen pembimbing Zalina. Yang dulu itu gagal menjadi calon suami Zalina." Ayu membantu menjelaskan.

"Oh. Pantas. Satu bulanan memutuskan menjadi calon suami rasanya lebih lama ketimbang satu pekan tahu-tahunya menikah dengan perempuan lain padahal sudah berjanji mau melamar. Bukan begitu?" tanya Sharim. "Tapi saya bersyukur, keputusan anda meninggalkan Zalina adalah keberkahan untuk saya sehingga saya bisa dengan sigap masuk menjadi penggantinya. Kebetulan lagi, sudah lama saya menginginkan Zalina sebagai calon istri. Tapi karena saya ingin menjadi yang terbaik makanya saya selesaikan pendidikan terlebih dahulu."

Skak mat. Pak Arya menggertakkan giginya. Ia menunjukkan sikap tidak tenang. Tampak betul raut wajahnya kesal. Dengan penuh emosi ia meninggalkan kosan kami, tentu saja setelah mengabaikan panggilan istrinya, Alisya.

Sementara itu, aku dan Ayu tersenyum. Entah kenapa kami benar-benar merasa puas dengan pukulan telak yang diberikan Sharim.

"Nggak ada yang salah kan menikah setelah sepekan saling kenal?" tanya Alisya yang mencoba tetap tenang meski sebenarnya ia juga kesal.

"Ya, benar. Nggak ada yang salah Sya. Bahkan meski kalian menyebut persiapannya begitu cepat padahal hotel tempat kamu resepsi itu paling cepat dipesan minimal dua pekan. Jadi bisa kalian semua simpulkan siapa yang merebut siapa? Iya, kan?" ungkap Ayu dengan santai.

Alisya langsung memerah. Ia tampak marah, sempat mencak-mencak sebelum akhirnya meninggalkan kosan.

"Na, maafkan kami ya. Sudah menuduh kamu yang bukan-bukan. Padahal kamu nggak melakukan kesalahan apapun. Kami dibutakan oleh kata-kata Alisya. Karena geram dengah yang namanya tukang rebut suami orang, akhirnya kami melampiaskannya padamu. Maafkan kami ya Na!"

"Iya Na. Maafkan kami ya. Kami baru tahu kenyataannya kalau ternyata Alisya lah yang merebut pak Arya dari kamu. Tega sekali ia membalikkan cerita sehingga kamu yang jadi tertuduhnya."

"Harusnya sejak awal kami sadar kalau kamu nggak mungkin melakukan hal sehina itu. Kamu kan selalu menjaga pergaulan. Maafkan kami ya, Na."

Satu-persatu Anak-anak kosan menyalamiku, memohon maaf atas tuduhan yang mereka bicarakan kemarin-kemarin.

"Jangan lupa, jelaskan lagi sama siapa saja yang sudah kalian ajak bergosip tentang Zalina. Katakan dengan jujur siapa yang merebut siapa agar yang tidak bersalah malah terdzolimi. Kalian bertanggung jawab untuk meluruskan semuanya. Ngerti!" Ayu menegaskan.

1
Baiti Rahmatika
ok
YAN'ER
widih satu malam aku habis membaca nya keren novelnya g berbelit trs alur nya cepat gk bosan .
tetap semangat dan jaga kesehatan Thor .
semoga yang semua baca ini di jauhkan dari namanya iri dengki Aamiin .
hiks terharu aku semoga calon imam masa depan ku seperti sharim yah Thor hehehheheh .
Narsiyah Arsy
bagus ceritanya
puas saya bacanya
🌹Dina Yomaliana🌹
semoga Zalina, Puti dan Ayu bahagia selalu🥰🥰🥰🥰 semangat terus kak👍👍👍👍 salam dari negeri Minang🙏
🌹Dina Yomaliana🌹
minta dicolok tuh mata Puti🙄🙄🙄
🌹Dina Yomaliana🌹
ihh semakin gila aja tuh si Puti😤😤😤
Lia Harahap
yah, udh tamat aja.

padahal masih banyak yg belum selesau dari cerita2 sebelumnya.
Suri Hadassa: Permisi...
Mau promo karyaku "Buka Hati"
Kalau berkenan mampir ya 😊🙏
total 1 replies
Dewi Tjahjadi
kok pendek episodenya thor ..
StrawCakes🍰
wah sudah tamat 💖💖💖 selamat thor ditunggu karya terbarunya
Eny Suriyani Lestari
alhamdulillah,keputusa yang tepat salim👍
Yun Winarti
gemes liat sikap uni puti ...mengapa uni puti g bisa menerima takdirx
Anissa Magfirah
yg salah ibu uni puti koq , kenapa juga uni puti koq mau berniat jadi pelakor ,hheeddeehh ,balas dendam itu tak akan pernah selesai,
selalu samawa utk za dan sahrim ya thor, urusan umi dan abi biar athor saja yg urus
hhee
🌹Dina Yomaliana🌹
oh Puti... apakah kamu akan tetap benci sama Umi setelah tau semuanya? Umi dan kamu sama2 korban atas aib masa lalu Abi😭😭😭😭 lalu kenapa kamu terlihat sekali berusaha mengambil hati ibunya Sharim? apa dengan begitu kamu bisa mengambil hatinya dan merebut Sharim dari Zalina?😩😩😩 melihat sikap mu, aku ngak bisa berpikiran baik lagi sama kamu Put💔
🌹Dina Yomaliana🌹
sungguh ngak tau aku harus berkata apa😭😭😭😭 semua kesalahan seakan mengarah ke Abi, tapi disisi lain ternyata dia dijebak, apakah itu bisa dijadikan alasan? atau hanya sekedar menenangkan hati Umi?😭😭 ah, tak bisa dipungkiri kalau aku juga kecewa sama Abi😭😭😭 semangat terus up nya kak❤️
Josefien Howan
seru
Anita Jenius
Salam kenal ya kak..
10 like mendarat buat kk.
Lanjut up ya.
Nur Rohma
kata kata nya banyak yang salah
Astirai
nyimak dulu ya thor...
msmpir jg di bukalah hatimu untukku
emmm bagus
🌹Dina Yomaliana🌹
ya Allah 😭😭😭😭😭😭 ngak habis pikir aku sama Abi, ternyata semua yg dialami Zalina dan semua penderitaannya itu karena ulah Abi di masa lalu dan itu berbalik pada Zalina😭😭 baru saja Zalina merasa bahagia, kenapa kesedihan datang lagi😭😭😭😭 lalu Sharim dan keluarganya? setelah tau tentang semua ini apakah Sharim akan tetap bersama Zalina🥺🥺 aku berharap Sharim akan tetap menjadi jodoh dunia dan akhirat Zalina ya thor😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!