Di dunia ini, tidak semua orang bekerja demi mengejar mimpi. Sebagian hanya berusaha bertahan hidup.
Ling Qi adalah salah satunya.
Sebagai penambang biasa di China, hidupnya dipenuhi debu tambang, utang yang terus menumpuk, dan hari esok yang tidak pernah menjanjikan harapan. Ketika sebuah kejadian menghancurkan sisa keberuntungannya, ia mengira hidupnya telah mencapai titik terendah.
Namun, jauh di bawah tanah, sebuah portal misterius membuka jalan menuju dunia yang belum pernah dijamah manusia.
Di balik kegelapan gua-gua kuno, tersembunyi mineral berharga, reruntuhan yang menyimpan rahasia, serta monster yang menjaga harta mereka dengan nyawa.
Di sana, Ling Qi memperoleh 《World Mining System》, sebuah sistem yang mengubah setiap ayunan pickaxe menjadi kesempatan untuk mengubah takdir.
Tetapi semakin dalam ia menambang, semakin ia menyadari bahwa dunia itu bukan sekadar tambang.
Ada sesuatu yang jauh lebih besar menunggu di balik setiap portal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Notdrick, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32
Ling Qi berdiri di depan sebuah papan hologram besar yang melayang di tengah aula Liezhe Dian, cahaya birunya menampilkan deretan misi yang terus bergulir—nama lokasi, tingkat kesulitan, hadiah yang ditawarkan, semuanya tersusun rapi dalam kolom-kolom bercahaya yang berdenging pelan setiap kali data baru masuk.
Matanya menyusuri daftar itu satu per satu. Misi Menutup Retakan Tingkat E di Desa Baihe. Misi Menutup Retakan Tingkat D di Perbukitan Cangshan. Misi Menutup Retakan Tingkat C di Desa Xihu. Misi Berburu Goblin di Hutan Selatan, Tingkat E.
'Semuanya cuma sampai C,' pikirnya, mengerutkan kening di balik topeng dan maskernya. 'Tidak ada satu pun yang tingkat B ke atas.'
Di sampingnya, dua Hunter muda berseragam biru gelap sedang berdebat kecil sambil menunjuk salah satu misi di papan.
"Kau lihat ini? Menutup retakan di Xihu hadiahnya lumayan," ucap salah satu dari mereka, seorang pemuda berambut cepak.
"Percuma, itu tingkat C, terlalu mudah buat kita," temannya menyahut, menguap malas. "Aku lebih tertarik menunggu misi Guild. Kalau bisa masuk tim dungeon B, poin reputasinya jauh lebih besar."
"Enak saja kau bicara, kita bahkan belum diterima Guild manapun."
Percakapan itu menghilang bersama langkah kaki mereka yang menjauh, tetapi telinga Ling Qi sudah menangkap cukup banyak informasi untuk menguatkan dugaannya.
'Sepertinya benar. Dungeon tingkat tinggi memang eksklusif untuk mereka yang sudah bernaung di bawah Guild.' Dia berjalan kembali ke konter registrasi, mendekati Wu Lian yang masih sibuk memproses berkas Hunter lain di komputernya, jarinya mengetik cepat sambil sesekali menjawab pertanyaan dari Hunter yang mengantre di depannya.
"Permisi," Ling Qi menyapa begitu gilirannya tiba, membuat Wu Lian mendongak.
"Ya? Ada yang bisa dibantu?"
"Kenapa tidak ada misi untuk dungeon tingkat B ke atas di papan itu?" tanyanya, menunjuk papan hologram di belakangnya dengan dagu.
Wu Lian meletakkan pena yang sedang dia pegang, menjawab dengan nada yang sudah terbiasa menjelaskan hal yang sama berkali-kali kepada Hunter baru. "Dungeon tingkat B ke atas hanya disediakan untuk Guild yang sudah terdaftar resmi. Hunter bebas seperti kau hanya bisa mengambil misi tingkat C ke bawah dari sini."
"Kenapa begitu?"
"Risikonya terlalu besar untuk Hunter tanpa dukungan tim yang solid," Wu Lian menjelaskan, sedikit lebih sabar kali ini, tangannya terlipat di atas meja. "Guild punya sumber daya, penyembuh, dan strategi tim yang sudah teruji bertahun-tahun. Hunter bebas yang nekat masuk sendirian ke dungeon B biasanya... tidak kembali."
Ling Qi mengangguk pelan, mencerna penjelasan itu. "Berapa lama biasanya seorang Hunter bebas bisa direkrut Guild?"
"Tergantung," Wu Lian mengangkat bahu. "Kalau performanya bagus di beberapa misi tingkat C, biasanya ada saja Guild kecil yang menawarkan kontrak. Tapi kalau mau masuk Guild besar seperti Alpha atau Beta, biasanya mereka yang justru mencari langsung ke Hunter berbakat."
Ling Qi terdiam sejenak, teringat wajah Zhang Wei yang berulang kali mengiriminya pesan selama tiga hari terakhir. 'Kalau begitu, sebenarnya aku sudah punya jalan pintas untuk itu. Hanya saja belum siap mengambilnya.'
"Terima kasih atas penjelasannya," ucapnya, membungkuk sedikit sebelum berbalik menjauh dari konter.
'Berarti cepat atau lambat aku memang harus bergabung dengan sebuah Guild kalau ingin naik level lebih tinggi.'
Pikiran itu membuatnya sedikit menghela napas. Bergabung dengan Guild berarti lebih banyak orang yang mengenalnya, lebih banyak risiko identitasnya terbongkar, lebih banyak mata yang mengawasi setiap gerak-geriknya. Namun untuk sekarang, dia belum siap memikirkan hal sejauh itu.
'Satu langkah dulu. Aku ingin tahu dulu seperti apa rasanya jadi Hunter biasa, sebelum menyerahkan diriku ke bawah bendera siapa pun.'
Dia kembali ke depan papan hologram, kali ini dengan tujuan yang lebih jelas. Matanya berhenti pada satu misi—Menutup Retakan Tingkat C di Desa Xihu, hadiah berupa uang tunai dan poin reputasi Hunter, jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari kota, ditandai dengan ikon kecil bergambar rumah-rumah pedesaan yang tenang.
'Desa. Mungkin akan lebih tenang dibanding di dalam kota.'
Dia menyentuh misi itu, sebuah salinan kartu misi tercetak otomatis dari mesin kecil di samping papan hologram, permukaannya masih hangat saat dia mengambilnya.
[Misi Diterima]
[Menutup Retakan Tingkat C - Desa Xihu — Batas Waktu: 12 Jam]
Ling Qi mengambil kartu itu, memutarnya sejenak di antara jari-jarinya, membaca detail kecil yang tertera di baliknya—koordinat lokasi, nama kontak petugas setempat, dan sebuah peringatan singkat mengenai potensi bahaya monster tingkat rendah.
Dia menyelipkan kartu itu ke dalam saku jaketnya, lalu melangkah keluar dari gedung Liezhe Dian menuju stasiun kereta yang akan membawanya ke desa tujuan, langkahnya lebih ringan dari yang dia duga, seolah tubuhnya sendiri sudah tidak sabar untuk kembali merasakan sensasi bertarung yang selama ini menjadi caranya bertahan hidup.
'Menutup retakan, ya. Mari kita lihat seberapa berbeda ini dari sekadar menambang dan membunuh monster untuk diri sendiri.'