🌺 Arsenio Putra Atmadja * Bianca Mahendra 🌺
Judul sebelumnya "Aku Ingin Hidup Sekali Lagi!"
Sebuah janji sepuluh tahun lalu membawa Bee dan Arse bertemu kembali dalam situasi rumit.
Bee yang menjadi arwah karena koma mencari cara untuk kembali ke tubuhnya dan mempertemukannya dengan Arse sang penyelamatnya yang dianggapnya sebagai jodohnya kelak.
Hingga akhirnya Bee menyadari cara kembali ke tubuhnya adalah dengan menyadari perasaannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Tuan dan Nyonya Atmadja
...
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih tujuh jam pesawat pribadi yang berlogo Atmadja Group pun mendarat sempurna ke bandara. Tampak sepasang suami istri turun dari pesawat tersebut, wajah mereka seperti sedang mengkhawatirkan sesuatu dari cara berjalan mereka yang tergesa gesa.
Segera sopir pribadi yang menunggu mereka menyambut kedatangan majikannya tersebut. Setelah majikannya memasuki mobil sang sopir pun melajukan mobil tersebut.
"Langsung ke mansion Arse!" perintah wanita paruh baya keturunan Jerman walaupun sudah berumur tapi kecantikannya tidak memudar, dia adalah Adeline Eliosia Atmadja panggil saja Mom Adel. Dia sangat khawatir dengan dengan putra semata wayangnya setelah melihat video yang dikirimkan Mila kepala pelayan di mansion anaknya.
"Tenanglah sayang" Ucap pria disampingnya, pria itu menggenggam tangan istrinya. Dia adalah Abbas Atmadja keturunan Indo berwajah tampan dan tegas.
"Bagaimana bisa tenang sayang, putra kita sepertinya penuh tekanan saat mengambil alih perusahaan, kau sih menyerahkannya begitu cepat" Mom Adel berbicara sambil mengerucutkan bibirnya.
"Kenapa kau begitu menggemaskan sayang, aku ingin menggigitmu sekarang" bisik Dad Atmadja.
"Mesum!" pekik Mom Adel sambil memukul pelan lengan suaminya.
(Nah, sudah tahu kan sifat mesum Arse berasal dari mana🤣) .
Mobil pun sampai di mansion Arse tanpa menunggu lama pasangan suami istri langsung masuk ke dalam mansion.
Sedangkan Arse saat ini sedang makan karena perutnya begitu lapar karena melewatkan sarapan paginya. Biasanya dia akan menginap dirumah Bellena tapi karena ada Bianca dia jadi tidak tenang meninggalkannya. Sepertinya setelah ini dia harus berolah raga agar tubuhnya bisa tambah seksi lagi agar Bianca tidak seenaknya melukisnya.
"Arsenio Putra Atmadja!" panggil Mom Adel saat sudah masuk dalam mansion.
Arse yang tengah asyik menikmati makanannya pun langsung menoleh ke arah asal suara.
"Mommy!" serunya, dia pun langsung berdiri dan memeluk Mommy nya.
"Are you okay Son?" tanya Dad Atmadja melihat putranya memeluk Mommynya.
"Sure, I miss you guys" kini Arse berpindah memeluk Daddy nya.
"Bukankah Mom dan Dad pulang minggu depan?" tanya Arse.
"Kami percepat kepulangan karena kau Son" Mom Adel membelai wajah putranya dengan lembut.
"Ck! ternyata kalian peduli padaku juga" decak Arse.
"Apa kau tertekan Son?" tanya Dad Atmadja penuh selidik.
"Maksudnya?" tanya Arse yang tidak mengerti.
"Apa kau punya banyak pikiran dan setres katakanlah pada kami" Ucap Mom Adel.
"Aku tidak mengerti Mom" jawab Arse.
Dad Atmadja pun memperlihatkan video yang dikirim Mila pada Arse.
Arse yang melihat video itu tampak salah tingkah bagaimana cara menjelaskan pada orangtuanya.
Pantas saja orangtuanya langsung pulang ternyata mereka pikir anaknya sudah gila.
"Ngh, i-itu tidak seperti yang Mom dan Dad lihat" Ucap Arse.
"Sudahlah Son, tidak ada yang perlu kau tutupi lagi.. Ceritakan kondisimu pada kami" bujuk Mom Adel.
Arse tampak kebingungan harus menjawab apa pada orangtuanya, belum sempat menjawab pertanyaan orangtuanya datang beberapa pelayan menghampiri mereka.
Mereka membawa lukisan yang dilukis Bianca dikamarnya, sesaat sebelumnya para pelayan membersihkan kamar Arse tapi mereka mendapati sebuah lukisan yang menurut mereka sangat aneh dan melaporkannya pada kepala pelayan yaitu Mila. Karena Mila merasa ada yang tak beres disuruhnya mereka membawa lukisan itu ke hadapan Tuan Besarnya.
"Apa ini?" tanya Dad Atmadja heran pada lukisan yang dibawa para pelayan.
"Oh My God, Arse kau kah yang melukis ini? Kenapa kau bisa melukis dirimu sendiri begini? Dan darimana kau punya bakat melukis?" tanya Mom Adel yang syok melihat lukisan putranya yang hanya memakai celana dalam.
Arse yang bingung pun menjadi tambah bingung harus menjawab apa tidak mungkin dia menjawab Bianca yang melukis pasti orangtuanya akan tambah menganggapnya gila kalau dia menjawab menyuruh orang melukisnya begitu pasti mereka menganggap dirinya cabul. Semua ini gara-gara Bianca, awas saja hantu tengil itu ternyata pembawa masalah.
"Jawab Son!" kata Mom Adel karena mendapati anaknya tak kunjung menjawab pertanyaannya.
"Ck! sepertinya putra kita sudah tidak sabar untuk menikah sayang" Ucap Dad Atmadja pada istrinya.
"Coba lihat sampai dia berfantasi liar dan berbicara sendiri, cepat hubungi Bellena kita percepat pernikahan mereka!" perintah Dad Atmadja.
Bianca yang melihat kejadian itu hanya bisa menggelengkan kepalanya.
"Aduh, aku tidak menyangka gara gara karya master piece ku membuat urusan jadi runyam, kalau bule mesum itu sampai menikah habislah aku pasti dia akan sibuk dengan urusan cocok tanamnya dan tubuhku tidak bisa menunggu lama lagi pasti Dokter akan menyarankan alat penunjang hidupku dilepas, enak saja dia bersenang senang dan aku mati konyol, ini tidak bisa dibiarkan aku harus menggagalkan pernikahan mereka!" Ucap Bianca dalam hati.
Beberapa saat kemudian Bellena pun datang ke mansion Arse, dia begitu senang karena rencana pernikahan akan dipercepat. Dia pun harus rela memutus kontraknya ke beberapa agensi, itu tidak penting lagi menurutnya karena apa yang dia dapat setelah menjadi menantu di keluarga Atmadja akan jauh lebih besar.
Arse pun dengan senang hati kalau pernikahannya dipercepat, cepat atau lambat mereka juga akan menikah. Ternyata hantu tengil itu ada gunanya juga, aku tarik kata kataku kembali. Karyamu memang karya master piece.
makin kesini makin kesana
endingnya bikin termehek-mehek.. 😭😭😭
wes g usah banyak komen, intinya cerita ini luar biasa banget..
jangan dilewatkan untuk dibaca.. 🥰🥰🥰
sehat2 terus ya kak..
jgn capek untuk terus berkarya...
mau lanjut baca oh my bee😘😍🤩🥰