NovelToon NovelToon
Anak Kembar Mafia

Anak Kembar Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:15.2k
Nilai: 5
Nama Author: Buna Seta

Hana Yasmin adalah lambang dari ketegaran wanita yang luar biasa. Enam tahun yang lalu terpaksa diusir dari rumah orang tuanya sendiri karena telah mengandung benih pria yang tidak dia kenal. Sebuah tragedi kelam merenggut paksa kesucianya. Trauma mendalam itu sempat meruntuhkan dunia Yasmin. Namun, takdir berkata lain. Bayi yang dititipkan dalam tahimnya lahir sepasang malaikat kecil laki-laki dan perempuan yang ia beri nama Fatir dan Fathia.

Yasmin berjuang sendiri membesarkan anak kembarnya itu hingga tumbuh menjadi anak yang cerdas, padahal masih usia 5 tahun dan sekolah TK. Yasmin yang bekerja di restoran bertemu Marco Bellini. Pria itu jatuh cinta kepadanya bahkan mengajak menikah dan berjanji untuk membesarkan si kembar, tapi rasa trauma membuat Yasmin tidak mudah untuk menerima.

"Yasmin, menikahlah denganku demi kamu dan anak-anak."



Apakah Yasmin akhirnya menerima Marco? Bagaimana kisah selanjutnya? Kita ikuti kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Buna Seta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

 Angin sore di pinggir jalan masuk mobil melalui kaca yang terbuka setengah. Yasmin tertegun mendengar Marco di sampingnya tiba-tiba mengajaknya menikah. Ia melirik iris mata pria yang berwarna samudra itu menatapnya dengan binar ketulusan yang tidak perlu diragukan lagi. Namun, masih banyak keraguan di hati Yasmin.

Bagi orang lain momen ini mungkin puncak kebahagiaan yang dinanti-nanti. Namun, di balik kehangatan Marco itu ada dinding tebal yang menjadi penghalang. Masih ingat dalam ingatan Yasmin ketika pernah memegang identitas Marco dalam keyakinan pun mereka berbeda.

Yasmin teringat doa-doanya yang dia panjatkan, tentang membangun keluarga yang seiya sekata dalam satu keyakinan. Bisa menjadi Imam dan membimbing anak-anak untuk menuju hari akhir. Tetapi sejauh ini Yasmin tidak menemukan di diri Marco. Walau ia akui bahwa Marco baik terhadapnya dan juga anak-anak, tapi itu semua belum cukup.

"Yasmin, aku tahu kejadian tadi pasti membuatmu, ragu," ucap Marco, ia menyangka Yasmin tidak segera menjawab karena memergoki Rina yang sudah lancang menciumnya. "Tapi percayalah, aku sama sekali tidak mencintai Rina." lanjutnya.

Yasmin tetap tidak menjawab, Rina juga salah satu penghalang dan tidak akan pernah berhenti menyerang mungkin akan ia rasakan sepanjang hidup.

"Jujur Yas, Aku jatuh cinta sama kamu saat kamu menumpahkan kopi ketika itu," Marco kini mengakuinya.

Semenjak saat itu ia minta anak buahnya untuk menyelidiki Yasmin karena merasa familiar dengan wajahnya. Bukan hal yang sulit bagi Onta dan Gagak. Hanya dalam waktu seminggu segera melaporkan siapa Yasmin.

Betapa terkejutnya Marco ketika tahu bahwa Yasmin adalah salah satu wanita yang ia jadikan pemuas nafsu. Marco jelas sedikit lupa karena saat kejadian di club malam Yasmin tidak menggunakan jilbab.

Yasmin tetap membuang pandangan ke luar jendela, diam membisu meski sering terdengar helaan napas panjang.

"Maafkan saya, Tuan... beri saya waktu untuk berpikir," Yasmin akhirnya menjawab.

Marco tidak bisa memaksa Yasmin, ia menyalakan mesin lalu melanjutkan perjalanan hingga tiba di rumah. Fatir dan Fathia yang bermain di teras menunggu kehadiran Yasmin langsung berlari kecil menyambut dengan wajah berseri-seri.

"Bundaaaa..." seru keduanya lalu berlari menyambut Yasmin yang baru turun dari kendaraan.

"Sudah mau magrib kok kalian masih di luar?" Yasmin segera berjongkok memegang kedua tubuh mungil itu seolah mengisi energi yang sempat hilang.

"Nunggu Bunda..." jawab mereka.

Ciuman hangat Yasmin berikan ke dua pipi mereka bergantian, lalu masuk lebih dulu, tapi masih terdengar seruan anak-anaknya yang bersemangat menyambut Marco. Di ambang pintu Yasmin memperhatikan mereka.

"Om Marco!" seru mereka berbarengan dengan riang. Tanpa ragu langsung berebut ingin memeluk Marco begitu ia turun dari mobil.

"Om kangen kalian..." Marco tertawa dengan sekali angkat tubuh kedua bocah itu sudah nyaman di dua sisi pinggangnya.

"Om Marco perginya lamaaa...!" ujar Fathia dengan bibir mengerucut seolah tidak mau lagi Marco meninggalkan dirinya.

"Iya... kita kira Om nggak akan datang lagi ya, Dek," lanjut Fatir melingkarkan kedua tangan ke lengan Marco.

"Eemmm..." Fathia mengangguk-angguk.

Marco tersenyum lebar, mencium pipi mereka dengan penuh kasih sayang, Fatir dan Fathia seketika mengobati rasa kecewa karena penolakan Yasmin secara halus.hatinya

Yasmin yang masih di tempatnya menatap kehangatan itu hatinya terketuk. Haruskah ia mengecewakan hati anak-anak karena keegoisan? menyaksikan betapa akrabnya sosok pria itu dengan anak-anaknya seperti melihat seorang ayah kepada anak kandung sendiri.

Yasmin meninggalkan mereka lalu masuk ke kamar, hingga malam hari Marco bermain dengan anak-anak lanjut makan malam bersama. Kali ini Yasmin mengizinkan masuk walau hanya di ruang tamu, toh ada Wati. Jam delapan malam kemudian pamit pulang.

"Om bobo di sini saja," Fatir dan Fathia menarik tangan Marco seolah tidak mau berpisah lagi.

"Sayang... Biar Om Marco pulang, tidak boleh bobo di sini," Yasmin seketika menasehati.

"Besok pagi Om Marco antar jemput kalian ke sekolah terus kita main lagi sampai sore," sambung Marco. Setelah anak-anak mengerti, Marco akhirnya pulang.

Hari-hari berlalu, hampir setiap hari Marco mengantar jemput anak-anak dan juga Yasmin. Keakraban diantara mereka semakin terlihat. Walau tidak jarang ada drama yang diperlihatkan Rina, bukan lantas membuat Marco mengendur untuk terus mepet Yasmin agar hatinya segera luluh menerimanya.

Selama itu, Yasmin shalat malam minta petunjuk kepada sang pencipta, jika Marco bukan jodohnya minta dijauhkan, begitu juga sebaliknya. Hingga sore itu di dalam mobil saat perjalanan pulang.

"Bagaimana Yasmin? Apakah kamu sudah punya jawaban?" Tanya Marco serius.

"Baiklah, saya menerima kamu untuk menjadi Ayah anak-anak aku, tapi ada satu sarat."

"Apa itu Yas?" Marco bersemangat.

...~Bersambung~...

1
vania larasati
lanjut
@alfaton🤴
Halah basi itu Co......masih banyak Rina Rina Rina yang lain...... beresin dulu mereka mereka lalu beresin juga dirimu biar bisa jadi imam buat anak istrimu Co
@alfaton🤴
👍👍👍👍👍 betul sekali Yas ...... gimana bisa jadi imam......orang seperti dia harus kuliah subuh dulu nih
@alfaton🤴
lah ga gentel pisan ngelamar ko di pinggir jalan......kayak ngelamar kacang rebus.......jangan mau Yas.... tolak Yas ..... ga sopan Co
@alfaton🤴
ya pasti lah Co...... Yasmin merasa jijik lihat kelakuanmu.......apa lagi Yasmin punya masalalu yang kelam karena ulahmu pula.......selesaikan tuh masalahmu sama Rina dulu......kasihan Yasmin kena getahnya juga
@alfaton🤴
nah tuh terciduk kan kamu Co
@alfaton🤴
Halah pake dilap segala Co......takut ketahuan yaa
@alfaton🤴
panggilannya kayak kalo lagi bergulat ya Rin 😁😁😁😁
🌷💚SITI.R💚🌷
harus taubatan nahusa,,tobat jd playboy dlll
@alfaton🤴
oh gitu to..... kelakuanmu sama Marco rin......semoga saja kamu sudah insap ya Co jangan lupa cek kesehatan dulu kalau mau menikahi Yasmin.......kan udah banyak pintu kau masuki😁😁😁😁
ardiana dili
lanjut
Lia siti marlia
nah ini yang bikin aku gondok pas lagi seru serunya baca di kat sama othorrr kebangetannnnn🤭🤭🤭
Buna Seta: 🤣🤣🤣❤❤❤
total 1 replies
Lia siti marlia
terima aja yass 🤗🤗🤗biar sejslian kamu bisa balas dendam ke c rina yang suka buat onar ke kamu😁😁
Eka ELissa
di terima gak yaa...Marco entah lah hanya emak yg tau...
Eka ELissa
ank siapa Yas ank di new york..siapa cicak....🤣🤣🤣ya ank nya yaaa si kmbar yass.....kmu mau aj di kdalin ma gundik tua itu....🤣🤣🤣🫣
🌷💚SITI.R💚🌷
mooooh tr di kabrak rina lg ya yasmin.
ardiana dili
lanjut
ardiana dili
lanjut kak
vania larasati
lanjut
Eka ELissa
waduh yass lihat tu Marco di sosor soang murahan 🤣🤣🤣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!