NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Tuan Mafia

Cinta Pertama Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Cintapertama
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Sunshine_2

"Lepaskan tanganmu, jangan sampai tangan lunakmu ini sedikit saja menyentuh tubuhnya atau sampai menyakitinya!" ucap seorang pria menepis tangan penjaga dengan tatapan tajam dan dingin.

Pria itu langsung menarik Sera dan memeluk tubuhnya menatap lembut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sunshine_2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

"Lepaskan aku, apa yang ayah lakukan kenapa ayah menyekapku seperti ini. Aku ini anakmu ayah!" teriak Sera dari dalam gudang.

Kluk...

Pintu gudang terbuka, berjalan seorang lelaki di dampingi 2 anak buahnya, yang mana laki-laki itu tidak lain adalah ayah Sera. Teriaknya meminta Sera untuk diam dan menutup mulut, sembari melempar paper bag ke lantai.

"Pakai itu untuk nanti malam, dan jangan sampai kamu berulah. Jika sampai kamu berulah, saya tidak segan-segan melakukan kekerasan yang tidak akan pernah kamu bayangkan!"

Sambil menangis sesegukan, Sera tak mengerti kenapa setalah kematian sang ibu ayahnya berubah seperti set*n yang bahkan tak segan-segan menyakitinya.

(Note: setalah kematian sang ibu, hidup Sera seakan berubah bak neraka. Yang mana sang ayah sering melakukan kekerasan padanya, bahkan tak segan-segan hampir mencelakainya. Bahkan untuk membeli barang haram, sang ayah berniat menjual anak perempuannya itu pada laki-laki hidung belang).

...

Malam hari, terpaksa Sera memakai gaun yang di berikan sang ayah. Di dampingi dua penjaga yang berbadan besar Sera mencoba mencari celah untuk kabur. Namun, itu hanya sia-sia saja karena sang ayah seolah mengetahui rencana Sera.

Sembari memegang keras tangan Sera dengan raut wajah yang terlihat serius nan kejam, sang yah memberi peringatan keras agar tidak bermain-main dan menyusahkannya.

"Sera nggak mau yah, kenapa ayah tega menjual Sera pada laki-laki yang sudah beristri itu. Sera nggak mau!."

"Berhentilah mengoceh!"

Di tempat malam yang sudah disiapkan, dengan nafas dalam Sera terus memohon pada sang ayah untuk melepaskannya, acuh sang ayah seoalah berhati batu yang tak tergoyahkan lagi.

Dan setibanya di tempat pertemuan, Sera pun langsung di serahkan sembari didorong pada seorang lelaki tua yang telah membelinya. Dengan wajah takut melihat keliling orang yang membawa senjata tajam, Sera menundukkan kepala.

"Sesuai pesanan, tuan!" ucap sang ayah.

"Ouh, pelan-pelan saja. Sesuatu yang indah harus di jaga dengan hati-hati" kata lelaki tua itu membelai rambut Sera.

Risih Sera mencoba menjauh dan memalingkan wajahnya, "Tolong, lepaskan saya."

Lelaki tua itu memainkan tangan memberi isyarat seolah menyuruh orang tua Sera serta kedua anak buahnya untuk pergi meninggalkan tempat itu.

"Urusan kalian sudah selesai, silahkan pergi."

"Baik, Tuan."

Dengan badan dan suara yang gemetar ketakutan, Sera memohon untuk di lepaskan.

"Tolong, jangan sentuh saya. Lepaskan, atau saya akan teriak."

Tertawa lelaki tua itu mengatakan dan meminta Sera untuk berteriak sesukanya. Namun, ia memastikan sekalipun ia menghabiskan suara di tempat itu, tak ada seorang pun yang akan memperdulikannya.

"Semua orang di tempat ini, tunduk pada saya!. Satu hal lagi, saya sudah membeli kamu, jadi saya bebas melakukan apapun itu!"

Sera pun langsung di paksa meminum sebotol minuman kera* yang bahkan seumur hidup jangankan untuk meminum, memegang pun tak pernah.

"Berhenti, saya tidak mau!"

"Minumlah sayang!"

"Konyol!" teriak Sera.

Minuman itupun langsung di tepis seorang pria dan membuatnya jatuh berhamburan, memegang tangan Sera dan langsung jatuh ke pelukannya.

Pria muda yang tampan, berbahaya, memiliki tatapan mata yang tajam, berwibawa, senyum tipis yang penuh misteri dan penuh kekuasaan, serta sikap tenang yang mengintimidasi terpancar kuat.

"Lepaskan dia dan jangan sampai tanganmu menyentuh lama tubuhnya" ucap tenang pria itu.

Laki-laki tua itu pun menjelaskan kalau wanita yang sedang di lindungi itu adalah miliknya sepenuhnya.

"Saya sudah mengeluarkan banyak uang agar bisa menikmatinya, jadi kembalikan dia."

"Saya tau seberapa kemampuan anda untuk membeli wanita, 10 miliar anda akan saya ganti."

Pria itu langsung mengeluarkan selembar cek dari saki bajunya, menulis nominal yang cukup fantastis dan tidak tanggung-tanggung.

"30 Miliar, sekarang dia milik saya!" ucap pria itu memasukkan cek ke saku baju si laki-laki tua dan segera pergi membawa Sera.

Saat penjaga mengeluarkan senjata untuk menyerang pria itu, si laki-laki tua pun langsung mengangkat tangannya memberi isyarat untuk tenang menurunkan senjata dan cukup sampai disitu.

"Biarkan, kita selesaikan nanti."

1
Sunshine_2
Hai guys bantu dukung karya pertama aku ya, dengan like, komen, subscribe dan boleh kasih tip juga ya, terimakasih 🥰.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!