NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

04

Pagi ini semua orang sedang berkumpul, mereka menikmati sarapan pagi sambil menikmati pemandangan pantai yang menyegarkan mata.

"Ibu seneng banget Van, akhir nya setiap tahun kita bisa liburan ke pulau ini!" Bu Rima berkata sambil menyeruput minuman nya.

"Tenang saja bu, setiap tahun kita pasti akan berlibur di sini!" Jawab Rivan sambil tersenyum.

"Ingat lah Van, jangan pernah kamu tambahkan uang belanja untuk Naila. Dia itu tidak melakukan apapun, hanya tinggal di rumah dan makan pun bergantung pada kita!" Kembali Bu Rima berkata bu.

"Tidak akan bu, kalian semua adalah prioritas ku!" Ucap Rivan lagi.

"Telepon istri mu Van, ingatkan dia jangan sampai dia keluyuran tidak jelas saat kita tidak ada di rumah!" Perintah bu Rima.

"Bagai mana dia bisa keluyuran bu, dia bahkan tidak punya uang. Aku tidak meninggal kan sebesar uang pun untuk diri nya!" Ujar Irfan sambil tersenyum.

"Tetap saja Van, kamu harus ingatkan dia. Jangan sampai dia tahu dunia luar, dia jadi tidak lagi patuh pada kita!" Bu Rima kembali memaksa.

"Baik bu!" Jawab Rivan.

Rivan lalu mengeluarkan ponsel nya, dia lalu menghubungi Naila dengan panggilan video.

"Hallo mas!" Sapa Naila di seberang sana.

"Hallo Nai, kamu di mana sekarang?" Tanya Rivan.

"Aku di rumah mas, di mana lagi?" Jawab Naila.

Lalu Naila mengarahkan kamera ponsel nya mengitari semua sudut rumah nya, dia menunjuk kan pada Rivan bahwa saat in dia sedang berada di rumah.

"Oh, bagus lah, kamu jangan kemana- mana ya, tetap lah tinggal di dalam rumah selama kami tidak ada!" Rivan kembali berkata.

"Baik mas!" Jawab Naila lagi.

"Kami saat ini sedang sarapan, View nya bagus banget!" Rivan memamerkan keadaan di sekeliling nya.

Naila terlihat mengangguk kan kepala nya, bu Rima sangat senang bisa berada di tempat ini dan membuat Naila tetap tinggal di rumah.

"Ya udah deh Nai, kami akan keluar sebentar lagi, mas matikan telepon nya ya!" Ujar Rivan.

Klik.

Sambungan telepon pun di matikan oleh Rivan, dan bu Rima lega karena dia melihat sendiri saat ini menantu nya ada di rumah.

"Naila tidak akan berani membantah perintah kita, bu!" Rivan berkata dengan bangga nya.

"Bagus lah, sudah seharusnya begitu!" Jawab bu Rima lagi.

Sementara itu di rumah, Naila hanya tersenyum kecut. Saat berada di sana pun, suami nya dan mertua nya sangat takut jika Naila keluar. Seperti nya mereka memang sengaja untuk membatasi Naila dengan suasana luar.

Dulu Naila mengira semua itu adalah bentuk kasih sayang mereka, tapi kini Naila sadar semua itu adalah cara agar Naila tidak bisa mengenal dunia luar lagi. Dengan begitu, mereka bisa menekan dan mengendalikan Naila.

"Lakukan apa yang ingin kalian lakukan bu, setelah ini kalian tidak akan menemukan diri ku yang dulu!" Guman Naila.

Naila menghabiskan sarapan nya, rencana nya hari ini dia akan pergi ke kampung halaman nya. Dia akan menceritakan semua nya pada orang tua nya, dia tidak ingin menyembunyikan apapun lagi dari mereka.

Butuh waktu 4 hingga 5 jam untuk sampai di kampung halaman Naila, Naila sengaja menggunakan jasa travel saja. Dia sudah cukup lama tidak berkendara dengan jarak jauh, dia tidak ingin mengambil resiko.

Lewat tengah hari, Naila tiba di depan rumah orang tua nya. Dengan tangan bergetar, dia mengetuk pintu. Seorang wanita paruh baya membuka pintu, dan dia terkejut melihat kedatangan Naila.

"Naila, kamu datang nak? Ibu Rindu kamu!" Bu Lestari langsung memeluk erat tubuh anak nya.

"Naila juga kangen ibu!" Naila membalas pelukan dari ibu nya.

"Ayo masuk nak, pak lihat siapa yang datang!" Teriak bu Lestari.

Pak Doni yang sedang berada du halaman belakang, bergegas masuk saat mendengar teriakan dari istri nya. Dan wajah nya di penuhi dengan keterkejutan sekaligus kebahagian melihat kedatangan putri nya.

"Naila, kapan kau datang nak?" Pak Doni langsung menghampiri anak nya.

Naila mencium tangan laki - laki yang menjadi cinta pertama nya itu dengan takzim, Pak Doni celingak - celinguk mencari keberadaan Rivan, suami nya Naila.

"Rivan di mana nak?" Tanya pak Doni.

Naila terdiam, dan dia tidak mampu menjawab pertanyaan bapak nya. Lidah nya terasa kelu, pak Doni dan Bu Lestari saling melirik seakan memberikan kode.

"Ayo duduk dulu nak!" Bu Lestari membimbing tangan putri nya untun duduk.

Dari ekspresi wajah Naila, bu Lestari paham apa yang terjadi dengan putri nya itu. Tapi dia ingin mendengar langsung dari mulut Naila, selama 3 tahun menikah Rivan tidak pernah mengizinkan Naila untuk datang ke rumah orang tua nya.

"Naila, katakan pada kami nak, apa yang terjadi?" Tanya Pak Doni.

Naila lalu menceritakan semua nya tanpa ada yang di tutupi nya, dia tidak mau menyembunyikan apapun lagi dari orang tua nya.

Setelah itu Naila menangis di dalam pelukan sang ibu, pak Doni sangat marah saat mengetahui apa yang menimpa putri nya selama ini.

"Maafkan Naila pak, bu. Naila tidak bisa menjaga dan mempertahankan rumah tangga Naila!" Naila berkata sambil menangis terisak.

"Naila, langkah yang kamu ambil sudah benar nak. Buat apa kau mempertahankan rumah tangga mu dengan laki - laki yang tidak biaa menghargai istri nya!" Pak Doni menenangkan anak nya.

"Pak, bu. Naila ingin menjual rumah itu, apakah boleh? Naila yakin mereka tidak akan mau kekuar dari rumah itu!" Naila berkata lagi.

"Silahkan nak, itu memang rumah mu. Kau berhak melakukan apa saja, bapak dan ibu tidak masalah!" Ujar Pak Doni lagi.

Pak Doni dan bu Lestari sengaja membeli rumah itu, saat Naila masih kuliah dulu. Mereka tidak ingin Naila tinggal di kontrakan, mereka ingin Naila hidup dengan tenang. Tapi kini rumah itu malah di kuasai oleh Rivan dan keluarga nya.

"Pak, bu, Naila yakin setelah ini mas Rivan pasti akan menanyakan keberadaan Naila pada kalian. Jika dia bertanya, jawab saja bahwa bapak dan ibu tidak tahu di mana keberadaan ku!" Naila berkata pada orang tua nya.

"Baik lah nak, kamu tenang saja. Kami akan melakukan semua yang terbaik untuk mu!" Jawab Pak Doni.

"Kamu pasti lapar nak, perjalanan ke sini cukup jauh. Ayo kita makan dulu!" Bu Lestari mengajak anak nya untuk makan siang.

"Baik lah bu!" Jawab Naila sambil mengangguk kan kepala nya.

Saat ini sudah lewat jam makan siang, dan bu Lestari yakin bahwa putri nya pasti belum makan. Dia tidak ingin putri nya sampai sakit, karena setelah ini Naila akan menghadapi banyak hal yang akan mengurus tenaga nya.

Mereka yakin, setelah ini Rivan dan keluarga nya tidak akan diam begitu saja. Mereka pasti tidak akan menerima semua pembalasan dari Naila.

1
Fitriyazahra
muter² alurnya terus ngulang²😵
Turi77 Turi77
yg bodoh it km, Naila melakukan pekerjaan rumah tangga,bakti nya sbgai seorang istri mu revan
🤦
Turi77 Turi77
gk udh sedih lg nai,menggugat suami mokondo macam Revan dan keluarga benalu hempaskan mereka semua 😡🫣
Visitor0915
hebat brp usia Naylla? sebelum menikah sdh 5 th jd manajer. mulai kerja selesai S1 minimal bbrp tahun baru bisa jd manajer. kalau menikah selama 3 th.
Ning Suswati
ahhh jadi malas bacanya kok itu2 aja yg di ulang2 🙏🙏🙏
Ning Suswati
apa gk pusing nailanya kok selalu dilayani telp dri keluarga rivan, ganti nomir aja napa sih, sama2 kaleng rombeng
Ning Suswati
udah nai viralkan aja, alan dg selingkuhannya, biar tau rsa tuh si nenek kunti sekeluarga, apa.mereka masih mau menyalahkan naila kalau suami yuni selingkuh dan hamil
Ning Suswati
kayanya semua laki2 dirumah keluarga itu banci kaleng, aneh2 aja ceritanya terlalu ngawur awur
Ning Suswati
apa ada manusia dablek, ngaku2 sdh jelas2 bukan rumah mereka, apa terlalu halu ya athornya, yg masuk akal sehatlah
Ning Suswati
jgn biarkan rivan sekeluarga menghancurkan naila dg drama baby ngepet begitu, ayo hadapi dg tangan besi juga, rivan sekeluarga itu bukan manusia
Ning Suswati
percaya diri amat si.laki goblok, masa gk tau sepak terjang isteri, cuma sibuk dg ibu dan saudaranya, malah sdh punya suami lagi, jgn2 karmanya si rivan sdh dirasa oleh sdinya, punya suami tdk bertanggung jawab
Ning Suswati
apa ada y manusia me ngaku2 yg bukan hak nya, apa otaknya sdh pindah ke dengkul atau ke pantat🤭
Ning Suswati
hhhhhhh semakin seru kayanya si penumpang yg gk tau diri malah mau ngancam
Ning Suswati
doa orang teraniaya, malah dipermudahkan segala langkahnya
Ning Suswati
gas pollll nai, jgn takut ada aq dibelakangmu
Ning Suswati
sangat bagus, rumahnya dijual, kalau dilawan secara fisik naila gk akan menang
Ning Suswati
3 thn bukan waktu yg singkat, tabpa sadar kungkin karena cinta otaknya jadi error, diperbudak dan dihinakan, sedangkan rumah milik nya, masa selama itu otaknya tidur, kelamaan, ayo bangun, aq dukung sepenuhnya naila
baba
bukankah sudah tau waktu ketemu pertama?
Dini
gemes banget sm c naila,,udh tau kluarga toxic malah d biarkan bgtu sj
Dini
bodoh banget naila knpa mobil nya ga d ganti,,lahhh bikin darting aja ni cerita,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!