Indira, gadis muda keturunan Tionghoa dan Indonesia. dia sudah dari kecil ikut dengan sang ibu, karena ayahnya sudah meninggal
Indira, melanjutkan perusahaan otomotif milik sang Ayah, tapi saat dia akan kembali ke Indonesia. dia mengalami kecelakaan pesawat...
Penasaran dengan cerita nya Yuk ikuti terus Cerita ini. akan banyak menguras tenaga dan emosi, siapkan kata-kata yang indah saat Indira Gandhi masuk ketubuh perempuan muda yang ditinggal oleh orang tua nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Twenty-nine
Dengan raut tak ikhlas Xiao Lin mengeluarkan satu kantong besar dan memberikan nya pada Xiao Nam
"Lain kali kamu harus hati-hati" ucap Xiao Lin dan kembali ke kediaman nya. sedangkan Kaisar Zhao yang melamun harus segera menikahi wanita yang dia renggut mahkota nya
"Aku harus apa Long? kau tahu bukan aku tak mengerti tentang masalah wanita, kalau aku undur-undur nanti putriku tambah kecewa. Haa... aku tidak mengerti kenapa aku begitu mudah mabuk, kamu tau kan Long aku kuat dalam meminum arak" ucap Kaisar Zhao yang sedang frustasi
"Yang Mulia kenapa tidak minta tolong kepada yang mulia putri mahkota, ini jalan terbaik dari pada pusing-pusing" ucap Paman To Long
"Hais.... kau benar Long, tapi kau sadar tidak? kenapa aku tak mengeluarkan ruam ya? kau tahu bukan aku tak bisa bersentuhan dengan wanita" ucap Kaisar Zhao melihat seluruh tangan dan kaki nya paman To Long pun baru mengingatnya. tapi paman To Long pun melihat leher Kaisar Zhao
"Uhuk.... Yang Mulia ruam kok" jawab Paman To Long
"Haa... kau serius aku ruam? dimana?" tanya Kaisar Zhao. Paman To Long pun menunjukkan arah merah itu pada Kaisar Zhao
BLUSH
Seketika wajah Kaisar Zhao pun memerah saat melihat tanda merah di lehernya itu, Kaisar Zhao pun menatap kesal ke arah Paman To Long
"Hmm... itu aku, HM.. digigit seranga" jawab Kaisar Zhao sambil berjalan ke pintu belakang
"Yang Mulia anda mau kemana?" tanya Paman To Long
"Ketempat putriku lah... emang kau pikir aku mau kemana ha?" ucap marah Kaisar Zhao
"Tapi itu arah ke pintu belakang kediaman ini yang mulia.... apa anda pikir yang mulia putri mahkota, tinggal di kolam ikan" ledek Paman To Long
"Kau... haisss, sudah lah kau memang pengawal pribadi yang kurang ajar. suka sekali meledek Zhen" ucap Kaisar Zhao sambil memutar arah nya
"Yang Mulia kenapa kita tidak teleportasi saja" ucap Paman To Long
"Ya.... kenapa kau tidak bilang dari tadi sih" teriak marah Kaisar Zhao
Hahahaha
...----------------...
SLING
"Yuhu... putri ku yang cantik dan pintar, dimana kau? ayah membutuhkan mu nak" teriak Kaisar Zhao yang baru tiba. paman To Long meringis mendengar teriakkan kencang tuan nya itu
"Ada apa ayah?" tanya Xiao Lin yang baru muncul di hadapan Kaisar Zhao
BRAK
"Ayah/Yang Mulia" teriak Xiao Lin dan Paman To Long
"Aduh...aduh... pinggang ku, ya... bisa kah kau muncul tidak mendadak seperti itu? kau ingin melihat jantung ayah mu meloncat dari dalam ha" ucap Kaisar Zhao sambil bangun dari duduknya itu. bagaimana tidak terkejut tiba-tiba orang yang kita cari muncul di depan mata
"Apa salahku? ayah yang berteriak kencang, ya secara reflek aku muncul di hadapan ayah, Jadi bukan salahku" ucap Xiao Lin
"Ya.. ya.. semua salah ayah yang berteriak, tapi pinggang ayah sangat sakit ini" keluh Kaisar Zhao. sambil meringis. Xiao Lin pun langsung mengeluarkan
"Kau mau apa? kau ingin membakar ayah mu yang sudah sakit pinggang ini?" tanya Kaisar Zhao. karena dia terkejut putrinya mengeluarkan cahaya di tangan nya
"Ini...ni ...ini, seorang Kaisar doyan nya berbubuk sangka terus" ucap Xiao Lin sambil. memukul pinggang Kaisar Zhao
"Uh... hangat sekali, apa itu elemen cahaya?" ucap Kaisar Zhao
"Ya... aku mengobati mu Yang Mulia Kaisar Zhao, yang terhormat" jawab kesal Xiao Lin
"Sudah-sudah jangan cemberut seperti itu.... ayah sudah memaafkan mu" ucap Kaisar Zhao
"Lah... tiba-tiba memaafkan aku, tidak nyambung sekali" ucap Xiao Lin sambil mendengus dan duduk di kursi nya
"Ada apa ayah mencari ku?" tanya Xiao Lin
"Itu... bantu ayah melamar Permaisuri Lu, kau tahu bukan semua keluarga ayah ada di kekaisaran Zhao, hanya kau yang ayah miliki di kekaisaran ini. aku seperti tak memiliki siapa-siapa dari tadi memikirkan tentang calon ibu itu nak" ucap Kaisar Zhao dengan lirih. Xiao Lin dan Paman To Long memutar mata jengah mereka
"Cih... pura-pura bersedih/pura-pura tak berdaya" jawab Xiao Lin dan Paman To Long
"Eh....?
TBC