NovelToon NovelToon
Jatuh Cinta Dengan Abang Sahabatku

Jatuh Cinta Dengan Abang Sahabatku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Cintapertama
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Beibe

Dea Kanita putri gadis remaja berusia 18tahun dia adalah putri bungsu dari keluarga Wijaya yaitu Adison Wijaya dan Rianti Wijaya
Dea menyukai Abang dari sahabatnya yaitu Rion jovian tapi karna tak pernah mendapat respon dari Rion akhir nya dia berusaha untuk tak peduli lagi dengan perasaan nya,,

lalu bagaimana dengan Rion setelah Dea tak lagi mengganggu dan mengusili nya,yuk ikuti kisah ini agar tau kelanjutannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beibe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Waktu sudah sore sudah jam nya para karyawan pulang. Begitu juga Rion ketika ia berdiri dari kursi kebesaran nya, ia tak melihat istrinya, ada di ruangan itu. Lalu Rion melihat pintu kamar pribadi yang ada di ruangan kerja nya, tidak tertutup rapat. Ia melangkahkan kakinya ke kamar pribadi nya, membuka pintu perlahan. Dan lihat lah ternyata bumil nya, itu sedang tertidur nyenyak, tanpa menyadari bahwa hari sudah sore...

"nyenyak banget kamu tidur nya, sayang."mau tak mau Rion, membangunkan istrinya..

Dea, melanjutkan tidurnya di mobil. Entah lah rasanya ia sangat mengantuk..Rion mencubit gemas pipi istri nya.

Rion,memakirkan mobil nya, lalu menggendong istri nya, masuk ke dalam rumah..Dea, berpegangan erat di leher suami nya,

Rion meletakkan istri nya, di ranjang.."makasih bang. Dea, mau tidur sebentar lagi aja ya bang.. nggak kuat matanya ngantuk banget..."pinta Dea..

"iya, tapi bentar lagi bangun ya, udah mau magrib.."jawab Rion, lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Di meja makan Dea, tampak tak berselera makan. Dari tadi pagi mood nya, naik turun padahal biasanya Dea, sangat doyan makan setelah kandungan nya, memasuki trimester ketiga ini.tepatnya tujuh bulan lebih usia kandungan Dea.

"kamu kenapa sayang..?"tanya Rion melihat istrinya..

"nggak papa bang, Dea, lagi nggak selera makan aja, mungkin kebanyakan makan cemilan tadi.."jawab Dea.

Rion meraih piring dan sendok dari tangan istrinya..

"tapi kamu tetap harus makan sayang.."Rion mulai menyuapi istri nya,Dea, menurut meskipun ia tak berselera.

setelah beberapa suap nasi berhasil di telannya. Dea, menggeleng.."udah bang Dea, nggak kuat lagi takut nanti malah muntah.."ucap Dea..

Rion menggeser gelas yang berisi air putih untuk istrinya...."minum dulu.."ucap Rion. Lalu ia melanjutkan makan nya.

Dea, mengelus perut buncit nya,dan di respon oleh bayi nya....Dea, tertawa kecil "nggak sabar lagi mau main bola ya.."

Hari ini Dea, pergi ke rumah mama Rianti karena Rion ada pekerjaan di kota M sebelum berangkat ke kota M Rion lebih dulu mengantar istri nya,ke rumah mertua nya,..

"mah Rion titip Dea, ya mah. Rion ada pekerjaan di kota M selama tiga hari.."ucap Rion.

"iya, nggak papa Dea, aman kok disini jadi yang tenang kerjanya ya.."jawab mama Rianti..

"iya, mah... sayang Abang berangkat dulu ya.."Rion berpamitan pada istri nya.

"iya, Abang hati-hati "jawab Dea, dengan bibir cemberut nya.

"iya, sayang.."Rion memeluk istrinya..."hai, sayang, papa berangkat kerja ya, baik-baik di rumah sama mama ya, sayang jangan bikin mama susah ya,nak"Rion mencium perut istri nya..

"baik-baik di rumah ya, sayang kalau ada apa-apa langsung kabarin Abang.."di angguki Dea.. lalu Rion masuk ke dalam mobilnya..

"udah sarapan belum kamu nak.?"tanya mama Rianti. Yang melihat Dea tak henti-henti nya, menatap mobil Rion yang sudah menjauh.

"udah mah bareng Abang tadi.."jawab Dea. Lalu duduk di sofa ruang tengah.

Ia, lagi ber VC ria dengan Gita si calon pengantin.. hingga akhirnya Dea, tertidur di sofa dengan posisi miring.

Sore hari nya, papa Adison pulang. Ia membawa pesanan anak bungsu nya, yang minta di belikan martabak manis.

"emm.. makasih papa.."ucap Dea, yang lagi menikmati makanan nya..

"sama-sama sayang..."jawab papa Adison.

"Rion berapa hari di kota M nya?" tanya papa Adison.

"tiga hari pah, kalau kerjaan bisa selesai cepat mungkin dua hari udah pulang.."jawab Dea. Ia mengambil lagi potongan martabakya ke empat di depan nya.

Papa Adison mengangguk kan kepala nya..

Dea, masuk ke dalam kamar nya,ia merebahkan tubuhnya di ranjang. Tak lama ponsel nya berdering dan itu panggilan video dari suami nya. Dea, mengangkat VC suami nya,ia menatap layar yang di penuhi dengan wajah yang di rindukan nya..

**panggilan**...

**Hallo Abang**.

**Hai sayang kamu udah di kamar ya**

**Iya,Dea udah ngantuk**

**Kemungkinan Abang belum bisa pulang besok sayang pekerjaan Abang masih belum selesai**.

**Iya, nggak papa**.

**Besok Abang mau cek ke lokasi pembangunan mau lihat udah sampai tahap mana. Siang nya, Abang ada ketemu client mau tanda tangan kontrak kerjasama. Setelah itu Abang ada rapat dengan para investor**.

**Sibuk banget pasti nggak sempet nelfon Dea**.

**Bisa dong sayang begitu kerjaan Abang selesai Abang langsung telfon ya**.

**Ya udah sekarang kamu istirahat Abang temenin**.

Panggilan berakhir ketika Dea, sudah benar-benar lelap. Rion mematikan panggilan nya. Lalu ia juga merebahkan tubuhnya.

Pagi harinya Dea, terbangun ia memutuskan untuk jalan-jalan pagi di sekitar komplek.

Dea, sudah siap berganti pakaian lalu turun ke lantai bawah..

"mau kemana nak?"tanya papa Adison yang masih menikmati kopi nya, sebelum berangkat kerja.

"mau jalan-jalan pah di Deket-deket sini aja.."jawab Dea. Dea, meraih roti tawar untuk mengganjal perutnya.. setelah pulang nanti baru ia akan makan nasi..

"Dea, jalan-jalan dulu ya mah pah.."pamit nya, langsung melangkahkan kakinya keluar rumah.

Dea, menghirup udara pagi yang masih segar.. membuat pikiran nya, sedikit tenang..

"Dea, udah berapa bulan kandungan Lo.."tanya teman sekelas Dea waktu SMA.

"udah masuk delapan.."jawab Dea..

"ihh... bentar lagi lahiran ya, semoga lancar ya Dea.."Dea, mengaminkan doa teman nya.

"Lo mau berangkat ke kampus?"tanya Dea.

"iya gue ada kuliah pagi kalau gitu gue duluan ya.."pamit nya.

Dea, mendudukkan dirinya di kursi yang ada di sebelah kirinya..ia menghela nafas panjang.. keringat sudah mulai bercucuran panas matahari sudah mulai menyengat. Dea, memutuskan untuk pulang.

Selesai mandi dan berpakaian Dea, turun lagi ke lantai bawah. sesampainya di lantai bawah Dea, langsung ke meja makan mengambil nasi dan lauk lalu ia membawa nya ke sofa ruang tengah sambil menonton.

"dih,sadis bener tuh cowok kalau gue yang jadi cewek nya, udah gue gampar tu muka si cowok.."Dea, mengomentari drama yang lagi di tonton nya.. di drama itu si cowok adalah sosok yang ringan tangan sama pacarnya. Tukang selingkuh,. membuat Dea, terbawa emosi tapi tetap menonton nya, sampai selesai.

"mama dari mana?"tanya Dea, yang melihat mama nya baru pulang dari luar..

"habis belanja, si mbak yang biasa nya, belanja lagi sakit jadi mama aja yang belanja.."jawab mama Rianti.

"nih tadi mama beli cake coklat buat kamu.."ucap mama Rianti menyerah kan bungkusan kecil pada Dea.

"ih.. mama tau banget kalau Dea, lagi pengen ngemil."seru nya..

"tau dong mama kan pernah hamil.."jawab mama Rianti..

"makasih mama.."ucap Dea. Yang langsung membuka cake nya.

panggilan...

Abang besok pulang sayang.

Iya,Dea tunggu di rumah.

Gimana hari ini sayang?

Baik bang baby juga baik.

Abang udah makan belum?

Udah sayang barusan aja siap.

Dea, kangen...

Sabar ya besok Abang pulang..

Panggilan berakhir dengan Dea yang tertidur.....

"Delon kita berangkat sekarang."ucap Rion..

"siiaaappp bosss"jawab Delon asisten Rion.

"mau surprise ni ceritanya..."ledek Delon.

Rion hanya tersenyum menanggapi ledekan asisten nya.

kini mereka sedang di perjalanan menuju bandara...

sekitar tengah malam Rion sampai di kediaman mertuanya..ia berangkat dari kota M sekitar pukul sepuluh malam setelah Dea tertidur.

Rion masuk ke dalam rumah setelah di bukakan pintu oleh pembantu mertua nya..

Rion langsung melangkahkan kakinya manaiki tangga satu persatu menuju kamar istri nya.

Ceklek...

Pintu terbuka perlahan Rion, masuk setelah pintu terbuka menampilkan sosok yang dirindukan nya, sedang tidur berbalut selimut membelakangi pintu..

"hai Abang pulang sayang"setelah mengatakan itu Rion langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Rion bergabung dengan istrinya di ranjang ia memeluk istrinya lalu ikut tertidur...

Pagi harinya Dea terbangun dari tidurnya dan merasakan sesuatu yang berat melingkar di perut nya,Dea terkejut melihat sebuah tangan sedang memeluk nya,erat Dea, langsung terduduk karena kaget.. pergerakan spontan yang di lakukan Dea, membuat Rion membuka matanya..

"ada apa sayang.."tanya Rion dengan suara seraknya.

"Abang kok bisa disini.."Dea, masih bingung...

"ya bisa lah buktinya Abang disini. Udah sini tidur lagi Abang masih ngantuk.."Rion kembali merebahkan tubuh istri nya..

"Abang bilang pulang hari ini kok udah disini?"jawab Dea.

"Surprise.."jawab Rion. Dengan mata yang kembali terpejam. Dea, masih ngomel-ngomel karena Rion pulang memberi tahu nya, jika ada apa-apa di perjalanan bagaimana. Dea, terdiam ketika Rion membungkam bibir nya dengan bibir Rion. Rion Melu mat perlahan dengan tangan satunya mulai nakal di tubuh istri nya. Kini Rion sudah berada di atas istrinya. bibirnya turun menyusuri leher jenjang istri nya. tangan nya membuka kancing piyama tidur istrinya.. lalu dengan cepat membuat pengait bra. Dan langsung menyusu dengan rakus. Membuat desa han desa han sexy mulai terdengar dari bibir istri nya yang membuat Rion semakin bersemangat..

tangan satunya tak di biarkan nya, menganggur ia menurunkan celana istri nya hingga tersisa dalaman istri nya saja yang juga langsung ia tanggalkan. Kini Dea, sudah polos Rion juga mulai membuka kain yang masih melekat di tubuhnya..

dan kini Rion sudah tak mengenakan apapun lagi hingga nampak lah sesuatu yang sudah sangat tegang berdiri kokoh. Perlahan Dea, mengurut benda kesukaan nya, itu yang bisa membuat Dea melayang..

"aahhhh..."Rion mendesah ketika Dea, mengocok nya dengan lihai..

"kamu nakal sekarang ya sayang..."ucap Rion di sela-sela kenikmatan yang di rasakan nya..

"Abang yang ngajarin.."jawab Dea. lalu membalikkan tubuh suami nya, sehingga kini Dea, yang berada di atas suaminya.

perlahan Dea, memasukkan benda kokoh di bawah nya,ke goa kenikmatan milik nya, Rion membantu menghentak baru lah pusakanya terbenam sempurna.

"ahhhhhh...."desah keduanya saat benda itu sudah menyatu.. Rion memegang pinggang istri nya, membantu nya, Menaik turun kan badan nya, kedua nya,Mende sah sa'at rasa nikmat itu semakin terasa.

Rion membalikkan posisi mereka kini Rion yang memimpin permainan. Rion menghentak-hentak pusakanya dengan teratur.sunnguh ia ingin menggila rasanya.jika ia tak ingat ada baby di perut istri nya...

"abanggg....engghh...ahhh ahhh.."desah Dea..

"ya, sayang...hahhh...aahhh..."Rion menggeram merasakan nikmatnya...

mereka ganti gaya..kini posisi Dea, membelakangi Rion..perut besar nya,tak menghalangi posisi nya saat ini. Rion menghentakkan pusakanya. Dengan posisi istri nya, yang menungging..."aaaahhhhh..."desah keduanya semakin menjadi. Karena dengan posisi ini rasa nya. Lebih nikmat...

Rion memegang bahu istri nya, dari belakang. Tangan satunya menahan pinggang istri nya...

"sayanggggg.....aaaahhhh"Rion memejamkan mata nya..

Ketika pelepasan sudah di ujung....

"aaahhh....ahhhh...ahhhhhhhh......"Rion membenamkan seluruh pusakanya sa'at mendapati pelepasan nya..

Begitu juga dengan Dea,ia mendongak kan kepala nya,ke atas merasakan milik nya, berdenyut sa'at mendapati pelepasan bersama suaminya...

Rion terbaring di sebelah istrinya..."perut kamu sakit nggak sayang..?"tanya Rion sambil mengelus perut istri nya...

Dea, menggeleng.."Dea nggak papa bang..."jawab Dea..

1
Belinda Dayes
Sempurna deh ini. 👌
B.P.Sari: terimakasih kak semangat nya😊
total 1 replies
Aiko
Karakter keren! 😍
B.P.Sari: terimakasih sudah mampir di karya saya🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!