NovelToon NovelToon
KABUR DARI AYAH ANAKKU

KABUR DARI AYAH ANAKKU

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Mafia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:942.5k
Nilai: 5
Nama Author: Seraphine E

"Aku datang untuk menjemputmu dan anak kita" kata Jason yang tiba - tiba saja muncul dihadapan Lily setelah 7 tahun yang lalu pria ini menghina dan merendahkannya.
"Jangan bicara omong kosong, Nicholas adalah anakku. Kalau kau masih ingin berbicara omong kosong segera pergi dari hadapanku" ucap Lily.
Jason menatap tajam, "Hasil test DNA membuktikan dia anakku, kau tidak bisa mengelak"
Lily tak bisa mengelak lagi, jalan satu - satunya adalah kembali melarikan diri dari Jason atau mengakui semuanya.
....
Mau tahu kelanjutannya? Yuk dibaca.
Mohon dukungannya ya untuk novel ini, klik rate, like dan vote. Dukungan kalian berarti sekali untuk author

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seraphine E, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 + Notice

"Bugh..." Pukulan keras melayang dari tangan Ronald, menghantam Diego yang tertunduk dihadapannya. Dirinya buru - buru kembali ke negaranya saat mendengar kabar Theresa dalam keadaan kritis. Sementara Evelyn sudah beberapa kali tak sadarkan diri akibat menangisi Theresa.

"Kau hanya perlu menjaga adikmu sampai dia benar - benar sembuh. Menjalankan tugas seperti itu saja kau tidak becus!!!! Lihat dengan mata kepalamu, adikmu berjuang untuk hidup" Tuding Roland.

Diego memilih diam dan tak membalas ucapan ayahnya itu. Hatinya dipenuhi rasa marah pada Jason. "Pergilah, aku tidak ingin melihat wajahmu disini. Kau benar - benar anak tidak berguna, aku menyesal memiliki anak sepertimu!!!"

"Maaf karena aku menjadi anak yang tidak berguna untukmu" ucap Diego kemudian.

"Apa kau bilang?!?! Beraninya kau membalas ucapan ayahmu, apa begini caramu berbicara denganku!!!!" Ronald bersiap melayangkan pukulannya lagi ke arah Ronald namun segera dihentikan oleh Evelyn.

"Diego, kau pergilah. Jangan membuat ayahmu semakin marah" lirih Evelyn dan langsung dituruti oleh Diego.

Evelyn menunduk lesu, menghindari tatapan Ronald yang masih dikuasai oleh amarah di hatinya. "Suamiku, bisakah kau bersikap sedikit lebih baik kepada Diego? Dia sudah berusaha melakukan yang terbaik selama ini untuk mendapatkan pengakuanmu" pinta Evelyn tapi Ronald hanya menatap lurus kedepan mengindahkan apa yang diucapkan oleh istrinya.

"Aku tahu kalau Diego....."

"Berhenti berbicara, kau tidak mau ada orang lain yang mendengar ucapanmu kan?" kata Ronald lagi.

"Maaf, aku tidak berpikir panjang" balas Evelyn lagi.

Tepat seperti dugaan Gilbert, tidak perlu waktu yang lama berita tentang Theresa dan Jason mulai bermunculan di media massa, apalagi pengacara keluarga Ronald segera melayangkan gugatan kepada Jason atas apa yang terjadi kepada Theresa.

Berbeda dengan Gilbert yang terlihat sibuk mengatasi masalah itu, Jason justru terlihat santai sambil melihat sebuah katalog brand ternama untuk hadiah si kembar.

"Bisakah kau lebih serius menghadapi ini?? Masalah ini jauh lebih besar dari yang kau alami 7 tahun yang lalu dengan Sarah" kata Gilbert.

"Aku yakin kau bisa mengatasinya, kalau begitu aku pergi dulu. Aku sudah berjanji pada Nicholas untuk mengajaknya berkuda" ucap Jason sambil menyeringai lebar.

"Brak....." Suara pintu ruangan Jason dibuka paksa oleh Diego yang kembali ke kantornya dan menerobos masuk dengan membawa pistol di tangannya.

Dia menodongkan pistol itu ke arah Jason, "Kau..... Karena kau Theresa saat ini dalam kondisi kritis. Hari ini aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri agar aku bisa membuat Theresa bahagia!!!!"

"Guard... Apa yang kalian lakukan?Tangkap dia!!!!" Teriak Gilbert. Para petugas keamanan pun langsung berdatangan tapi Diego telah menarik pelatuknya dan, "Dor.....!!!!" Bunyi tembakan terdengar dan sesaat kemudian Jason ambruk ke lantai.

"Mati kau Jason....Hahahahahaha" Diego tertawa terbahak - bahak ditengah gempuran para petugas keamanan yang menyergapnya.

****

Sementara itu di kediaman Jason, terjadi kepanikan diantara Fred dan Matilda.

"Apa kita harus mengatakan hal ini kepada nona Lily?" tanya Matilda pada Fred.

"Mengatakan apa?" tanya Lily yang ternyata sudah berada didekat mereka.

"Bukan apa - apa nona, ini tentang ulang tahun tuan dan nona muda nanti, apakah mau mengundang lebih banyak orang atau tetap seperti sebelumnya" kilah Fred.

Lily merasa ada sesuatu yang mereka sembunyikan darinya, tapi dia memilih untuk diam terlebih dahulu.

"Baiklah kalau begitu, oh ya apakah Jason sudah pulang? Sejak tadi Nicholas terus menunggunya karena mereka berjanji akan berkuda bersama" tanya Lily.

Matilda tampak bingung menjawab pertanyaan Lily, "Ada apa? Apa Jason sudah pulang?" tanya Lily lagi.

"Ehm, sepertinya tuan Jason tidak bisa pulang hari ini. Tiba - tiba saja ada pekerjaan yang harus dia selesaikan. Mungkin selama beberapa hari dia tidak akan pulang kerumah" kata Matilda mencoba membohongi Lily.

"Apakah dia juga tidak bisa hadir di ulang tahun sikembar besok lusa?" tanya Lily lagi.

"Sejujurnya kami tidak tahu, tapi saya rasa itu bisa saja terjadi" kata Matilda lagi.

"Ka-kalau begitu kami berdua permisi dulu, hari ini bunda rosa dan anak - anak dari panti asuhan akan datang jadi kami ingin menyiapkan akomodasi bagi mereka" Fred lalu mengajak Matilda pergi meninggalkan Lily yang terlihat masih curiga dengan apa yang mereka sembunyikan.

"Kau tahu?? Aku benar - benar takut nona Lily mengetahui kebohonganku" ucap Matilda setelah mereka pergi menjauh dari Lily.

"Apa boleh buat, tuan Gilbert sudah berpesan untuk tidak membiarkan nona Lily mengetahui kondisi tuan Jason sekarang" jawab Fred seraya mengusap dahinya yang berkeringat.

"Semoga tuan Jason baik - baik saja, setelah apa yang dia alami selama ini. Aku tidak bisa membayangkan jika...."

Fred menepuk pundak Matilda dan berusaha menenangkan rekan sehidup sematinya itu, "Kau tenang saja. Tuan Jason akan baik - baik saja. Kau lupa kalau dia selalu selamat dari bahaya apapun sejak dia masih kecil?"

"Kau benar" lirih Matilda kemudian.

****

Didepan ruang operasi Gilbert menunggu dengan gelisah, sudah cukup lama Jason berada didalam ruang operasi tapi sampai sekarang dia belum juga keluar. Dari kejauhan dia dapat melihat Fred tergopoh - gopoh menghampiri dirinya, "Bagaimana keadaan tuan Jason?" tanya Fred cemas.

"Dia masih berada didalam, aku tidak tahu bagaimana kondisinya karena operasi juga masih berjalan" jawab Gilbert.

"Kau kemari, Lily tidak mengetahui soal Jason kan?" tanya Gilbert

Fred mengangguk, dia memastikan Lily tidak mengetahui tentang kondisi Jason dan saat ini Matilda terus berjaga mengawasinya bersama dengan Alice dan Robbie.

"Bagus, jangan sampai dia dan si kembar tahu. Aku tidak mau memperumit keadaan menjadi semakin parah"

Tak lama kemudian dokter Richard dan juga Dominic keluar dari dalam ruang operasi, dibelakangnya tampak Jason sedang tertidur akibat pengaruh anastesi.

Dominic tergelak melihat wajah panik Gilbert, "Kenapa kau panik begitu, apa kau khawatir kalau bossmu tiba - tiba meninggalkanmu ke akhirat?" ledek Dominic.

"Katakan saja bagaimana kondisinya?" tanya Gilbert.

"Well, luka tembakan tidak mengenai organ dalamnya jadi dia akan baik - baik saja setelah beristirahat selama beberapa hari kedepan dan mengurangi aktivitas berat yang bisa membuat jahitannya terbuka" penjelasan Dominic tak urung langsung melegakan hati Fred dan juga Gilbert.

"Bossmu akan baik - baik saja, mengingat dia terus saja menyebut nama Lily sebelum dia tertidur akibat anastesi" tepuk Dominic.

Gilbert menyeringai geli mendengar hal itu, "Nyawanya sedang dalam bahaya bisa - bisanya dia masih memikirkan Lily" batinnya.

***

Keesokan harinya....

Jason mendapati dirinya kini berada dirumah sakit, "Kau sudah bangun?" tanya Dominic yang sedang melakukan pemeriksaan kepada Jason.

"Dimana Gilbert?" tanya Jason kemudian, Dominic menunjuk kearah Fred serta Gilbert tampak tertidur di sofa tempat dirinya dirawat. "Sialan.... Sakit sekali. Diego kau benar - benar...... Agh" Jason mengerang kesakitan karena efek obat yang sudah habis.

"Aku akan menambahkan penghilang rasa sakit untukmu. Kau beristirahat saja dengan tenang sampai lukamu sembuh" ucap Dominic lagi.

Sejenak Jason tampak menyadari sesuatu, " Tunggu hari apa sekarang? Tanggal berapa?" tanya Jason panik.

Sekarang tanggal 7 Agustus. Memangnya kenapa kau menanyakan itu?" tanya Dominic.

Mendengar itu, Jason langsung membuka selimutnya dan mencabut selang infus di pergelangan tangannya, mencoba untuk berdiri tapi karena dirinya masih dipengaruhi oleh pengruh obat bius dia tidak dapat berdiri dengan tegak.

"Hey.. Apa yang mau kau lakukan?" teriak Dominic panik dan membangunkan Gilbert serta Fred.

"Aku harus pulang, besok adalah ulang tahun si kembar. Aku tidak boleh melewatkannya" lirih Jason.

Dominic dan Gilbert berusaha menghalangi langkah Jason, begitu juga dengan Fred. "Kondisimu memerlukan istirahat lebih banyak, kau tidak bisa pulang. Sebagai dokter aku melarangmu untuk pergi" perintah Dominic.

Bukan Jason namanya jika dia tidak bersikeras untuk pergi, tak peduli dengan kondisi tubuhnya sendiri dia memaksa untuk bisa pulang menemui si kembar sampai akhirnya mau tak mau Dominic pun mengalah dan memintanya untuk tinggal satu malam lagi, "Lagipula ulang tahunnya kan besok. Kau bisa kesana besok" kata Dominic.

"Dia benar, kau harus memulihkan tenagamu dulu" sambung Gilbert.

"Baiklah, tapi jangan ada yang melarangku untuk pergi besok" ancam Jason.

"Ckckck.... Kau benar - benar keras kepala kalau menyangkut si kembar" ledek Gilbert.

"Kau bisa simpan ucapanmu itu saat kau memiliki anak nantinya" sindir Jason.

"Oh ya, apa yang terjadi dengan Diego?" tanya Jason.

Gilbert lalu menceritakan semuanya, sesaat setelah Diego menerobos masuk dan menembak dirinya. Diego segera ditangkap oleh petugas keamanan dan diamankan di lokasi lain. Gilbert sengaja tidak membawa Diego ke kantor polisi karena dia tahu jika hal itu dia lakukan maka Ronald akan segera membebaskannya.

Gilbert berpendapat jika ini adalah kesempatan yang bagus untuk bernegosiasi dengan Ronald terkait masalah gugatan yang dilayangkan kepada Jason serta soal kerjasama diantara kedua perusahaan mereka.

"Aku sudah menghubungi pengacara Ronald dan aku yakin sebentar lagi mereka akan kemari untuk berdiskusi denganmu" kata Gilbert lagi.

Jason meremas selimutnya, "Bantu aku bersiap - siap, aku akan menyambut kedatangan Ronald sendiri. Kita lihat apa yang bisa mereka lakukan jika aku benar - benar memutuskan kerjasama dengan bisnis miliknya" kata Jason

"Beraninya mereka melukaiku, setelah selama ini aku membiarkan mereka berbuat curang dibelakangku" geramnya

**********

*****

Notice :

Halo teman - teman, terima kasih atas dukungan like dan vote serta gift dari semuanya sehingga berhasil terpilih sebagai 20 bab terbaik dan masuk di 11 karya baru terbaik.

Semua ini tidak akan pernah terjadi tanpa dukungan dari teman - teman sekalian.

Dukungan ini berarti sekali untuk author agar bisa terus berkarya.

Author juga ingin mengucapkan

...Selamat Idul Fitri bagi teman - teman yang merayakannya....

...Minal Aidzin wal Faidzin...

...Mohon maaf lahir dan batin...

Untuk Update selanjutnya ditunggu besok ya, author akan tiga kali update di jam 08.00, jam 15.00, dan jam 19.00.

Terima kasih

1
meri
Luar biasa
imoe nawar
👍👍👍
Cinta Rodriques
orang g suka kok dipaksa g tau mau banget ditereza.
Puspa Sella
karakter Lily wanita bodoh
cetom😘😘
harusnya kids
Momcia
Baca Aileen, jadi Alien, lbh cpt di lidah
Maryami
semoga makin sukses💪💪💪💪💪💪💪🦾🦾🦾🦾🦾🦾
Maryami
blm baca thor tp aku suka dr sinopsisnya
W Sri Sunarsih
Luar biasa
Fareza Gmail.Com
ceritanya makin seru thor 😆😆
Pak dhe Tono
Luar biasa
guntur 1609
karna putrimu tetlalu egois. dia buukan mencintai jason.tapi obsesi
guntur 1609
dasar jason
guntur 1609
jumpa lah lily sm anaknya
guntur 1609
brti matilda pernah jumpa anak mereka
guntur 1609
jangan bilang cucunya tu jason
guntur 1609
rasain loe jason
Safa Almira
suka
Mazree Gati
ga seru,,mentang2 jagoan Ketembak ga mati
Mazree Gati: ya biar ga jadi baca
total 2 replies
Fara Rasta
yakin si Sarah ini mah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!