NovelToon NovelToon
Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Jiwa Modern Sang Agen Rahasia : Pembalasan Permaisuri Lin

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Agen Wanita / Time Travel
Popularitas:45.3k
Nilai: 5
Nama Author: Amber Mist

Lin Meilin adalah agen intelijen modern papan atas yang ditakuti karena keahliannya dalam taktik pertempuran dan racun mematikan.

Namun, sebuah misi rahasia untuk merebut kembali Giok Dinasti Long yang hilang di luar negeri justru berakhir tragis. Meilin dikhianati oleh rekan seperjuangannya sendiri hingga sekarat.

Saat tetesan darah Meilin menyentuh permukaan giok kuno tersebut, keajaiban mistis terjadi. Jiwanya terlempar melintasi waktu dan terbangun di dalam tubuh Permaisuri Lin—seorang wanita berkedudukan tinggi namun memiliki kepribadian yang sangat lemah dan penakut.

Di dunia kuno ini, Permaisuri Lin baru saja diracun oleh selir kesayangan kaisar dan dibuang hingga terabaikan di Istana Dingin yang sunyi.

Kini, tidak ada lagi permaisuri lemah yang bisa ditindas! Dengan jiwa agen rahasia yang haus akan keadilan, Meilin bangkit untuk mengacak-acak seisi istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amber Mist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22: Percikan Api di Perbatasan Barat

Dayang tersebut, yang tahu bahwa ia tidak akan bisa lolos dari siksaan penjara bawah tanah, langsung bersujud histeris ke arah Selir Hua. "Selir Hua! Selamatkan hamba! Hamba hanya melakukan apa yang Anda perintahkan semalam! Anda yang memberikan botol racun itu kepada hamba!"

"K-Kau berbohong! Aku tidak tahu apa-apa!" Selir Hua menjerit histris, wajah cantiknya kini dipenuhi oleh ketakutan yang teramat sangat. Seluruh dunianya runtuh dalam sekejap mata.

Ibu Suri yang melihat bukti berdarah di depan matanya langsung gemetar menahan amarah. Jika bukan karena intervensi taktis dari Meilin, ia dipastikan sudah menjadi mayat kaku di atas kursi takhtanya malam ini.

"Kejam... Benar-benar kejam!" Ibu Suri menunjuk Selir Hua dengan tangan bergetar. "Lin Meilin, kau telah menyelamatkan nyawa tua hamba malam ini. Yang Mulia Kaisar, jatuhkan hukuman mutlak pada pengkhianat ini!"

Long Feng berdiri, aura membunuh setingkat dewa perang memancar kuat dari tubuh tingginya, membungkam seluruh aula perjamuan menjadi sunyi senyap.

"Mulai malam ini, keluarga Hua dinyatakan sebagai pengkhianat negara. Selir Hua dijatuhi hukuman gantung di alun-alun kota besok pagi, dan seluruh aset serta garis keturunan klan Hua di ibu kota disita tanpa sisa untuk kas militer!" perintah Long Feng dingin, sebuah vonis mati yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapa pun.

"Yang Mulia! Ampun! Hamba terpaksa!" ratap Selir Hua saat para pengawal mencengkeram lengan bajunya dengan kasar dan menyeretnya keluar dari lantai marmer aula perjamuan.

Meilin berdiri tegak di tengah aula, di bawah sorotan ratusan mata menteri yang kini menatapnya dengan rasa hormat dan ketakutan yang teramat dalam. Musuh domestik terbesarnya di istana belakang telah hancur sepenuhnya hanya dalam satu malam berkat kalkulasi kimia modernnya.

Long Feng berjalan turun dari podium takhtanya, melangkah hingga berhenti tepat di samping Meilin. Di hadapan ratusan menteri yang masih bersujud, Kaisar menggenggam jemari ramping Meilin dengan sangat erat, memancarkan gairah posesif dan kebanggaan yang luar biasa besar atas kehebatan istrinya.

Pertunjukan di istana belakang telah usai dengan kemenangan mutlak bagi sang agen rahasia modern. Namun, di balik runtuhnya keluarga Hua, sebuah laporan darurat dari perbatasan utara baru saja tiba di tangan Gao Zan, menandakan bahwa konflik yang jauh lebih besar di luar kekaisaran kini siap menanti mereka berdua di babak berikutnya.

Eksekusi mati Selir Hua di alun-alun kota tidak hanya membersihkan harem belakang dari intrik berdarah, tetapi juga memicu efek domino yang telah diprediksi oleh Lin Meilin. Tiga hari setelah perjamuan maut itu, sebuah dekret darurat berstempel merah darah tiba di meja kerja Kaisar Long Feng. Sisa-sisa pasukan klan Hua yang menguasai garnisun militer di perbatasan barat telah mengobarkan pemberontakan terbuka, menolak tunduk pada titah istana, dan secara rahasia membuka gerbang benteng untuk aliansi tentara liar dari Kerajaan Bei.

"Mereka tidak hanya memberontak, Yang Mulia," ujar Gao Zan, wajahnya mengeras saat memaparkan peta taktis perbatasan di hadapan Long Feng dan Meilin di ruang strategi rahasia. "Pasukan bentukan Menteri Hua di barat memiliki jumlah lima puluh ribu prajurit, dan jika dikombinasikan dengan kavaleri besi Kerajaan Bei, mereka bisa menembus ibu kota dalam waktu kurang dari satu bulan jika tidak dihentikan di celah pegunungan Guanshan [1]."

Long Feng mengepalkan tangannya di atas meja, membuat retakan kecil pada kayu mahogani tebal tersebut. Aura dewa perang di tubuhnya mendadak meledak pekat. "Aku sendiri yang akan memimpin Pasukan Serigala Hitam dan sayap militer pusat untuk turun ke medan perang. Daratan Dinasti Long tidak akan pernah membiarkan kaki para pengkhianat mengotori tanahnya."

Meilin yang sejak tadi memperhatikan garis pertahanan di atas peta kulit kambing akhirnya angkat bicara. Sepasang mata elangnya berkilat penuh perhitungan sains militer modern.

"Jika kau memimpin pasukan secara konvensional, Yang Mulia, kau akan kalah dalam hal kecepatan logistik," potong Meilin datar namun tajam, menarik perhatian penuh dari Long Feng. "Medan perang di celah Guanshan adalah wilayah berbukit dengan koridor sempit. Kavaleri besi Kerajaan Bei sangat unggul dalam tabrakan frontal, tetapi mereka buta terhadap strategi gerilya medan tertutup."

Long Feng menatap permaisurinya, guratan takjub kembali melintas di wajah tampannya. "Taktik gerilya? Maksudmu kita harus menyerang dalam kelompok kecil secara berkala?"

"Lebih dari itu," Meilin tersenyum licik, sebuah senyuman menawan yang sarat akan bahaya laten seorang mantan agen elit didikan The Ghost. "Kita gunakan formasi Blitzkrieg—serangan kilat terkoordinasi yang mengincar rantai komando tertinggi mereka di malam hari, dipadukan dengan sabotase suplai air menggunakan toksin kimia buatan Toko Obat Seribu Penawar. Aku akan ikut bersamamu ke medan perang barat."

Long Feng tersentak. Lengan kekarnya bergerak secepat kilat, mencengkeram bahu ramping Meilin dengan genggaman yang protektif dan penuh gairah posesif. "Tidak, Meilin! Medan perang barat terlalu kotor dan berbahaya untuk seorang wanita harem, bahkan untuk wanita sehebat dirimu sekalipun. Tetaplah di Istana Fengxiang di bawah perlindungan Ibu Suri [1]."

Meilin tidak terintimidasi oleh cengkeraman Long Feng. Ia justru menepis pelan tangan suaminya, lalu maju satu langkah hingga dada bidang mereka saling menempel ketat. Ia mendongak, menatap mata elang sang Kaisar dengan tatapan yang sangat berani dan menantang.

"Yang Mulia, apakah kau lupa siapa wanita yang telah membantai sepuluh pembunuh elit Teratai Hitam di kamarmu tanpa segores luka pun?" bisik Meilin tepat di depan bibir Long Feng, suaranya halus namun mematikan. "Di dalam istana ini, aku adalah permaisurimu. Tetapi di medan perang luar, keahlian taktis dan pengetahuanku tentang strategi militer modern adalah aset terbesar yang bisa menyelamatkan nyawa puluhan ribu prajuritmu. Aku tidak meminta izinmu sebagai seorang istri, aku menawarkan aliansi strategis sebagai seorang profesional [1]."

Long Feng tertegun, matanya menatap dalam-dalam ke dalam manik mata hitam Meilin yang dipenuhi oleh api tekad yang membara. Jantungnya berpacu hebat, bukan karena amarah, melainkan karena rasa cinta dan kekaguman yang tak terbendung terhadap wanita luar biasa di hadapannya ini. Meilin adalah tipe permata berbahaya yang tidak bisa dikurung di dalam sangkar emas istana belakang; ia adalah elang yang harus terbang bersama naga untuk menguasai langit daratan kuno ini.

Kaisar akhirnya menghela napas panjang, kekalahannya di hadapan logika taktis Meilin terasa sangat manis. Ia mengangkat tangan kanannya, menyergap bagian belakang kepala Meilin, menarik wajah cantik itu dan mendaratkan sebuah kecupan yang tegas, hangat, dan dipenuhi oleh janji kepemilikan mutlak di atas bibir manis istrinya.

Cup.

"Baiklah, Rubah Kecil. Kau menang," bisik Long Feng setelah melepaskan pagutan bibirnya dengan serak penuh gairah tersembunyi. "Kau akan ikut denganku sebagai Penasihat Taktis Militer Agung Kekaisaran, menyamar dengan pakaian pelindung perak pasukan elit. Tetapi ingat satu hal... setiap kali pertempuran hari itu selesai, pajak keselamatanmu harus kau bayar penuh langsung di dalam tenda militer pribadiku."

1
Memyr 67
bagaimana bisa plat modern dipadukan dengan gerbang kuno. memang ada listriknya?
Amber Mist: kunci dan pintunya kak 🤭, dua dimensi waktu yg berhubungan
total 1 replies
Memyr 67
beneran goblog kaisar long feng. mendengar gosip murahan dianggap kebenaran mutlak tanpa diselidiki. begitu bertemu langsung ternyata beda dengan gosip yg dia dengar, yg sebelumnya dipercaya sekali, bingung.
Memyr 67
kalau benar itu kaisar, kok goblog ya? bisa bisanya tidak mengenali permaisurinya. apa pas nikah matanya jelalatan ke tempat lain? nggak liat wajah prempuan yg jadi istrinya?
Arix Zhufa
kaisar & permasuri ini sdh belah duren blm sih?
Arix Zhufa
mampir thor
Rubiyata Gimba
wow...mantap kau meilin
yula
💪💪💪💪💪thorr
Osie
eh davin msh hidup setelah 3bln dr pertempuran? kok bisa..bukannya davin udah kena racun meilin? aku yg salah baca bab atau ada penjelasan bab yg terlewati...hmmmm gagal paham dah aku nya
Osie
loh kan davin udah kena racun meilin dan hy bisa bertahan selama 24 jam..ba rti 3 bln kedpn davin udah tinggal nama doang kan
Osie
iihh thor pasukan meilin jgn disebut terus pasukan yatim piatulah..miris bgt aku bacanya
Osie
modus terselubung seorang kaisar🤣🤣🤣🤣
Osie
inilah indahnya kalau sosok hebat jaman modern transmigrasi kejaman lampau...sat set sat set otak geniusnya kerja...kereeeeeeeeennn😍😍😍😍
Osie
ini kaisar yg tolol atau emang tata keamanan istannya yg amburadul..bisa gitu selir duduk disamping kaisar? apa taik semua ya isi pala kaisarnya..sumpeh kalau aku jd meilin g bgt dah ttp jadi permaisuri kaisar modelan gini
Bilbina Shofie: betul ih goblok🤣🤣🤣
total 1 replies
Osie
thor meulin g punya ruang dimensi kah?
Runi Mayantri
suka kak critany,salam knal ya
Ayudya
semangat long Feng dan limeilin🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Shen shandian luo
waktu dan masa nya juga berubah2 melullu
Shen shandian luo
kok aneh ya masak sama kaisarnya gak kenal...kan udah liat wajah nya waktu menyelamatkan dari racun..kadang2 alurnya berantakan...
Sulati Cus
pajak yg mengenakkan buat kaisar ... modus nya bisa ar🤣
Amber Mist: 🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
Ayudya
meilin persiapkan diri mu dan jangan mau lagi di tindas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!