Penguasa Sejati yang dikenal sebagai Raja Beladiri yang bernama Xiao Yan yang telah membantai jutaan Iblis yang tak terhitung jumlahnya. Namun pada pertempuran akhir dia harus bertarung dengan Demon Lord dan mati bersama.
Xiao Yan terlahir kembali dimasa yang berbeda dan Dunia dengan budaya asing pada saat berumur 18 tahun. Dunia dimana Makhluk asing yang disebut Monster Abbys menyerang Bumi, peradaban sudah berubah dan dia memiliki seorang Adik yang bernama Xiao Xuan.
"Tidak memiliki Job tidak ada masalah untukku... Dewa, Iblis atau Monster sekalipun majulah. Aku akan membungkam semua orang dan berlajan sesuai dengan kendaliku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dimas upss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 29 - Turnamen Militer Timur
Xiao Yan memberikan semua berkasnya disana dan mendapatkan ruangan untuk beristirahat, beberapa Tentara lain memandangnya dan meremehkannya karena dia hanya Seniman Beladiri level 2. Namun baginya itu merupakan hal yang wajar karena kebanyakan dari peserta lain berada di level 3 dan ada beberapa orang berada di level 4.
Setelah mengganti pakaiannya layaknya seorang kadet semua orang dikumpulkan dihalaman. Xiao Yan menghitung mereka semuanya dan setidaknya ada 200 orang yang berusia dibawah 30 tahun. Mereka semua adalah bakat terbaik di Kota mereka dan dikumpulkan untuk mendapatkan kesempatan besar ini.
Beberapa orang keluar dan seorang Pria tua yang merupakan Seniman Beladiri level 5 keluar, dia adalah Jendral Militer Wilayah Timur dan sudah menjadi seorang Grandmaster Seni Beladiri yang bernama Xue Zhan. Dalam sekejap suasana menjadi hening dan Xue Zhan merasa puas dengan sikap mereka.
"Seperti yang kalian tahu jika baru telah muncul dan Militer Timur menggunakannya untuk kesempatan bagi kalian untuk merasakan sendiri seperti apa didalam sana. Tidak ada informasi seperti apa didalam Gate level 4 ini, tentu saja hidup kalian akan tergantung dengan performa kalian sendiri nantinya dan bagi mereka yang takut mati aku sarankan segera mundur. Dalam beberapa khasus banyak seniman beladiri yang mati karena menjelajah Gate." Kata Xue Zhan dengan tegas.
Tidak ada dari mereka yang ingin mundur dan justru sebaliknya rasa ingin tahu mereka menjadi sangat besar. Didalam Gate banyak Monster Abbys baru dan sumber daya langka, bagi seniman beladiri itu adalah sebuah sumber daya yang layak diperjuangkan.
"Aku suka semangat kalian tapi sayangnya tidak kalian semua bisa masuk kedalam Gate, hanya ada 50 orang saja yang bisa masuk dan kita akan menggunkan sistem peringkat." Xue Zhan meminta Bawahannya untuk membagikan sebuah jam.
Mereka semua masing-masing mendapatkan satu dan Xiao Yan sedikit bingung dengan cara menggunakannya.
"Kita akan menggunakan sistem poin... disini adalah wilayah perbatasan dan kalian akan terus berburu untuk mendapatkan Ranking 1 sampai 50. Tergantung Monster yang kalian bunuh semakin kuat maka semakin banyak poin yang didapatkan. Dalam kurun waktu seminggu Ranking 1 sampai 50 akan ditetapkan, silahkan gunakan cara apapun seperti membentuk Kelompok atau semacamnya. Kalian bisa memerika informasi Ranking melalui jam itu dan setiap poin akan dihitung secara otomatis." Xue Zhan menjelaskan aturannya.
Seorang Seniman Beladiri level 4 mengangkat tangannya dan bertanya, "Apakah mungkin dapat merebut poin peserta lainya ?"
Xue Zhan tersenyum dan menjawabnya, "Ya... kalian bisa mentransfernya atau merebut secara langsung dari peserta lain."
Setelah jawaban ini keluar para peserta lain menjadi sangat waspada, bukan hanya harus waspada terhadap Monster tapi mereka juga harus berhati-hati dengan peserta lainya. Tingkat kesulitannya sangat tinggi dan salah langkah sedikit saja akan membawa bencana.
"Karena tidak ada lagi yang ingin kalian tanyakan maka aku nyatakan jika kompetisi Wilayah Militer Timur dimulai." Xue Zhan berteriak sangat keras.
Semua orang mulai membentuk kelompok mereka masing-masing dan beberapa diantara mereka seperti Xiao Yan memilih untuk melakukan sendirian dalam perburuan. Perburuan secara kelompok lebih meningkatkan peluang keberhasilan namun tidak akan efektif karena poin akan dibagi, terlebih sebagai seniman beladiri level 2 tidak akan ada orang yang mau bekerjasama dengannya. Setelah memilih lokasi untuk berburu Xiao Yan bergegas keluar melalui pemeriksaan.
"Jam ini dilengkapi dengan Peta dari perbatasan dan aku akan langsung memulai perburuan, butuh seharian penuh untuk mencapai Gunung Valley dan buruanku kali ini adalah Ratu Kelabang Bersayap Emas level empat menengah." Xiao Yan berlari sangat cepat dan mengambil lompatan cepat.
Kebanyakan peserta tidak akan berani mengambil resiko dan seniman beladiri level 4 belum tentu berani menghadapinya dengan segala kemampuannya. Ratu Kelabang Bersayap Emas hidup berkoloni bersama anak-anaknya, pertahanannya mungkin kuat namun racunnya sangat mematikan.
Xiao Yan mungkin tidak kebal dalam segala jenis racun namun dengan resistensinya dan kekuatan fisiknya paling banyak kekuatannya akan melemah sedikit. Dia tidak ingin membuang waktunya dengan berburu, masalahnya adalah waktunya hanya seminggu dan nama-nama peringkat sudah dimulai.
....
Disisi lain semua petinggi Militer Timur memantau pergerakan peserta melalui Monitor besar, jam itu diberi fungsi pelacakan dan mereka bisa melihat arah kemana peserta berburu.
Mereka semua sudah menduga jika kebanyakan peserta akan berburu di lembah. Namun ada beberapa orang yang menuju Gunung Valley dan membuat terkejut, sebagai Militer yang menjaga perbatasan mereka sudah sangat akrab dengan situasinya dan di Wilayah Timur ini Gunung Valley adalah lokasi paling berbahaya yang selalu dihindari.
"Tiga orang ini cari mati karena pergi kesana !" Kata salah seorang Petinggi.
"Apakah perlu mengingatkan mereka untuk mundur, terlebih dari tiga orang ini salah satu dari mereka hanya Seniman Beladiri level 2 puncak ?"
Xue Zhan menggelengkan kepalanya, "Tidak perlu... kita sudah memberikan semua informasi melalui peta dan keberadaan Monster Abbys yang berbahaya, jika mereka tidak punya kesadaran akan kekuatan mereka sendiri maka mereka akan mati. Menurutku mereka tidak bodoh sama sekali dan sengaja memilih Gunung Valley."
"Mengapa begitu Jendral ?" Tanya semua orang dengan penasaran.
"Justru apa yang mengerikan bukanlah Monster Abbys melainkan peserta lainya. Berburu ditempat banyaknya peserta sama sekali tidak efektif, belum lagi beberapa kelompok sudah terbentuk dan bagi mereka yang memilih sendiri bahayanya akan menjadi dua kali lipat. Walaupun mereka memilih tempat yang paling berbahaya tapi selama mereka punya kemampuan untuk lari dan berburu secara tenang maka itu adalah kenyamanan sendiri, setidaknya jika tebakan ini benar maka mereka bukan orang bodoh." Jawab Xue Zhan sambil meminum tehnya.
Xue Zhan melihat formulir, "Xiao Yan dari Kota Beihan dan Seniman Beladiri level 2 puncak. Dia adalah yang terlemah... aku harap mereka semua dapat kembali hidup-hidup terlepas apapun hasilnya, tetap pantau Ranking dan laporkan nama-nama kandidat yang bagus... didalam Gate itu sangat berbahaya dan kita harus menyaring semua bakat yang ada."
"Baik Jendral." Mereka semua sependapat dan melakukan banyak pekerjaan ringan lainya untuk memantau semua peserta.
Jangan biarkan pembaca yg budiman ke tang wkwkwkwkwkkkkkk