NovelToon NovelToon
Cinta Sejati

Cinta Sejati

Status: sedang berlangsung
Genre:Percintaan Konglomerat
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: tiara

Bukan cerita kehidupan nyata atau pun kisah kehidupan ,novel ini hanya tertuang apa yg author pikirkan







Kisah 2 insan yg rumit nya takdir keduanya saling berhubungan seakan takdir mempermainkan mereka


Zika Victoria Justin yg awal nya di cap sebagai wanita nakal karna kelakuan nya berubah menjadi wanita baik baik dalam perjalanan nya hijrah kebenaran tentang kehidupan nya menghampiri nya rahasia terbesar tentang diri nya terungkap harus bersangkutan dengan seorang pria bernama Alan Bramantyo




Bagaimana kisah nya mari kita baca dan semoga bermanfaat ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjadi istri seutuhnya

"Mas menghindar ya"ujar Zika tersenyum meneguk air putih

"Tidak "ujar Alan serius

"Wajah mas menunjuk kan kekecewaan mas masalah itu di lepas kan mas tau Alia lebih berat mengalami cerita cinta"ucap Zika

"Ohh ya "ujar Alan menikmati makan dengan sesekali melirik Zika

"Iya mas pertama aku kenal sama Alia aku menyelamatkan Alia dari orang yg ingin memanfaatkan nya dari situ kami kenal aku tanya kenapa sampai mabuk separah itu"ucap Zika

"Alia cerita lah jika dia di tinggal nikah sama pacar nya padahal semua sudah Alia lakukan bahkan tidur dengan pria itu dan ternyata Alia itu selingkuhan nya dan Alia di tinggal begitu saja"jelas Zika

"Itu merugikan diri nya sendiri"ujar Alan

"Meski begitu Alia tetap menjalankan kehidupan nya karna kita tidak tau mas masih banyak masalah orang yg lebih menyedihkan di banding kita jadi kita harus bisa menerima dan melanjutkan kehidupan semakin lama kita memendam itu hanya membuat kita terluka dan menderita "ucap Zika tersenyum mengelus tangan Alan dan Zika menikmati makan nya Alan masih terpaku menatap Zika

"Hati saya pernah terluka sehingga tidak bisa sembuh"ucap Alan serius menatap Zika

"Aku akan berusaha menyembuhkan hati mas Alan "ujar Zika tersenyum mengengam tangan Alan

"Aku akan membalut luka itu tidak membiarkan mas terluka"ujar Zika tersenyum

"Makan lah nanti perjalanan kita jauh"ucap Alan menikmati makan nya lagi

"Mas terpesona ya"ujar Zika

"Atau mau bilang aku cantik"bisik Zika tertawa geli

"Ya saya mau bilang"ujar Alan menghadap Zika

"Jika otak mu sudah keluarga bicara terus"ujar Alan datar

"Iss mas Alan bilang dong iya istriku ini sangat cantik "ujar Zika dan Alan hanya acuh menikmati makan nya

"Udah selesai "tanya Alan mengeluar kan dompetnya

"Udah mas tapi aku ke toilet dulu mas"ucap Zika berdiri dan berlalu Alan mulai membayar makanan mereka

"Aku akan berusaha menerima Zika dan berusaha mencintai nya"ucap Alan memejamkan matanya menarik nafas dan menghembuskan nya seakan membuang semua beban hati nya serta luka itu

"Mas udah ayo"ucap Zika mengambil tas nya Alan pun berdiri mereka berjalan keluar

"Zika izinkan saya memakai kan helm mu"ucap Alan datar

"Dengan senang hati"ucap Zika memeluk Alan dan menghadap Alan mengambil helm nya dan memasang kan pada Zika

"Gadis satu ini pura pura polos apa gimana gerakan agresif itu bisa membangun ku"batin Alan

Cup

"Mas Alan manis banget"ujar Zika mencium dagu Alan

"Ayo naik"Alan mengankat tubuh Zika

"Aghh mas Alan"pekik Zika dan tertawa geli Alan meletakkan di motor

"Bawel"ujar Alan naik motor Zika memeluk Alan

"Mas kekar banget "Zika memijit otot dada Alan

"Heh apa yg kamu lakukan "ujar Alan menoleh

"Berusaha romantis mas Alan suka kan ayo ngaku"ujar Zika tertawa kecil

"Saya tidak menyukainya sama sekali"ketus Alan

"Awas kamu ulangi lagi"ujar Alan

"Dasar muka kera marah mulu"ujar Zika cemberut Alan segera melaju kan motor nya

"Mas pemandangan nya sangat indah"ujar Zika tersenyum menikmati suasana indah itu Alan melirik dari spion wajah Zika terlalu sangat bahagia

"Sangat mudah membuat nya bahagia"batin Alan

Perjalanan Alan dan Zika berhenti di pegunungan karna Zika ingin berfoto dengan latar belakang pegunungan jadi lah Alan berhenti membiarkan Zika mengambil foto diri nya

"Mas ayo foto kan"ucap Zika menyerahkan ponselnya

"Oke oke"ucap Alan mengambil ponsel Zika dan mulai mengambil foto Zika yg berbagai pose

"Mas mau buat wallpaper foto kita harus bagaimana tapi ngak ada yg foto kan"ujar Zika

"Mbak tolong foto kan kami ingin berfoto bersama "ucap Alan

"Iya tuan Alan"ujar nya tersenyum

"Yg bagus ya mbak"ujar Zika menarik tangan Alan lalu mereka berhadapan Zika memegang bahu Alan dengan Alan memegang pinggang nya mereka berdiri

"Ganti"ucap Alan menghadap kamera bersama Zika mereka berdiri dengan pose biasa saja

"Sekali lagi mbak"ujar Zika tersenyum Alan memeluk Zika dari belakang mencium sudut bibir Zika membuat jantung Zika berdetak cepat

"Tersenyum"ucap wanita itu

"Heh kamu kenapa"ujar Alan binggun melihat Zika membeku

"Sekali lagi"Alan mencium pipi Zika membuat Zika kaget menepis tangan Alan tapi dia terdorong ke belakang

"Heh hati hati"Alan meraih pinggang Zika yg ingin terjatuh ke tebing

"Ahh ya hati hati hei mas Alan jangan peluk peluk"ujar Zika berdiri dia menuju kamera

"Dasar aneh"ucap Alan binggun

"Tuan boleh minta foto kalian berdua"ujar nya

"Boleh"ucap Zika tersenyum Alan merangkul Zika dan wanita itu mengambil foto selfi

"Terimakasih tuan"ucap nya senang dan pergi

"Kamu kenapa tadi sampai ingin terjatuh"ujar Alan mereka duduk

"Aku kaget saat mas Alan mencium ku jantung ku terasa akan copot"ujar Zika malu malu Alan menoleh

"Dasar gadis aneh"ujar Alan mengeleng

"Serius tau mas"ujar Zika malu malu

"Biasa nya kamu agresif sama saya kenapa bisa malu"ujar Alan

"Ya beda dong mas jika mas membalas perlakuan ku itu seperti membalas cinta ku terus aku malu"ujar Zika tersenyum menggeser duduk nya

"Mas Alan mulai mencintai ku ya mencium ku tadi"ujar Zika memeluk pinggang Alan yg duduk

"Itu pose yg bagus dasar norak "sinis Alan

"Ya ela mas manis dikit kek menyenangkan hati istri"ujar Zika cemberut Zika memeluk Alan tapi Alan malah menatap ke depan

"Menyenangkan juga menghabiskan waktu bersama Zika"batin Alan menoleh ke arah Zika

"Mas pulang aja yuk capek lagian ini udah sore"ujar Zika

"Ya udah ayo kita pulang "ujar Alan berdiri Zika ikut berdiri dan mereka segera menuju motor

"Pegal pegal rasa nya"lirih Zika memakai helm nya

"Mau minta jemput saya bisa panggil sopir untuk menjemput kita"ucap Alan

"Mas aku ini istri kamu jika menyangkut diri ku jangan menggunakan kekuasaan tapi usahakan mas sendiri yg urus"ujar Zika

"Baik lah ayo kita pulang "ujar Alan naik motor Zika pun naik dan melingkarkan tangannya di pinggang Alan

###

Hari ini Zika datang ke pembangunan apa lagi Alfa sudah mengirimkan barang nya dan itu sangat banyak alat pembangunan nya Zika sangat senang pembangunan itu bisa mendapatkan donatur seperti Alan

"Bahan bangunan ini bisa sampai selesai"gumam Zika melihat tumpukan bangunan itu

"Alhamdulillah aku bisa bernafas lega tidak perlu khawatir"ujar Zika duduk mengeluar kan ponselnya

####

"Alia"ucap Alan berdiri di depan meja Alia

"Kamu itu sekretaris Bramantyo jaga dengan baik sikap mu saya tidak ingin ada gosip yg tidak baik mengenai sekretaris saya"ucap Alan datar

"Heh aku membela istri mu bukan nya berterima kasih kamu malah mengomeli ku"kesal Alia

"Pokoknya saya tidak mau tau kamu jangan sampai membuat ulah sehingga mencemarkan nama baik perusahaan ini saya tidak suka itu"ucap Alan melangkah masuk ruangannya

"Udah jangan dipikirkan"ucap Alfa mendekat

"Tuan Alan memang seperti itu tidak ingin perusahaan nya di gosip nya apa lagi sampai pekerja nya di gosip kan hal yg tidak baik bersyukur kamu tidak langsung di pecat biasanya langsung di pecat sama tuan Alan"ujar Alan

"Menjengkelkan "ucap Alia

"Banyak bersabar"ujar Alfa melangkah pergi masuk ke ruangan Alan

Tok tok

"Masuk"teriak Alan lalu Alfa masuk

"Tuan nanti kita ada beberapa pertemuan"ujar Alfa

"Kamu atur jadwal nya dan berikan pada saya"ucap Alan serius

"Baik tuan"ucap Alfa

"Bagaimana dengan wanita itu kemarin apa kah kamu sudah mendapatkan informasi nya"ucap Alan menatap Alfa

"Ya tuan dia dulu nya berteman dengan nona Zika sama hal nya dengan Alia "ujar Alfa menyerah kan ponsel nya Alan membacanya

"Oke saya sudah mengetahuinya"ucap Alan menyerah kan ponsel nya

"Kamu bisa kembali kerja"ucap Alan

"Baik tuan"ucap Alfa dan pamit pergi

###

🌙🌙🌙

Alan menghadiri beberapa pertemuan bersama Alfa karna memang Alfa selalu mendampingi Alan setiap ada pertemuan mereka datang berdua ini pertemuan terakhir untuk Alan dan Alfa apa lagi sudah larut malam

"Selamat datang tuan Alan"ucap nya menjabat tangan Alan

"Iya mari duduk"ucap Alan

"Silahkan minum dulu tuan sambil membahas proyek kita"ujar nya

"Mulai saja"ujar Alan santai mereka mulai membahasa proyek, klien Alan ini memang orang nya hidung belang suka main wanita dan selalu mengajak bertemu di Club lihat saja lagi kerja saja banyak wanita menemani nya kebanyakan wanita malam untuk memenuhi kebutuhan pria

"Itu hal yg muda untuk saya jangan khawatir pak"ucap Alan

"Oke mulai besok berarti kita mulai pembangunan nya"ujar nya tersenyum

"Ya tentu saja "ucap Alan meneguk minuman soda itu Alan juga tidak pernah mabuk

"Silahkan di minum tuan kerja capek harus ada pelampiasan nya"ucap nya meneguk minuman alkohol lalu mencium wanita di samping nya

"Tuan apa kita akan segera pulang"bisik Alfa

"Istirahat sejenak atau mau ikut minum silahkan"ucap Alan

"Iya tuan"Alfa sesekali meneguk minuman soda Alan merasa capek kerja seharian ini dia butuh istirahat sejenak sebelum benar benar tertidur tapi semakin lama mereka di sana tubuh mereka semakin panas melihat pria itu yg mencumbu wanita itu dengan liar

"T..tuan apa kita akan pulang tiba tiba saya ngak enak badan"ucap Alfa meneguk ludah nya

"Baik lah kita pulang"ujar Alan pamit pergi mereka turun tangga lewat keramaian yg tentu kebanyakan wanita malam yg menggeliat di atas tubuh pria

"Tuan saya boleh langsung pulang maksud saya mau gabung saya benar tidak tahan"ujar Alfa Alan melihat nya meneguk ludah

"Saya bisa pulang sendiri jangan membuat gosip "ucap Alan dan melangkah pergi

"Tiba tiba merasa panas"Alan mengusap tengkuknya melonggar kan sedikit tali pinggang yg sudah terasa sesak Alan segera pulang untuk istirahat

Cklek

"Apa selarut itu sampai Zika tidak menunggu ku biasanya akan menunggu ku"gumam Alan meletakkan tas nya dan jas sejenak Alan menatap Zika yg terlelap di balut selimut tebal

"Apa yg aku pikirkan"Alan segera berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan wajah nya tapi Alan terus terbayang adegan di Club tadi memang Alan tidak pernah datang ke Club paling hadir dalam pertemuan, berkali kali Alan mencuci wajahnya tapi dia masih merasa gelisah

"Sial"geram Alan menatap diri nya di penuhi air Alan meneguk ludahnya keluar dari kamar mandi menatap Zika yg masih terlelap Alan melepaskan kancing baju nya dan melempar sembarang baju nya Alan mengibaskan selimut Zika membuat dia meneguk ludahnya

"Persetan"Alan menindih Zika dan mencium bibir itu dengan rakus Zika membuka mata membulat kan mata dia ingin menjauh kan tubuh Alan tapi malah Alan mengengam tangannya sangat erat

"Mas apa yg terjadi"Zika sedikit memberontak dikala Alan mencium lehernya

"Sstt ini hanya sebentar"ujar Alan mencium bibir Zika lagi tangan Zika dia arah kan di lehernya tangan Alan malah semakin berani

"Mas"lirih Zika mengcengkram pinggang Alan bahkan Zika belum sempat bereaksi Alan seperti mencabik baju nya di buang begitu saja

"Mas kasih penjelasan sebentar"lirih Zika sadar Alan terus mencumbu nya kini Zika tidak bisa berbuat apa apa saat Alan mulai mencumbu nya Zika tidak dapat menolak keinginan suaminya

"Hanya sebentar oke"ujar Alan memposisikan tubuhnya dan menerobos masuk

"Mas sstt"Zika meringis kesakitan air mata nya jatuh

"Aghh mas sakit"lirih Zika tubuhnya sampai terangkat mengcengkram bahu Alan dengan keras Alan tidak bereaksi dia lebih pokus dengan aksi nya

2 jam berlalu

Alan berbaring di sebelah Zika yg di penuhi keringat Zika meringis merasakan area pribadi nya yg nyeri masih terasa menghangat bahkan Zika belum sempat mendapat kan penjelasan dari Alan kenapa Alan malah melakukan nya dengan tiba-tiba

"Mas Alan "lirih Zika berbalik menghadap Alan

"Saya mau ambil nafas dulu"ujar Alan yg masih ngos ngosan

"Mas kenapa masih formal sekarang aku sudah menjadi istri mu seutuh nya "lirih Zika kenapa Alan seperti itu Alan menoleh ke arah Zika dengan mimik wajah serius

"Mas Alan"ucap Zika lagi mengusap wajah Alan membuat Alan meneguk ludahnya kembali

"Satu kali Alan"Alan menindih Zika lagi mencium bibir Zika kini Alan tidak mengengam tangan Zika dia biarkan Zika berekspresi sendiri Alan mengelus kepala Zika menikmati ciumannya tangan Zika menyentuh tengkuk Alan tangan satu nya mengusap dada Alan membuat gerakan Alan semakin ganas

"Aghh mas pelan"pekik Zika berusaha menarik kepala Alan yg berada di leher nya seperti mengigit nya Alan berpindah ke sebelah leher Zika dengan pinggul nya terus bergerak Zika tidak bisa bohong hati nya senang Alan ingin menjadikan nya bagian hidup nya menjadi kan nya istri seutuhnya apa lagi bermalam dengan pria di cintai nya dan tubuh Zika tidak munafik menerima nya.Zika mengelus kepala Alan dan memeluk punggung Alan kini Zika benar berani dia meninggalkan jejak di leher Alan dua kali Alan sampai tidak berdaya oleh kecupan itu tidak ingin kehilangan kesempatan ini Alan menambah kekuatannya lebih ganas dari yg tadi membuat Zika kembali menjerit tertahan sakit dan nyeri itu yg Zika rasakan melayani Alan untuk pertama kali sampai mencapai 2 ronde durasi 5 jam

1
Nurafni Zalfaalituhayu
alur ceritanya gak beraturan dari awal baca sambil nebak dan mikir2......masa tau2 ada cerita zika tau calonnya aisah dan menggodanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!