NovelToon NovelToon
Jangan Salahkan Aku Merebut Istrimu

Jangan Salahkan Aku Merebut Istrimu

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Danie A

Roxy pria yang nyaris sempurna. Tampan, berkarisma, berbadan atletis dan kaya raya. Semua ada dalam genggaman nya. Tak ada satupun wanita yang bisa menolak pesona seorang Roxy.


Hanya satu hal yang tidak ia punya, ketertarikan pada wanita. Selebriti, model, pemain bahkan seluruh wanita sudah pernah ia coba, namun tak kunjung membuatnya tertarik. Lebih tepatnya membuat juniornya berdiri.


Dan suatu ketika, segalanya berubah. Roxy terpikat pada sosok wanita berjilbab yang ia temui saat sang sopir menjalankan kewajibannya di masjid Jamal.

Wanita yang membuat debaran di dada Roxy meningkat tajam,membuat tubuhnya tak mampu bergerak sesuai kehendaknya. Membuat akalnya tak bekerja.


Namun, kenyataan memukul keras wajahnya. Wanita itu sudah bersuami.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Pintu di ketuk, tak ada jawaban. Roxy memegang handel pintu lalu mendorong perlahan seiring dengan suara degub jantungnya yang makin sulit untuk dia kendalikan.

Mata Roxy mengedar seisi kamar mandi. Tak ada seorangpun di sana.

"Ya ampun, dia kemana sih? Bikin degub jantungku tidak sehat saja." Gumam Roxy walau lega, tapi tetap saja kaki nya terasa lemas.

Ia jadi malu sendiri. Bagaimana bisa seorang CEO seperti diri yang sudah banyak bertemu dan menangani klien berbagai jenis, bisa sangat tak karuan oleh bayangan dan pikiran nakal tentang Ayla.

Di lorong depan kamar Ayla.

"Di mana Ayla?"

"Iya tuan?" Pelayannya itu tampak sangat terkejut karena ini pertama kalinya Roxy bicara dengan pelayan. Biasanya tuannya itu hanya berinteraksi dengan Pak Pitung atau kepala koki saja.

"Di mana Ayla?"

"Ayla?"

Roxy sepertinya berpikir jika semua pelayannya tau Ayla yang baru berkunjung dua kali dan baru semalam menginap.

Pak Pitung mendekat dan menunduk pada Roxy.

"Nona Ayla ada di dapur. Tidak semua pelayan sudah bertemu dengan nona Ayla, tuan. Jadi, sebagian dari mereka belum tau." Jelas Pitung.

Tanpa mau membuang waktu, Roxy melangkah ke dapur. Di ambang dapur, Roxy berhenti. Suara Ayla terdengar sangat ceria, netra Roxy terpaku pada wanita berhijab kuning kunyit yang sedang memotong sayur.

Roxy bersandar pada tembok, menikmati wajah cantik Ayla dari jaraknya berdiri. Waktu yang serasa berhenti berputar, satu-satunya wanita berjilbab yang tampak sangat berkilau di matanya.

Dalam sekejap, semua tampak samar, hanya Ayla yang ada dalam pandangan nya.

Sudut bibir Roxy tak henti tertarik ke atas. Roxy sangat menikmati momen ini, hingga mata indah milik Ayla menangkap basah dirinya yang menatap tanpa berkedip.

Senyum itu terbit menyambut Roxy. Semakin tak karuan Roxy di buatnya. Tangan pria itu terkepal oleh tekat di sisi tubuhnya

Kaki Roxy mulai melangkah mendekat dengan pasti dan mantap. Sampailah ia di depan wanita cantik yang sedang membawa piring berisi ayam asam manis.

Tanpa ingin menyiakan kesempatan, Roxy memangkas jarak agar semakin rapat. Lalu memajukan tubuhnya hingga bibir indah itu ia rasakan.

Rasa manis memenuhi rongga mulutnya.

"Tuan.... Tuan Roxy?"

Ayla menggerakkan tangannya di depan wajah Roxy yang tinggi.

"Tuan?"

Roxy menghembuskan nafasnya, "bayangan apa itu yang terasa sangat nyata?"

Roxy menatap wajah cantik Ayla yang terlihat aneh dan bingung.

"Kamu baik-baik saja?" Tanya wanita cantik itu tanpa tau pikiran kotor Roxy melibatkan bayangannya.

"Ummm... Iya, aku... Hanya.... Tiba-tiba melamun... Hahaha...."

Ayla semakin aneh menatapnya.

"Aah, sialan!" Umpat Roxy meruntuki pikiran kotor dan kecanggungan nya.

"Apa yang kamu lakukan di sini?" pertanyaan yang Roxy sendiri tau jawabannya, karena sadari tadi sudah memandang Ayla.

"Memasak."

"Ini yang kamu masak?" Roxy memandang piring yang Ayla bawa. Lagi-lagi pertanyaan bodoh dia lontarkan.

"Ummm.... Mau coba?"

Roxy mengangguk. Ia melihat kedua tangannya, lalu memandang Ayla. "Tanganku kotor."

"Di sana ada air." Ucap Ayla sembari menunjuk wastafel. Roxy melihat wastafel itu dengan jengah.

"Dampp it! Kenapa harus ada wastafel di sana?" Pikir Roxy mengumpat. Lalu melirik Ayla seraya berkata;

"Aaahhh,, kaki ku tiba-tiba sakit. Kram. Nggak bisa di gerakin."

Ayla berdecak menatap Roxy yang terlalu kentara mencoba menipu agar menyuapi. Meski begitu, Ayla mencubit satu potong ayam asam manisnya lalu mendekatkannya ke mulut Roxy.

"Enak." Ucap Roxy begitu potongan ayam itu sudah berpindah di dalam mulutnya.

"Ini beneran kamu yang masak, kan?"

"Heemmm...."

"Masakan mu enak. Kamu cocok jadi kepala koki. Apa kamu mau jadi kepala koki ku di sini?" Pujian sekaligus tawaran Roxy lontarkan pada Ayla. Tentu saja terselip modus di sana.

Ayla tertawa kecil. " Kamu, apa sedang merencanakan sesuatu?"

"Rencana apa? Rencana ku hanya menjadikanmu koki ku." Berkata dengan wajah polos. Atau mungkin berakting seperti itu."Juga untuk tetap menjagamu agar selalu di sisiku." tentu saja yang ini hanya terucap di pikiran Roxy.

"Apa Uwais sudah bangun?"

"Belum."

"Ya sudah, biar aku bangunkan."

Roxy mengambil piring yang hampir Ayla letakan di meja.

"Ini biar aku makan."

Ayla menatap aneh Roxy lagi. Lalu ia biarkan saja pria itu melakukan sesukanya di rumahnya sendiri.

Ayla melepas Appron nya lalu berpamitan dengan beberapa orang yang tadi sempat berinteraksi dengannya.

Roxy membawa piring itu serta.

"Kamu mau membawa itu sampai mana?"

Roxy mengulas senyum, "tunggu di sini, aku letakkan di meja makan dulu."

Roxy melangkah lebar menuju ruangan lagi, Ayla menunggu saja. Sedikit merasa aneh karena ada pak Pitung di ujung gang. Jika mau, Roxi bisa meminta pak Pitung. Namun tidak ia lakukan. Lebih memilih membawa sendiri ke meja makan.

Pintu kamar Roxy di buka dari luar. Ayla masuk dengan hati-hati. Di belakangnya, Roxy mengikuti. Ada sedikit rasa was-was, kalau-kalau Roxy menyergap dan berbuat kurang ajar lagi padanya.

Ayla menoleh dan menatap Roxy sebentar.

"Aku... Percaya padamu..."

"Percaya apa?"

Ayla membungkam, ragu akan mengatakannya atau tidak.

"Aku nggak akan menerkam mu di sini sekarang." Ucap Roxy yang tau kegelisahan Ayla..

"Terima kasih."

"Sekarang tidak, tapi tidak lama lagi iya.. Tunggu sampai kamu jadi milikku." Gumam Roxy berbisik lirih hingga Ayla tak bisa mendengar nya.

Ayla menatap wajah tampan Uwais yang masih terlelap. Lalu senyum itu terbit, menambah debaran di dada Roxy.

Seusai sarapan, Ayla bersiap untuk pergi mencari tempat tinggal. Ia menggandeng tangan mungil Uwais.

"Di mana tuan Roxy?" Tanya Ayla mencegat seorang pelayan.

"Ada di halaman belakang."

"Terima kasih."

Ayla meletakkan kopernya di dekat tangga samping ruang utama. Lalu menggandeng tangan mungil Uwais lagi menuju halaman belakang.

Tiba-tiba seekor anjing Samoyed menerjang ke arahnya. Mata Ayla membulat, dan seketika ia menjerit sembari memeluk Uwais....

bersambung ...

Wahh, apa yang akan terjadi ya?

temen-temen, berkomen yang baik ya, kurangi umpatan, jika sangat nggak tahan pingin ngumpat, di akalin aja pake Doble huruf atau spasi. biar komen kalian nggak di tenggelamkan sama sistim. Sedih hati othor banyak komen yang tenggelam oleh sistem karena mengandung ujaran kebencian de El El.

Terima kasih atas pengertiannya. Tetep dukung othor ya.😘

1
Ellya Muchdiana
nanti kalo punya anak namanya Gerald Ford, Innova, Ferrari, Bentley
Ellya Muchdiana
si bule benar2 sudah bucin akut
Ellya Muchdiana
si Ayla terlalu naif, sudah ditalak dan ditampar masih saja menunggu suami brengseknya pulang,,,
Lia Kiftia Usman
menarik..
lanjut aah
Anonymous
/Good/
Hari Saktiawan
😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂😂🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂🤣👍👍👍👍👍👍👍😔
Bunda
salken kak,ijin baca🙏🏻
Carlina Carlina
uuuhhhuuuuiiiii🤭🤭🤗🤗😅😅😂😂😂😂😂
Carlina Carlina
itu wajar sama" sudah dewasa🤗🤗😅😅😅
Carlina Carlina
bener" dah si roxy🤦🤦🤦🤣🤣🤣🤣
Carlina Carlina
dasar roxy🤦🤦🤦😂😂😂🤣🤣🤣🤣
Carlina Carlina
dasar buleee licik🤭🤭😂😂😂🤣🤣🤣
Carlina Carlina
bner" si jon nya mesuumm bngeett yaaaa🤭🤭🤭😂😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣
Carlina Carlina
belaaiin sono lu gundiik jalaaaang agya😛😛😛😡😡
Carlina Carlina
alfaaa gilaaaaa,sinting😡😡😡😡🤜🤜
Carlina Carlina
iiihhh alya msh aja d anggap orng ky alfa😡😡🤦🤦
Carlina Carlina
alfaa gilaaaa,streeesss 😡😡😡😡
Carlina Carlina
ha ha haaaa 😅😅😂😂😂😂😂🤣🤣🤣
Carlina Carlina
roxy 🤦🤦🤭main jadi wanita ku ajasediki dulu dong istri irang tuh 😂😂😂😂
Carlina Carlina
kok bisa gitu sih rox🤔🤔😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!