NovelToon NovelToon
Menikah Karena Perjodohan

Menikah Karena Perjodohan

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Tamat
Popularitas:153.7k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Maryana

Dua orang yang tidak saling mengenal satu sama lain telah dijodohkan semasa kecil oleh kedua orang tua mereka masing–masing. Davin Syaputra, berusia 23 tahun, bersifat dingin, cuek tampan dan disukai banyak kuam hawa sedangkan si wanita cantik berusia 18tahun Donna Vania kusuma dan sudah mempunyai kekasih yang dicintainya.
Akankah cinta tumbuh di antara mereka, apalagi Vania sudah mempunyai seorang kekasih.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Sembilan

Jam sepuluh pagi Davin dan Rava sudah menuju lokasi proyek. Dan ternyata memang benar ada kecurangan yang di buat kepala tukang dan berimbas pada para pekerja. Davin dan Rava menindak tegas kepala tukang dan melanjutkan proyek.

“Ga ada lagi kan urusan di sini” ucap Davin

“Ada, habis dari sini ketemuan sama perusahaan admaja di restoran xxxx, yang datang anaknya Direkturnya lagi keluar negeri semalam asistennya nelpon gue” ucap Rava. Davin mengikuti arahan Rava karena agenda di luar kota Rava yang pegang.

Davin masuk mau duduk di depan samping kemudi

“lu yang nyetir “ucap Davin

Rava hanya mendengus kasar atas sikap temannya sekaligus bosnya.

Dalam mobil Davin mengirim pesan buat Vania kasih kabar.

Sesampainya di restoran, Rava dan Davin menuju Ruang VIP mereka janjian. Ketika masuk Davin dan Rava melihat perempuan lagi bermain handphonenya.

“Selamat siang” Sapa Rava

Ketika perempuan itu berbalik mereka berdua kaget. Davin yang tidak mau bertemu lagi dengannya memandang Rava.

“Manda“ ucap Rava dan Manda mengangguk.

“tadi aku kira Pa Leo yang datang. Aku datang atas permintaan papaku” ucap Manda yang melihat Davin yang wajahnya sudah dingin dan tak tersenyum.

“Rav lu bisa kan handel sama dia aku balik hotel duluan” ucap Davin yang tak mau berlama-lama dengan Manda. Manda yang melihat Davin seperti itu merasa bersalah karena dia dulu meninggalkan Davin tanpa kabar.

“Dav, maaf atas kesalahanku meninggalkann kamu“ ucap Manda yang memegang tangan Davin, Davin yang melihat Manda memegang tangannya matanya langsung memandang tangan Manda

“lepaskan tangan kamu” ucap Davin dingin. Manda yang tau sifat Davin akhirnya melepaskan tangan dari tangan Davin. Davin, Rava dan Manda dengan terpaksa berbicara tentang proyek kerjasamanya.

“Udah selesaikan gue duluan Rav, kalau ga ada lagi pesan tiket malam ini aku balik” ucap Davin

“Ga ada lagi, lu pulang gue juga pulang nanti aku pesan tiketnya dan kasih kabar” ucap Rava

Davin hendak berdiri untuk balik ke hotel tapi dicegah oleh Manda

“Dav apa kita ga bisa kaya dulu lagi aku masih mencintaimu” pinta Manda, Davin yang mendengar itu langsung berbalik memandang Manda

“maaf.. ga bisa aku Uda nikah” ucap Davin dengan menunjukkan jari manisnya yang ada cincin pernikahan dia dengan Vania

“ga mungkin kan kamu masih mencintai aku kan?” ucap Manda yang tak percaya

“terserah kalau ga percaya, Aku akan adakan resepsi pernikahan nanti undangan nyusul supaya kamu percaya kalau aku udah nikah” ucap Davin Lalu meninggalkan Manda.

“Aku ga percaya, Kupastikan Kamu akan menjadi milikku lagi” ucap Manda dalam hati

Rava dan Davin balik ke hotel. Ketika sampai sudah sore dan dia dikabarkan akan balik nanti jam sembilan malam.

Davin kaget bangun mendengar ketukan pintu dari luar dan dia dengan rasa kantuknya membuka pintu. Dan ternyata Rava yang memberitahu satu jam lagi mereka berangkat. Davin melihat udah jam tujuh.

“Kenapa ga nelpon aja lu” marah Davin

“Lihat handphone lu berapa kali gue telpon ga diangkat takutnya lu masih tidur dan benarkan lu masih tidur” ucap Rava.

Rava meninggalkan Davin, lalu Davin menutup pintu dan masuk kamar mandi untuk bersiap-siap pulang. Tapi dia ingin menelpon Vania istrinya. Vania yang sedang ganti bajunya sehabis mandi kaget handponenya berbunyi. Dia dengan cepat memakai pakaiannya.

“Assalamualaikum..” sapa Vania yang sudah selesai

“Waailakumsalam.. baru habis mandi sayang?” tanya Davin dan vania hanya mengangguk kepala.

“Gimana masalah di situ?” Tanya Vania

“belum selesai .. aku Cuma mau kasi tau aja mungkin besok belum pulang” ucap Davin dengan dibuat serius tapi menahan tawanya karena melihat perubahan muka Vania.

Setelah selesai Video call dengan Vania, Davin berangkat bersama Rava ke bandara.

Sampai di bandara, Davin dan Rava pulang dengan taksi. Davin mengantar Rava duluan baru dia pulang. Sampai di rumah Semuanya pada tidur, satpam yang berjaga kaget ketika melihat Davin.

Dia membuka pintu dan masuk. Sampai di kamar Vania dia membuka pintu ternyata tidak di kunci.

Davin melihat Vania tidur dia menaruh tas dan handphonenya di meja dan membersihkan badannya yang lengket karena perjalanan jauhnya.

Setelah selesai, Davin berbaring di samping Vania dan memeluknya. Vania yang merasakan ada yang memeluknya kaget. Ketika dia membuka matanya dan memandang Davin Yang tersenyum pun heran.

“hubby..???? Hubby udah pulang?” ucap Vania ragu dan Davin mengangguk kepalanya

“hubby boong sama aku ngomong besok belum bisa pulang?” ucap Vania kesal sama davin yang membohongi vania

“Kan biar surprise sayaang” ucap davin, Vania memukul bahu Davin, lalu Davin memegang tangan Vania dan mencium bibir Vania. Vania yang mendapat perlakuan mendadak seperti itu langsung memandang Davin dan tak lama Vania membalas ciuman karena kangen dan mereka melepaskan kangennya dengan penuh cinta.

Subuh Vania kaget dengar handponenya berbunyi, Vania yang mendengar itu ingin mengambil tapi tangan Davin masih memeluknya. Vania memindahkan pelan-pelan tapi Davin malah erat memeluknyya

“Hubby kebiasaan deh.. itu ada yang nelpon di handpond aku” ucap Vania

Vania mengambil handponenya dan Davin dan Vania tau siapa yang selalu telpon pagi-pagi. Davin lalu menarik handpond Vania

“ Hubby…”

“Apa kamu mau angkat dengan telponnya seperti ini” ucap Davin menunjukan diri Vania. Vania sadar lalu menepuk jidatnya Davin lalu mencari baju Vania dan ketika melihat baju Vania di bawa tempat tidur mengambilnya

“nich pake” ucap Davin. Karena lama panggilan diakhiri tapi tak lama kemudan bunyi lagi dan Vania yang sudah memakai baju lalu mengangkatnya

“Assalamualaikum” sapa Vania melihat Letta, Rissa dan Indra

“Waailakumsalam” balas mereka bertiga sambil bersamaan menepuk jidatnya karena meliihat Vania yang baru bangun karena melihat rambutnya yang sedikit berantakan

“Astaga Van lu baru bangun tidur berarti belum sholat juga” Ucap Rissa

Vania mengangguk kepala sambil cengengesan.

“nanti sampaikan sama mama ayu sebentar kita bertiga bantu di restoran dari pada ga ada kerjaan, kan libur juga. Biar ga bayar ga papa kita cari pengalaman“ ucap Indra

“Iya nanti gue sampaikan” ucap Vania

“kamu Bantu lagikan ?” tanya Rissa

“nanti liat aja yach” Ucap Vania

Rissa, indra dan Vania melihat muka Letta kelihatan tidak ceria

“kamu kenapa Let?” Tanya Rissa, Letta hanya menggeleng kepala

”Ya udah Vaan kamu sholat dulu nanti habis waktunya” ucap Rissa dan mereka menutup telpon dan Vania dan Davin bangun untuk mandi secara bergantian dan mereka sholat.

Jam tujuh lewat Vania dan Davin tuun bersamaan untuk sarapan. Sesampainya dimeja hanya Ayu dan Donny.

“Pagi..” ucap Vania dan Davin bersamaan

“loh udah pulang kakak ngomong belum bisa pulang besok” ucap Donny

“maaf yah, aku boong mau kasih kejutan buat dia” ucap Davin

“tau nich yah iseng banget …eee ade mana uda berangkat” Ucap Vania mencari adiknya

“udah dari tadi berangkatnya” ucap ayu

Setelah selesai sarapan Vania menanyakan kue ulang tahun

“Bun kue ultah yang kaka minta udah jadi” Tanya Vania dan ayu hanya mengangguk kepala

“ga jadi bawa Bun, soalnya mereka mau bantu – bantu di Restoran cari pengalaman” Ucap Vnia

“Emang siapa ulang tahun Van?” Tanya Davin, Vania yang mendengar pertanyaan Davin malah iseng balik

“udah kerjain akukan giliran aku rasain balasan aku” ucap Vania dalam hati

“Indra Kak” Ucap Vania dan membuat Davin kaget dan marah sedangkan Ayu hanya tersenyum sebab ayu tau kue ulang tahun itu untuk siapa Donny hanya bingung.

“Kalau gitu aku ga ijin kamu ke restoran” ucap Davin membuat Vania dan Ayu tertawa

“Ada yang cemburu yah sampai larang ga boleh bantu bunda” ucap ayu

“emangnya ada apa ?” Tanya Donny

Ayu memandang Vania untuk kasih tau Donny dan Vania mengangguk kepala karena mengerti tatapan Bundanya

“indra mantan Vania dan ada yang cemburu sampai larang ga boleh datang bantu Bunda padahal kuenya bukan buat Indra tapi buat Letta” ucap Ayu dan vania memandang Davin. Donny yang mendengar itu tertawa

“jadi kamu kerjain aku”ucap Davin yang memegang tangan Vania dan mengelitiknya.

“stoooopppp Kak Davvv…” pinta Vania

Davin berhenti mengelitik dan pamit, Vania lalu menyalami Davin dan Davin menyalami Donny dan Ayu.

“Bolehkan aku pergi kak?” ucap Vania dan Davin mengangguk.

“iya boleh pergi” ucap Davin dan Davin berangkat ke perusahaan.

1
Qaisaa Nazarudin
Oh PA itu maksudnya PAK guru?? Hadeuuh outhor..bikin aku salah paham,koreksi thor tulisannya banyak yg gak lengkap,Padahal ceritanya bagus lho..
Qaisaa Nazarudin
Oh pantesan berani ngebully Ternyata antara mereka anaknya pak Calvin ya..dia panggil pak Calvin itu PA..
Qaisaa Nazarudin
Cewek = SISWI
Cowok= SISWA
عمر الفرق
lanjutkan trs thorrr sampai selesai
عمر الفرق
lanjut kan thorr harus tetep semangat trs buat critanya
Nanik Bryan
up lagi dong
Anik Suciati
lanjut donk
عمر الفرق
lanjutkan thorrr Jagan setengah setengah critanya harus tetap semangat sampek tamat critanya
Author_A.S [Vacum]
Jatuh Cinta Pada Istri Kontrak....hadir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!