NovelToon NovelToon
Om Steve Kiss Me Please

Om Steve Kiss Me Please

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Duda
Popularitas:77.1k
Nilai: 5
Nama Author: yessie

Olivia wanita muda dengan gaya tren masa kini dan memiliki nyali besar merebut Steve yang sebentar lagi akan menjadi ayah tirinya. Ia adalah anak korban broken home kedua orang tuanya. Sejak umur 12 tahun, ia tinggal bersama dengan Rani ibu kandungnya. Akan tetapi sejak perpisahan itu, Olivia tumbuh menjadi anak yang mementingkan kebahagiaannya sendiri. Menurutnya jalan hidup yang dia jalani sudah menjadi pilihan tepat bagi dirinya sendiri. Ia mulai jatuh hati kepada Om Steve setiap kali bertemu dengannya. Padahal ia menyadari bahwa jarak usia om Steve dengan dirinya begitu jauh. Bisa di katakan Om Steve memiliki umur sama dengan ayah kandungnya.

Olivia berhasil membuat om Steve jatuh hati padanya, hingga akhirnya mereka berdua melakukan hubungan gelapnya di belakang Rani.

Setelah itu bagaimana kelanjutannya? Yuk ikuti ceritanya dan kita masuk ke dunia mereka...
tapi jangan lupa untuk klik love, komen dan vote ya gaes... terima kasih...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yessie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Singkat

Dengan cekat ketiga pelayan itu langsung naik ke atas, mereka semua kemudian melaksanakan tugas yang baru saja diberikan oleh empunya.

Akan tetapi, sembari melangkah ke anak tangga mereka membicarakan kondisi di dalam rumah itu.

“Eh, sebenarnya, aku tuh nggak tega banget liat non Olivia.”

“Ak juga Yem,”

“Tapi mau bagaimana lagi, kita bertiga di sini hanya seorang pelayan.”

“Iya, benar sih. Tapi kok ada ya, ibu yang setega itu sama anaknya sendiri.”

“Aku juga nggak tau, kasihan non Olivia.”

“Walau pun aku hanya orang lain, tapi aku tau dengan tindakan non Olivia, dia seperti itu karena dia ingin mencari perhatian dari orang tuanya.”

“Iya benar, tapi sayang kedua orang tuanya sama  sekali nggak paham. Mereka malah sama-sama egois.”

Bibi La, meminta kedua dua temannya untuk diam, sebab sebentar lagi mereka telah sampai di kamar Olivia.

“Hust, sudah. Berhenti membicarakan keluarga ini. Depan kita itu kamar non Olivia. Jangan sampai dia mendengar apa yang baru saja kita bicarakan.” Ujar bibi La.

Mereka bertiga lalu masuk bersama, dan melakukan tugasnya dengan pintu terkunci dari dalam.

Waktu sudah menunjukan pukul sepuluh pagi, dan Rani baru saja pulang dari olahraga.

“Huft! Capek juga lari mengelilingi komplek ini.” Ucapnya sendiri yang kemudian berjalan menuju ke dapur untuk mengambil air minum.

Di tegukalah minuman itu seraya bergumam, “Mereka bertiga sudah selesai belum mengemasi barang-barang yang akan dibawa Olivia hari ini? Sebaiknya aku segera naik ke atas dan memeriksa mereka.”

Selesai minum, Rani lalu naik ke atas. Ia berdiri tepat di depan pintu kamar putrinya. Ia tempelkan telinganya agar dia bisa mendengar sesuatu di dalam sana.

“Sepertinya mereka bertiga masih ada di dalam kamar. Sebaiknya aku segera ketuk pintu ini.” Batin Rani.

Tok, tok, tok,

Rani sengaja mengetuk pintu itu dengan pelan dan tak lama salah satu pelayan membuka pintu tersebut.

Cklek,

Rani lalu masuk, ia melihat putrinya yang duduk di kursi riasnya.

“Apa kalian sudah selesai menata semua barang-barang yang akan dia bawa?”

“Sudah nyonya,”

“Terus dia sudah sarapan?”

“Non Olivia baru saja selesai mandi nyonya, jadi non Olivia sama sekali belum sarapan.”

“Bi Rubiyem,” panggil Rani.

Bibi Rubiyem yang tengah berdiri di sudut ruang kamar Olivia pun dengan segera mendekati Rani dan berdiri di sebelahnya.

“Iya nyonya,”

“Ambilkan makanan untuk dia.”

“Baik nyonya,”

“Dan yang lain silahkan lanjutkan pekerjaan kalian.”

“Baik nyonya,”

Rani berdiri tepat di belakang punggung Olivia. Dia belai lembut rambut putrinya.

“Olivia sayang, apa kamu sudah siap untuk pergi nak.”

Bak seperti boneka yang tak bisa berbuat apa-apa.

“Mommy yakin, kamu akan betah tinggal di rumah sana bersama papi kamu. Kamu di sana harus jaga diri kamu baik-baik ya, sebab kamu sudah tidak tinggal bersama mommy, dan semoga saja ibu sambung mu akan memperlakukanmu dengan baik, seperti anak kandungnya sendiri. Baiklah, kalau begitu, mommy akan mandi, dan setelah itu kita berangkat ke rumah papi kamu. Apa kamu mengerti sayang,”

Olivia membisu, ia hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Kalau begitu, kamu segera makan da nisi perut mu, karena mommy nggak mau dipandang buruk oleh papi mu itu.”

Selepas itu Rani melangkahkan kakinya untuk pergi keluar dari kamar putrinya.

Bersambung....

 

1
Safika Vika
semangat thor
mimi nur azami
menurutku dibab pertama itu kayanya alur ceritanya malah ga SMA Kya judul gtu.. cz yg sering nongol itu si Zack mlu Ama yg satu lagi.baru pas dibab pertengahan alur ceritanya mulai SMA Ama judul trus dibacanya jg bagus.. maaf ya Thor atas kejujuran ku.. tapi ttp Thor harus semangat nulisnya.. tpi ttp Thor luar biasa, smua yg nulis novel luar biasa krna nulis ini ga gampang .. salut SMA penulis" novel.. i love u
mimi nur azami
Thor jgn ngegantung Thor ceritanya.. ayoo dong di up lagi.. semangat thor
Windia Yanti
Thor.... mana up nya. .
arunikha prameswari
𝓀𝑜𝓀 𝑔𝓀 𝓅𝑒𝓇𝓃𝒽 𝓊𝓅 𝓎𝒶
Juniarti Mangunsong
lanjut up kah apa gk nih tor
Ribut Suprapti
semoga author selalu sehat... biar segera up lagi... "mode menunggu" lanjutan nya thor.. semangattt... 😬
Aisyah A
kapan up lagi thor???
👑@N4ND@👑
lanjut thor semangat ....
Naa Erna
kapan update ya thor gak sabar nih lanjutin baca
Nenitriana Husda
up
Adelia Basya
jgn lama2 upnya thor keburu malas bacanya...
re
Next
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
smoga olivia dtg sm arka y thor 🥰
arunikha prameswari
olivia Mash dandan x
sabil abdullah
cocok tu steve sama rani
udah rua juga mau cari daun muda 🤮
Nenitriana Husda
up
Umi Kulsum
Rani ga tau diri udh mah maksa pingin jadi kekasih eh sekarang merasa paling tersakiti dasar nene peot
re
Lanjut
re
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!