NovelToon NovelToon
Ma Chérie, Don'T Run!

Ma Chérie, Don'T Run!

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: you see me

Bagi dunia, Hades Sterling adalah pengusaha kejam yang tak tersentuh. Namun bagi Persephone Sinclair, dia adalah suami posesif yang memanggilnya "Ma chérie". Percy suka petualangan dan kegilaan keliling dunia, sementara Hades suka membiarkannya bebas, dalam pengawasan ratusan pengawal bayangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon you see me, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

Kegelapan malam di Manhattan dipecahkan oleh suara decitan ban mobil lapis baja yang berhenti mendadak di basement tersembunyi sebuah gedung tua terbengkalai di kawasan pelabuhan. Tempat itu telah lama dialihfungsikan oleh jaringan Sterling Global menjadi fasilitas interogasi bawah tanah, sebuah tempat di mana hukum dunia tidak pernah berlaku.

​Dua orang pengawal berbadan tegap menyeret paksa sesosok tubuh pria yang meronta-ronta dengan tangan terborgol di belakang. Mantel panjang gelap yang tadinya tampak elegan kini kotor berlumuran debu dan darah segar di bagian pelipisnya.

​Christian mendesis kesakitan saat tubuhnya dilempar begitu saja hingga berlutut di atas lantai beton dingin.

​Clack.

​Suara langkah sepatu pantofel menggema di ruangan yang basah dan lembap itu. Hades melangkah mendekat dengan perlahan. Ia tidak mengenakan jasnya; kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku memperlihatkan otot lengan yang kokoh, sementara tatapan matanya bagaikan bilah es yang siap merobek daging siapa saja yang berani mencarinya.

​Hades berhenti tepat di depan Christian, merendahkan sedikit tubuhnya untuk mensejajarkan pandangan dengan pria yang kini tampak kehilangan kesombongannya.

​"Kau punya keberanian yang luar biasa, Christian," suara Hades terdengar begitu tenang, hampir berbisik, namun justru membawa teror yang luar biasa menusuk tulang. "Menyusup ke acara sepupuku, memberikan ancaman, dan menyentuhnya dengan tangan kotor itu."

​Christian mendongak, mencoba menegakkan dagunya meski napasnya sudah terengah-engah akibat pukulan dalam perjalanan tadi. "Hades... ini hanya permainan bisnis..."

​Bugh!

​Satu tinju mentah dari Hades mendarat telak di rahang Christian, membuat pria itu terpental ke samping dengan darah segar muncrat dari sudut bibirnya. Belum sempat Christian kembali bernapas, Hades mencengkeram kerah kemejanya dengan satu tangan, menarik tubuh pria itu hingga tergantung di udara.

​"Permainan?" desis Hades, manik mata kelabunya menyala dalam kemurkaan mutlak. "Tyche adalah keluargaku. Dan di kamus keluarga Sterling, siapa pun yang menodai milik kami tidak akan pernah diberikan kesempatan kedua untuk melihat matahari terbit."

​Hades menghempaskan tubuh Christian kembali ke lantai beton dengan kasar, lalu memberikan gestur singkat kepada pengawal di belakangnya.

​"Buka matanya lebar-lebar," perintah Hades dingin. "Malam ini, kita pastikan dia menyesal telah lahir ke dunia."

Lampu sorot tunggal menggantung rendah di atas kepala Christian, memancarkan cahaya kekuningan yang menyoroti lantai beton berdarah di ruang interogasi bawah tanah itu. Bau amis darah dan logam berkarat bercampur menjadi satu, menciptakan atmosfer mencekam yang membuat siapa pun yang bernapas di ruangan itu merasa tercekik.

​Christian terengah-engah, tubuhnya bersandar lemas pada pilar beton dengan tangan masih terborgol erat di belakang. Sudut bibirnya pecah, dan pelipisnya mengeluarkan darah segar yang menetes membasahi kerah mantel mewahnya.

​Hades berdiri tegak tepat di hadapannya. Pria itu tidak tergesa-gesa setiap gerakan yang ia lakukan memancarkan kendali penuh dan ketenangan seorang algojo sejati. Hades mengeluarkan sebatang cerutu dari saku celananya, menyalakannya, lalu mengepulkan asap tipis ke udara sebelum menatap tajam ke arah pria di bawahnya.

​"Kau tahu, Christian," suara Hades terdengar pelan, memecah kesunyian ruangan dengan nada dingin yang menusuk. "Ada aturan yang tidak boleh dilanggar di dunia ini. Dan malam ini, kau telah memilih jalan terpendek menuju kehancuranmu sendiri."

​Christian mengangkat kepalanya secara perlahan. Meski napasnya sudah tersenggal-senggal, seringai tipis yang dipaksakan masih tersungging di bibirnya yang bengkak. "Kau... kau pikir dengan membunuhku, sindikat kami akan tinggal diam, Hades? Mereka... mereka akan menghancurkanmu... menghancurkan ratumu..."

​Sebelum kalimat itu selesai sepenuhnya, Hades menghempaskan puntung cerutunya ke lantai, lalu menginjaknya dengan ujung sepatu. Dalam satu gerakan cepat, ia mencengkeram rahang Christian dengan tangan kosong, meremasnya kuat-kuat hingga pria itu mendesis kesakitan.

​"Sindikatmu?" potong Hades dengan suara rendah yang menggetarkan dinding ruangan. "Di kota ini, di bawah langit dunia ini, tidak ada sindikat yang berani bernapas tanpa izinku. Dan malam ini, izinmu telah habis."

​Hades melepaskan cengkeramannya dengan kasar, lalu berbalik memunggungi tahanan tersebut. Ia memberikan isyarat dingin kepada dua orang pengawal bayangan yang berdiri di sudut ruangan.

​"Selesaikan," ucap Hades singkat tanpa menoleh lagi, lalu melangkah keluar meninggalkan ruang bawah tanah menuju mobil yang telah menunggunya di atas.

​Di dalam kegelapan pelabuhan yang sunyi, jeritan tertahan dan suara hantaman keras menggema bersamaan dengan deru ombak malam—menjadi penutup mutlak bagi siapa saja yang berani mengusik ketenangan imperium keluarga Sterling.

Matahari pagi mulai merayap naik di ufuk timur Manhattan, memantulkan kilau keemasan di atas jajaran gedung pencakar langit yang tampak megah dan tenang. Tidak ada yang menduga, di balik kesibukan kota yang bergerak normal pagi itu, sebuah badai darah telah disapu bersih tanpa meninggalkan sedikit pun jejak dalam catatan kepolisian.

​Di dalam penthouse pribadinya, Tyche Vance berdiri di depan dinding kaca besar sambil memegang segelas kopi hangat. Pikirannya masih melayang pada teror malam sebelumnya, namun rasa takut itu kini telah tergantikan oleh kelegaan yang mendalam. Ponsel di genggamannya bergetar pelan, menampilkan sebuah pesan singkat tanpa nama yang berisi satu kalimat penutup mutlak.

​Masalah telah selesai. Kota ini aman.

​Tyche menghela napas panjang, memejamkan matanya sejenak untuk membiarkan ketegangan terakhir di tubuhnya menguap. Ia tahu betul apa arti pesan itu, Christian telah lenyap dari muka bumi, dan bayang-bayang masa lalu yang mencoba merusaknya telah dihancurkan berkeping-keping oleh tangan dingin Hades Sterling.

​Jauh dari pusat kota, di dalam kemegahan mansion Sterling yang terisolasi dan dilindungi sistem keamanan tingkat tinggi, suasana pagi terasa begitu damai.

​Hades melangkah masuk ke dalam kamar utama setelah membersihkan diri. Di atas ranjang besar berbalut seprai sutra putih, Percy masih terlelap dalam pelukan selimut, sementara balita Zeus tertidur pulas di sampingnya dengan napas teratur yang tenang.

​Hades mendekati ranjang, lalu duduk di tepinya. Manik mata kelabunya menatap lekat wajah Percy yang tampak damai, tanpa beban, tanpa ancaman, dan sepenuhnya berada di bawah perlindungan mutlak kekuasaannya. Hades meraih jemari Percy, mengecupnya lembut penuh kepemilikan.

​Percy mengerjap perlahan, manik mata ambernya terbuka menyambut cahaya pagi. Ia mendongak, mendapati suaminya sudah duduk di sisinya dengan tatapan yang melembut khusus untuknya.

​"Semuanya sudah beres?" tanya Percy parau, suaranya terdengar lembut di antara kesunyian kamar.

​Hades mengangguk kecil, sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman tipis yang mematikan namun penuh kehangatan. "Sudah, Ma chérie. Tidak ada lagi bayangan yang tersisa."

​Percy tersenyum, menarik Hades mendekat untuk mendaratkan ciuman singkat di bibir suaminya. Di bawah atap imperium yang kembali utuh dan tak tergoyahkan, hari baru telah dimulai, membawa serta dominasi mutlak keluarga Sterling yang tidak akan pernah bisa disentuh oleh siapa pun lagi.

1
Hema Simangunsong
sukaaaaa cerita nyaaa, tp bukan mau tamat kan ya cerita thor.
you see me: terima kasih kakak /Whimper/
belum tamat kakak, masih ada lanjutannya.
terima kasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca karya saya kakak hema /Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!