NovelToon NovelToon
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:734.9k
Nilai: 5
Nama Author: Dek La

Sekuel Terpaksa Menikah.

Yang langsung mau baca season dua juga boleh, ada di sini semua ya gaes.

Chelsi Amira Putri berusaha menghindari perjodohan yang dibuat oleh ayahnya. Namun, dia malah terjebak dalam kesalahannya sendiri. Dia menjadikan Alaska Lencana kambing hitam untuk menolongnya agar terhindar dari perjodohan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dek La, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

“Cepat katakan!” Laska terus menekan Amira, dia ingin tahu kejelasan dari mulut sang istri. Dari pada harus mendengar ocehan Hari terus menerus.

“Ehem, Om ngotot banget sih. Cemburu ya?” Amira meledek, membuat Laska menggeram kesal.

“Jawab atau ....”

“Apa?”

“Tidak jadi.”

Amira tertawa sendiri melihat gerak gerik Laska, seperti cacing kepanasan. Dia memang sengaja lama menjawab, karena ingin melihat reaksi yang suami.

“Amira, aku serius. Ini untuk rumah tangga kita, aku tak mau semua orang salah paham,” ucap Laska dengan wajah yang benar-benar serius.

“Bukankah tidak ada yang tahu, kalau kita sudah menikah?” tanya Amira sambil menaikturunkan alisnya dengan bibir terangkat ke atas.

“Orang tuamu dan saya,” jawab Laska gagap. Dia langsung mengubah posisi duduknya menjadi menyamping.

“Astaga Om, kalau memang cemburu, bilang aja kali. Aku gak marah kok, malah senang,”

“Terlalu berharap kamu, entar jatuh sakit,” celetuk Laska semakin membuat Amira tertawa.

Gadis dengan balutan piama merah muda meraih gelas berisi oranye jus miliknya, menyesap pelan hingga separuh.

“Jadi, tadi itu ada kejadian yang benar-benar parah banget. Cinta dan Alfa bertengkar, jadi, ya aku harus menenangkan Alfa. Nah, akhirnya nebeng sama dia. Tapi, karena baru putus cinta, akhirnya itu si Alfa ngebut, sontak aku refleks peluk dia,” terang Amira sambil menatap Laska.

“Enggak masuk di otak ucapanmu,”

“Terserah, yang penting Amira sudah jelasin. Ngerti atau enggaknya itu urusan Om,” ungkap Amira seraya berjalan meninggalkan Laska.

Sedangkan pria itu hanya bisa menghembuskan napas kasar, dia coba mencerna setiap kata yang Amira ucapkan. Rasanya tak masuk akal. Cinta itu siapa? Dan ada hubungan apa adiknya dengan gadis bernama Cinta itu? Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang hanya bisa Laska diamkan. Dia tak tahu harus bertanya pada siapa, sedangkan hubungannya dengan Alfa tidak baik-baik saja. Tak mungkin dia bertanya dengan pria itu.

**

Di dalam kamar, Amira terus membongkar lemarinya. Dia mencari pakaian kurang bahan yang sebulan lalu dia beli, tetapi tidak ada. Di setiap sudut lemari, tetapi tidak ada juga.

Bukan apa-apa, dia hanya ingin mengenakan pakaian itu untuk menggoda Laska. Tetapi malah tak ada.

“Pasti ini kerjaan om Laska!” gerutu Amira. Dia mengepalkan tangan dengan senyum seringai. “Tak ada baju tak apa, masih ada cara lain lagi.”

Masih dengan senyum yang sulit diartikan, Amira berjalan keluar sembari mengendap-endap. Dia melihat ke bawah dari pagar pembatas, tak ada Laska di sana. Sepertinya pria itu sudah masuk ke kamar. Saat akan melangkah, Amira mendengar derap langkah kaki di bawah, akhirnya dia memilih mengintip lagi.

Laska berjalan ke arah sofa dengan gelas di genggaman. Berarti pria itu baru saja membuat jus. Ah, hampir saja Amira kecolongan.

Berjalan sambil memegang pembatas tangga, Amira bersikap seperti maling yang akan mencuri barang-barang milik Laska, dia terus saja seperti itu sampai di bawah.

“Ngapain ngendap-ngendap? Mau maling?” ucap Laska seraya berbalik, Amira langsung berdiri tegap sambil bersiul pelan.

“Siapa juga, orang aku mau duduk kok. Tapi terkejut karena suara Om itu,” kilah Amira. Gadis itu berjalan mendekati Laska, lalu menjatuhkan bokongnya di sofa samping pria itu.

“Terserah.”

“Ya sudah sih, gitu saja dibuat repot,”

“Enggak jadi tidur?” tanya Laska tanpa memandang ke arah Amira.

“Memangnya aku tadi ada bilang mau tidur, ‘kan tidak. Dasar,”

“Aneh kamu.”

“Om itu yang lebih aneh, gak jelas banget,”

Laska memilih menyesap jusnya, sembari menikmati setiap embusan AC dan harum bunga rose yang menenangkan.

“Om,” panggil Amira, Laska menoleh sekilas setelah itu menatap ke depan kembali.

“Om!”

“Hmm.”

“Main kuda-kudaan yuk,” ajak Amira sambil mengerlingkan mata ke arah Laska, membuat pria itu bergidik ngeri.

“Kuda-kudaan apa?” tanya Laska pura-pura tak tahu, padahal otaknya sudah berkelana entah ke mana.

“Itu loh, yang di kamar. Yuk. Kata teman sekelasku, enak,” ujar Amira dengan senyum semanis mungkin. Refleks Laska memukul pelan kening sang istri.

“Sakit tauk Om,” adu Amira seraya mengusap keningnya.

“Omongan kamu tidak cocok dengan usiamu. Mainnya jangan terlalu liar, belum cukup umur kamu buat tahu yang begituan,”

“Memangnya kenapa dengan ucapan Amira, ada yang salahkah?” tanya Amira polos. Padahal Laska sudah panas dingin dibuatnya.

“Ouh, jangan-jangan Om yang salah tangkap! Main kuda-kudaan di kamar itu, Om jongkok dan Amira naik,” seru Amira. Sontak membuat mata Laska membulat sempurna.

Astagfirullah.

Karena merasa malu, sudah berpikir yang tidak-tidak. Laska memilih beranjak meninggalkan Amira, tujuannya sekarang ini adalah kamar.

Baru saja ingin menutup pintu kamar, Amira menahannya lebih dulu.

“Aku mau coba tidur sama Om lagi deh, lagian ngeri juga tidur sendiri,” ungkap Amira sembari berjalan masuk.

“Tidak bisa! Saya sedang tidak ingin diganggu,” tolak Laska berusaha mengeluarkan Amira. Tetapi gadis itu malah berpegang pada rak buku.

Otomatis jika dia semakin memaksa, rak bukunyalah yang akan menjadi korban.

“Karena kita sudah di kamar, gimana kalau kita main kuda-kudaan. Duh, panas banget. Aku buka baju ya Om?” Amira tertawa dalam hati melihat wajah panik Laska, rasanya cukup puas dia mengerjai pria ini.

“M-maksud kamu apa? Jangan sembarangan!” sentak Laska.

“Is, Om mah gitu.” Amira cemberut, bibirnya sudah maju beberapa senti. Membuat Laska bergidik ngeri seketika.

“Kamu tidur disudut kamar sana, ini ranjang saya,” usir Laska seraya mengibaskan tangannya.

“Tega banget sih Om, masa aku disuruh tidur dilantai.”

“Terserah.”

Laska memilih berbaring di ranjang, menyelimuti tubuhnya hingga kepala. Tanpa memedulikan Amira yang masih berada di sudut ruangan, tentunya dengan bibir cemberut.

“Om,” panggil Amira.

“Hmm.”

“Masa iya aku di sini, Om!”

“Kamu bilang mau tidur sama saya, ya sudah di situ.”

“Enggak mau.” Amira langsung berlari menaiki ranjang. Dia sengaja ambruk di atas tubuh Laska, membuat pria itu langsung bangun karena kaget.

Bugh

Senjata makan tuan, Amira terjatuh ke lantai. Dia meringis karena kesakitan, memegangi pinggang ramping yang rasanya sudah mau patah.

“Kamu enggak apa?” tanya Laska khawatir saat Amira berpindah memegangi perutnya.

Hanya satu yang Laska takuti, Amira sedang hamil dan dia tak ingin bayi dalam rahim itu bahaya.

“Sakit pinggang aku, Om. Kira-kira dong, kalau mau gerak,” sungut Amira memandang kesal.

“Lagian kamu ngapain kayak gitu, untung saya pelan bangkitnya. Kalau sampai tadi gerakan cepat, mungkin kamu sudah pingsan,” ucap Laska. Amira bangkit dan duduk di tepi ranjang masih terus memegangi pinggang.

“Pokoknya Om yang salah, kalau aku kenapa-kenapa gimana? Anak kita? Huaaa!!” Amira menangis seperti anak kecil. Berguling-guling di atas kasur sambil merengek-rengek.

“Kamu kayak anak kecil, sudah tenang,”

“Aku memang masih kecil Om.”

“Terserah kamu deh, saya enggak salah,”

“Tetap salah.”

“Sudah-sudah, katanya mau tidur. Besok sekolah.”

Dengan gerakan cepat Amira langsung masuk ke dalam selimut. Dia menyengir tak kala bersibobrok dengan Laska.

Alhamdulillah, rezeki anak salihah. Meski pinggang sakit, tetapi dapat bonus bisa tidur bareng Om Laska.

 

Bersambung

Author rajin ini, pagi-pagi sudah up. Jangan lupa tertawa guys. 😂😂

Mbak Amira lagi merajuk versi othor😂😂

Mas Laska pasrah, uyy😂😂😂

"Semua yang dilakukan berdasarkan niat dan rasa untuk terus maju, jaminannya adalah kamu mampu menggapai itu."

~Bae Lla~

Doain othor semoga lancar terus up nya yah guys😉

 

1
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
CEWEK LEMAH,BODOH DAN EGOIS..MENGORBAN KAN SAHABAT DEMI KEBAHAGIAAN SENDIRI,APA ITU YG NAMANYA SAHABAT,Pantes aja Laska dan juga Alfha gak tertarik sama kamu,kayak cewek murahan..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa peran Amira disini kayak cewek tukang pengemis sih,Kesel aku lama2..
Qaisaa Nazarudin
MENDING BERSAMA DENGAN ORANG YG MENCINTAI KUTA DARI ORANG YG KITA CINTAI MIRA..DI CINTAI DIA AKAN MERATUKAN KITA DLM ISTANA CINTANYA, SEDANG KAN MENCINTAI KITA YG AKAN TETLUKA KARNA TDK PERNAH DI ANGGAP,CINTA ITU TDK BISA DIPAKSA.
Kamu masih muda,Kamu juga cantik,kamu juga gak benaran hamil kan,terus kenapa harus ngemis2 cinta sama orang..
Qaisaa Nazarudin
Kalo udah tau begini,Kalo aku jadi Amira, Bikin perasaan Laska jungkir balik, Setelah itu tinggalkan dia,Biar tau rasa,kalo emang dia suka biarkan dia yg ganti berjuang mendapatkan hati mu..
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampe menjilat ludah sendiri..Aku sih gak apa2 Kalo bilang gak CINTA, Bisa aja seiring waktu dan dengan seringnya bersama,bisa saling MENCINTAI,Tapi jangan bilang KAMU BUKAN TIPE KU,Aku gak terima aja,Seakan hina banget seorang isteri di bilang gitu,Sedang kan ntar hujung2 nya kamu sendiri yg Bucin dan jilat Ludah sendiri..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk Rasain tun Glora emang enak di tolak mentah2 , Kepedean banget..
Qaisaa Nazarudin
Ya salam..Semakin di hindarin kok malah makin dekat aja..
Qaisaa Nazarudin
Sholat..
Qaisaa Nazarudin
Pasti ini Laska kan..
Qaisaa Nazarudin
Pasti Alaska akan balas dendam nih akibat Amira menjebaknya dlm pernikahan..
Qaisaa Nazarudin
Kasian Laska yang gak tau papa langsung dapet nogem mentah..Ckk Amira..
Azizach
Q terharu sama benda panjang berwarna putih ada kepalanya trus ad daunnya 2🤣🤣
Nur Adam
lnjht
said191
lanjutan'a mna ya?
Eva kusrini
gaje singkatan ga jelas... semangat
Gratika Anandita
Aku juga pernah bahkan sampai hampir 3 tahun, walaupun seminggu/ 2 minggu sekali ketemu tergantung kesibukan suami dulu. Rasanya ya nano nano deh. Cuma kuncinya 3, yaitu komunikasi, kepercayaan dan kejujuran klo lagi LDR-an. jika menerapkan 3 hal itu insya allah semua akan akan terkendali saat LDR-an.
Gina Putri Dental
ringan ja kak
Gina Putri Dental
Amira bikin ngakak 😂😂
Gina Putri Dental
Amira
awas Lo bucin sama om om 😃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!