Zara gadis berusia 18 tahun yang terobsesi ingin mempunyai uang banyak agar bisa membahagiakan orang tua & keluarganya
Ternyata setelah lulus bukan pekerjaan sesuai yang didapat sesuai basic sekolahnya tapi Zahra malah menjadi sekertaris seorang Ceo dingin ,pelit bicara dan suka perintah seenaknya
Bagaimanakah kehidupan Zahra setelah menjadi Sekertaris CEO dingin itu ?
Yuk baca novel pertama ku ini ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zeezaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa Aku Pelarian?
Zahra melangkah masuk, Ia mendekati tempat tidur Ryan. terlihat Ryan memunggungi Zahra.
" Mas, Mas udah tidur ya, " tanya Zahra
Zahra semakin mendekat ke arah Ryan. Ryan masih terdiam
Zahra paham Ryan pura-pura seperti itu,Zahra lalu menaiki tempat tidur Ryan. lalu memeluk Ryan dari belakang.
- Deg - Ryan yang memang belum tertidur kaget bukan main, apa lagi tangan Zahra melingkar di perutnya. tapi ia masih enggan untuk berbalik walau perasaannya bergejolak.
" Mas beneran udah tidur ya? belun juga aku jawab pertanyaan Mas Ry udah tidur aja.ga penasaran apa sama jawaban aku " tanya Zahra lagi.
" Ya udah kalau gak mau tau jawaban aku " Zahra menghela nafasnya lalu memeluk erat tubuh Ryan lagi.
Jangan tanya perasaan Ryan, udah setengah mati penasaran dia ingin tau apa yang mau diutarakan Zahra.
Ryan pun akhirnya tidak sabar lalu membalikan tubuhnya ke arah Zahra.
" Apa yang kamu ingin bilang Ra. " tanya Ryan menatap Zahra.
" Ck kirain udah tidur taunya pura-pura " goda Zahra
" Apa Ra,hmm jangan buat aku penasaran " lirih Ryan. dia sudah siap apapun jawaban dari Zahra.
Zahra mendekat dan mensejajarkan posisi dengan Ryan. Zahra bertanya lagi. " Beneran mau tau? " tanya Zahra
" Hmm " Jawab Ryan
Zahra merangkup wajah Ryan, lalu menc**m b*b*rnya lembut sebentar kemudian melepasnya.
" apa jawabanmu " tanya Ryan kaget melihat tingkah Zahra yang menggemaskan itu.
" Itu jawaban aku " jawab Zahra
" Hmm itu bukan jawaban itu tindakan " ucap Ryan yang bingung atas tingkah Zahra. Apakah Zahra menerimanya . bathin Ryan.Ryan ingin memastikan lagi
" Jawab Ra, " tanya ryan
" Emang itu ga mewakili apa " ketus Zahra kesal menahan malu karena Ryan tidak mengerti arti dari tingkahnya tadi.
" Aku hanya ingin menastikan dengan jawaban dari mulutmu Ra " goda Ryan
" Ya ya ya aku mau " Zahra merona malu lalu membalikan tubuhnya membelakangi Ryan
Ryan tersenyum penuh kemenangan
,lalu menggoda Zahra lagi. " Masa jawaban nya gitu, yang ikhals yang ikhlas " godanya.
Zahra tersipu malu dibalik punggungnya. " Iy iya mas mau " jawab Zahra.
Ryan senang bukan main. Lalu membalikan tubuh Zahra lagi.
" Lagi Ra, " pintanya ke Zahra
" Apa ? " sahut Zahra
" Yang tadi " ucap Ryan sambil mengangkat alisnya dan memajukan b*b*rnya.
" Ah ngga ah " balas Zahra sambil memejamkan matanya.
" Wah mulai nakal " sahut Ryan lalu ia menyambar benda kenyal di wajah Zahra , m*l***t*** lembut dan agak lama, tak disangka Zahra membalasnya dan Ryan memainkan l*d*h*** hingga mereka terasa ñ
kehabisan oksigen.
Tak lama mereka melakukannya lagi dan menikmatinya tanpa melakukan hal yang lebih.
Sampai akhirnya Ryan sadar kenapa Zahra pintar membalasnya bahkan hampir menyamai Ryan.
Ryan memicingkan matanya lalu bertanya ke Zahra " kau sangat pintar, apa kau pernah melakukannya dengan orang lain "
" Mas Ry mau aku jujur, kalau ingin aku jujur ya pernah " ucap Zahra menunduk.
" Hanya kiss saja ? " tanya Ryan lagi
" Hmm iya mas " Zahra menjadi takut melihat muka Ryan.
" Dengan siapa?" tanya Ryan lagi sambil menatap Zahra tajam.
" Tapi janji jangan emosi ya Mas, " Sahut Zahra sambil menjauhkan wajahnya.
" Kenapa aku harus emosi, aku pasti tidak kenal, dan itu pasti masa lalumu. aku terima apapun itu. Aku cukup akan membantu menghilangkan ingatan first kiss mu itu " ucap Ryan kesal tapi tak meluap-luap.
" Maaf Mas , sayangnya kamu kenal orang itu " Ucap Zahra takut-takut.
" Hah apa? astagaaaa. " Ryan kaget lalu memposisikan dirinya duduk lalu memijit kepalanya.
" Jangan bilang itu Malik " tanya Ryan sinis ke Zahra.
" Hah, abang, ya ga mungkin lah mas. kamu ngaco aja " ucap Zahra balik kesal.
" Sayang, disini aku loh yang harusnya kesal bukan kamu " ucap Ryan menatap Zahra.
" Lalu siapa yang aku kenal yabg sudah mengambil first kiss yang harusnya untuk ku itu, apa salah satu klien kita oh astaga " ucap Ryan frustasi.
" Ckk bukan mas " sahut Zahra lagi.
Ryan berfikir keras siapa orang terdekta Zahra yang dia kenal selain Malik.
" Mas tapi janji ya jangan emosi, mas boleh koq menarik ucapan Mas untuk meminta aku jadi kekasihnya ditarik kembali " ucap Zahra yang harus menerima konskwensi jika harus jujur.
" Tidak akan " Jawab Ryan masih kesal
" Sapta " ujar Zahra lirih.
" Haish astagaa " Ryan mengusap wajahnya kesal.
" Pantas saja saat kemarin kau bertemu dengan lelaki itu kau memeluknya dan berkata dengan manja lalu dengan 2 teman mu yang lain kau tidak ingin disentuh huh " kesal Ryan.
" Maaf Mas, tapi aku sudah tidak ada perasaan apa-apa lagi dengan sapta " ujar Zahra
" Stop Ra ga usah sebut namanya , aku kesal " ucap Ryan
" Iya mas maaf, dengerin cerita aku sebentar ya. aku ga mau ada yang ditutupi " pinta zahra.
" Hmm tapi, Ra. aku serius dengan mu, kamu ga main-main dengan ku kan? " taya Ryan.
" Ada juga aku mas yang bilang begitu " ucap Zahra lesu.
"Aku serius dengan mu,Mama dan Papa sudah mendesak aku terus agar punya pasangan " ucap Ryan
" Oohh jadi aku cuma pelarian biar kamu ga di desak mama paoa lagi gitu? " tanya Zahra tajam ke Ryan
" Tuh kan dia lagi yang marah " Ryan menepuk jidatnya.karena harusnya dia yang matah, ini koq jadi wanitanya yang marah . bathin Ryan
Demi kelangsungan bersama , Ryan mengalihkan pembicaraan
" Ayo Ra ceritakan tentangu dan manusia satu itu (sapta maksudnya Ryan) "
" Kamu jawab aku dulu apa aku cuma pelarian saja "
" Tentu tidak sayang, aku sudah menyukaimu dari awal bertemu. hanya kau wanita yang boleh dan bisa menyentuhku ,kau tau itu kan? . aku hanya nyaman bersama denganmu " ucap Ryan
" Ya ya ya, jangan nyindir gitu dong " jawab Zahra ketus
" Oh Tuhan beginikah mahkluk yang bernama Wanita , terlalu sensitif dan cepat merajuknya " lirih Ryan dalam hati.
.
.
.
mau tambah up berapa hari ini reder?
otor kalau minggu banyak waktu nih karena bocil libur sekolah dan jualan online juga libur.
Asal jangan lupa like ,komentar dan hadiahnya ya .
Karena otor juga wanita yang ingin di mengerti eeeeaaaa...