NovelToon NovelToon
Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Berpindah Kedalam Tubuh Gadis Menyedihkan

Status: tamat
Genre:Ibu Tiri / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: ririn dewi88

Tiba-tiba beralih ke tubuh seorang gadis tentu saja membuat Almira kaget. Yang Almira ingat adalah saat dirinya berperang dengan musuh Kakaknya dan dirinya tertembak beberapa kali, tentu saja tak mungkin hidup Almira pasti sudah mati.

Tapi kenyataannya Almira masih hidup, tapi bukan dalam tubuhnya. Wajahnya pun sangat berbeda ini sangat muda sedangkan Almira sudah 28 tahun.

Siapakah sebenarnya pemilik tubuh ini ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

Almira menatap cermin besar yang ada dihadapannya. Seluruh tubuh ini, badan ini begitu mungil. Wajahnya sangat tirus dan Almira begitu prihatin dengan tubuh ini. Sepertinya benar-benar tidak diurus dengan baik. Bahkan mungkin kekurangan makan.

"Baiklah mulai hari ini namaku bukan Almira tapi Laura. Laura aku akan membalaskan setiap sakit yang telah mereka lakukan padamu. Meskipun kita tidak ada hubungan apa-apa, tapi aku tidak suka dengan perundungan jadi kamu tenang-tenang saja di sana ya biar aku yang mengurus segalanya" monolognya.

Cklek ruangan inap Laura terbuka. Laura segera mencuci wajahnya dan keluar dari kamar mandi. Laura tersenyum pada orang yang masuk ke dalam ruangannya. Pura-pura ramah tidak apa-apa kan.

"Nona kamu sudah sembuh, Bibi begitu khawatir dengan keadaanmu. Kamu sudah beberapa hari koma, maaf ya Bibi tidak bisa menemani kamu"

Laura lagi-lagi hanya tersenyum, lalu melepaskan pelukan yang begitu erat ini. Sungguh sangat menyesakan sekali.

"Hari ini Nona boleh pulang, ayo Bibi bantu beres-beres ya"

Lagi-lagi Laura hanya tersenyum dan duduk menunggu Bibi untuk membereskan semua barangnya. Tidak banyak, hanya beberapa pakaian saja. Laura juga sudah berganti pakaian. Hari ini hari pertama Almira akan menggantikan Laura di rumah itu. Ingat namanya bukan Almira lagi, tapi Laura identitas baru tubuh baru.

...----------------...

Saat sampai di pekarangan rumah Laura tersenyum kecil, ternyata yang mempunyai tubuh ini rumahnya bagus juga. Halaman luas dan memiliki beberapa mobil. Laura segera turun bersama Bibi.

Baru juga masuk Laura sudah di sambut dengan keluarga itu yang sedang tertawa bahagia. Jadi seperti ini keluarga yang ringan tangan pada anak perempuannya. Ada anak, Ibu, Ayah keluarga yang harmonis.

"Eh Laura udah pulang apa kabar Laura Kakakku sayang. Aku begitu merindukan kamu "tak lupa sambil meremas pundak Laura.

Laura langsung menepis tangan itu "Sakit tidak usah sambil meremas pundakku, jika ingin menyapa, menyapa saja" bentak Laura.

"Mama lihat Laura membentak aku. Ayah Ayah lihat dia juga sekarang bisa marah. Aku benar-benar takut dengan Laura yang sekarang. Biasannya Kakak Laura selalu baik dengan aku, tapi sekarang sangat berbeda"

Anak perempuan itu berlari ke arah Mamanya dan berdiri di belakangnya. Laura mengangkat satu alisnya dan menatap sinis pada mereka.

"Laura kamu tidak boleh seperti itu pada Anya, dia kan menyapa kamu yang baru pulang dari rumah sakit. Untung saja kamu masih selamat kan" nasihat wanita paruh baya.

"Memangnya mau Tante apa ? Saya tidak selamat begitu" tanya Laura langsung pada intinya saja. Sepertinya menyenangkan langsung membuat mereka bertengkar.

"Iya bukan begitu, aku hanya mengatakan untung saja kamu masih selamat kan, hanya itu apa yang salah dengan kata-kataku Laura. Aku ini Ibu kamu tak seharusnya kamu memanggil aku Tante. Selama ini aku yang mengurus kamu nak " wajahnya dibuat sedih, padahal dalam hati kesal pada Laura yang ada dihadapannya berani sekali dia.

"Kamu mengharapkan saya mati" teriak Laura yang tiba-tiba saja kesal, karena melihat wajah-wajah mereka yang begitu tenang "Seharusnya orang tua menyambut anaknya yang baru pulang dari rumah sakit. Kalian tidak menjemput aku malah tertawa disini seperti tak ada yang perlu di khawatirkan "

"Laura berani sekali kamu berteriak pada istri Ayah. Kamu pulang dari rumah sakit bukannya berfikir akan menjadi anak baik malah makin menjadi-jadi saja" sekarang Ayahnya yang berbicara.

Tatapan Laura berpindah pada laki-laki paruh baya yang ada dihadapannya "Memangnya saya harus berbicara seperti apa Tuan. Apakah saya harus bicara dengan baik-baik saja pada orang yang mengharapkan saya mati"

"Apakah pulang dari rumah sakit kepalamu ini makin parah Laura. Apakah benturan itu membuat kamu menjadi anak kurang ajar seperti ini. Tak ada yang mengharapkan kamu mati. Mamamu juga berbicara dengan baik"

"Sayangnya saya baik-baik saja, saya tidak terluka lagi. Tapi luka batin dan luka fisik yang anda lakukan pada saya sangat membekas. Seharusnya anda menjemput saya, saya ini sebenarnya anak anda atau bukan"

"Diajari siapa kamu berani membantah Ayahmu sendiri"

"Tidak ada yang mengajari saya. Sudahlah saya muak dengan perdebatan yang tidak penting ini, saya mau istirahat. Saya ingin pulih kembali dan bisa melawan kalian lebih dari ini "

Laura segera berjalan mengikuti Bibi, tapi tangannya ditahan oleh Ayahnya. Mau tidak mau Laura berhadapan lagi dengannya.

"Kurang ajar kamu"

Saat tangan itu akan melayang untuk menampar pipinya Laura tentu saja menahannya. Laura tidak mau sampai tubuh ini kembali dilukai sudah cukup semuanya.

Laura tidak melepaskan tangan itu, Laura mencengkeramnya dengan kuat sampai-sampai Ayahnya meringis. Dengan kekuatan penuh Laura menghempaskannya sampai-sampai terdorong ke belakang.

"Apakah seperti ini penyambutan anda Tuan pada anak sendiri. Apakah selama ini saya tidak diharapkan, kalau iya kenapa anda tidak membuang saya saja sejak lahir. Lebih baik saya tidak memiliki orang tua daripada memiliki orang tua tapi tidak peduli pada saya"

"Laura kamu sudah keterlaluan, kamu memang perlu dihajar kembali " teriak Ayahnya yang makin naik pitam.

"Kenapa harus selalu dengan pukulan. Saya hanya perlu pelukan seorang Ayah saat ada masalah, saat sedang sakit saya ingin di perhatian bukan sebuah pukulan yang saya harapkan" mata Laura sudah berkaca-kaca menahan tangisnya.

Laura segera melangkah pergi kembali mengikuti Bibi saat tak ada jawaban dari Ayahnya. Sedangkan Ayahnya hanya bisa menggerutu dan menahan amarahnya. Bukannya merasa bersalah dengan tingkahnya.

Malah memikirkan biaya rumah sakit, kalau dirinya kembali melukai Laura maka uang lagi yang harus keluar. Hatinya tidak tergerak dengan kata-kata yang dilontarkan Laura tadi, hatinya sudah terlalu keras.

"Ayah kenapa kamu diam saja, anak itu sudah keterlaluan sekali. Lihatlah mulutnya harus segera dihajar " Mawar malah mengompor-ngompori suaminya. Dia memang biang kerok.

"Sudahlah dia baru pulang dari rumah sakit. Aku juga banyak pekerjaan tidak mungkin kan aku terus menghajarnya. Kalau begitu dia akan cepat-cepat mati"

"Tapi itu bagus kan, dia itu membuat masalah terus. Belum lagi biaya ke rumah sakit, lalu pengobatan orang-orang yang dia sakiti yang ada kita malah akan jatuh miskin. Belum lagi gunjingan orang-orang tentang kamu yang memiliki anak yang berakhlak jelek "

"Sudah sudah sayang cukup ya, aku harus bekerja. Ayo kita sarapan kembali dan Anya juga harus sekolah kan"

"Iya Ayah benar, aku juga harus sekolah. Aku harus belajar, aku harus pintar, aku tidak mau seperti Laura" Anya memeluk tangan Ayahnya dengan manja.

Anya sebenarnya adalah saudara tiri Laura. Jadi saat Mawar menikah dengan Damian mereka sama-sama membawa satu anak, tapi di sini Damian begitu menyayangi Anya daripada Laura. Sebenarnya ada lagi satu anak dari pernikahan mereka Andi.

"Kamu harus bisa membanggakan Ayah ya Anya, nanti juga yang memimpin perusahaan kamu dan juga Andi. Ayah benar-benar tidak bisa menggantungkan semuanya pada Laura. Dia benar-benar anak yang tidak bisa diandalkan. Dia tidak disiplin selalu melawan, belajar juga susah benar-bena membuat Ayah pusing"

"Tenang saja Ayah, Anya pasti akan terus mempunyai nilai yang bagus dan Anya akan membuat perusahaan Ayah lebih besar lagi"

Mereka bertiga langsung berpelukan, mereka begitu bahagia dengan kehidupannya ini. Tapi itu tak akan bertahan lama.

1
Aquarius26
kerenn
Adi Sahputra
Luar biasa
Memyr 67
𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺 𝖻𝖾𝗀𝗂𝗍𝗎 𝖽𝗂𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇. 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗉𝖾𝗇𝖺𝗄𝗎𝗍
Memyr 67
𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗌𝖺𝗅𝖺𝗁. 𝖺𝗒𝖺𝗁𝗇𝗒𝖺 𝗂𝗍𝗎 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗋𝖺𝗌 𝗄𝖾𝗉𝖺𝗅𝖺. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗍𝖾𝗋𝗅𝖺𝗅𝗎 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀.
Memyr 67
𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖺𝗆𝖺𝗍, 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝖺𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗋𝖾𝗐𝖾𝗅, 𝖼𝗎𝗆𝖺 𝗄𝖾𝗌𝖺𝗅. 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺, 𝖽𝗂𝗁𝖺𝗃𝖺𝗋 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗂𝗄𝗎𝗋𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗆𝖺𝗋 𝗆𝖺𝗇𝖽𝗂 𝗀𝖾𝗅𝖺𝗉. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝖺𝗒𝖺𝗁. 𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍 𝖽𝗂𝗆𝖺𝗋𝖺𝗁𝗂 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂? 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝗉𝖾𝗆𝖻𝖺𝗇𝗀𝗄𝖺𝗇𝗀 𝗆𝗈𝖽𝖾𝗅 𝗆𝖺𝗐𝖺𝗋 𝖺𝗃𝖺 𝖽𝗂𝗍𝖺𝗄𝗎𝗍𝗂. 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗀𝗈 𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Memyr 67
𝖺𝖽𝗂𝗄 𝖽𝗎𝗋𝗃𝖺𝗇𝖺. 𝗉𝗈𝗇𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝖽𝗂𝗌𝗂𝗄𝗌𝖺 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝖻𝗈𝗅𝖺𝗄 𝖻𝖺𝗅𝗂𝗄 𝗆𝖺𝗌𝗎𝗄 𝗋𝗎𝗆𝖺𝗁 𝗌𝖺𝗄𝗂𝗍. 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗌𝗂𝗁, 𝗇𝖺𝖽𝗂𝗇𝖾 𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗄 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗂𝖻𝗅𝗂𝗌 𝖻𝖾𝗍𝗂𝗇𝖺.
Memyr 67
𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗅𝖾𝖻𝗂𝗁 𝖻𝖺𝗂𝗄 𝗅𝖺𝗎𝗋𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝗅𝖺𝗁𝗂𝗋 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀 𝗆𝗈𝗇𝗌𝗍𝖾𝗋 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝖽𝖺𝗆𝗂𝖺𝗇.
Syilvi Hesty
iya betul seharusnya kan jiwa alhmira yg melayang karna arwah Laura udh pegi duluan GK jelas ne authornya
Syilvi Hesty
emang Andi ne saudara laknat juga giliran Laura dulu di buliyy dia cuek dan diam aj ajd penonton dan GK pernah juga ngerangkul Laura tapi giliran Anya baru sedikit dibuly aj langsung di rangkul di Adan dikasihi, moga aj Laura juga kasih Andi pelajean sakit ht aku,
zz
💪💪💪💪👍👍👍
zz
kalau alam nyata ada ayah macam ni,terbuat dari apa hatinya
Ria Gazali Dapson
baru tau ada sekolah sadistis , kejam , pembullyan , besar²an , berarti sekolah yg pencetak para algojo², ngeri, kompak banget yaa , kejahatan nya , tapi yg aneh ko guru nya g da yg tau dn peduli
Ria Gazali Dapson
itu ayah nya orang ato syaitonirozhim
pelangi jingga
keren sekali kak karyanya, alurnya ga bikin bosen. semangat selalu ya kak semoga makin banyak karya karya barunya
Sisilia Hernianti
sebenarx thor jangan buat laura masuk club krn masih sma..mls bca
echa purin
👍🏻
Priskha
ini sklh atau sarang mafia sih kok isinya kekerasan semua 🤭🤭🤭
Endang Werdiningsih
apakah almira jago beladiri karena bisa menyelamatkan Bima
Ani Maryani
ternyata Rayan juga jahat jangan terjebak Laura cepat selidiki c Rayan
🦋⃞⃟𝓬🧸 Muffin🧚🏻‍♀️: Hai sahabat pembaca!
Aku baru aja rilis cerita baru berjudul “Menjebak Cucu Presdir” ✨

Cleona hanya ingin menyelamatkan ibunya dari penyakit mematikan, tapi sebuah kesalahan membawanya ke kamar Batara, CEO muda yang dingin dan penuh rahasia. Kini, hidupnya terjerat antara bahaya, rahasia, dan perasaan yang tak pernah ia duga. Apakah ini awal kehancuran… atau takdir yang menunggu?

🔥 Jangan lupa mampir dan ikuti kisahnya yaa~
total 1 replies
Nii
ok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!