Lika liku kisah asmara Mega yang rumit,manis,asam dan asin setelah merasakan kecewa oleh pacar pertamanya seorang TNI AD..dia menjadi liar dan dengan mudah menerima kehadiaran laki-laki lain.hingga akhirnya dia dihadapkan pada dua pilihan.antara kembali kepada cinta pertama,atau tetap bertahan dengan cinta terakhirnya.......yuk kita baca cerita nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lesta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TPH 28
" Mega!!!" suara panggilan yang tidak asing, dan ternyata Gilang.
Mega melihat Gilang datang bersama Tika dan menggenggam tangan Tika.Mega tersenyum melihat mereka.
" Mega, Aku kesini mengantar Tika." kata Gilang
" Mega, Aku minta maaf ya pernah sangat kasar sama kamu." Sesal Tika.
Mega tersenyum.
" Iya tidak apa - apa, sudah Aku lupakan, semoga hubungan kalian langgeng ya." kata Mega.
Tika dan Mega pun langsung berpelukan.
" Kamu memang wanita yang baik, aku tarik semua ucapanku. " Kata Tika.
" Aku sudah melupakan kejadian itu"
Handa dan Ismi yang melihatpun ikut senang, mereka tidak khawatir lagi Gilang maen gila kepada Mega.
" Sayang " tiba-tiba Eki datang menghampiri mereka sambil memegang pinggang Mega dan mencium pucuk kepala Mega.
Gilang yang melihat pemandangan tersebut langsung memalingkan pandangannya.
" Bang ini pacarnya Gilang, Namanya Tika."
Eki dan Tika saling anggukan kepala.
" Kalau begitu kami pulang dulu ya " pamit Tika.
tiba-tiba Gilang bicara
" Ucapan saya tempo hari tidak benar, saya tidak pernah menyetubuh* Mega. Dan kami tidak pernah melakukannya sama sekali, waktu itu pertama kali nya saya memaksa Mega, tapi Mega menolak. Percayalah dia masih utuh " kata Gilang.
Mega senang atas pengakuan Gilang dan tersenyum.
" Terima kasih bro" ucap Eki.
" Ran, Is. Aku balik duluan ya." kata Mega.
"Oke".Rani dan Ismi mengacungkan kedua jempolnya.
Mega dan Eki meninggalkan kampus menuju kost Mega.
"Abang sudah makan???"
" Belum."
" Ih kenapa ga tadi sekalian depan kampus."
" Malam ini kita makan diluar, terus besok sabtu kita jalan-jalan. Abang libur sampai minggu."
" Jalan-jalan kemana???"
" Kejutan, pokoknya jauh." kata Eki.
" Aku mandi dulu ya bang, ini masih jam 4 sore. Abang kuat nahan lapar sampe nanti malam???atau selesai aku mandi langsung keluar ya cari makan." kata Mega.
" oke." kata Eki.
Eki yang menunggu Mega mandi sampai ketiduran. Mungkin efek obat bius dan obat tidur yang Mia berikan belum habis benar.
Di luar kosan Mega ada Riska dan Mia yang ngintip dari kejauhan.
"Jadi ini kost perempuan itu???mereka ngapain ya di dalam." tanya Mia.
" Menurut Lo mereka ngapain???" tanya balik Riska.
" Ih aku pengen".Kata Mia
" Dasar omes"
Mega baru selesai mandi dan bendandan.Mega melihat Eki yang sudah tidur pulas.
Diam-diam Mega melihat Hp Eki, Mega penasaran ingin membukanya.
Dengan mengendap -endap Mega mendekati Eki dan mengambil Hp Eki yang ada disamping kepala Eki.
Mega mencoba membukanyan ternyata kuncinya pakai sidik jari.
Dengan hati-hati Mega mengangkat jari Eki untuk membuka Hp Eki. Namun tiba-tiba tangan Mega langsung di genggam dan ditarik Eki, Seketika Mega sudah berada didekapan Eki.
" Abang..." kata Mega gugup.
Eki langsung membalikan tubuh Mega, kini Mega sudah berada di bawah tubuh Eki.
" Kenapa kamu seperti pencuri, kalau ingin melihat Hp Abang tidak perlu sembunyi-sembunyi.Kamu boleh melihatnya." Kata Eki.
Wajah Mega memerah karena ketahuan dan Mega malu melihat Eki yang kini sudah berada diatas tubuhnya dan menghimpitnya.
" Bang, sesak." Kata Mega.
Eki mencium bibir Mega sekilas, lalu bangun dan duduk.
Ini Hp Abang, apa yang ingin kamu lihat tadi???Eki memberikan Hp nya yang sudah terbuka.
" ga jadi." Kata Mega
" Heheheheheh." Mega tertawa palsu karena katahuan.
" Jadi ga nyari makannya ???" tanya Mega.
" Jadi " kata Eki sudah berdiri.
" Bang..."
" Apa???"
" Mega minta maaf untuk yang barusan."
" Kenapa minta maaf???"
" Hehehe mengganggu privasi Abang"
" Abang kan sudah bilang, kalau mau lihat nih." Eki menyodorkan kembali Hp nya.
" Engga usah, Mega percaya sama abang."
Eki dan Mega yang sudah sama - sama berdiri sudah siap keluar.
Namun tiba-tiba Eki mendorong Mega sampai mentok ditembok.
" Tidak ada yang lain, percayalah " Ucap Eki dan mulai mencium bibir Mega sangat dalam.
Mega yang mendapatkan perlakuan seperti itu kaget dan langsung memukul bahu Eki.
" Iya aku percaya."
Eki tersenyum melihat wajah Mega yang memerah.
" Mau dilanjutin ga???" tanya Eki.
" Mau nya abang, yuk katanya mau makan " Ajak Mega kepada Bang Ekim
Mereka pun keluar kamar kost sambil bergandengan tangan menuju tempat makan yang menjadi favotire Eki.
Riska dan Mia mulai mengikuti mereka.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
like.vote...dan komentar ya....🥰