NovelToon NovelToon
My Mr. Husband

My Mr. Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Perjodohan / Tamat
Popularitas:286.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mellanie

Perjodohan yang dilakukan dua keluarga yang memiliki ikatan persahabatan yang kuat menghantarkan kehidupan baru bagi anaknya.

Pernikahan dua insan yang bahkan belum mengenali karakter masing-masing dengan ego dan pendirian mereka yang berbeda pula.

"Promise? apa kau akan memegang janjimu?" ~ Disa.

"Kau tau bukan melupakan itu tidak mudah," ~ Aby.

Bagaimana jalan pernikahan mereka ?
Akankah mereka bisa saling mencintai ?
Akankah mereka tetap bersatu atau malah sebaliknya ?

Ikuti terus ceritanya ya 🤗

Boleh di follow juga IG author 😉
IG : indishia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mellanie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch 26 ~ Merasa bersalah

Disa merasakan sakit di kepalanya, perutnya pun terasa mual. Disa memegangi kepalanya, ia merintih kecil. Kepalanya terasa sangat sakit bagai di timpa besi berat.

"Sesa," panggil Disa pelan.

"Iya kak?" tanya Sesa menoleh kearah Disa.

"Tolong kau bimbing Vera," ucap Disa, kepalanya semakin berat.

"Kak, kakak kenapa?" tanya Sesa panik saat melihat wajah Disa yang memucat dan hendak terjatuh. Vera langsung menghampiri mereka berdua.

"Tidak, aku tidak apa-apa. Kalian bisa pulang kalau sudah selesai," ucap Disa.

"Kak, eh Bu, Ibu yakin?" tanya Sesa lagi. Disa mengangguk.

"Baiklah, kami akan pulang. Ibu jaga diri dan kesehatan ya," ucap Sesa.

"Iya Bu, Ibu harus jaga kesehatan," tambah Vera. Disa mengangguk.

"Terima kasih," sahut Disa.

Disa mengantar mereka berdua hingga pintu utama. Tidak lupa ia berpegangan erat pada benda-benda yang ia lewati. Sesa dan Vera berpamitan pada Disa dan melaju meninggalkan rumah besar dan mewah itu.

"Sakit," rintih Disa. Ia menaiki tangga perlahan sambil berpegangan erat pada pegangan tangga.

Perlahan pandangan Disa kabur, kepalanya bertambah berat, nafasnya terasa sesak dan akhirnya Disa tumbang dengan kepala membentur pegangan tangga dan ia pun terjatuh terguling dari tangga.

"Nona muda!!" panggil Bi Santi histeris dan langsung menghampiri Disa yang sudah tergeletak di dasar tangga.

Seseorang dari kamar tamu keluar begitu saja akibat teriakan Bi Santi. Ia langsung menghampiri Bi Santi "Ada apa... Disa!!" ucap orang tersebut panik dan langsung menghampiri Disa.

"Disa bangun, Sa!!" panggilnya memangku kepala Disa.

"Den Aby biar saya panggilkan dokter," ucap Bi Santi, Aby mengangguk dan segera menggendong Disa ke kamarnya.

Aby meletakkan tubuh Disa dengan perlahan di kasur king sizenya. Ia mengambil tisu dan menghapus darah yang bercucuran akibat jatuh dari tangga, ia mencoba menghentikan pendarahan.

Tak lama Hendra pun datang memasuki kamar Aby dan Disa, ia dengan segera menaruh peralatannya. Tanpa basa-basi ia langsung memeriksa Disa, karena wajahnya sangatlah pucat.

"Disa kenapa?" tanya Aby tidak sabaran, namun tak digubris oleh Hendra yang masih memasangkan infus di tangan Disa.

"By, aku ingin bicara serius denganmu," ucap Hendra setelah memeriksa Disa. Aby mengangguk, mereka pun duduk di balkon kamar yang luas.

"Aby, istrimu mempunyai penyakit asam lambung, jadi dia sebisa mungkin harus tepat makan. Biasanya asam lambung tidak sampai membuat pingsan, kecuali sudah parah atau ada sesuatu yang lain seperti stress dan kondisi mental serta pikiran yang kacau," jelas Hendra. Aby beralih menatap Disa yang masih setia dengan tidurnya, rasa bersalah menyeruak di dadanya.

Hendra menepuk bahu Aby "Istrimu hanya perlu istirahat cukup, cairan yang cukup, dan tepat makan. Percayalah dia akan segera pulih, dan ya jangan membuatnya terlalu tertekan," ucap Hendra.

Hendra keluar dari kamar tersebut dan memberi Bi Santi resep obat Disa, karena tidak yakin akan memberikannya pada Aby, bisa-bisa dia malah tidak mendengar ucapannya.

Aby berjalan menuju ranjang Disa dan duduk di sebelahnya. Ia menatap wajah cantik gadis di depannya itu, Aby mengulurkan tangannya menyentuh pipi Disa.

Aby teringat dengan kata-kata Alan siang tadi "Gue harap Lo ngga nyakitin dia. Karena gue masih sangat sanggup buat bahagiain Disa," Aby menggeleng cepat, ia kemudian mengecup kening Disa.

"Maaf," ucapnya lirih.

Aby duduk di kursi yang ada di balkon, ditemani angin malam, ia menatap lurus ke arah taman. Pikirannya sangat kalut, di satu sisi ia menginginkan Disa hanya untuknya, tanpa ada siapapun yang melirik gadis berstatus istrinya itu. Tapi di sisi lain ia tidak bisa melupakan Nesa dengan mudah.

Aby mengingat saat Disa memamerkan cincin pernikahan mereka pada kedua sahabatnya dan dengan lancar mengatakan bahwa ia bahagia dengan pernikahannya. Aby memandangi cincin yang yang menjadi bukti bahwa ia telah berstatus menikah, kata-kata Rian dan Alan turut terlintas dalam pikirannya.

"Aku mohon tolong jangan sakiti dia, jangan kecewakan dia,"

"Gue harap Lo ngga nyakitin dia. Karena gue masih sangat sanggup buat bahagiain Disa,"

Kata-kata itu terasa saling sahut-sahutan dalam pikiran Aby "Arghhh..." teriaknya. Aby menjambak rambutnya frustasi, sungguh kebimbangan hati ini membuat dirinya kalut.

Hingga tak terasa waktu berjalan cepat Aby masuk ke dalam selimut dan langsung memeluk Disa, kepalanya ia taruh di ceruk leher gadis itu.

"Biarkan kali ini aku egois, aku tidak mau kehilanganmu. Tidak aku tidak mau," batin Aby.

Mereka tertidur dalam dinginnya malam yang tak terasa karena hangatnya selimut dan pelukan yang diberikan, hingga sang mentari kembali memancarkan sinarnya dan menembus kaca jendela yang ada di kamar dua insan itu.

Disa terbangun dari tidurnya, kepalanya sudah tidak terlalu sakit namun tubuhnya masih lemas. Ia merasakan tangan kekar yang memeluknya, Disa tersenyum tipis, Aby sudah tidak marah dengannya.

Merasa ada gerakan, Aby ikut terbangun. Disa menatapnya dengan tatapan yang tak dapat diartikan, spontan Aby langsung mencium kening Disa. Disa membelalakkan matanya tak percaya, roh apa yang merasuki suaminya?.

Setelah mengecup kening Disa, Aby perlahan turun menatap wajah cantik Disa dengan kasih. Ia kemudian mengecup bibir Disa yang tertutup rapat, Disa hanya terdiam dengan rasa terkejut yang besar.

"Good morning," sapa Aby ramah setelah mengecup bibir Disa.

"Morning," sahut Disa masih dengan keterkejutan. Aby beranjak duduk dan membantu Disa untuk duduk.

"Apa kepalamu masih sakit?" tanya Aby. Disa menggeleng, ia kemudian tersadar dan menyentuh keningnya yang tertempel plester luka.

"Kamu kemarin jatuh dari tangga," ucap Aby menjawab wajah bingung Disa. Disa mengangguk.

Disa beranjak dari duduknya hendak menuju kamar mandi, tapi belum saja melangkah kakinya sudah gemetar. Ia mengurungkan niatnya untuk pergi ke kamar mandi. Tapi tak disangka Aby tiba-tiba menggendongnya ala bridal style.

"By lepasin," ucap Disa pelan, karena tenggorokannya terasa kering.

"Diamlah, atau kau akan jatuh," sahut Aby, Disa menurut.

Aby menurunkan Disa di bathtub. Disa dengan segera mengusir Aby keluar "keluarlah," ucap Disa.

"Kau yakin?" tanya Aby yang sebenarnya tidak ingin meninggalkan Disa.

"Iya, kau keluarlah," jawab Disa, Aby pun menurut.

Disa membersihkan wajah dan menggosok giginya, kemudian memberikan pelembab pada wajah dan kulitnya. Disa keluar dari kamar mandi dengan wajah yang jauh lebih fresh.

"Sudah selesai?" tanya Aby. Disa mengangguk. Aby ingin menghampiri Disa, namun dering ponselnya menghentikan langkahnya. Aby langsung mengangkat panggilan telepon tanpa melihat siapa yang meneleponnya.

"Aby," panggil seseorang di sebrang sana dengan suara sedihnya. Aby menyadari siapa yang meneleponnya, ia kemudian melihat nama penelepon. Benar ternyata.

"Ada apa?" tanya Aby datar.

~ Bersambung ~

1
Binay Aja
Hai kak, salam kenal singgah di karya ku yuk kita saling support
Ira
keren
rasebulan
lanjut. .bagus Thor extra nya...dan semangat untuk terus berkarya...
Hasanah Ana
🤣🤣🤣 lucu
Hasanah Ana
😭😭😭
rasebulan
ikut seneng...bahagia terus ya Aby and Disa...
Hasanah Ana
so sweet banget cie mereka 😍😍
jdi pengen cepat2 nikah 🤣🤣
Hasanah Ana
akhirnya 🤣🤣
rasebulan
akhirnya Disa memecahkan misteri nya....selamat Andisa...
Alvii Fauyi Al Asnawi
lanjutt kak.. seru loh ceritanya,btw semangat yaa.. aku tetep jadi pembaca setia mu
Alvii Fauyi Al Asnawi
author semangat ya upload nya, ceritanya seruu
Alvii Fauyi Al Asnawi
Aaa kok deg2 an thorrr, btw semangat yaa up nya,
ZasNov
Akhirnya up lagi setelah berbulan2..
Welcome back Kakak Author..☺️

Harapan Aby seolah kembali lagi, karena photo2 yang dibawa Ray, membuktikan kalau Disa masih hidup..🤗
Semoga Aby bisa segera menemukan Disa ya..
Ditunggu kelanjutannya ya Kakak 🤗
Sehat, bahagia & sukses selalu ya 🥰
Semangat ⭐🌹⭐🌹⭐🌹⭐🌹⭐
Faozia Nurdin
lanjuy
Faozia Nurdin
lanjut.....jd penasaran
Faozia Nurdin
lanjut
TK
next
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
kok main bom boman segala sih? kasian kan aby nya. semoga aby selamat ya
Fhatt Trah (fb : Fhatt Trah)
hai aku mampir lagi...

waaah .... aby suami yang over protektiv banget ya... mungkin terlalu takut kehilangan Disa. ayo disa bujuk suamimu biar gk gak ngambek lg
sjsjsjsj
lanjut Thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!