NovelToon NovelToon
Kaisar Keadilan

Kaisar Keadilan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Perperangan / Fantasi
Popularitas:409
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Rio

menceritakan tentang kekaisaran yang berjaya serta sangat gila kuasa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Rio, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menundukkan masyarakat

Para pekerja pabrik roti segera mencampurkan adonan roti dengan darah milik masyarakat barvatia dan masyarakat di seluruh kekaisaran, mereka mulai memanggang roti roti tersebut, mereka mengumpulkan roti roti yang sudah matang kedalam kotak kotak penyimpanan yang sudah di siapkan beberapa pekerjaan juga mulai memasukan kotak kotak roti kedalam kereta kuda, kereta kereta kuda tersebut segera menuju pelabuhan untuk di angkut kedalam kapal, setelah semuanya selesai dikemas akhirnya roti roti tersebut segera menuju pelabuhan menyusul roti lainnya, sesampainya di sana para pasukan angkatan Laut segera membantu untuk mengakut roti roti tersebut kedalam kapal, mereka mengakut semuanya dalam jumlah besar akan dikirimkan menuju nordonia,

di pelabuhan

para angkatan Laut barvatia segera menuju kekaisaran nordonia untuk segera membagikan roti, mereka memacu kapalnya dengan cepat, sedang di nordonia terjadi kerusuhan pasukan barvatia di bakar hidup hidup oleh para rakyat nordonia yang emosi karena harta mereka di rampas, hingga membuat pasukan nordonia segera menembaki masyarakat yang melawan, sedangkan di tempat lain di nordonia para pasukan raksasa sedang memakan pasukan barvatia yang melawan perintah mereka dan menyebabkan luka di mata teman mereka para pasukan barvatia kemudian menembakan meriam kearah pasukan raksasa, mereka menembaki hingga raksasa tersebut terluka para serta memicu kemarahan dari raksasa lainnya, para raksasa itu kemudian mengamuk lalu menginjak injak semuanya hingga menimbulkan banyak korban jiwa mulai dari pasukan barvatia dan masyarakat, banyak bangunan hancur akibat ulah mereka serta membuat beberapa rumah warga hancur, kekacauan di mana mana para pasukan barvatia kemudian segera merencanakan penyerangan terhadap warga sekaligus membunuh para raksasa, mereka segera memblokade seluruh jalur di pusat kota dan mulai menembaki meriam, bangunan bangunan banyak yang terkena ledakan masyarakat terkena dampaknya banyak yang tewas akibat insiden tersebut, para raksasa mulai mengamuk semakin buas mereka meraung akibat luka tembakan meriam, hingga akhirnya mereka mulai menerjang maju tanpa ampun menerobos semuanya.

angkatan Laut barvatia yang mendapat kabar soal pasukan mereka yang konflik dengan masyarakat kemudian mereka mulai menembakan meriam kapal mereka, akan tetapi meriam kapal tersebut malah mengenai pasukan artileri meriam barvatia hingga mereka hancur, para raksasa yang merasa tertolong kemudian mulai menyerang para pasukan barvatia lainnya mereka mulai melempari reruntuhan bangunan kearah pasukan barvatia, serangan tersebut sangat dahsyat hingga membuat masyarakat yang terkena serpihannya langsung terluka beberapa terpotong di bagian tangan dan sekarat, para pasukan barvatia kemudian nekat menggunakan dinamit untuk meledakan para raksasa hingga membuat kebakaran di pusat kota semakin parah.

sedangkan di pelabuhan para pasukan angkatan Laut pengangkut roti mulai berdatangan di pelabuhan mereka melihat pusat kota nordonia yang terbakar dan mulai bertanya apakah masalahnya kepada angkatan Laut yang berjaga di pelabuhan nordonia, kemudian mereka di beri tahu kalau masyarakat sedang memberontak, kemudian pasukan pasukan barvatia mulai menuju pusat kota untuk meredam pemberontakan, mereka membawa persenjataan lengkap beserta surat perintah untuk memaksa warga memakan roti buatan sang kaisar, para pasukan barvatia kemudian bertemu dengan sesamanya kemudian para pasukan barvatia yang bersembunyi mulai keluar dari persembunyiannya, para pasukan. Barvatia yang baru hadir juga terkejut dengan apa yang mereka lihat karena pasukan barvatia bukan hanya melawan masyarakat mereka juga melawan raksasa, kemudian para pasukan. Barvatia di tegur oleh jenderal muda di pasukan barvatia yang baru datang para raksasa juga tertunduk dan merasa bersalah mereka di suruh berdamai karena di perintahkan untuk memberikan roti kepada masyarakat, kemudian para pasukan. Barvatia dan para raksasa segera menyerang para pemberontak mereka menghancurkan rumah rumah dan bangunan di sekitar, beberapa pemberontak melarikan diri para pasukan barvatia kemudian menangkap beberapa masyarakat yang terlibat dalam pemberontakan.

Di tempat lain mereka memaksa masyarakat untuk memakan roti dan bersumpah setia kepada kaisar yaboath, mereka yang ketakutan terpaksa menerimanya, akan tetapi ada yang hanya menerima tanpa memakannya mereka langsung di paksa dan di pukuli, akan tetapi ada beberapa yang nekat membuang roti tersebut, kemudian para pasukan. Barvatia memaksanya untuk memakan roti roti tersebut, para pasukan barvatia juga mengumpulkan warga di sekitar pasar untuk memakan roti buatan kaisar mereka dan mengucapkan sumpah setia kepada sang kaisar, para masyarakat nordonia dengan terpaksa memakannya,

Sedangkan di permukiman kumuh masyarakat dengan senang hati langsung memakan roti roti tersebut dan menerima, di tempat lain para pasukan barvatia juga memberikan roti roti tersebut kepada para tahanan di penjara dan menyuruh mereka mengucapkan sumpah setia, Masyarakat terpaksa mengucapkan hal tersebut karena mereka di ancam akan dibunuh jika tidak melakukan hal tersebut beberapa dari warga yang menolak juga di habisi dan mayat mereka di gantung sebagai peringatan,

para pasukan barvatia juga menembaki para pemberontak yang baru saja membuat kerusuhan mereka di habisi hingga tidak tersisa masyarakat yang merasa kesal dengan tindakan para pasukan barvatia mereka mulai sembunyi, beberapa masyarakat nordonia berhasil tidak memakan roti buatan sang kaisar dengan cara melarikan diri secara diam diam, para pasukan barvatia juga nekat masuk kerumah masyarakat untuk mencari semua orang yang berusaha untuk kabur, para pasukan barvatia beralasan kalau kaisar peduli masyarakat, akan tetapi para warga nordonia menolak untuk ucapan sumpah setia mereka, para pasukan barvatia segera menyusuri semua wilayah para warga yang tertangkap mereka langsung di paksa makan dan ucapkan sumpah setia atau mati, pada hari itu masyarakat nordonia mereka yang belum memakannya semakin merasa benci dengan kaisar yaboath, sedangkan mereka yang sudah memakan roti buatan sang kaisar mereka mulai merasa sangat segan untuk melawan, sedangkan di tempat lain para pasukan Republikan mulai keluar dari nordonia mereka mata mata yang berjumlah dua orang tersebut segera menjauh dari wilayah tersebut, para pasukan republikan merasa kalau barvatia sudah semakin keterlaluan dengan cara mereka, para pasukan republikan mulai menuju tempat persembunyian mereka.

Di malam hari di tempat persembunyian mereka para pasukan republikan yang melihat semua kekejaman, mereka mulai mengadukan hal tersebut kepada komandan mereka komandan Markovic, mereka menyaksikan pembantaian tersebut secara nyata, para pasukan barvatia melakukan genosida dengan kejam dan melakukan ancaman dengan sangat kejam, para pasukan republikan tersebut memberitahu kepada sang pimpinan kalau pasukan penyusup yang lainnya sudah tertangkap dan mati terbunuh mereka tidak selamat, para pasukan, Tersebut memaksa sang komandan untuk segera menyerang yaboath karena yang dilakukannya sudah di luar batas kemanusiaan, mereka juga menjelaskan kalau Yaboath adalah iblis yang harus di hancurkan.

Akan tetapi komandan mereka menjelaskan kalau pasukan mereka masih belum cukup kuat untuk merobohkan kekaisaran besar

1
anggita
like iklan👍☝
Im Im: mampir dulu ke cerita saya dulu yuk mampir dulu ada kisah romansa sang istri dan satunya kumpulan cerita pendek
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!