NovelToon NovelToon
ALEA STORY

ALEA STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dokter
Popularitas:4.4M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Alea Winslow (22th), melanjutkan pendidikan S2-nya di salah satu kampus ternama di Belanda.

Hidupnya yang awalnya dia pikir akan bebas, malah hancur lebur karena harus berhadapan dengan Damon Alvaro. Dokter tampan 39 tahun, kadang hangat kadang dingin, yang tiba-tiba mulai terlibat dalam hidupnya.

Damon selalu menjadi saksi Alea melakukan hal-hal konyol. Bahkan mencuri di salah satu pertokoan di Belanda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Serangan tiba-tiba

Ruangan itu sangat luas dan mewah, didominasi oleh warna-warna netral yang menenangkan. Pencahayaan ruangan disetel remang-remang, menciptakan suasana yang sangat intim dan tenang.

Damon melangkah perlahan menuju ranjang besar yang terletak di tengah ruangan. Dengan sangat hati-hati, ia membaringkan tubuh mungil Alea di atas kasur empuk itu. Namun, saat ia mencoba melepaskan pelukan gadis itu, tangan kecil Alea justru mencengkeram kerah bajunya semakin erat.

"Mmm... jangan pergi," gumam Alea dalam tidurnya, suaranya terdengar sangat manja dan berat karena kantuk. Ia bahkan menarik-narik baju Damon seolah meminta pria itu untuk ikut berbaring di sampingnya.

Damon terpaku. Jantungnya seakan berhenti berdetak sesaat.

Demi apa? Kenapa anak ini bisa semanis ini saat tidak sadarkan diri? batin Damon mengeluh lemes.

Ia mencoba melepaskan cengkeraman itu pelan-pelan.

"Ssst... tidurlah. Aku di sini," bisiknya lembut.

Akhirnya, Alea melepaskan cengkeramannya, tapi ia tetap menggeliat manja di bawah selimut, mencari posisi yang nyaman. Wajahnya yang polos itu benar-benar pemandangan yang mampu meluluhlantakkan pertahanan diri siapa pun, termasuk Damon.

Damon duduk di tepi ranjang, menatap gadis itu lama sekali. Ia tidak berniat pergi. Entah kenapa, ia merasa sangat khawatir untuk meninggalkan Alea sendirian di tempat asing ini, meskipun tempat ini adalah milik ayah dari gadis itu sendiri dan dijaga ketat.

Perlahan, tangan Damon kembali bergerak merapikan selimut hingga menutupi bahu mungil gadis itu. Jemarinya kembali menyentuh pipi hangat itu, kali ini lebih berani karena sudah di dalam kamar tertutup.

"Kau memang masalah besar dalam hidupku, iblis kecil ..." gumamnya pelan, matanya menatap bibir gadis itu dengan pandangan yang sulit diartikan.

"Kau tidak tahu apa yang sudah kau lakukan padaku. Kau membuat duniaku berantakan dengan kelakuan gilamu, bahkan ... hanya satu ciuman itu aku hampir gila."

Damon menghela napas panjang, mencoba menenangkan gejolak di dadanya. Ingatan tentang bagaimana Alea berani memuji pria lain tadi masih membuatnya dongkol.

"Dan jangan harap kau bisa kenalan atau minta nomor telepon anak orang itu," desis Damon pelan dengan nada posesif yang tak disembunyikan.

"Dia tidak pantas untukmu. Tidak ada yang pantas ..."

Ia berhenti bicara, sadar kalau ucapannya itu terdengar sangat egois dan aneh. Tapi ia tidak peduli. Perasaan itu sudah terlalu kuat untuk ditahan.

Tanpa sadar, Damon semakin mendekatkan wajahnya. Hanya beberapa sentimeter lagi dari wajah Alea. Ia bisa mencium wangi tubuh gadis itu yang sangat khas, campuran aroma manis buah dan sabun yang membuat kepalanya terasa pusing namun nikmat.

"Bocah kecil..." bisiknya tepat di bibir Alea, hampir menyentuh.

"Suatu hari nanti... kau akan mengerti kenapa aku begini. Kenapa aku tidak bisa membiarkan siapa pun mendekatimu selain aku."

Damon hampir saja menunduk dan mencium bibir itu lagi, sebuah ciuman yang jauh lebih lama dan lebih dalam dari sebelumnya. Namun, tidak jadi. Ia menahannya. Ia hanya mencium kening Alea dengan sangat lembut, sebuah ciuman penuh kasih sayang dan perlindungan, lalu menarik diri kembali.

"Tidurlah yang nyenyak, bocah nakal."

Setelah mengatakan itu, Damon berdiri. Ia masuk ke kamar mandi untuk cuci muka dan menetralkan nafasnya yang masih tidak beraturan.

Ketika ia keluar dari kamar mandi, wajahnya sudah terlihat lebih segar, namun sorot matanya masih menyimpan gejolak yang sulit dijelaskan. Ia tidak pergi meninggalkan kamar itu. Baginya, meninggalkan Alea sendirian di tempat baru, bahkan untuk semenit pun, terasa salah.

Damon menarik sebuah kursi santai yang empuk dan meletakkannya tepat di samping ranjang besar itu. Ia duduk di sana, menyandarkan punggungnya, dan menatap wajah gadis yang tidur pulas itu tanpa berkedip. Senyum tipis terpampang di wajahnya.

Ia juga kelelahan seharian ini. Mata tajamnya perlahan terasa berat, dan Damon pun akhirnya ikut terlelap di kursi itu, tetap dalam posisi menjaga.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mata Damon terbuka lebar seketika, napasnya tercekat di tenggorokan saat ia merasakan sesuatu yang tidak biasa. Ada tangan kecil yang dengan berani membuka gesper celananya, menarik turun resletingnya dan mulai melucuti bagian bawahnya.

Dalam sekejap, bagian bawahnya kini telanjang terbuka di udara dingin ruangan.

Pandangan Damon turun, dan matanya membelalak kaget bukan main. Di sana, tepat di antara kedua kakinya, Alea sudah berlutut dengan wajah yang sangat dekat. Gadis itu menatapnya dengan tatapan polos namun penuh godaan, dan di tangannya ... ia sedang menggenggam erat kepala penisnya yang mulai membesar dan menegang seketika karena kaget akan rangsangan.

Damon benar-benar syok. Ia tidak sadar kapan gadis itu bangun, kapan dia bergerak mendekat, dan bagaimana dia berani melakukan hal gila seperti ini!

"A-Alea... kau se-dang a-apa ...?" suara Damon terdengar putus-putus, tubuhnya gemetar hebat menahan gejolak yang tiba-tiba menyerang. Jantungnya berpacu jauh lebih kencang daripada saat ia menghadapi bahaya maut sekalipun.

Alea tidak menjawab langsung. Ia hanya membelalakkan mata bulatnya, menatap benda panjang dan tegang di tangannya itu dengan rasa ingin tahu yang besar. Jarinya yang mungil mulai bergerak pelan, mengusap dan memijat naik turun di batang yang berurat dan keras itu.

"Uch... Ternyata ininya om gede banget ..." celetuk Alea polos, suaranya terdengar renyah namun sangat menggoda di telinga Damon.

"Besar banget, kenceng juga... ini beneran punya om Damon?"

"Alea! Akh...!!" Damon mengerang tertahan, kepalanya terangkat tinggi-tinggi menatap langit-langit kamar, menahan sensasi luar biasa yang menyerang syaraf-syarafnya. Tangannya mencoba menarik tangan gadis itu, tapi rasanya begitu nikmat hingga ia justru kehilangan tenaga untuk melawan.

"Hentikan ... Alea... ini... ini tidak boleh... kau gila ..."

Bukannya mendengarkan ucapan itu, Alea dengan nakalnya justru meremas benda itu kuat sekali lalu mengocoknya naik turun.

Damon membelalak. Mulutnya terbuka lebar, dia hampir gila rasanya.

"A-Aleaa ..."

1
🍒WINA🍒
akhirnya elvan menyatakan perasaannya sama sabine, sabine mendenger ungkapan cinta elvan sangat happy dan terharu🤭

ternyata elvan menyukainya juga dsn cintainya sabine tidak bertepuk sebelah tangan...

sabine tidak menyesal telah memberikan sesuatu yg berharga, sama elvan pria sangat dicintainya...

semoga hubungan kalian berjalan lancar dan tidak ada kendala....
🍒WINA🍒
Akhirnya elvan berhasil unboxing sabine sukses dan berhasil, menjebol gawang sabine, keduanya menyatu sabine sekarang hanya milik elvan...

karena elvan cemburu tim elvan sampai harus memiliki sabine seutuhnya, makanya elvan nekat unboxing sabine duluan🤭

elvan berhasil unboxing sabine tanggungjawab menikahi sabine, keduanya saling mencintai dan cocok jadi pasangan...
Ny Rudi Harianto
si Sabine jg pro lagi sma Elvan....apa pun yg d buat Elvan kok jadi mau² aja dia nya...dasar bang Elvan
Ny Rudi Harianto
babang Elvan gercep sekali ya....gak mau sang pujaan hati d rebut dengan orang lain ...jadi mau gasssss aja
wahyu widayati
ayo elvan segera nikahiii sabine....tar keburu hamil sabine....😄
Beni Kayla
Daddy Damian di mana sih..cepat Daddy
.nikahkan mereka..ini kalau Alea tahu.. bisa diledak habis² nih🤣
Ipehmom Rianrafa
lnjuut💪💪💪
Aidil Kenzie Zie
Bara kau ketinggalan sama Elvan 🤣🤣🤣
faridah ida
mauu nya kamu itu mah Elvan ...🤣🤣🤣😜
aryuu
gara gara takut direbut si tim kamu kasar Elvan sama Sabine parahhh lu
faridah ida
harus itu Elvan kalau bisa langsung nikahin Sabine ...
faridah ida
seneng nih Sabine ...😁
Fitria Syafei
ajegilee pagipagi bikin pade nafsuu aje nih kalian 😜 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Lilik Juhariah
kayak singa lepas kandang kak Elvan pasti minta upah mana tahan lihatnya kak
Lilik Juhariah
ya jangan.cuma jawab aja kak , harus nanggung 🤣🤣 pasti.ada kedua dan ketiga dah tau rasanya
jeakawa loving❤️
ya kamu harus tanggung jawab lah wong mainnya aja ganas gt/Chuckle/
Valent Theashef
elvan kau suhu sekali ya,bodyguard ni pa klmaan jomblo y jd sekali dpt cew lngsung tubruk2 za🤣
Helen@Ellen@Len'z: ya gaspoll gaes🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Ernawati
haredang
Riska Baelah
sdah2 elvan biarin sabine istraht 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
......bunga
🫠🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!