NovelToon NovelToon
SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

SALAH SERVER! MAFIA BERDARAH Di Kamar Mandi Nyonya CEO.

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Pengganti / CEO / Mafia / Mengubah Takdir
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariska Kamisa

"Aku cuma mau jadi beban keluarga CEO, kenapa malah dikasih beban nyawa Mafia?!"
Velin mengira transmigrasi ke tubuh istri pengganti dalam drama CEO klise adalah tiket liburannya dari dunia korporat. Tugasnya mudah: diabaikan suami, dihina pelakor, lalu mati konyol.
Tapi Velin menolak alur! Saat ia sedang asyik berendam mawar untuk merayakan kebebasannya, plafon kamar mandinya jebol.
Bukannya suami yang datang minta maaf, justru seorang pria asing bersimbah darah jatuh tepat di hadapannya. Kieran Marva D’Arcy—Ketua Mafia kejam yang seharusnya tidak ada dalam naskah ini.
Satu pria ingin membuangnya, satu pria lagi mengancam akan menembaknya.
Saat alur drama sudah "Salah Server", apakah Velin akan tetap mengikuti naskah, atau justru menulis takdir baru bersama sang Mafia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariska Kamisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28: Bayang-Bayang dari Masa Lalu

Kieran mematikan ponselnya dengan gerakan kasar. Rahangnya mengeras, dan aura hangat yang semalam ia berikan pada Velin kini menguap, berganti dengan kedinginan yang biasa ia tunjukkan pada musuhnya.

"Jaxon sedang menuju ke sini bersama detail datanya," ujar Kieran tanpa menoleh. "Seseorang telah menyuntikkan dana sebesar lima puluh triliun ke rekening Mally Group dalam semalam. Itu bukan sekadar bantuan, itu adalah deklarasi perang."

Velin bangkit perlahan, mengabaikan rasa nyeri di tubuhnya. "Lima puluh triliun? Mas Adriano bahkan tidak punya aset sebesar itu untuk dijadikan jaminan. Siapa yang cukup gila memberikan uang sebanyak itu pada pria yang baru saja kalah telak?"

Pintu kamar terbuka. Jaxon masuk dengan langkah cepat, meletakkan sebuah berkas digital di hadapan Kieran dan Velin.

"Tuan, pelakunya sudah teridentifikasi," ujar Jaxon. "Dana itu berasal dari The Obsidian Syndicate. Organisasi yang dipimpin oleh Lorenzo Vane."

Mendengar nama itu, Kieran memukul dinding hingga terdengar suara dentuman keras. "Lorenzo... bajingan itu masih hidup?"

Velin mengernyit, mencoba mengingat-ingat alur drama yang ia tempati. "Lorenzo Vane? Tunggu, aku tidak ingat nama itu di naskah asli drama CEO Mas Adriano."

Kieran menoleh ke arah Velin, tatapannya tajam. "Tentu saja tidak. Dia bukan bagian dari drama picisan mantan suamimu. Dia adalah masa laluku. Pria yang bertanggung jawab atas pengkhianatan yang menewaskan banyak anggota klan kita sepuluh tahun lalu. Dia pernah mencintai ibuku, tapi ditolak demi ayahku. Dendamnya mendarah daging."

Jaxon menyela, "Sepertinya Lorenzo menggunakan Adriano sebagai pion. Dia tahu Adriano memiliki akses informasi tentang koordinat pulau ini karena dia mantan suamimu, Nyonya. Dia memanfaatkan kecemburuan dan rasa sakit hati Adriano untuk masuk ke wilayah kita."

...****************...

Di Markas Rahasia Mally Group, Kota...

Adriano duduk di kursi kebesarannya yang kini kembali megah, namun di sampingnya berdiri seorang pria dengan pakaian serba putih yang kontras dengan aura kegelapan di matanya. Pria itu adalah Lorenzo Vane.

"Kau sudah mendapatkan hartamu kembali, Adriano," ujar Lorenzo sambil mengelus permukaan meja kerja Adriano dengan sarung tangan kulitnya. "Bagaimana rasanya kembali menjadi raja?"

"Aku hanya ingin Velin kembali," sahut Adriano dengan suara serak. "Kieran menghinaku. Dia mengambil segalanya dariku."

Lorenzo tertawa pelan, suara tawanya terdengar seperti gesekan pisau. "Sabar, Anak Muda. Kieran bukan lawan yang bisa kau hadapi dengan uang saja. Kita akan menggunakan kelemahannya. Kau tahu, semalam mereka menghabiskan malam pengantin. Cincin itu... cincin itu sekarang sudah benar-benar menyatu dengan darah wanita itu."

Adriano mengepalkan tangannya. "Aku tidak peduli soal cincin! Aku ingin dia sadar bahwa Kieran adalah monster!"

"Oh, dia akan sadar," bisik Lorenzo. "Saat dia melihat Kieran membantai orang-orangmu demi melindungi cincin itu, dia akan melihat sisi iblis yang sebenarnya. Dan saat itulah, kau akan datang sebagai penyelamat—dengan bantuanku, tentu saja."

...****************...

Kembali ke Istana D'Arcy...

Bibi Amora masuk ke kamar dengan wajah yang tidak lagi ceria. Ia membawa sebuah kotak perak kecil. "Kieran, jika Lorenzo sudah bergerak, berarti dia mengincar cincin di jari Velin. Dia percaya bahwa darah yang mengalir di cincin itu bisa memberinya kekuasaan abadi."

Velin menatap jarinya. "Jadi aku ini benar-benar jadi target berjalan ya? Kenapa sih, baru juga ngerasain jadi istri Mafia sehari, udah mau perang lagi?"

Kieran menghampiri Velin, menggenggam tangannya erat. "Aku tidak akan membiarkan seujung rambutmu pun disentuh olehnya. Jaxon, perketat keamanan zona luar. Aktifkan sistem pertahanan 'Naga Tidur'."

"Tunggu, Tuan Kieran!" potong Velin. "Kalau Lorenzo menggunakan Mas Adriano, berarti Mas Adriano sedang dalam bahaya juga, kan? Lorenzo pasti akan membuangnya setelah dia mendapatkan apa yang dia mau."

Kieran menatap Velin dengan heran. "Kau masih mengkhawatirkan pria yang mencoba menculikmu?"

"Bukan khawatir, Tuan. Tapi aku tahu Mas Adriano itu bodoh dan mudah dimanipulasi. Jika kita bisa menyadarkannya sebelum Lorenzo menyerang, kita bisa membalikkan keadaan," ujar Velin dengan logika taktisnya.

Kieran terdiam sejenak, lalu ia menarik dagu Velin agar menatap matanya. "Kau terlalu baik untuk dunia ini, Aveline. Tapi baiklah. Kita akan menggunakan 'mantanmu' itu sebagai umpan balik. Jika dia ingin bermain drama, kita berikan dia plot twist yang tidak akan pernah dia lupakan."

Velin tersenyum tipis. "Nah, gitu dong! Ayo kita bikin naskah baru yang bikin Lorenzo itu nyesel pernah bangunin Macan D'Arcy!"

Bibi Amora bertepuk tangan pelan. "Bagus! Aku suka semangatmu, Velin! Jaxon, siapkan perlengkapan tempur tercantik untuk Nyonya Muda kita. Kalau mau perang, penampilan harus tetap nomor satu!"

...****************...

1
awesome moment
ti kn...hamidun yg super absurd
awesome moment
velin mmg super absurd
awesome moment
bikin genre kocak bgini lg dunk
Ariska Kamisa: baik, ditunggu aja ya kak,
terimakasih kak, 🙏🙏🙏
total 1 replies
awesome moment
kocak mmg tu aveline
awesome moment
cerita sekocak n koq minim pembaca😭😭😭syedih q tu
awesome moment
omelet penuh cinta
awesome moment
adriano rugi besar
awesome moment
ngabrut
awesome moment
whoah...jodoh velin n
awesome moment
😄😄😄👍😄😄👍
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
aditya rian
ngeluh mulu si velin ampun...
aditya rian
busett
aditya rian
telat Adriano kalah kaya habisnya/Applaud/
aditya rian
sumpah... kadang isi otak velin ini absurd ditambah bibi Amora nya yang sama /Scream/
Ariska Kamisa
siap kak..
terimakasih 🙏🙏🙏
Mifta Nurjanah
lanjut
Rin Jarin
lanjutkan
Lola Maulia
😊😊😊😊
Mifta Nurjanah
cieee ciuman
Mifta Nurjanah
wkwk cincin pindah ke lu ven
Ariska Kamisa: terimakasih banyak kak 🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!