NovelToon NovelToon
Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Kembalinya Sang Penguasa Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lin Feng, seorang Kaisar Abadi yang tak tertandingi di generasinya, yang dikenal sebagai "Penguasa Abadi," tewas dalam sebuah pengkhianatan keji. Murid terdekat dan wanita yang paling dicintainya bersekongkol untuk merebut Kitab Suci Kekacauan Abadi miliknya, sebuah teknik kultivasi tertinggi, tepat saat ia mencoba naik ke Alam Dewa. Meskipun raganya hancur, seutas jiwa ilahinya berhasil lolos dan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang pemuda yang baru saja mati di dunia fana yang terpencil.

Tubuh baru ini, yang juga bernama Lin Feng, dianggap sebagai "sampah" dengan meridian yang hancur, dikucilkan oleh klannya sendiri, dan dihina oleh tunangannya. Berbekal ingatan dan pengetahuan dari kehidupan masa lalunya yang gemilang, Lin Feng harus memulai segalanya dari nol. Dia akan menggunakan pemahamannya yang tak tertandingi tentang Dao agung untuk menempa kembali takdirnya, menantang langit, dan menapaki jalan menuju puncak kekuasaan sekali lagi, sambil merencanakan balas dendam yang akan m

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Kehancuran Sang Jenius

Di atas panggung, suasana menjadi begitu tegang hingga terasa seperti udara akan retak. Di satu sisi, Lin Tian berdiri dengan aura yang mengamuk. Energi spiritual dari puncak tingkat delapan berputar di sekelilingnya, menciptakan tekanan yang membuat murid-murid di barisan depan merasa sulit bernapas. Matanya merah, dipenuhi keserakahan dan niat membunuh yang tak terselubung.

Di sisi lain, Lin Feng berdiri dengan tenang. Dia masih terlihat seperti orang biasa, tanpa fluktuasi energi sedikit pun. Kontras yang tajam ini menciptakan pemandangan yang sangat aneh.

"Lin Feng!" suara Lin Tian serak karena amarah. "Aku akui kau sedikit menarik. Tapi perjalananmu berakhir di sini! Pil Yayasan Roh adalah milikku!"

Tanpa menunggu jawaban, Lin Tian mengambil inisiatif. Dia meraung seperti binatang buas dan melesat maju.

"Tinju Harimau Mengaum!"

Dia melayangkan pukulan. Energi spiritualnya yang kuat mengembun di tinjunya, membentuk kepala harimau ilusi yang mengaum dengan marah. Pukulan itu membawa kekuatan yang dahsyat, mampu menghancurkan dinding baja. Ini adalah salah satu teknik andalannya, yang dikenal karena kekuatan ledakannya.

Para penonton menahan napas. Ini adalah kekuatan sejati dari seorang ahli di puncak tingkat delapan!

Menghadapi pukulan yang begitu ganas, Lin Feng tetap tenang. Tepat saat kepala harimau itu hampir mengenainya, sosoknya kabur. Dia mengambil satu langkah santai ke samping, menghindari seluruh serangan dengan mudah, seolah-olah dia telah melihatnya datang dari bermil-mil jauhnya.

"Apa?!" Lin Tian terkejut. Pukulannya yang penuh percaya diri meleset begitu saja.

"Terlalu banyak gerakan yang tidak perlu. Kekuatanmu tersebar. Teknik yang buruk," suara acuh tak acuh Lin Feng terdengar dari sampingnya.

Evaluasi yang menghina ini adalah percikan terakhir yang membakar kesombongan Lin Tian.

"KAU... MATILAH UNTUKKU!" teriaknya dengan marah, kehilangan semua ketenangannya.

Dia tidak lagi menahan diri. Dia menyalurkan setiap ons energi di tubuhnya, mendorong teknik klannya hingga batas tertinggi.

"Sembilan Bayangan Harimau Penghancur!"

Aura di sekelilingnya meledak. Tubuhnya bergetar, dan dalam sekejap, sembilan sosok ilusi dirinya muncul, mengelilingi Lin Feng dari segala arah. Setiap sosok melancarkan "Tinju Harimau Mengaum" secara bersamaan.

Sembilan kepala harimau ilusi meraung serempak, menutupi setiap jalan keluar. Tekanan yang luar biasa turun ke atas panggung, membuat lantai granit yang kokoh mulai retak.

Ini adalah serangan pamungkasnya, sebuah gerakan yang dia siapkan untuk Liu Xue'er. Dia yakin tidak ada seorang pun di Alam Penempaan Tubuh yang bisa selamat dari ini.

"Sudah berakhir!" seru Lin Wei dari bawah panggung, wajahnya dipenuhi kegembiraan yang gila.

Para tetua di panggung utama berdiri, ekspresi mereka tegang. Serangan ini sudah cukup untuk mengancam seorang ahli di awal Alam Yayasan Roh.

Namun, di tengah-tengah badai serangan itu, Lin Feng akhirnya menunjukkan ekspresi selain ketidakpedulian. Itu adalah kekecewaan.

"Hanya ini?" bisiknya pada dirinya sendiri.

Untuk pertama kalinya sejak kompetisi dimulai, aura samar mulai memancar dari tubuh Lin Feng. Itu bukan aura yang meledak-ledak, melainkan aura yang berat, kuno, dan agung, seolah-olah seorang kaisar abadi telah terbangun dari tidurnya.

Dia tidak mencoba menghindar. Dia hanya mengangkat tangan kanannya dan melayangkan satu pukulan lurus ke depan—ke arah Lin Tian yang asli.

"Satu Pukulan Menghancurkan Alam Semesta."

Itu bukan nama teknik, hanya deskripsi sederhana. Pukulan ini tidak memiliki kemewahan apa pun. Namun, saat dilayangkan, seluruh Qi Kekacauan tingkat delapan di tubuhnya mengembun di ujung tinjunya. Ruang di sekitar tinjunya tampak sedikit terdistorsi.

BOOOOOOOOOOOOM!

Sebuah ledakan yang memekakkan telinga mengguncang seluruh arena.

Pukulan Lin Feng tidak bertabrakan dengan salah satu dari sembilan kepala harimau. Sebaliknya, itu menciptakan gelombang kejut tak terlihat yang menyebar ke segala arah.

Sembilan kepala harimau ilusi, yang tampak begitu menakutkan, bahkan tidak sempat menyentuh Lin Feng. Mereka hancur seperti gelembung sabun saat terkena gelombang kejut, lenyap tanpa jejak. Delapan bayangan ilusi Lin Tian juga lenyap seketika.

Hanya Lin Tian yang asli yang tersisa, masih dalam posisi menyerang, matanya membelalak ngeri. Gelombang kejut itu menghantamnya dengan kekuatan yang tak terbayangkan.

Pelindung energi spiritual di sekeliling tubuhnya hancur seperti kaca. Dia memuntahkan seteguk besar darah. Tulang-tulang di lengannya patah dengan suara retakan yang mengerikan. Seluruh tubuhnya terlempar ke belakang seperti karung pasir, meluncur di sepanjang panggung dan berhenti tepat di ujung, setengah tubuhnya tergantung di udara, benar-benar pingsan.

Keheningan. Keheningan yang lebih dalam dari kematian.

Semua orang, dari murid biasa hingga Kepala Klan, berdiri membeku, mulut mereka ternganga, pikiran mereka kosong.

Satu pukulan.

Dengan satu pukulan sederhana, dia telah menghancurkan serangan pamungkas seorang jenius puncak tingkat delapan dan mengalahkannya secara total.

Ini bukan lagi pertarungan. Ini adalah penghancuran mutlak.

Lin Feng perlahan menurunkan tinjunya, aura agung di sekelilingnya lenyap seketika, kembali menjadi seperti orang biasa. Dia menatap Lin Tian yang terkapar di ujung panggung, lalu perlahan berbalik menghadap panggung utama.

Di tengah keheningan total itu, suaranya terdengar jelas.

"Aku menang."

1
Aman Wijaya
mantul lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz pooolll Lin Feng lanjut terus
Aman Wijaya
jooooz pooolll Lin Feng lanjut terus bantai semua lawan tanpa ampun
Aman Wijaya
mantab Thor lanjut terus
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor 💪💪💪
Aman Wijaya
top top markotop Lin Feng
Aman Wijaya
dalam dua Minggu babat semuanya yang telah memprovokasi diri mu Lin Feng bikin kabut darah semua
Aman Wijaya
mantab Lin Feng beri pelajaran pada menejer tua Lin hu biar tau rasa
Aman Wijaya
markotop top top lanjut
Aman Wijaya
gaaas pooolll Thor
Aman Wijaya
jooooz jooooz gandos lanjut
Aman Wijaya
lanjut terus Thor
Aman Wijaya
semangat Lin Feng
Aman Wijaya
jooooz kotos kotos lanjut terus Thor semangat semangat
Abil Amar
gassss polll trussss seru dn epic bnget ceritanya Up yg lbih bnyk lg autor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!