NovelToon NovelToon
Kembalinya Cinta Lama

Kembalinya Cinta Lama

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / CEO / Cintapertama
Popularitas:7.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tika Despita

Setelah enam tahun tak bertemu, Senja kembali bertemu mantan kekasihnya Arsean.
Pertemuan kembali mereka, mengingatkan luka dan rasa sakit pada dirinya Senja.
Karena di saat itu dia tengah hamil anaknya Sean, namun Sean tak tau. Kedua orang tua Sean pun seolah bungkam dan menginginkan anak dalam kandungannya Senja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Despita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Karena insiden yang terjadi pada Senja, tim pemasaran memutuskan untuk menghentikan kegiatan mereka hari ini dan kembali ke perusahaan.

"Kasihan Senja, ya." Ruli menghela nafas kasar saat duduk di meja kerjanya.

"Iya.. Siapa kira dia punya alergi separah itu."ucap Nia.

"Kita gak bisa nyalahin pak Dirgantara. Dia kan gak tau kalau Senja punya alergi seafood. Lagian niat dia juga baik tadi untuk traktir kita makan." Lanjut Nia lagi.

"Siapa yang alergi?" Tanya Sean yang tiba-tiba berdiri di belakang Nia.

"Eh ... Pak Sean." Nia menyengir saking terkejutnya.

"Itu pak, Senja." lanjut Nia.

"Senja? kenapa bisa? Siapa yang ngasih dia seafood?" Wajah Sean langsung berubah panik.

"Dia di mana sekarang?"

"Di rumah sakit Arya Medical, pak." Jawab Nia lagi.

Tanpa menunggu perkataan Nia lagi, Sean yang sudah panik langsung bergegas pergi ke rumah sakit tersebut.

Masih jelas di ingatannya, dulu Senja pernah mengalami alergi yang sama ketika Sean mengajaknya makan keluar. Waktu itu Senja tak tak tau kalau dia punya alergi seafood, sehingga dia tetap menikmati hidangan seafood yang di pesan Sean.

" Senja.. kamu kok bisa teledor dengan kesehatan kamu sendiri. Sudah jelas kamu alergi seafood, kenapa masih memakannya." Sean berulang kali memukul setir mobilnya.

Sesampainya di rumah sakit, Sean langsung menuju UGD. Dia bisa melihat Dirgantara sedang duduk di kursi luar ruangan.

"Mana Senja?" tanya Sean masih dengan wajah cemasnya.

"Bagaimana keadaan dia?" Lanjut Sean.

"Dia sedang penanganan dokter di dalam." Jawab Dirgantara yang tumben baik kepada Sean.

Sean ikutan duduk di samping Dirgantara, sambil menunggu dokter keluar dari ruangan.

"Dia tak bisa mengkonsumsi makanan apa saja yang ada seafood nya. Dia alergi parah dengan itu semua." Ucap Sean sendiri.

" Saya tidak tau dia punya alergi seperti itu. " Dirgantara merasa bersalah dengan apa yang terjadi dengan Senja.

Tak berselang lama, dokter keluar dari ruangan.

"Bagaimana dengan dia, Dok?" tanya Sean dan Dirgantara kompak.

"Kalian siapa pasien?"

"Keluarganya!" jawab mereka kompak lagi.

Dokter pun tersenyum tipis melihat tingkah Sean dan Dirgantara.

"Kalian tenang saja! Pasien sudah tak kenapa-kenapa. Dia sedang istirahat. Habis cairan infus ini, dia sudah bisa pulang. Cuma efek dari alerginya, tubuhnya masih ada ruam-ruam kemerahan." Jawab dokter.

" Oh syukurlah. "Jawab Dirgantara lega begitu juga ekspresi Sean yang juga mulai tenang.

"Boleh kami melihat dia?" Tanya Sean ke dokter.

"Tentu.. Silahkan!" Jawab dokter mengangguk.

Sean dan Dirgantara masuk ke dalam ruangan. Mereka melihat Senja yang masih tertidur dengan mata terpejam. Wajahnya dipenuhi ruam kemerahan, efek alergi yang dideritanya.

Menyadari kehadiran mereka berdua, Senja akhirnya membuka mata. Pandangan matanya sedikit sayu.

" Senja.. Kamu.. "Ucap Dirgantara menghampiri Senja duluan.

" Saya gak apa-apa kok Pak."jawab Senja lemah.

Meski Sean juga panik dari tadi, dia memilih tak menghampiri Senja. Dia tetap berdiri di dekat pintu. Dia tak mau dengan kehadirannya hanya membuat Senja tak tenang. Dan dia hanya bisa menatap Senja dari kejauhan .

"Maafkan saya. Saya tidak tau kalau kamu alergi seafood." Tatapan mata Dirgantara penuh penyesalan.

"Bukan salah anda. Saya nya aja yang gak hati-hati. Harusnya tadi saya nanya dulu sebelum makan."

"Tetap saja, kamu harus di rawat seperti ini."

Sejak tersenyum tipis. Sorot matanya kini beralih ke Sean yang masih berdiri di dekat pintu. Tatapan Sean tak pernah berubah kepada dirinya.

Dulu waktu Senja juga dirawat di rumah sakit karena alergi seperti ini, Sean terus menjaganya. Tatapan matanya penuh kekhawatiran.

Namun sekarang posisinya sudah berbeda. Meski tatapan itu masih sama, mereka tak bisa sedekat dulu lagi. Sama-sama terluka membuat mereka harus menjauh dan menghapus rasa yang pernah ada.

Menyadari kalau Senja dari tadi menatap Sean,entah mengapa Dirgantara merasa tak tenang sendiri.

" Kamu ke sini untuk melihat dia,bukan? Lantas mengapa kamu masih berdiri di situ?" Dirgantara berjalan menghampiri Sean dan memukul pelan pundaknya Sean.

"Silahkan kalian bicara berdua!" Dirgantara memilih pergi ke luar.

meski canggung,Sean kemudian memberanikan diri menghampiri Senja dan duduk di dekatnya.

"Pasti sakit ya? Pasti tadi kamu sudah bernafas di buatnya. Pasti tubuh kamu gatal semua?" Ucap Sean,mencoba menatap ke arah lain.

"Iya..Aku sakit.Aku kira aku akan berhenti bernafas tadi. Aku takut,aku tak bisa menemani Angkasa lagi."

"Senja.." lirih Sean dengan mata berkaca-kaca.

"Mengapa ini terjadi kepada kita?".

" Andai waktu bisa di putar,aku tak akan pergi saat itu dan membiarkan kamu sendirian seperti ini."

"Aku salah. Aku jahat. Aku menghancurkan masa depan kamu."

"Tidak Sean. Ini semua sudah terjadi. Dan waktu tak akan bisa diputar lagi. Kita sudah punya masa depan dan kehidupan masing-masing." Jawab Senja yang tak kuasa menahan air mata.Karena baru kali ini,dia bisa berbicara setenang mungkin dengan Sean.

" Senja..Aku minta maaf,jika melihatku terus membuat kamu sakit hati dan terluka."ucap Sean lagi.

" Bagaimana aku bisa membencimu Sean, kamu pernah mengisi relung hati ini. Sekuat apapun selama enam tahun ini aku melupakan kamu, kamu masih ada tempat di sini. Meski dalam ingatan ku,hanya ada luka tentangmu." lirih Senja dalam hati dan menatap Sean.

Mereka sama-sama saling bertatapan. Kali ini bukan tatapan seperti dulu,lebih seperti tatapan saling mengikhlaskan dengan apa yang terjadi saat ini.

Dirgantara yang melihat mereka dari jendela kaca, menghembuskan nafasnya sedikit berat. Entah ikutan sesak dengan kisah mereka,atau tak rela melihat mereka berdua sedekat ini.

1
olyv
cepat sehat y thor 🙏
Qhaqha: aamiin
total 1 replies
Nesya
astagaah semoga lekas sembuh ya thor kasihan tak tunggu pokoknya sembuh dulu sehat dulu baru nulis lagi 👍🏻❤️
Qhaqha: aamiin.. Makaci atas support nya😊
total 1 replies
Qhaqha
Maaf jarang update.. Author siap kecelakaan motor, lagi masa pemulihan. Doain cepat sembuh ya.. 😊😊🙏🙏
sunaryati jarum
Sean jika jadi menikah dengan Rea tidak akan bahagia karena selalu dirundung rasa bersalah seumur hidup,selama mereka tidak bersatu. Beda dengan Senja mungkin Nadia bisa bahagia dengan pria lain, karena Sean hanya memberikan luka
Nesya
jadi ikutan nangis, lanjut thor
Qhaqha: Ditunggu ya.. maklum othor lagi puasa dan sibuk persiapan lebaran.. 😊😊
total 1 replies
olyv
lanjut thor
sunaryati jarum
Semoga tidak parah dan segera tertolong
Nesya
lanjut kak othor 💪🏻💪🏻💪🏻
sunaryati jarum
Ternyata keluarga Sean , keluarga yang buruk.Terutama orang tua Sean,dan mereka juga menamkan kebencian Sean terhadap Dirgantara
sunaryati jarum
Lebih baik jujur Senja pada Angkasa,dan Sean juga sebelum terlanjur menikah Jujur pada Rea , tentang hubungan kalian kamu dan Senja .
Nesya
semoga angkasa ada bersama digantara
Soraya
lanjut
sunaryati jarum
Jika kamu tidak rela Senja menjadi milik orang lain lepaskan Rea dan kejar Senja,namun kau harus bisa mendapatkan restu kedua orang tuamu.Namun emak kok cenderung ke Dirgantara karena ibunya sepertinya tidak memandang derajad seseorang namun entah jika status
falea sezi
angka cari ayah lain aja jangan Sean dia bangsattt /Shame/
Qhaqha: Waduh.... 🤭🤭🤭
total 1 replies
JasmineA
gue ini serba salah mau dukung sean apa dirgantara😂 kalo dukung si sean bakalan buka luka senja...kalo dukung dirgantara bakalan nambah Luka senja kalo benaran dirgantara gunain senja Dan angkasa sbg alat balas dendam💆🏻‍♀️
Qhaqha: Sama.. aku juga puyeng sebenarnya 🤭🤭
total 1 replies
Soraya
lanjut
Qhaqha: Ditunggu nanti malam ya KK.. 😊😊
total 1 replies
sunaryati jarum
Jangan ayah Sean Angkasa,kasihan ibumu.Dia akan disebut pelakor lagian kakek nenekmu dan Sean tidak suka kamu dan ibumu.
Qhaqha: Betul..... 😊
total 2 replies
sunaryati jarum
Seharusnya Sean tidak membatasi hubungan Senja dan Dirgantara,karena dialah penolong Senja dan Angkasa,jika tidak tahu hubungan sebenarnya.
Nesya
lanjut thour
Qhaqha: Di tunggu ya.. 😊😊
total 1 replies
Qhaqha
ok... Terimakasih sarannya😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!