NovelToon NovelToon
Dewa Pedang Mad Terbaik

Dewa Pedang Mad Terbaik

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Time Travel / Epik Petualangan
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: jenih

Di dunia yang dipenuhi para ahli bela diri dan kultivator kuat, Goo Yoon hanyalah seorang pemuda biasa yang bahkan tidak mampu mengalahkan murid terlemah di sekte.
Namun Goo Yoon memiliki satu hal yang tidak dimiliki orang lain—tekad yang tidak pernah patah.
Setelah terus dipermalukan dan diremehkan, suatu hari ia menemukan sebuah seni bela diri kuno yang telah lama hilang. Seni tersebut dikenal sebagai Teknik Pedang Dewa Gila, sebuah kekuatan yang bahkan para master legendaris tak mampu kuasai.
Dengan latihan yang penuh darah, rasa sakit, dan kegagalan, Goo Yoon perlahan berubah.
Dari seorang pemuda lemah…
Menjadi legenda yang ditakuti seluruh dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jenih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12: Bayangan di Puncak Gunung

Setelah mengalahkan serigala gunung, perjalanan para murid kembali dilanjutkan. Hutan Gunung Batu Hitam semakin dalam dan gelap. Pohon-pohon tinggi menutupi cahaya matahari, membuat suasana terasa mencekam.

Beberapa murid mulai merasa gelisah.

“Tempat ini terasa aneh…” kata salah satu murid sambil melihat sekeliling.

Yang lain menelan ludah. “Tetua Han tidak mungkin mengirim kita ke tempat yang benar-benar berbahaya… kan?”

Namun tidak ada yang benar-benar yakin.

Goo Yoon berjalan paling belakang. Matanya terus mengamati sekitar dengan hati-hati. Sejak tadi ia merasa seperti ada sesuatu yang mengawasi mereka.

Angin dingin bertiup melewati pepohonan.

Daun-daun bergesekan, menciptakan suara seperti bisikan.

Tiba-tiba—

“AAAARGH!”

Sebuah teriakan keras terdengar dari depan.

Para murid langsung berlari ke arah suara itu.

Ketika mereka tiba, mereka melihat sesuatu yang membuat wajah mereka pucat.

Seekor macan gunung raksasa berdiri di tengah jalan. Tubuhnya besar hampir dua kali ukuran harimau biasa, dengan mata kuning yang menyala seperti api.

Di tanah, seorang murid sudah tergeletak terluka.

Macan itu menggeram pelan.

“Grrrrrr…”

Kang Dae menggertakkan giginya.

“Semua mundur!”

Namun macan itu tidak memberi kesempatan.

Dengan kecepatan luar biasa, ia langsung melompat ke arah para murid.

“BRUAAAG!”

Para murid panik dan langsung berpencar.

Beberapa mencoba menyerang dengan teknik bela diri mereka, namun tubuh macan itu terlalu kuat.

Salah satu pukulan hanya membuatnya sedikit mundur sebelum kembali menyerang dengan lebih ganas.

Goo Yoon menatap situasi itu dengan serius.

Kalau ini terus berlanjut… seseorang bisa mati.

Ia mengingat latihan yang dia lakukan setiap hari—memukul batu, berlari di gunung, menahan rasa sakit.

Semua latihan itu hanya untuk satu tujuan.

Menjadi kuat.

Goo Yoon melangkah maju.

“Goo Yoon! Jangan!” teriak salah satu murid.

Namun Goo Yoon sudah berdiri di depan macan raksasa itu.

Macan itu menatapnya dengan tatapan pemburu.

Lalu—

“ROAAARR!”

Macan itu menerjang.

Debu beterbangan ketika tubuh besar itu melompat.

Goo Yoon memusatkan seluruh tenaga ke dalam kakinya.

Tenang… fokus…

Saat macan itu hampir mengenainya—

Goo Yoon bergerak ke samping dengan cepat.

Cakar macan itu hanya menyentuh tanah.

“DUAG!”

Goo Yoon membalas dengan pukulan keras ke sisi tubuh macan.

Namun kali ini berbeda.

Macan itu hampir tidak bergerak.

Mata Goo Yoon melebar.

Tubuhnya terlalu kuat!

Macan itu langsung mengayunkan cakarnya.

“BRAK!”

Goo Yoon terpental beberapa meter dan jatuh keras di tanah.

Para murid terkejut.

“Goo Yoon!”

Dada Goo Yoon terasa sesak. Rasa sakit menjalar di tubuhnya.

Namun ia memaksakan diri untuk bangkit.

Macan itu berjalan mendekat perlahan, seolah menikmati ketakutan mangsanya.

Setiap langkahnya membuat tanah bergetar.

Goo Yoon menggertakkan giginya.

Apakah aku akan kalah di sini…?

Di dalam pikirannya muncul kenangan masa lalu.

Saat ia dihina.

Saat ia dianggap lemah.

Saat orang-orang mengatakan ia tidak akan pernah menjadi kuat.

Tangan Goo Yoon mengepal.

“Belum… selesai…”

Tiba-tiba sesuatu terasa berbeda di dalam tubuhnya.

Hangat.

Seperti aliran energi yang perlahan bangkit dari dalam dadanya.

Matanya berubah tajam.

Ia menarik napas dalam.

Energi itu mengalir ke lengannya.

Macan itu kembali melompat untuk menyerang.

Namun kali ini—

Goo Yoon tidak mundur.

“HA!”

Tinju Goo Yoon melesat maju.

“DUAAAAAAAAAG!”

Benturan keras menggema di seluruh hutan.

Tubuh macan raksasa itu terpental dan menghantam batu besar.

Para murid menatap dengan mata terbelalak.

“Tidak mungkin…”

“Dia… menjatuhkan macan itu?”

Debu perlahan menghilang.

Macan itu masih hidup, tetapi sudah tidak mampu berdiri.

Goo Yoon sendiri terengah-engah. Energi aneh di tubuhnya perlahan menghilang.

Ia melihat tangannya sendiri dengan heran.

Energi tadi… apa itu?

Namun sebelum ia sempat berpikir lebih jauh—

Dari arah puncak gunung terdengar suara gemuruh besar.

“GROOOOOOARRR!”

Suara itu jauh lebih menakutkan dari macan tadi.

Seluruh hutan menjadi sunyi.

Wajah para murid berubah pucat.

Salah satu dari mereka berbisik dengan suara gemetar.

“Itu… bukan binatang biasa…”

Goo Yoon menatap ke arah puncak Gunung Batu Hitam yang tertutup kabut tebal.

Entah kenapa, hatinya berdebar keras.

Instingnya mengatakan satu hal.

Monster sebenarnya… baru saja bangun.

1
Suarlan
betul...awalnya pedang kayu, tiba tiba berubah jadi tongkat kayu, tanpa suatu narasi.
Shen shandian luo
tiap bab terputus..pertarungan tak pernah sampai selesai..novel sampah..
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Iya, baru saja dimulai /Determined/, AYOOOO!
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Kan memang ada batu besar di sepunggungnya, Thor🙃
Nh4Fi
brasa ky meloncat.i bbrapa chapt
Nh4Fi
itu pedang kayu knp brubah jd tongkat kayu?
yg bner mn nih?
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Semangat Goo Yoon /Smile/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
BAGUS BANGET! Dalam beberapa kata aja aku udah suka dengan Goo Yoon. Dia itu MC yang benar-benar zero to Hero, gak ada usaha yang gak ada bayarannya.

Hubungannya dengan gurunya membuat aku nostalgia sama guruku /Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Goo Yoon itu tipe MC yang manusiawi banget, bukan seorang jenius, tapi gak berhenti untuk usaha, aku merasa kayak melihat diriku yang hampir menyerah dulu. Rasanya ingin mengikuti jejak dua/Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Goo Yoon, aaah, aku suka banget dinamika mu😭
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Go Goo Yoon, kalau orang lain pasti sudah mundur kalau enggak mati/Determined/
☕︎⃝❥Mengare (Hiatus)
Aku suka dengan penggambaran Gu yang terus berusaha untuk berkembang dan lebih fokus ke perkembangan diri daripada balas dendam /Determined/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!