NovelToon NovelToon
PACAR BAYARAN : Kukira Pelayan Ternyata Pewaris

PACAR BAYARAN : Kukira Pelayan Ternyata Pewaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / Konglomerat berpura-pura miskin / Wanita Karir / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Percintaan Konglomerat
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: F.A queen

Mikhasa tidak pernah menyangka jika cinta bisa berakhir sekejam ini. Dikhianati oleh pacar yang ia cintai dan sahabat yang ia percaya, impian tentang pelaminan pun hancur tanpa sisa.

Namun Mikhasa menolak runtuh begitu saja. Demi menjaga harga diri dan datang dengan kepala tegak di pernikahan mantannya, ia nekat menyewa seorang pelayan untuk berpura-pura menjadi pacarnya, hanya sehari semalam.

Rencananya sederhana, tampil bahagia dinikahan mantan. Menyakiti balik tanpa air mata.

Sayangnya, takdir punya selera humor yang kejam. Pelayan yang ia sewa ternyata bukan pria biasa.
Ia adalah pewaris kaya raya.

Mikhasa tidak bisa membayar sewa pria itu, bahkan jika ia menjual ginjalnya sendiri.

Saat kepanikan mulai merayap, pria itu hanya tersenyum tipis.

“Aku punya satu cara agar kau bisa membayarku, Mikhasa.”

Dan sejak saat itu, hidup Mikhasa tak lagi tenang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon F.A queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part Dua Puluh Delapan

Maura menatap Mikhasa dalam tapi penuh kelembutan. Wajahnya Damai dan menentramkan. Tidak ada paksaan dan menghakimi sama sekali. Yang ada hanyalah tatapan mengerti dan penuh kasih.

Maura perlahan mengulurkan tangannya, membuka telapaknya di depan Mikhasa.

“Kamu lihat apa di telapak tanganku, Mikhasa?” tanyanya ringan, seperti obrolan biasa.

Mikhasa menunduk, menatap telapak tangan itu beberapa detik.

“Ada… titik kecil, di antara jari manis dan kelingking."

Bu Maura tersenyum kecil. "Padahal aku menyembunyikannya, tapi ternyata kau menemukannya." Kata Maura bersahabat.

Mikhasa hanya tersenyum tipis, mengira ini adalah pertanyaan konsentrasi. Apakah menjabat sebagai sekretaris CEO memang ada tes semacam ini? Pikirnya.

Disisi lain, Maura menyimpulkan, Mikhasa adalah seseorang yang terbiasa waspada. Titik kecil adalah ancaman kecil yang tidak boleh diabaikan.

Area antara jari adalah ruang sempit, tersembunyi. Mikhasa, terbiasa mencari celah bahaya. Ia melihat hal-hal yang orang lain anggap sepele. Trauma membuatnya selalu siap, “mengantisipasi sesuatu”

Ini ciri orang yang ... Hidup di lingkungan tidak aman. Pernah disakiti tapi tidak pernah diberi ruang bicara. Belajar bertahan dengan cara mengamati.

"Oh ya, Mikhasa, antara gelap dan terang, kau suka yang mana? Kenapa?"

"Gelap," jawab Mikhasa. "Karena aku bisa sembunyi."

Maura mengangguk. Lalu tersenyum tenang. "Mikhasa, perusahaan ini sangat luar biasa ya, apa kau setuju?" Tanya Maura.

Mikhasa mengangguk.

"Jadi apakah bekerja di perusahaan ini adalah impianmu?" Tanya Maura.

Kali ini Mikhasa menggeleng namun kemudian mengangguk. "Saya menyukai perusahaan dengan gaji besar, Bu. Itu hal yang wajar bukan? Saya bisa mengerjakan apapun diluar batas kemampuan saya agar bisa memiliki gaji yang besar."

Maura menatapnya dengan penuh pengertian. "Iya, benar itu hal yang sangat wajar. Karena kamu punya tujuan dan impian." Ujar Maura. Menatap wajah Mikhasa, jika wajah gadis ini tampak sedih maka alasannya bukan keduanya.

Mikhasa kali ini terdiam. Ia bahkan menunduk. Tujuan dan impian ya? Tapi bukan itu alasan ia ingin memiliki gaji besar. Tidak ada tujuan dan impian. Dia tidak punya keduanya. Dalam hidup, bisa makan dan tidak kelaparan saja dia sudah bersyukur. Karena dia tahu bagaimana rasanya tidur dengan perut kosong. Dengan gaji besar, ia bisa menyisihkan uang untuk dirinya sendiri. Karena kata bibi, hutang budi harus ia bawa sampai mati.

Maura ikut menunduk. Memahami ada banyak hal yang sedang bergejolak di pikiran gadis di depannya. Namun saat ini, cukup sampai di sini.

"Mikhasa, kita sama-sama bekerja disini, kita juga sama-sama perempuan. Ini...." Maura menyerahkan kertas kecil bertuliskan nomor ponselnya pada Mikhasa. "Kita bisa sharing tentang pekerjaan dan apapun." Ucapnya. Lalu menambah dengan sengaja. "Karena bekerja dengan Tuan Axel memang penuh dengan tekanan. Jadi kita harus sering-sering komunikasi ya."

Mikhasa mengangguk. Menatap wajah Maura dengan senyum tipis. "Terima kasih banyak, Bu." Ia menerima kertas itu.

Maura pamit setelah itu. Mereka sama-sama berdiri. Dan Mikhasa baru menyadari jika tidak ada Axel di ruangan ini. Entah kapan pria itu keluar.

Mikhasa mengantar Maura hingga ke pintu lalu menutup pintu ruangan. Ia segera membalik badan tapi kakinya seolah tidak mampu untuk bergerak.

Ada gemuruh aneh di dalam dadanya. Air matanya menetes begitu saja, tanpa aba-aba. Padahal ia tidak merasa sedih.

Mikhasa refleks menyekanya, tapi sialnya, air mata itu justru semakin jatuh di pipinya. Seolah pertahanan kokoh yang selama ini ia bangun, sedikit demi sedikit mulai menipis.

Napasnya bergetar. Kakinya terasa lemas. Mikhasa akhirnya jongkok di lantai, menahan tubuhnya sendiri, dan di sanalah tangis itu pecah, sunyi dan tertahan.

🌿

Di hari yang sama.

Siang hari, di pulau seberang di rumah sederhana.

Seorang pria berjas hitam berdiri dengan tegap di hadapan seorang wanita dan pria paruh baya. Badannya kekar khas seorang pengawal yang bisa mematahkan tulang hanya dalam sekali sentuh.

Pria dan wanita itu menunduk dalam.

"Kau yang bernama Morgan dan Kau Netta?" Tanya Pria berjas hitam itu. Suara itu tidak keras, tapi cukup membuat keduanya gemetar.

Morgan dan Netta langsung bersimpuh di lantai.

“Kami belum punya seratus juta itu, Tuan,” ucap Netta tergesa, suaranya bergetar. “Tapi kami janji akan melunasinya secepat mungkin.”

“Benar, Tuan. Tolong beri kami sedikit waktu lagi,” sambung Morgan cepat.

Netta mengangkat wajahnya sedikit, matanya berkaca-kaca.

“Saya janji akan melunasinya malam nanti. Keponakan saya bekerja di ibu kota. Dia punya uang banyak. Tolong… tolong beri kami waktu.”

Pria berjas hitam itu terdiam sejenak. Tatapannya tajam, seolah menimbang sesuatu.

“Siapa nama keponakan kalian?” tanyanya akhirnya.

Jika nama itu sesuai dengan data yang ia pegang, maka tidak ada keraguan lagi. Dua orang inilah targetnya. Sesuai perintah Tuannya.

Netta menelan ludah. “Namanya… Mikhasa, Tuan. Mikhasa Hanindhya.”

Pria berjas hitam itu mengangguk pelan, nyaris tanpa ekspresi. “Beritahu aku latar belakang gadis itu,” perintahnya. Suaranya datar, tapi penuh tekanan, seperti pisau yang ditekan perlahan ke kulit.

“Dia hanya gadis yatim piatu yang kami rawat sejak kecil, Tuan. Sekarang bekerja di ibu kota,” jawab Morgan cepat.

Netta menyusul tergesa, “Petang nanti dia akan mentransfer uang pada kami. Tuan tenang saja.”

Pria itu melangkah maju satu langkah. Cukup satu langkah namun membuat lutut Netta melemas dan napas Morgan tercekat.

“Apakah gadis itu punya kembaran?” tanyanya tiba-tiba.

1
Taty Thoge
kirain isi dlm kotak..surat wasiat gituh...eh ga taunya kacamata 3 M...dasar nona pulupulu🫠
💕Miuccia💓
cie cie... pagi pagi dah bikin senyum senyum mah ini. 🥰🥰🥰🤣
Ky2 SSC 💖
penasaran siapa adiknya axel ya, kok ga pernah di ceritain
Ky2 SSC 💖
berarti axel ga punya foto liora dong
Author.N.: wanita kedua selain ibunya. berarti ibunya ga dihitung beb 😅 Pertama Liora lah tentu... kedua Mikhasa 😅 gini ngitungnya
total 1 replies
Ky2 SSC 💖
kenapa feeling ku berkata mereka ini saudara kembar yg terpisah, eh tpi ga tau juga sih hanya author yg tahu wkwk
Nunuk Bunda Elma
perasaan asing yg aneh itu namanya cinta
Ky2 SSC 💖
wkwkwk ga jadi damainya deh sabar ya mik 🤣🤣🤣
Ky2 SSC 💖
jangan" bener liora itu kembaran mikhasa, entahlah kita liat aja
Ky2 SSC 💖
waduh siapa nih
Ky2 SSC 💖
kalau aku jadi kmu aku udah ga peduli lagi sama bibi kmu anggap aja ga punya keluarga 🥺🥺 terkesan jahat sih tapi sakitt ga kuat 😭😭
Nunuk Bunda Elma
stop over thinking Mikhasa
Ky2 SSC 💖
baru ngeh kalau bu Maura itu ternyata psikolog
Nunuk Bunda Elma
sepertinya memang Liora dan Mikhasa saudara kembar yg terpisah
Nunuk Bunda Elma
pokoknya percuma jadi mending diterina ajah ya Mik
Nunuk Bunda Elma
aihhhh...manisnya
Ky2 SSC 💖
jadi tuan maunya gimana? debat salah ramah juga salah 🤣🤣🤣
Ky2 SSC 💖
ada harta paling berharga ya mik 😂😂 harus dijaga sebaik mungkin 🤭🤭
Istri Leo J
ya Allah gusti tibake isine kacamata Axel yg 3 milyar to🤣🤣

ciee..yg udh mulai suka sama Axel,mulai senyum senyum walaupun kesel
taju gejrot
apartemen fasilitas lengkap, mewah dan luas,seremm kalau di huni sendirian, udah nikah aja sama Axel biar ada yg nemenin.mending bobo di temenin sosok ganteng Axel daripada ditemenin sosok menyeramkan 🤭😂
Nabila Syakib: nxebelin tpi suka😍😍
total 1 replies
Q⃟🆄𝐞𝐞𝐧🦋
Wkwkwkw gimana ga ngamuk anak orang 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!