NovelToon NovelToon
SEMUA HANYALAH PANGGUNG SANDIWARA

SEMUA HANYALAH PANGGUNG SANDIWARA

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Anak Yatim Piatu / Obsesi
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: julieta

Larasati , seorang gadis desa yang lugu dan sederhana, harus menghadapi takdir pahit ketika sepupunya, Gea, kabur di hari pernikahannya dengan seorang pria kaya bernama Nathan karena hamil dengan lelaki lain.

Orang tua Gea, yang merasa posisi perusahaan mereka terancam bangkrut jika pernikahan ini sampai gagal dan membuat keluarga Pratama malu, memaksa Laras, keponakannya untuk menggantikan posisi Gea sebagai pengantin.

Nathan, yang merasa tertipu dan marah, terpaksa menerima pernikahan itu demi menjaga nama baik keluarganya, meskipun hatinya dipenuhi kebencian pada Laras yang dianggap sebagai biak kerok yang menyebabkan Gea kabur di hari pernikahan mereka.

Intrik dan persaingan dalam perebutan kekuasaan di keluarga Pratama menyeret Laras kedalam pusaran kekacauan yang tiada henti.

Akankah Laras bisa menanggung semua ini?

Menjalani pernikahan tanpa cinta dengan suami yang hatinya masih terpatri nama orang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

JALAN PULANG

Harlan memutuskan untuk membawa Laras pulang ke vila keluarga Diandra setelah serangkaian peristiwa besar yang terjadi malam ini.

Berhasilnya para penjahat menerobos barisan pengawalan milik keluarga Daindra, membuat Bianca  murka dan wanita tua itu tak lagi mau ambil resiko sehingga  menginstruksikan kepada Harlan untuk membawa cucu perempuan satu-satunya untuk tinggal bersama mereka, demi meminimalisir hal buruk yang akan terjadi kedepannya.

Dalam perjalanan, didalam mobil, Fransisco terus menatap adik sepupunya yang masih terlihat pucat dan lemas dengan perasaan sedih.

Siapapun orang yang mengalami hal buruk seperti Laras pasti akan memiliki ekpresei yang sama.

Pesta ulang tahun yang seharusnya diwarnai oleh kebahagiaan dan kehangatan malah di isi oleh serangkaian insiden buruk dan menakutkan tanpa henti.

Untungnya adik sepupunya itu tak mendapatkan cidera apapun sehingga hatinya merasa sedikit lega.

Meski begitu, Fransisco tak akan lemah hati dan membiarkan penjahat itu pergi setelah merencanakan hal buruk terhadap adik sepupunya, dia pribadi dan keluarga Diandra pasti akan menuntut balas dan tak akan membiarkan penjahat tersebut lolos begitu saja.

"Adik, apa kamu memiliki dugaan, siapa sebenarnya orang yang telah menculikmu semalam?”, tanya Harlan membuka obrolan.

Laras terdiam sejenak dengan  kening berkerut dalam. “Danuarta. Tuan kedua Pratama tersebut pasti menculikku karena tak puas pion pentingnya kalian singkirkan begitu saja”

Apa yang Laras ucapkan juga sudah menjadi dugaan Harlan, hanya saja ada hal yang janggal jika itu dilakukan oleh Danuarta, namun Harlan tak tahu apa itu.

“Danuarta terlalu licin, sulit bagi kita untuk menjeratnya dengan hukum negara ini. Tapi kamu jangan khawatir, semua gerak-gerik tuan kedua Pratama itu sudah kita pantau. Dimasa depan, hal buruk seperti ini, tak akan terjadi lagi”, ucap Harlan berjanji.

Saat ini, keluarga mertua Danuarta yang selalu memback up semua urusannya tengah disibukkan oleh perebutan kekuasaan didalam keluarga inti mereka sehingga pria tua itu pasti tak akan ada waktu untuk ikut campur dalam urusan menantunya di negara Van Jaya ini.

Hal ini tentu saja membuat Harlan lebih mudah untuk bergerak, memanfaatkan momentum tersebut, dia akn berusaha menyingkirkan Danuarta secara perlahan agar tak lagi membahayakan nyawa Laras.

Sekarang, tinggal dalang utama dibalik kemelut ini yang harus segera mereka temukan karena jika tak bisa menemukannya, percuma melenyapkan semua orang tanpa bisa menghancurkan otak utama pelaku yang ingin menghancurkan keluarga mereka.

“Kasus kematian kedua orang tuamu sudah terkuak dan pelaku kejahatan sudah tertangkap. Dua minggu lagi acara pengukuhan pewaris utama keluarga Pratama akan digelar. Setelah itu, apa rencanamu selanjutnya”, Harlan bertanya sambil menatap adik sepupunya itu dengan ekpresi penasaran, karena semakin dia mengenal Laras, semakin dia sulit memahami pola pikir gadis muda itu yang baginya terlihat rumit.

Laras tak langsung menjawab pertanyaan Harlan tapi memalingkan muka dan menatap keluar jendela dimana kegelapan malam menyelimuti sepanjang jalan.

Pikirannya pun menerawang jauh, mengenai plot twist yang akan terjadi nanti dalam drama panjang kehidupannya ini.

Jika dia tak salah menebak, Gea pasti akan kembali ke tanah air sebentar lagi. Setelah melihat kondisi orang tuanya, Laras sangat yakin jika sepupunya itu pasti akan kembali lagi ke Nathan.

Meski Laras tak memiliki perasaan apapun terhadap suami diatas kertasnya itu, tapi membiarkan Gea kembali mendapatkan Nathan seperti apa yang wanita muda itu inginkan, Laras tentu tak akan membuatnya berhasil dengan mudah.

Dia bukanlah seorang pemaaf dan baik hati, terutama bagi orang seperti Gea dan keluarganya yang telah membuat skema buruk terhadap keluarganya hingga tega merengut nyawa kedua orang tuanya hanya demi kekuasaan dan harta.

“Untuk sementara waktu, aku akan tetap bertahan di keluarga Pratama”, Laras menjawab dengan ringan dan tenang, membuat kedua sepupunya menjadi panik seketika.

“Apa yang ingin kamu lakukan? Laras, jangan bertindak ceroboh!”, ucap Fransisco panik.

Melihat kakak sepupunya tampaknya menyadari niatnya, Laras hanya tersenyum tipis. “Kakak, tenang saja. Apa yang akan kulakukan ini, semua sudah terencana dengan baik”, jawabnya.

Berada didalam keluarga Pratama, saat ini merupakan pilihan yang terbaik. Meski beresiko, tapi hal ini tetap harus dijalaninya karena dia tak ingin orang-orang yang telah menyakiti dirinya dan keluarganya hidup tenang dan berakhir dengan baik.

Melihat keteguhan hati Laras, Harlan dan Fransisco tak lagi bisa memaksa adik sepupu mereka untuk tinggal bersama keluarga besar mereka diluar negeri agar aman dan jauh dari intrik yang berkepanjangan keluarga kolongmerat yang ada di negeri Van Jaya ini.

Sementara itu dibelahan bumi yang lainnya, sepasang pria dan wanita tengah berusaha mencapai bibir pantai dengan perahu sederhana milik nelayan yang mereka sewa, untuk menghilangkan kecurigaan dari para pengawas yang berada di sekitar pantai.

“Aku hanya bisa mengantarmu sampai kesini saja. Selanjutnya, semua tergantung pada usaha dan keberuntunganmu”, ucap Karl, teman Pedro yang di tugaskan untuk membantu Gea selama pria itu kembali ke tanah air.

Meski tak puas, tapi Gea juga sadar jika pria didepannya sudah banyak membantu dalam pelariannya yang tak mudah ini. “Baiklah, aku akan pergi sendiri sekarang dan ini upahmu karena telah membantuku”.

Begitu uang telah berpindah tangan, Gea segera melesat pergi sebelum para penjaga pantai memergokinya dan menjadikan pelariannya ini semakin sulit.

Ketika tengah dalam pelarian, tiba-tiba ada sebuah sinar  yang sangat terang, lewat. Membuat Gea panik dan segera tiarap di pasir.

Untungnya, sinar dari menara mercusuar tersebut hanya sepintas lalu, tak sampai mengeskpos tubuhnya yang kini sudah menyatu dnegan pasir dan basah oleh keringat dingin yang mengucur deras dari tubuhnya.

“Sial! Pelarian ini benar-benar melelahkan!”, gerutu Gea dalam hati.

Selama hidup, Gea yang selalu  dimanja dan dilimpahi kemewahan tentu saja sangat tersiksa hidup menderita seperti ini, yang baru pertama kali dia alami.

Semua ini terjadi karena kekeraskepalaan dirinya atas pilihannya yang salah. Jika saja dia menuruti keinginan kedua orang tuanya untuk tetap bersama Nathan dan menjadi menantu keluarga Pratama, mungkin kesialan dan kesengsaraan yang dialaminya beberapa waktu kemarin tak akan pernah terjadi.

Kedua orang tuanya yang tak bisa dihubungi serta Pedro yang tak ada kabar setelah kembali ketanah air, tentu saja membuat Gea semakin gelisah dan ingin secepatnya tiba di negara Van Jaya bagiamana pun caranya.

Gea tak tahu jika demi melindungi dirinya, Pedro telah merenggang nyawa dan kini telah menjadi santapan buaya milik Gerry setelah tubuhnya tak kuasa menahan siksaan kejam yang tuan kelima Pratama itu berikan akibat mulutnya yang terkunci rapat.

Namun, bukan Gerry namanya jika tak bisa mendapatkan petunjuk apapun. Meski begitu, dia tetap kecolongan karena nyatanya Gea telah lolos dari sergapan anak buahnya dan kini sudah memulai perjalanan pulang ke tanah air melalui jalur darat, dengan akomodasi yang tak pernah sekalipun terlintas dalam pikiran tuan kelima Pratama itu.

1
Lyvia
mimpimu keduwuran gea, g tahu aj klu nathan udah mulai cinta jatuh ma laras yg ada hidupmu makin hancur menggung karma ortumu
Chici👑👑: Mampir juga yuk Kak di Novel ku Judul Nya Menikahi Tuan Muda Kejam
total 1 replies
Lyvia
pintar laras 😀
Aie Saragih
suka sekali ceritanya gak berbelit fokus pada satu tujuan Tampa ada alur mundur
Aie Saragih
tour pliss Laras SMA natan ya buat Natan berubah
Lyvia
bapak n anak sama2 gila
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
bagus cerita nya thor
Baek chanhun
next thort
thanks teh 💪😍
Lyvia
dah Xan berdua 11-12 ( punya pikiran picik n licik) jangan biarakan mereka beehasil dg rencananya thor
Maria Hedwig Roning
thnks thor
ׅ꯱ɑׁׅƙׁׅυׁׅꭈׁׅɑׁׅ
jangan apa apain pedro. dunk thor krn pedro g bersalah
Maria Hedwig Roning
🙏
Maria Hedwig Roning
thnks thor
Maria Hedwig Roning
thnks tjor
Baek chanhun
penasaran gua, apa Laras memperlihatkan orang yang mencelakai ortunya, apa perceraiannya,dan apa Laras mau ambil perusahaan ortunya.
thanks teh
😍💪
Lyvia
masih tk terima kalau laras tidur bersama nathan secara mereka lagi perang dingin n tmpa ada rasa, meskipun mereka udah sah nglakuin itu 😄
Baek chanhun
next thor 💪😍
Maria Hedwig Roning
tambah lah thor,,, dikit kali🙏
Maria Hedwig Roning
recommended
Maria Hedwig Roning
thnks thor
Maria Hedwig Roning
💪👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!