NovelToon NovelToon
Legenda Pedang (Mata Dewa)

Legenda Pedang (Mata Dewa)

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Dan budidaya abadi / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan / Perperangan / Tamat
Popularitas:215.8k
Nilai: 4.8
Nama Author: Rahmat Kurniawan

Ketika kelahirannya membawa petaka.
Ketika dirinya harus kehilangan kedua orang tuanya.
Ketika dirinya harus tinggal di kekaisaran Zhang untuk menutupi identitasnya.

Malam itu, puluhan orang datang menyergap rumahnya. Pertarungan pecah antara ayah dan ibu Lin Hao dengan orang-orang itu. Demi melindungi Lin Hao kecil, mereka rela sampai mengorbankan nyawa.

Lin Hao kecil memilih untuk melarikan diri. Naas dirinya tetap tertangkap. Namun siapa sangka, perkataan salah seorang dari orang yang menangkapnya itu membuat emosi Lin Hao tak terkontrol. Mata Dewanya bereaksi. Guncangan hebat tercipta. Orang-orang yang menangkapnya itu langsung kehilangan nyawa. Saat ini pedang pemberian ibunya juga menimbulkan reaksi dan memanggil sosok makhluk abadi.

Lantas apa yang terjadi dengan Lin Hao? Mampukah dia membalas dendam atas kematian kedua orang tuanya?
Nantikan kisahnya di Legenda Pedang (Mata Dewa)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahmat Kurniawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 28 ~ Bertarung Melawan Lou Dou

Pada saat ini dua buah pilar mendadak muncul di sisi kanan dan kiri Lin Hao. Tampaklah bahwa ujung rantai berada persis di antara dua buah pilar itu. Posisi Lin Hao menggantung. Tulang tangannya telah rusak parah, begitupun dengan kedua kakinya.

Sebuah energi berbentuk lingkaran kecil muncul dari dalam magma. Itu mendekat dan masuk ke dalam kening Lin Hao. Perasaan menyakitkan tiba-tiba saja munguak di seluruh tubuhnya. Ini terus berlanjut bersamaan dengan keluarnya jeritan menyayat hati dari lelaki itu.

Jiwanya seperti dicabut paksa dari dalam raga. Tubuh kasarnya seketika terdiam. Lin Hao melihat itu, perasaan sakit yang mengerikan tadi telah berakhir. Memang prosesnya cukup cepat namun terasa sangat lambat bagi Lin Hao. Seolah detik serasa sejam.

Lin Hao mulai mengitari sekitar tubuhnya, memikirkan sebenarnya apa tujuan ujiannya kali ini. Mengapa jiwanya dipaksa keluar dengan proses yang sangat-sangat menyakitkan?

Hingga tiba-tiba saja sosok cahaya emas keluar dari dalam tubuhnya, persis membentuk sosok yang Lin Hao kenal tepat melayang di hadapannya.

“Lou Dou….” Lin Hao memanggil manifestasi mata dewannya itu.

Lou Dou menoleh ke arahnya sekilas, raut wajahnya menunjukkan rasa bingung. Kedua matanya tiba-tiba saja memancarkan sinar emas terang, gejolak kekuatan besar keluar dari tubuhnya.

Mendadak serangan mematikan dilancarkan oleh Lou Dou. Itu nyaris menghanguskan jiwa Lin Hao.

Mau tidak mau pertarungan tetap saja terjadi, Lin Hao sebenarnya tidak tahu penyebab Lou Dou hilang kendali dan malah menyerangnya. Berbeda dengan seperti saat berlatih di alam jiwanya, Lou Dou kali ini tampak tak ada menahan kekuatannya barang sedikitpun. Dia mengejar seperti benar-benar akan membunuhnya.

Kesenjangan kekuatan sangat jelas terlihat, Lin Hao tak memiliki celah sama sekali untuk balas menyerang. Lou Dou terlalu kuat, satu-satunya cara agar selamat adalah menghindar.

Mata emas Lou Dou menembakkan sinar emas yang bergerak lurus mengejar Lin Hao. Pemuda itu segera mengambil arah ke samping. Sinar emas tetap mengejar, Lin Hao melindungi tubuhnya dengan perisai energi. Serangan itu persis menyapanya.

Retak, Lin Hao terdorong sangat jauh, sebagian jiwanya terkikis, nyaris terjatuh dalam magma panas.

Lin Hao bedecak, dia melesat terbang ke arah Lou Dou, bagaimanapun caranya dia harus tetap menang. Lin Hao menciptakan pedang, melangsungkan serangan acak. Sayangnya, dirinya tiba-tiba saja terpaku, tiang-tiang emas muncul di empat sisi, membentuk kubus yang langsung mengurungnya.

Lou Dou mendekat, wajahnya sangat sinis. Tatapannya remeh, menatap Lin Hao sangat kasihan. Tangannya tiba-tiba terangkat lalu mengibas. Rantai yang menusuk kaki kiri Lin Hao terlepas. Dia melakukan hal yang sama pada kaki kanan dan tangan kiri Lin Hao. Kini posisi tubuh Lin Hao tengah menggantung di satu rantai.

Lin Hao panik, tubuhnya hampir menyentuh magma, letupan kecilnya bahkan telah membakar kakinya. Pemuda itu bisa merasakan rasa panas yang sama meski raganya cukup berjauhan.

“Lou Dou, Berhenti!”

Lou Dou hanya menoleh sekilas. “Kau sangat lemah. Bahkan untuk menolong tubuhmu sendiri sudah tak mampu, dan kau masih bermimpi untuk membalaskan dendam kematian kedua orang tuamu?”

Kedua tangan Lin Hao terkepal mendengar itu. Refleks meninju kurungan persegi hingga menimbulkan bunyi dentuman keras. Namun kurungan tersebut masih tetap utuh.

“Jangan pernah menyinggung masalah orang tuaku,” ucapnya geram, suaranya berat disertai dengan tekanan emosi yang menyala-nyala.

“Kau sangat menyedihkan!” Lou Dou tambah membakar.

Benar saja, Lin Hao semakin tidak terima. Untuk kedua kalinya dia meninju kurungan persegi, kali ini dengan kekuatan sangat besar, kurungan itu berhasil dibuat retak.

“Aku akan membunuh mereka yang telah membunuh orang tuaku. Termasuk kau yang berani meremehkanku!” Persis setelah perkataan penuh akan emosi itu selesai, Lin Hao juga telah berhasil menghancurkan kurungan petir. Kemarahan itu telah memicu bangkitnya kekuatan asli Lin Hao. Dia maju memberikan perlawanan yang setimpal.

“Kau adalah urusanku, bukan untuk tubuhku!” ucap Lin Hao lagi, memberi peringatan.

Lin Hao menciptakan ribuan pedang dalam waktu bersamaan yang kemudian langsung diarahkan menuju Lou Dou. Bahkan penguasaan pedangnya tanpa sadar telah memasuki tahap ketiga.

Ribuan Pedang yang melesat tajam ke arah Lou Dou ditepis dengan sinar emas yang keluar dari mata laki-laki itu. Dua kekuatan itu bertemu di titik tengah. Pedang-pedang Lin Hao dibuat terpental sana sini, namun tetap saja Lou Dou sulit menyentuh Lin Hao.

Satu hal yang baru saja ditemukan oleh pemuda itu, bahwa di dunia magma ini, semakin dia menggunakan kekuatan dalam jumlah besar, semakin lama pula kekuatannya menipis. Lin Hao bisa memanfaatkan keunggulan ini untuk memberi perlawanan sengit terhadap Lou Dou.

Pertarungan yang terus berlanjut itu kian memasuki tahapan puncak. Namun puncak yang semakin memuncak pula seiring dengan berjalannya waktu. Lin Hao banyak mendapatkan pemahaman, banyak jurus-jurus baru yang tanpa sadar lelaki itu kembangkan menjadi sebuah serangan rumit.

Dunia magma ini telah mengunci keberadaan Lin Hao selama tujuh tahun. Selama kurun waktu tersebut, banyak pula yang telah berubah dalam laki-laki itu. Tidak hanya dalam segi jiwa, melainkan fisiknya pun juga demikian. Bahkan jumlah pasokan kekuatannya meningkat dalam jumlah banyak. Pada akhirnya Lin Hao mengerti maksud dari ujian keempat ini. Dia harus Sabar dan Pintar dalam memanfaatkan situasi.

1
Ahmad Gatot
raja petir telah di kalahkan....tinggal patriaknya untuk di bunuh....
Ahmad Gatot
ayo lin hao hajar musuhmu.....bantai sampe habis
Ahmad Gatot
pertempurannya sangat seru antara raja petir dan lin hao.
Ahmad Gatot
untuk kebangkitan klan lin hanya tinggal tergantung pada lin yu chen dan lin hao
Ahmad Gatot
tiga fraksi yg mengincar si mata emas lin hao telah hancur,akankah fraksi lainnya masih mau mengincarnya juga
Ahmad Gatot
bunuh semua yg dulu telah ikut andil dlm pengeroyokan kedua orang tua mu lin hao....
Ahmad Gatot
mantappp....💪💪💪💪💪
Ahmad Gatot
pamannya dpt di kalahkan dan dng demikian pamannya mau mengakuinya sebagae ponakan.
Ahmad Gatot
ayo permalukan pamanmu lin hao.....biar tau rasa.....😄😄
Ahmad Gatot
ternyata di setiap klan pasti ada aja orang yg selalu menyalahkan orang lain,dan dirinya merasa yg benar.
Ahmad Gatot
joz ....gaaaannnnndoooooossss......
Ahmad Gatot
tak kasih kopi secangkir sama bunga mawar thooorrr biar makin semangat.
Ahmad Gatot
lin hao bertemu dng saudara satu marga,mungkinkah mereka saudara sedarah.
Ahmad Gatot
mantappp.....thooorrr...lanjut.
Indah Hidayat
kapan ceritra yg berikut, judul apa?
Indah Hidayat
ceritranya bagus si thor yg malas, sdgkam ceritra sebelumnya yg kurang bagus, si thor malah rajin. si mc kan bisa mengunakan jurus yg mengacaukan darah?
Indah Hidayat
novel yg kali ini padahal bagus dr ide cerutranya, juga si mc tdk dikejar2 cewek, kadang ada adegan lucu...dibanding ceritra2 sebelumnya, bagusan yg ini.
Indah Hidayat
keren ceritranya thor
Indah Hidayat
paman gila mau membunuh keponakannya
Indah Hidayat
bagus ceritranys keren thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!