Bagaimana bisa? Dalam semalam dapat menghancurkan semuanya secara bersamaan. Ayahnya di penjara, Ibu tirinya mengambil alih seluruh harta warisan yang tertinggal. Suami mengkhianatinya dan mencampakkannya demi saudara tirinya.
Namun, takdir membawa langkahnya bertemu dengan seorang pria misterius pada sebuah bar. Angel menganggapnya sebagai gigolo. Padahal, pria misterius itu adalah seorang Miliader dan seorang Mafia yang dikenal dengan kekejamannya.
"Dua juta untuk semalam bagaimana?"~Angel Aurora Shapire
"Menarik!"~Lucifer Nicholas Wilson
Yuk, simak kisah mereka di Dikhianati Suami Dinikahi Miliader Tampan!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28
Sore itu, langit berwarna jingga memancarkan kehangatan. Lucifer menggandeng tangan Angel, membawanya menuju markas rahasia mereka. Di tempat itu, berbagai jenis seni bela diri dan teknik pertarungan telah disiapkan khusus untuk Angel. Lucifer ingin melihat Angel tumbuh menjadi wanita tangguh yang mampu melindungi dirinya sendiri di medan perang. Begitu sampai di markas, Angel terpana melihat berbagai peralatan latihan yang tersedia di sana. Mulai dari alat latihan pedang, tinju, hingga senjata khusus yang belum pernah dilihat sebelumnya oleh Angel. Lucifer tersenyum melihat rasa ingin tahu yang terpancar dari wajah Angel.
"Ayo, mulai latihanmu," ujar Lucifer sembari menepuk bahu Angel.
"Kita akan memulai dengan latihan dasar, kemudian meningkatkan tingkat kesulitannya." Angel mengangguk semangat, lalu memulai latihan dengan tekun.
Lucifer mengawasi setiap gerakan Angel, memberikan arahan dan koreksi bila diperlukan. Keringat mengucur deras dari tubuh mereka, namun semangat Angel tak pernah padam. Setiap hari Angel berlatih keras, menguasai berbagai teknik bela diri yang diajarkan oleh Lucifer. Dari wanita yang awalnya lemah dan tak berdaya, kini Angel telah bertransformasi menjadi pejuang tangguh yang siap menghadapi segala tantangan. Lucifer merasa bangga melihat perkembangan Angel. Ia tahu, dengan kemampuan yang dimiliki Angel saat ini, ia tidak perlu lagi khawatir akan keselamatan wanita itu. Kini, Angel telah menjadi wanita tangguh yang tak akan mudah dikalahkan oleh siapa pun.
Sementara itu, Hardian tengah merasakan sakit pada tubuhnya setelah menerima berbagai siksaan dari Mark. Pria itu tak lagi bisa membela diri karena tak mampu melawan bawahan Lucifer.
Setelah selesai berlatih, Lucifer mengajak Angel untuk bertemu dengan rekan bisnisnya yang sudah menunggu di bar. Mereka berdua naik ke dalam mobil mewah milik Lucifer, sedangkan Esen dan beberapa bawahan lainnya mengikuti dari belakang dengan mobil lain. Suasana malam itu tampak begitu indah dengan lampu-lampu kota yang berkilauan. Namun, di tengah perjalanan menuju bar, tiba-tiba mobil yang mereka tumpangi diserang oleh sekelompok orang tak dikenal.
Mereka menembaki mobil Lucifer dengan senapan otomatis, membuat kaca mobil pecah berhamburan. Lucifer segera menginjak pedal gas, berusaha meninggalkan penyerang yang terus mengejar mereka. Esen dan bawahan Lucifer yang ada di mobil lain segera turun dari kendaraan, mengeluarkan senjata mereka untuk melawan musuh yang mencoba menghentikan Lucifer dan Angel.
Pertempuran sengit pun terjadi di tengah jalan yang sepi, dengan suara tembakan yang saling bersahutan. Angel, yang sejak awal sudah duduk di kursi penumpang, merasa takut dan cemas dengan situasi yang terjadi. Namun, ia mencoba untuk tetap tenang dan percaya pada Lucifer yang berusaha melindunginya. Sementara itu, Lucifer yang tetap fokus mengemudi, memikirkan cara terbaik untuk menghindari serangan musuh dan segera sampai di tempat tujuan. Setelah beberapa menit pertempuran yang sengit, akhirnya Esen dan bawahan Lucifer berhasil mengalahkan musuh yang mengejar mereka.
Mereka segera kembali ke mobil dan melanjutkan perjalanan menuju bar. Angel yang lega melihat situasi mulai aman, menatap Lucifer dengan rasa terima kasih dan kekaguman. Mereka pun akhirnya sampai di bar dan bertemu dengan rekan bisnis Lucifer. Walaupun sempat mengalami insiden yang mengejutkan, Lucifer dan Angel tetap berusaha menjalani pertemuan bisnis dengan tenang dan fokus. Seiring berjalannya waktu, mereka berhasil menyelesaikan urusan bisnis dan melanjutkan hidup dengan penuh kewaspadaan terhadap segala ancaman yang mungkin datang.
"Apa kamu takut?"tanya Lucifer menoleh ke arah Angel yang duduk di kursi penumpang guna untuk beristirahat sebelumya. Saat kembali dari markas pelatihan.
"Aku takkan pernah takut jika berada di dekat mu,"jawab Angel sembari tersenyum ke arah Lucifer. Wajah pria itu merona mendengar pujian Angel. Keduanya memang berhubungan jauh. Tetapi, tak ada yang berani mengungkapkan cinta. Karena, hubungan mereka terbentuk karena sebuah kesepakatan.
tapi tetep sih, aku suka 😍