NovelToon NovelToon
Kupu-kupu Malam

Kupu-kupu Malam

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:155.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: momian

Vanya Mentari, gadis yang memulai peruntungan bekerja di ibu kota menjadi kupu-kupu malam, terpaksa harus terlibat pernikahan kontrak dengan pria yang terkenal sangat dingin.

Pernikahan yang membawa penderitaan pada Vanya di setiap harinya. Bukan hanya luka fisik, melainkan luka batin. Tiap hari, perkataan yang terlontar dari mulut pria yang menikahinya begitu sangat pedis, dan tanjam hingga mampu menusuk rongga jantung dan membuat luka yang teramat mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KKM 28

"Tuan sudah malam. Apa tuan tidak ingin pulang?" Tanya Zam saat melihat Bian yang masih setia duduk di kursi kebesarannya.

Bian melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

"Cari tahu tentang Novia. Besok pagi aku ingin tahu keadaanya." Titah Bian yang tidak ingin terbantahkan lagi.

"Baik tuan."

Kini Bian pun berjalan keluar dari ruangan di susul oleh Zam dari arah belakang. Bian berhenti membuat Zam juga ikut berhenti. "Apa tidak ada telpon dari apartemen?" Tanya Bian.

"Apartemen? Tidak ada tuan." Jawab Zam sehingga membuat Bian kembali melanjutkan langkah kakinya.

Beberapa saat kemudian, kini Bian sudah sampai di depan pintu apartemen. Perlahan Bian membuka pintu dan tidak mendapat sambutan dari dalam sana.

"Kemana dia?" Batin Bian. "Hah, dia pasti sedang melayani pria di luar sana." Jawab Bian sambil berjalan ke arah dapur hendak mengambil air minum. Namun Bian berhenti melangkah kala melihat Vanya yang kini duduk dengan kepala yang bersadar di meja makan. Ya, Vanya tertidur karena menunggu Bian pulang bekerja.

Bian berjalan ke arah kulkas dan mengambil air minum.

"Tidak usah pura-pura." Kata Bian dengan tajam yang mengira Vanya hanya berakting agar dirinya merasa prihatin.

"Kau kira aku akan simpatik? Tidak! Jangan harap." Kata Bian sambil meletakkan gelas di samping kepala Vanya namun Vanya tetap tidak merespon. Bian kembali ke kamar dan melihat jika pakaian gantinya sudah tersusun rapi di atas tempat tidur.

"Jangan luluh hanya karena hal sepeleh. Ingat dia wanita mur*ahan.* Gumam Bian.

Jam 3 dini hari. Vanya terbangun dan betapa kagetnya saat dirinya melihat jam

"Hah sudah pagi." Katanya dengan panik lalu berlari menaiki anak tangga dan mencoba membuka pintu kamar Bian. Untung saja, pintu kamar tidak terkunci. Perlahan Vanya membuka pintu dan masuk ke dalam kamar. Vanya berdiri tepat di samping tempat tidur dan menatap Bian yang kini tertidur dengan sangat lelap.

Setelah cukup lama memandang wajah Bian kini mata Vanya menatap ke arah lantai. Vanya melihat pakaian yang tadi ia siapkan untuk Bian ternyata tidak di gunakan.

"Terima kasih Bian." Gumam Vanya lalu keluar dari dalam kamar.

Setelah sampai ke lantai satu, Vanya pun memutuskan membuang makanan yang sama sekali belum di sentuh. Bahkan nafsu makan Vanya pun hilang, padahal tadi malam ia sungguh sudah sangat lapar, tapi harus menunggu Bian pulang.

Vanya berjongkok di dapur lalu mengeluarkan ponselnya dan mengirim pesan pada Vandi sang adik.

"Bagaimana kabar ibu? Kakak tiba-tiba rindu dengan kalian." Isi pesan, lalu Vanya menghampus air mata yang sudah terlanjur menetes. Dan tanpa Vanya sadari sudah ada sepasang mata yang melihat dirinya.

Pagi hari...

Menu sarapan kembali terhidang rapi di meja makan. Sama seperti kemarin, kini Vanya tersenyum ramah saat Bian berjalan ke arah meja makan.

"Makanlah." Kata Vanya sambil memberikan makanan di atas piring Bian.

"Semalam pulang jam berapa? Aku..." Ucapan Vanya terpotong kala Bian menggebrak meja.

"Diam!" Sentak Bian. "Kau pikir aku akan jatuh cinta dengan apa yang kau lakukan? Ingat! Kau hanya...."

"Stop Bian. Stop!" Sela Vanya yang sangat benci jika Bian terus berkata yang tidak tidak tentang dirinya.

"Oke aku salah, maaf." Kata Vanya. "Jangan lupa habiskan sarapanmu." Ucap Vanya lalu meninggalkan meja makan dan berjalan menuju kamarnya.

•••••

Di perusahaan Bian terus melamun memikirkan tentang apa yang terjadi.

"Permisi tuan." Sapa Zam. "Tuan, Tuan Bian." Panggil Zam.

"Ada apa?" Tanya Bian.

"Nona Neysia saat ini sedang berada di rumahnya. Dan menurut kabar yang aku dengar dia sudah resmi berpisah dengan Glen."

Zam tersenyum setidaknya berita ini pasti akan membuat tuannya bahagia, karena wanita yang ia cintai sudah tidak terikat lagi dengan pria lain, yang itu artinya tuannya bisa kembali dengan Neysia.

"Tuan. Apa tuan dengar yang aku katakan?" Tanya Zam karena Bian hanya diam saja.

"Keluarlah, aku sedang pusing." Ucap Bian sambil memijat keningnya.

1
Mrs. Ketawang
Endingnya kok gini😐
Mrs. Ketawang
Spek mertua idaman menantu sejagad raya
Mrs. Ketawang
Tuh kaan Bian gak ingat bgaimna rasanya saat prtama kali bobol gawangnya Vanya,.
saking banyaknya dosis obat lerangsang sampe lupa gawang yg udah loss doll atau masih tersegel rapi😅
Apa Bian jg gak liat bekas darah d sprei🤔
Mrs. Ketawang
Bu Rossq definisi ibu yg luar bysa baik hatinya🥺👍
Yayuk Susilowati
masih penasaran jd blm bisa komen byk
Warni Ajja
mungkin penyebutan nama nya perlu di peehatikan 😁
Warni Ajja
maksudnya yg paling berharga apa sih , cinta apa apa 😅 dia kan kupu kupu malam apa dia masih perawan , please jelasin dong
Sweet Girl
Yaaa Tor kenama bener bener Kao putus tali pernikahan nya ....
mereka sekarang saling mencintai lho Tor ....
Diya Sofi Indriani: ha? serius ini endingnya begini? hah? Thor?
total 1 replies
Sweet Girl
Pok
Sweet Girl
Bwahahaha fanas fanas kamu Bian...
beruntung sekali nasibmu Zam...
Sweet Girl
kapok luuu
Sweet Girl
ih anakmu itu tolol....
Sweet Girl
Tamat riwayat mu ZAM...
bertaubat lah ZAM...😂
Sweet Girl
Ih.... Ndak curiga dia... Vanya hamil anak siapa?
apa sudah menyadari klo dia satu²nya pria yang tidur sama Vanya...??
Sweet Girl
Sudah... jangan banyak membatin...
lihat aja...
Sweet Girl
Istriku... istriku.... ada apa ini...???
Sweet Girl
Wah Joooosss si Bian, langsung tumbuh benih kecebong
Sweet Girl
Iya bener tuu ZAM... Tuan mu sudah jatuh cinta sama Vanya.
Sweet Girl
Aamiin
Sweet Girl
Me bi....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!