***
cinta datang karna terbiasa, seperti itu yang terjadi pada barata lais menikah dengan tyas Luisa karna perjodohan orang tua, sedang Tyas yang sudah mempunyai seorang kekasih, tidak mau menerima pernikahan nya, bagi tyas pernikahan hanya sekedar menyenangkan ke dua orang tua nya semata sering nya mengabaikan kan sang suami, lambat laut Bara terbiasa dengan hadir nya sang adik ipar adik dari istri nya yaitu jihan Luisa kedua nya saling jatuh cinta karna terbiasa bersama,
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rubyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bersitegang
Tyas sangat kaget dengan kedatangan Bara sorot mata nya sangat tajam menatap Tyas, akan tetapi sorot mata itu berubah redup dan hangat saat menatap Jihan, Tyas sangat yakin Bara dan Jihan ada hubungan sepesial bukan hanya sekedar hubungan ipar
''Oh pahlawan mu sudah datang Jihan,'' ucap sinis Tyas, melihat Bara mendekat dengan tatapan sendu ke arah Jihan
''Mas Bara kok kesini kata nya ada meeting penting,'' ucap Jihan mengabaikan ucapan Tyas
''Kamu tidak apa apa, kamu baik baik saja kan,'' ucap bara dengan sorot mata penuh kekuatiran, Bara mengabaikan pertanyaan Jihan akan meeting penting nya bagi nya saat ini keselamatan Jihan adalah yang utama,
Tyas memperhatikan interaksi Bara dan Jihan tampak Bara memperlakukan Jihan dengan sangat lembut
''Kenapa kamu membawa Jihan kesini,'' tanya Bara dengan sorot mata kembali tajam menatap Tyas
''Apa kamu lupa Jihan adik ku adik kandung ku, sedang kamu hanya ipar nya, aku berhak bicara dengan nya kapan pun aku mau,'' sinis Tyas berkata menunjuk wajah Bara,
''Adik! kamu bilang adik tapi kamu tidak bisa melindungi nya, dari kekasih brengsek mu itu," Tyas menelan ludah hati nya bertanya tanya apa benar Denis melakukan hal rendah itu sama Jihan
''Apa kamu punya bukti menuduh Denis berbuat hal rendah itu,'' tanya Tyas ingin tau
''Jadi kamu sudah tau perbuatan bejat kekasih mu, atau kamu ikut serta dalam rencana nya,'' tuduh Bara
''Jangan menuduh sembarangan tidak mungkin aku mengorbankan adik ku untuk kepentingan yang aku tidak tau, aku juga tidak tau apa motif Denis berbuat seperti itu kalau memang itu benar ada nya,'' sangkal Tyas wanita itu memang tidak tau tentang rencana Denis,
''Motif nya hanya nafsu, mungkin kekasih mu itu sudah bosan denganmu ingin mencoba barang baru,'' ucap bara dingin mengingat percintaan panas nya dengan Jihan pagi tadi tubuh Jihan terlalu candu untuk nya, bisa bisa nya Bara mengingat hal panas nya pagi tadi dengan wanita nya
''Tidak mungkin, kamu sendiri belum menjawab pertanyaan ku apa buktinya Denis melakukan hal itu,'' Bara tersenyum sinis menatap Tyas seakan mengejek wanita itu,
''Seharus nya kamu lebih percaya dengan adik mu tidak perlu meminta bukti kejahatan kekasih mu itu,'' ucap bara sinis
''Bukan aku tidak percaya, akan tetapi bukti lebih penting, agar tidak menimbulkan salah faham,'' kilah Tyas
Tyas mulai ragu dengan Denis jika bara kekeh mengatakan Denis bersalah bukan bualan semata bara mengatakan hal itu pria itu pasti punya bukti kongkrit selain korban nya adalah Jihan sendiri,
''Kamu mau bukti, akan ku berikan jangan menyesal nanti, dan kamu ingin memperbaiki pernikahan kita jangan mimpi aku tidak Sudi,'' jauh jauh bara sudah menolak Tyas saat wanita itu tau bukti tentang Denis
''Apa kamu punya hubungan dengan Jihan,'' tanya Tyas ingin tau
''Bukan urusan mu, urusan kita hanya tentang perceraian, segera akan ku urus,'' ucap bara lagi
''Tidak bisa seperti itu Bara, perjanjian kita belum ada satu tahun,'' ucap Tyas tidak terima jika Bara mempercepat perceraian nya, karir tyas baru saja menanjak naik jika berita perceraian itu terjadi pastinya akan menjatuhkan karir nya lagi susah payah Tyas bertahan sampai sejauh ini,
''Aku tidak perduli, aku sudah muak dengan drama pernikahan ini, secepat nya aku kan mengurus nya,'' Bara tidak perduli dengan protes Tyas
''Dan kamu akan menikahi Jihan, tidak semudah itu orang tua kita tidak akan pernah merestui hubungan kalian aku akan bilang sama mereka kalian telah berselingkuh di belakang ku,'' ucap Tyas penuh kemenangan
''Silahkan bilang, aku tidak perduli aku punya bukti hubunganmu dengan Denis sejak kalian kuliah hingga detik ini kalian masih punya hubungan jadi siapa yang lebih dulu berselingkuh,'' ucap bara tak gentar apapun yang terjadi bara akan tetap mempertahankan Jihan sekalipun tidak dapat restu Bara tidak perduli
''Jihan kamu tega mengkhianati ku, aku kakak mu kakak kandung mu,'' ucap Tyas menunjuk wajah Jihan dengan jari nya
''Turunkan tanganmu dari wajah nya, jangan pernah kamu ulangi menuduh dan mengertak nya, hadapi aku kalau kamu berani,'' Bara menepis kasar tangan Tyas
Melihat amarah Bara Tyas yakin adik dan suami nya itu punya hubungan,
''Sayang kemasi barang barang mu jangan tinggal disini mulai sekarang,'' ucap Bara lembut tapi terdengar tegas
''Apa aku tidak salah dengar! sayang kamu panggil Jihan sayang, jadi benar kalian punya hubungan, tega kamu Jihan,'' teriak Tyas namun Bara tidak perduli terus menarik pelan tangan Jihan keluar dari kamar Tyas
''Ya tuhan ada apa ini kenapa aku mengetahui dua fakta yang tidak bisa aku terima, Denis kamu jahat sekali tidak cukup kah aku, kamu ingin menodai Jihan, dan kamu Jihan tega sekali kamu menjalin hubungan dengan Bara saat dia masih menjadi suami ku,'' ratap Tyas merasa harga dirinya terinjak oleh adik kandung nya sendiri
Di kamar sebelah sebenar nya Jihan tidak rela meninggal kan rumah itu, tapi apa boleh buat jika Bara tidak tinggal di situ keselamatan Jihan akan kembali terancam, perlahan Jihan memasuk kan barang barang nya masuk kedalam koper tidak banyak hanya keperluan nya kuliah buku buku nya,
''Kamu tidak menyesal kan, hidup dan tinggal bersama ku,'' lirih Bara memeluk Jihan dari belakang
''Asal itu bersama mu membuat ku nyaman aku rela,'' ucap Jihan pelan Jihan takut ia akan hamil setelah kejadian itu, setiap hari Jihan dan Bara melakukan nya lagi dan lagi
''Terimakasih sudah mau ikut dengan ku, mas janji akan selalu membuat mu nyaman dan bahagia,'' bisik Bara tepat di telinga Jihan
''Kita pergi sekarang,'' lirih Jihan sudah selesai mengemasi barang barang nya,
''Jihan kamu beneran mau pergi dari sini,'' tanya Tyas berdiri di bang pintu, ''pikir kan lagi Jihan apa yang harus aku katakan sama mama dan papa jika mereka bertanya,'' ucap Tyas tampak menghiba
''Tidak perlu bilang apa apa sama mereka, cukup kamu diam, bersikap lah seperti biasa, jika tidak ingin aku membongkar hubungan mu dengan Denis,'' ancam Bara
Tyas diam seperti nya wanita itu tidak bisa mencegah kepergian sang adik dari rumah,
''Maaf mbak aku tidak bisa tinggal di sini, aku akan ikut mas Bara,'' tolak Jihan saat Tyas meminta memikirkan kan lagi kepergiannya
''Kamu lebih memilih pria itu dari pada aku,'' ucap Tyas tidak percaya
''Aku tetap adik mbak Tyas, untuk hidup ku itu pilihan ku,'' jawab Jihan membuat hati bara menghangat saat Jihan menolak untuk menuruti ucapan kakak nya
Tyas diam tidak bisa berkata lagi, seperti dirinya dulu yang selalu menolak saat kedua orang tua nya tidak setuju dengan hubungan nya dengan Denis Tyas akan tetap dan teguh berpegang pada hatinya secara sembunyi sembunyi tetap berhubungan dengan Denis hingga kini,
mampir thor🙋
Sebenarnya Kalian berdua pemenangnya berhak bahagia🙂
lanjut Thor 👍🏻
harusnya membuat tyas bisa jatuh cinta sama Bara. bukan sama malah tergoda sama iparnya.
kalau semua suami seperti bara begitu mah itu laki laki
bukan lelaki setia.
Tapi semangat buat Authorny
Buat Tyas bahagia juga ya.. thor