Nama ku Faiza Alya Aziza. Aku yatim piatu. Tinggal bersama nenek. Nenekku satu satunya keluargaku. Ketika nenek sakit dan memerlukan biaya yang tidak sedikit, aku pun rela melakukan apapun demi nenek.
Hingga aku harus terjebak dengan CEO tampan dan arogan.
Sampai akhirnya aku hamil. Aku mengalami keguguran yang dikarenakan perbuatan kekasihnya.
Tian yang tak terima karena berpikir aku sengaja menggugurkan kandunganku, akhirnya mengusirku. Aku harus pergi jauh dari kehidupan pria yang paling ku cinta dan juga ku benci.
Maaf masih dalam proses revisi, jika ada banyak kesalahan dan kejanggalan. Karena bukan penulis profesional, hanya pemula.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 28. Azka yang mulai curiga
Tian mengawasi langsung jalannya pemotretan. Membuat Anton sedikit heran. Apakah Faiza begitu istimewa buat atasannya. Banyak model yang lebih terkenal dan cantik pernah kerjasama dengan perusahaan tapi tak pernah pimpinannya itu turun tangan langsung.
"Andi... apa kamu tahu sesuatu... "Anton
"Maksudmu..... "Andi
"Apa hubungan pak Tian dengan Faiza... karena ia tampak lebih diistimewakan. Pak Tian langsung yang mengawasi pemotretan"Anton
"Mungkin Pak Tian ingin memastikan semua berjalan lancar dan sesuai rencana"Andi
"Tapi pak Tian sudah tampak tertarik dan antusias dari pertama kerjasama"Anton
"Aku tak tahu.... "Andi
"Selamat siang semuanya...... "ucap mama Mega yang baru muncul di lokasi pemotretan
"Siang nyonya.... suatu kehormatan anda bisa hadir di pemotretan kali ini"ucap Anton
"Andi... apa pemotretannya lama lagi... "Mama Mega
"Sebentar lagi selesai nyonya.... "Andi
"Boleh saya melihat dari dekat.... "Mama mega
"Silahkan nyonya.... hanya tinggal beberapa sesi lagi kok"Anton
"Sandra... kita mendekat kesana aja. Tian tampak nya tidak terlalu sibuk... "ucap mama mega dengan gadis yang mengikutinya
"Baik Tante... "Sandra
"Tian.... kamu lihat mama datang sama siapa"ucap mama mengagetkan Tian yang lagi memandang ke arah Alya
"Ma... mengagetkan aja. Sama siapa mama kesini. Tian kan bilang mama ke villa aja kalau mau ketemu"Tian
"Sandra tak sabar ingin bertemu kamu. Sudah lama banget tak jumpa... Udah hampir lima tahun ya San... sejak kamu kuliah di luar negeri kan... "mama Mega
"Ya tante... Apakabar Tian... masih ingatkan ama aku"Sandra mengulurkan tangannya
"Kabar baik... tentu masih ingat. Kamu dulu kan sering jalan ama Yudha... "Tian
"Kamu masih ingat aja... "Sandra
"Silahkan duduk ma... Sandra.... nanti Tian minta kru ambilkan air minum. "Tian
Tampak Alya... Azka dan fotografer mendekat ke arah Tian duduk.
"Pak Tian....udah selesai pemotretannya. Apa ada yang perlu di tambah"fotografer
"Oh... tidak. Saya lihat dari tadi hasil kerjanya memuaskan. Istirahatlah dulu... silahkan duduk. Kenalkan Azka... Faiza... ini mama ku dan ini teman wanitaku Sandra"Tian memperkenalkan mereka.
"Faiza.... "Alya mengulurkan tangannya kepada Sandra dan mama Mega
"Tante rasa pernah jumpa ama kamu"ucap Mama Mega
"Mungkin tante salah... atau wajah saya yang pasaran"ucap Alya bercanda.
"Oh mungkin... kamu cantik. Apa ini kekasihmu"tunjuk mama ke arah Azka
"Kenalkan Tante... saya Azka... manajernya Faiza"Azka
Selama mereka berbincang tampak Sandra yang selalu ingin dekat dengan Tian. Itu membuat Alya sedikit risih. Azka memperhatikan semuanya.
"Mengapa orang terdekat Tian mengatakan Faiza mirip dengan istrinya. Apakah Faiza memang istrinya. Karena ku tahu masih banyak rahasia tentang Faiza yang belum aku ketahui. Ia selalu menutup rapat tentang asal usulnya"batin Azka
"Faiza... apa tante mengganggu kerja kalian dengan kedatangan tante dan Sandra"mama Mega
"Nggak tante... kami juga dah selesai.. "Faiza
"Sandra nggak sabaran pengen ketemu Tian. Padahal nanti kalau sudah nikah juga tiap hari ketemu"mama mega
"Oh... jadi Sandra calon istri Tian"Alya
"Ma... kami baru aja ketemu lagi. Jangan membicarakan itu dulu... "Tian
"Kamu jangan berkata begitu. Sandra bisa malu. Kamu kan setuju ketika mama tanya, apakah kamu mau menikah ama Sandra. "mama Mega
"Ma... bukan menikah... tapi mama tanya apakah aku setuju untuk bertunangan... "jawab Tian ketus
"Tian.... maaf jika Sandra mengganggu... dan membuat kamu tak nyaman"Sandra
"Sudahlah San.. kamu tahu Tian tak pandai berbicara manis.... tapi mama tahu hatinya baik kok. "mama Mega.
"Tante... mohon maaf saya pamit dulu. Mau kesana sebentar.... "Alya.
"Oh baik.... silahkan... "Mama mega
"Saya juga pamit tante... "Azka mengikuti langkah Alya
"Faiza... apa aku boleh bertanya"ucap Azka begitu mereka telah duduk di bangku taman.
"Tanya aja Az.....apa yang ingin kamu ketahui"Alya
"Apakah kamu memang Alya.... "Azka
"Huk... huk... "Alya terbatuk mendengar pertanyaan Azka
"Maksud kamu apa Az.... "Alya
"Mengapa semua orang dekat Tian selalu mengira kamu Alya istrinya Tian. Memang adakah orang yang begitu mirip... atau kamu punya saudara. dan itu Alya"Azka
"Mereka hanya berkata miripkan. Bukankah banyak di dunia ini orang yang mirip. Bukan itu berarti orang yang samakan"Alya
"Kamu tidak merahasiakan sesuatu kan Faiza"Azka
"Kamu meragukan aku... kamu tak percaya lagi ama aku ....Azka"Alya
"Entahlah... Fai... kamu terlalu tertutup kalau menyangkut asal usulmu. Kamu tak mau banyak bicara kalau aku tanya tentang keluargamu"Azka
"Karena tidak ada yang harus aku ceritakan Azka. Aku hanya wanita yang hidup sebatang kara. Tiada sanak keluarga. Aku yatim piatu dari kecil. Aku tak berbohong soal keluarga ku. Mana mungkin aku mengatakan kedua orang tuaku meninggal kalau mereka masih hidup"Alya
"Maaf... aku tak bermaksud meragukanmu"Azka
"Tak bermaksud meragukanku... tapi kau bertanya seolah aku membohongimu... Aku tersinggung Azka"Alya meninggalkan Azka sendiri. Ia masuk kedalam cafe yang ada didekat lokasi.
"aku mau sendiri... jangan mencariku... "Alya mengirim pesan itu untuk Azka.
"Maafkan aku Azka... untuk saat ini kamu belum waktunya tahu siapa aku. Aku tak ingin nanti kamu merusak rencanaku. Aku ingin bekerja keras untuk membayar hutangku pada Tian,aku takut jika kamu tahu aku ada hubungan dwngan Tian kamu menjauhkanku dan tak membiarkanku melunasi hutangku"lirih Alya
*********************
Jangan lupa like koment dan vote
Terima Kasih
selalu suka deh..
jadi bingung mau komen apa..
sedikit saran, kata2 percakapan di novel ini lebih diperhalus lagi..
terutama jika anak berbicara dg ibunya seharusnya gak pakek "lu-gue" begitu jg sebaliknya..
kalo sesama anak sih, ya bisa dimaklumi lah..
trus cerita Alexa-Rendi gak lanjut di sini ya mam?
oke deh, lanjut next novel..
semoga sehat selalu ya mam..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
😘🥰😍🤩💪🏻🙏🏻💞